Rumah Jurnal Universitas Majalengka
Not a member yet
    58275 research outputs found

    Pembuatan Website Desa Lembang untuk Branding dan Promosi UMKM

    No full text
    Transformasi digital di desa merupakan strategi penting untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik, keterbukaan informasi, serta pemberdayaan masyarakat. Desa Lembang, yang memiliki potensi sumber daya alam dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), belum memiliki platform digital yang dapat memasarkan potensi tersebut secara luas. Kegiatan ini bertujuan untuk merancang dan membuat website resmi Desa Lembang sebagai sarana branding dan promosi UMKM lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan sistem perancangan berdasarkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Website ini dikembangkan menggunakan framework Laravel serta dilengkapi dengan fitur-fitur utama seperti profil desa, direktori UMKM, galeri, dan dashboard untuk admin. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa website yang dibuat berhasil memenuhi kebutuhan informasi dan promosi desa, serta dapat dikelola secara mandiri oleh aparat desa berkat adanya pelatihan yang diberikan. Website ini mendukung pencapaian visi desa yang lebih maju dan mandiri melalui peningkatan visibilitas UMKM dan partisipasi masyarakat. Dengan demikian, pengembangan situs ini membawa dampak positif dalam menciptakan branding digital untuk Desa Lembang, meskipun masih diperlukan pengembangan lebih lanjut seperti integrasi fitur e-commerce dan perluasan jangkauan melalui aplikasi selule

    Bimbingan Teknis Ketahanan Pangan (Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan Rumah untuk Ketahanan Pangan Keluarga sebagai Strategi Mengurangi Prevalensi Stunting di Desa Karang Muncang Kecamatan Cigandamekar Kabupaten Kuningan)

    No full text
    Pemanfaatan lahan pekarangan secara optimal dapat meningkatkan ketahanan pangan keluarga, yang dapat mendukung pemenuhan gizi seimbang sebagai upaya pencegahan stunting. Apabila kebutuhan pangan bergizi dapat dipenuhi melalui pemanfaatan pekarangan, intervensi gizi akan lebih efektif dalam mendukung tumbuh kembang anak, sehingga risiko stunting dapat ditekan sejak dini. Namun, diperlukan bimbingan teknis yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Dusun Manis Desa Karang Muncang Kecamatan Cigandamekar Kabupaten Kuningan Propinsi Jawa Barat, dengan kelompok sasaran warga Dusun Manis Desa Karang Muncang. Jumlah peserta adalah sebanyak 20 orang, 1 dosen pengabdi dan 21 mahasiswa peserta KKN Tematik Universitas Majalengka pada tanggal 26 Juli 2024. Metode yang digunakan pada kegiatan bimtek ini adalah ceramah, praktik, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kehadiran peserta tergolong tinggi 100% di awal dan 90% diakhir kegiatan bimtek, partisipasi peserta dalam bimtek masih tergolong rendah, di mana hanya 25% peserta yang aktif bertanya dan 35% mampu menjawab pertanyaan fasilitator, sementara 40% lainnya tidak aktif sama sekali. Hal ini menunjukkan perlunya strategi pembelajaran yang lebih interaktif untuk mendorong keaktifan. Dari sisi pengetahuan, terjadi peningkatan nilai pre-test ke post-test pada hampir semua peserta, dengan selisih peningkatan bervariasi antara 1 hingga 29 poin, yang mengindikasikan efektivitas materi dalam meningkatkan pemahaman, meskipun masih terdapat variasi antarindividu. Sementara itu, peningkatan keterampilan juga terlihat pada sebagian besar peserta, dengan selisih nilai hingga 16 poin, menunjukkan bahwa bimtek berhasil meningkatkan kemampuan praktis peserta dalam budidaya tanaman, meskipun beberapa peserta tetap memerlukan pendampingan lebih lanjut agar dapat mencapai peningkatan yang optimal

    PENINGKATAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI MELALUI PELATIHN PUBLIC SPEAKING BAGI SISWA-SISWI SDK STO. YUSUF WAIPUKANG

    No full text
    Komunikasi yang efektif merupakan aspek krusial dalam pendidikan, terutama dalam membangun kepercayaan diri dan keterampilan berbicara siswa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi siswa-siswi SDK Sto. Yusuf Waipukang, Kecamatan Ile Ape, melalui pelatihan public speaking. Selama dua hari pelatihan, metode yang digunakan meliputi ceramah, pelatihan langsung, dan praktik berbicara. Hasil observasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keberanian siswa untuk berbicara, meskipun masih terdapat kendala seperti rendahnya kepercayaan diri dan keterbatasan kosa kata. Temuan ini menekankan pentingnya pelatihan yang interaktif dan praktik langsung untuk mengembangkan keterampilan berbicara siswa. Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan budaya komunikasi yang positif di lingkungan sekolah dan memperkuat kemampuan literasi lisan siswa.&nbsp

    Digitalisasi Desa 3T: Pembangunan dan Pelatihan Website untuk Promosi Wisata Desa Melalui Kolaborasi Internasional

    No full text
    Desa Temajuk di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat yang berada di perbatasan Indonesia-Malaysia. Desa ini memiliki potensi pariwisata yang tinggi namun terkendala akses informasi dan promosi digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan membantu masyarakat mengembangkan website desa wisata Temajuk sebagai media promosi destinasi, budaya, dan fasilitas pendukung, dengan pendekatan kolaborasi internasional. Metode pelaksanaan meliputi perancangan konten, pengembangan website dual bahasa dan  pelatihan admin pengelolaan konten. Hasil pengabdian berupa website interaktif yang memuat informasi destinasi, penginapan, peta, dan agenda kegiatan desa yang dapat diakses melalui tautan https://visittemajuk.com/. Warga lokal dilatih menjadi admin untuk memastikan keberlanjutan pengelolaan. Kegiatan ini diharapkan memperluas akses informasi wisata Temajuk dan meningkatkan kesiapan masyarakat dalam mempromosikan desanya secara mandiri

    Edukasi Etika Komunikasi Dalam Berorganisasi Karang Taruna Di Desa Ileboli Kecamatan Nagawutung

    No full text
    Komunikasi adalah fungsi sosial dari makhluk hidup yang bernama manusia. Sebagai makhluk sosial manusia tidak akan tidak berinteraksi dengan manusia yang lain.    Di era sekarang ini dalam kehidupan sosial kurang adanya pemahaman mengenai etika dalam berkomunikasi. Dengan adanya Kegiatan pengabdian ini, bertujuan untuk mendidik anggota karang taruna. Dengan menekankan prinsip etika komunikasi yang sangat penting: kejujuran, tanggung jawab, dan kesopanan dalam berbahasa. Prinsip-prinsip ini adalah fondasi untuk membangun kepercayaan, tanpa etika komunikasi yang kuat, sebuah organisasi seperti karang taruna bisa menghadapi berbagai masalah, termasuk salah paham, konflik internal dan penurunan semangat anggota. Hal ini tentu saja akan menghambat pencapaian tujuan organisasi. Kegiatan ini menggunakan pendekatan sosialisasi, yang difokuskan pada pentingnya komunikasi dua arah, pemberian umpan balik yang membangun, dan penghargaan terhadap beragam sudut pandang. Strategi ini sangat efektif untuk mengurangi kesalahpahaman. Hasil dari kegiatan ini sangat positif. Penerapan etika komunikasi yang baik telah membuat anggota karang taruna lebih terbuka pikirannya mengenai aktivitas berorganisasi dan meningkatkan pengetahuan mereka dalam berkomunikasi secara efektif. Secara keseluruhan, kegiatan ini menegaskan bahwa etika komunikasi bukan hanya pelengkap, tetapi elemen inti dari pengelolaan organisasi yang efektif dan berkelanjutan. Organisasi yang mengutamakan etika komunikasi akan lebih siap menghadapi tantangan di masa depan dan meraih kesuksesan jangka panjang

    Pemberdayaan UMKM Melalui Sinergi Bumdes Olang Mesa di Desa Bonde Untuk Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

    No full text
    Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Nasional melalui Desa Binaan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta usaha ekonomi desa melalui optimalisasi peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Olang Mesa di Desa Bonde, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Fokus utama kegiatan ini adalah membangun kerjasama dan kemitraan yang kuat antara pemerintah desa, BUMDes Olang Mesa, UMKM lokal, dan masyarakat, khususnya ibu-ibu, dalam mengelola potensi sumber daya desa. Program ini dirancang dalam enam tahapan utama: penggalian data dan gagasan melalui Focus Group Discussion (FGD), pelatihan untuk peningkatan kompetensi masyarakat, optimalisasi peran BUMDes dalam pengembangan produk lokal, khususnya diversifikasi produk olahan dari Ikan Ambu menjadi Baso Ikan Ambu Khas Desa Bonde dan Sambel Ikan Ambu Luaor Desa Bonde, pengolahan hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan yang higienis dan bernilai tambah, penguatan pemasaran dan manajemen keuangan, serta diseminasi hasil PKM Desa Binaan. Melalui pendekatan partisipatif dan integrasi teknologi digital, program ini diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi produk desa, memperluas akses pasar, serta mendorong keberlanjutan usaha ekonomi masyarakat. Hasil PKM ini akan dipublikasikan dalam bentuk artikel ilmiah untuk memberikan kontribusi terhadap literatur pemberdayaan desa berbasis potensi lokal dan kolaborasi multistakeholder

    WORKSHOP PEMBUATAN KONTEN KREATIF UNTUK MENINGKATKAN ENGAGEMENT UMKM DI DESA PAUBOKOL, KECAMATAN NUBATUKAN, KABUPATEN LEMBATA

    No full text
    UMKM memainkan peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, termasuk di sektor kuliner. Salah satu UMKM yang tengah berkembang berfokus pada produksi dan penjualan makanan dan minuman berkualitas. Namun, di tengah perkembangan era digital, Terdapat tantangan besar yang dihadapi oleh masyarakat Desa Paubokol adalah kurangnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran. Untuk itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan visibilitas serta daya saing UMKM melalui pendampingan berbasis produksi konten untuk media sosial. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dirancang secara sistematis untuk membantu masyarakat Desa Paubokol dalam mengoptimalkan strategi pemasaran digital melalui produksi konten media sosial. Pendekatan yang digunakan adalah participant action research (PAR),yang melibatkan mitra secara aktif dalam setiap tahap kegiatan (arif Zunaidi, 2024). Proses ini terdiri dari beberapa tahapan utama, yaitu observasi dan identifikasi permasalahan, pelatihan dan workshop, pendampingan produksi konten, serta evaluasi dan monitoring.Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan keterlibatan audiens di media sosial dan bertambahnya jumlah pelanggan serta peningkatan kreatifitas masyarakat Desa Paubokol dalam mengelola konten. Dengan demikian, program ini berperan dalam memperkuat daya saing UMKM melalui penerapan strategi pemasaran digital yang tepat dan efektif

    Menjaga Kesehatan Rongga Mulut Untuk Mencegah Berbagai Penyakit

    No full text
    Background: Oral health is an important aspect of overall health, particularly for the elderly. As people age, various physiological changes occur that affect the function of the oral cavity. This makes older adults more vulnerable to various oral health issues, such as dental caries, gingivitis, periodontal disease, oral fungal infections, and difficulties in chewing and speaking. If these problems are not adequately addressed, they can not only diminish quality of life but also potentially serve as gateways to more serious systemic diseases. Objective: To enhance the knowledge of the elderly regarding how to maintain oral health. Methods: The activities were carried out in five stages: preparation, implementation, assistance, evaluation, and program sustainability. Results: A comparison of knowledge before and after education on maintaining oral health showed an increase in knowledge, with initial knowledge levels among the elderly being low at approximately 3.1% and improving to a sufficient level of 3.1%. The number of elderly individuals with good knowledge increased from 23 (71.9%) to 31 (96.9%). Conclusion: There was an increase in the knowledge of the elderly before and after education on maintaining oral health

    Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Melalui Pelatihan Pengolahan Sambal Cabai Ikan Berbasis Lokal

    No full text
    Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) Panawar Balisa di Kelurahan Tande Timur, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene melalui pelatihan pengolahan cabai menjadi sambal ikan siap saji berbasis lokal. Permasalahan yang dihadapi petani cabai di wilayah ini meliputi fluktuasi harga saat panen melimpah, terbatasnya jaringan pemasaran, serta minimnya keterampilan pengolahan hasil pertanian. KWT Panawar Balisa yang memiliki potensi besar dalam budidaya cabai, belum memiliki kemampuan dan akses terhadap teknologi pengolahan yang memadai. Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota KWT dalam mengolah cabai menjadi produk bernilai tambah.  Metode yang digunakan meliputi survei kebutuhan, ceramah, diskusi, dan praktik langsung. Peserta diberikan materi mengenai pemilihan bahan, proses pembuatan sambal cabai ikan, serta strategi pemasaran digital. Evaluasi dilakukan melalui observasi praktik dan penilaian produk hasil olahan peserta. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan anggota KWT terhadap proses pengolahan cabai serta kesadaran terhadap pentingnya pengemasan dan pemasaran.  Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan nilai jual cabai lokal, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi perempuan di pedesaan. Kegiatan PkM ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi akademisi dalam mendukung pengembangan agribisnis berbasis potensi lokal dan penguatan peran perempuan dalam ekonomi keluarga

    Membangun Kemandirian Pangan Masyarakat Melalui Pelatihan Budidaya Ikan Nila Teknologi Bioflok Dengan Model Learning, Applicating, and Mentoring (LAM)

    No full text
    Membangun kemandirian pangan menjadi tantangan bagi setiap masyarakat di era disrupsi sehingga perlu inovasi dalam menjalankannya. Kelompok Masyarakat Berdaya Miftahul Huda nejawab tantangan dengan membuat green house hidroponik dan budidaya ikan nila secara tradisional sehingga perlu inovasi dalam budidaya ikan tersebut. Budidaya ikan nila dengan teknologi bioflok menjadi pilihan yang diharapkan dapat memberikan manfaat lebih bagi Kelompok Masyarakat Berdaya Miftahul Huda dalam membangun kemandirian pangan. pelatihan Budidaya ikan nila dengan teknologi bioflok yang juga diberikan pelatihan tentang pentingnya memenuhi kebutuhan gizi dan pemanfaatan lahan non produktif dilaksanakan melalui model Learning, Applicating and Mentoring.  Tahap learning memberikan pelatihan secara teori, tahap Applicating memberikan pelatihan secara praktek dan tahap ketiga melakukan pendampingan. Hasil dari pelatihan menggunakan model Learning, Applicating and Mentoring memberikan peningkatan kemampuan peserta mengenai pemahaman pentingnya gizi terhadap seluruh anggota Kelompok Masyarakat Berdaya Miftahul Huda, memberikan peningkatan pengetahuan terhadap seluruh anggota mengenai pemanfaatan lahan nonproduktif dan memberikan peningkatan pengetahuan serta praktek mengenai bagaimana budidaya ikan nila dengan teknologi bioflo

    5,510

    full texts

    58,275

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Rumah Jurnal Universitas Majalengka
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇