Rumah Jurnal Universitas Majalengka
Not a member yet
    58275 research outputs found

    Implementasi Desa Zero Anemia melalui Produk TEMIA (Teh Anti Anemia) Dan Pekarangan Lestari

    No full text
    Anemia pada remaja masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang perlu perhatian serius, termasuk di Desa Paku, Kabupaten Banjar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan konsep Desa Zero Anemia melalui pengembangan produk lokal TEMIA (Teh Anti Anemia) berbasis jahe, kayu secang, dan serai, serta pemanfaatan pekarangan lestari sebagai sumber pangan bergizi. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi anemia, edukasi gizi, perkenalan dan uji coba TEMIA, serta pendampingan pemanfaatan pekarangan dengan tanaman kaya zat besi dan rempah. Evaluasi dilakukan dengan pre–post test pengetahuan, observasi partisipatif, serta dokumentasi keterlibatan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa TEMIA diterima baik oleh masyarakat dengan cita rasa segar, aroma khas, dan warna menarik. Pemanfaatan pekarangan meningkat dengan adanya penanaman sayuran dan tanaman obat keluarga, sehingga memperkuat ketahanan pangan lokal dan ketersediaan bahan baku TEMIA. Pengetahuan remaja dan masyarakat tentang anemia juga meningkat secara signifikan setelah edukasi. Sinergi antara mahasiswa, perangkat desa, PKK, kader posyandu, dan sekolah mempercepat pencapaian tujuan program. Kesimpulannya, program Desa Zero Anemia di Desa Paku berhasil meningkatkan kesadaran, pengetahuan, serta praktik masyarakat dalam pencegahan anemia melalui inovasi produk herbal lokal dan pengelolaan pekarangan lestar

    Optimaliasi Partisipasi Masyarakat dalam Pengkemasan PUSAKA (Paket Eduwisata Historikal) Desa Bakas, Banjarangkan, Klungkung

    No full text
    The development of tourism in Bakas Village focuses on strengthening locally based tourism activities through the PUSAKA Bakas (Historical Edu-Tourism Package); rural historical sightseeing and spiritual healing experience as the village’s. Despite its great potential, tourism activities in Bakas Village have not been optimally managed, and community participation as tourism service providers remains limited. This program aims to empower the community through capacity enhancement and active involvement in managing the village’s tourism potential. The method applied is Participatory Rural Appraisal (PRA) within the Entrepreneurship Capacity Building model through : planning, implementation, and evaluation. The activities include training on tourism package development, guiding skills enhancement, identification of the village’s physical and non-physical potentials, and the formulation of historical and spiritual tourism routes. This showed an increase in the understanding and skills of the Pokdarwis in developing educational tourism products based on local potentials. The program includes the identification of tourism potentials in Bakas Village; (a) development of tourism attractions; (b) identification of physical and non-physical potentials; (c) determination of points of interest; (d) optimization of community participation; and (e) interpretation in the PUSAKA into brochure. This program produces a sustainable model for developing historical edu-tourism based on community empowerment in Bakas Village

    PENDAMPINGAN PENYUSUNAN KATALOG DWI BAHASA INDONESIA – INGGRIS SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI PEMASASAN PRODUK UMKM KAMPUNG KUE RUNGKUT SURABAYA UNTUK WISATAWAN ASING

    No full text
    Kampung Kue Rungkut is a culinary tourism destination in Surabaya offering a variety of traditional snacks. Since its inauguration as a Culinary Tourism Village in 2022, the area has seen an increase in visits from both domestic and international tourists. However, the challenges faced by Micro, Small, and Medium Enterprise (MSME) actors in Kampung Kue Rungkut are limited marketing communications, particularly in English. This hampers the effectiveness of promotions and services to foreign tourists, who often inquire about the products offered. Based on discussions with MSME owners, there is a need for marketing communication materials that provide written information in both Indonesian and English.Therefore, this community service activity aims to assist MSMEs in improving marketing communications by developing a bilingual Indonesian-English catalog for Kampung Kue Rungkut's traditional snacks. This catalog is expected to be an effective means of providing clear and attractive information to tourists and assisting businesses in marketing their products more widely. The method used in this activity is a participatory one, enabling active involvement of the target community in every stage of the activity. This activity has produced a bilingual Indonesian-English catalog containing information on traditional snacks produced by Kampung Kue Rungkut Surabaya

    Revitalisasi Pengolahan Lahan Pekarangan dengan Teknologi Biopori Pada kelompok PKK di Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu

    No full text
    Masalah utama yang dihadapi masyarakat Desa Tanjung Belit adalah rendahnya pemanfaatan lahan pekarangan serta tidak optimalnya pengelolaan sampah organik rumah tangga. Akibat minimnya pengetahuan dan keterampilan budidaya tanaman, sebagian besar lahan pekarangan dibiarkan terbengkalai, sementara sampah organik lebih sering dibakar dan berpotensi mencemari lingkungan. Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan untuk memberikan solusi melalui revitalisasi pemanfaatan lahan pekarangan menggunakan teknologi biopori. Kegiatan meliputi survei awal, sosialisasi ketahanan pangan, pelatihan budidaya tanaman pangan skala rumah tangga, serta pelatihan pembuatan dan penerapan teknologi biopori sebagai media komposting sampah organik. Teknologi biopori dipilih karena bersifat sederhana, mudah diterapkan, dan mampu membantu memperbaiki kesuburan tanah sekaligus meningkatkan daya resap air. Hasil program menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan lahan, keterampilan pembuatan biopori, serta kesadaran untuk mengolah sampah organik menjadi kompos. Penerapan biopori terbukti membantu menyediakan nutrisi tanaman, menjaga kelembaban tanah, dan mengurangi risiko genangan air. Selain itu, masyarakat mampu mempraktikkan budidaya tanaman hortikultura secara mandiri di pekarangan rumah. Program ini memberikan dampak positif terhadap kemandirian pangan, peningkatan kualitas lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat lokal. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan dan diperluas sebagai upaya keberlanjutan pengelolaan lingkungan berbasis komunitas

    Peningkatan Profesionalisme Guru Bahasa Inggris melalui Pemanfaatan Media Pembelajaran Inovatif Berbasis TIK

    No full text
    Pengembangan program pendidikan bahasa Inggris telah dilaksanakan oleh para pakar pendidikan di kabupaten Kudus. Permasalahan terkait kompetensi guru MGMP bahasa Inggris Madrasah Aliyah masih perlu mendapat perhatian khusus. Hal ini menjadi latar belakang dari tim pengabdian untuk melakukan pendampingan penerapan pembelajaran inovatif berbantuan TIK. Program pengabdian kepada masyarakat ini menekankan empat elemen penting diantaranya pengelolaan pembelajaran, pengembangan model pembelajaran tenses, penguatan sumber daya manusia, serta peningkatan kompetensi pendukung. Metode pengabdian kepada masyarakat ini berupa pelatihan dan pendampingan kepada para guru. Kegiatan ini telah dilaksanakan beberapa tahapan: (1) sosialisasi dan musyawarah, (2) pelatihan dan pembekalan, (3) implementasi kompetensi dalam pembelajaran tenses dan pemanfaatan media berbasis TIK, (4) pendampingan dan evaluasi, serta (5) keberlanjutan program. Dalam pengabdian kepada masyarakat ini, tim pengabdian memanfaatkan pendekatan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui penerapan pembelajaran inovatif berbasis TIK sebagai dasar dalam kegiatan pembekalan dan pendampingan kepada mitra. Pendekatan tersebut sangat inovatif diterapkan karena bersifat kreatif, sistematis, serta mudah dipelajari, termasuk bagi pemula. Selain itu, kegiatan ini efektif dengan keterbatasan waktu pelaksanaan tetapi menghasilkan capaian yang optimal

    EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI TERINTEGRASI DALAM MENDUKUNG TRANSFORMASI DIGITAL DI PERGURUAN TINGGI

    No full text
    Transformasi digital di perguruan tinggi menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan transparansi layanan administrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Sistem Informasi Naskah Elektronik. Terintegrasi di Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri Universitas Pendidikan Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan campuran melalui survei terhadap 74 responden yang terdiri atas pimpinan dan tenaga kependidikan, wawancara mendalam, serta analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem tersebut mampu meningkatkan kecepatan layanan administrasi, pelacakan dokumen secara waktu nyata, serta memperbaiki proses disposisi dan penyimpanan digital. Efisiensi tercermin dari penghematan biaya dan kertas, pengurangan waktu, serta peningkatan koordinasi antarunit. Tingkat penerimaan pengguna juga tinggi, menunjukkan kemudahan penggunaan dan relevansi fitur. Disimpulkan bahwa sistem informasi terintegrasi berperan penting dalam mendukung transformasi digital administrasi di perguruan tinggi

    PERAN GURU PKN DALAM MENGEMBANGKAN KECERDASAN MORAL DI ERA DIGITAL PADA SISWA KELAS VII DI SMP MUHAMMADIYAH 5 SAMARINDA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru PKn dalam megembangkan kecerdasan moral di era digital pada siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 5 Samarinda, untuk mendeskripsikan peran guru PKn dalam mendemonstrasi, memfasilitasi dan mengevaluasi pembelajaran untuk mengembangkan kecerdasan moral di era digital pada siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 5 Samarinda. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan di SMP Muhammadiyah 5 Samarinda pada bulan April-Juni 2025. Subjek penelitian ini adalah Guru PPKn, dan Siswa dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru PKn berperan dalam mengembangkan kecerdasan moral  di era digital pada siswa melalui keteladanan, pembimbingan, dan pembiasaan nilai-nilai positif. Guru menerapkan strategi pembelajaran aktif seperti diskusi, studi kasus, dan literasi digital guna mendorong berpikir kritis dan moralitas otonom

    OPTIMALISASI PENGUKURAN KINERJA SEKOLAH MELALUI PENDEKATAN BALANCED SCORECARD: (Studi Multisitus di SD NU 1 Trate dan SD NU Nurul Ishlah)

    No full text
    Penelitian ini membahas pokok permasalahan mengenai pengelolaan kinerja sekolah dasar Islam yang belum sepenuhnya terukur secara holistik dan strategis, sehingga diperlukan pendekatan manajemen yang mampu mengintegrasikan aspek keuangan, pelanggan, proses internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan organisasi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis secara mendalam implementasi pengukuran kinerja sekolah berbasis Balanced Scorecard dalam rangka penguatan mutu pendidikan di tingkat sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi multisitus yang dilaksanakan pada dua sekolah dasar swasta berbasis Islam di Kabupaten Gresik. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui model interaktif yang melibatkan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara berulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Balanced Scorecard telah mendorong pengelolaan keuangan yang tertib, peningkatan kepuasan stakeholder, penguatan proses internal, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia, meskipun masih bersifat administratif dan belum sepenuhnya strategis. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa pengelolaan kinerja sekolah berbasis Balanced Scorecard efektif sebagai kerangka manajemen terpadu, namun memerlukan penguatan pada aspek keberlanjutan, digitalisasi, dan integrasi strategi jangka panjang

    PERAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DALAM DUNIA PENDIDIKAN

    No full text
    Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan dalam pengelolaan organisasi pendidikan, khususnya dalam pengelolaan data, pengambilan keputusan, dan peningkatan mutu layanan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak penerapan sistem informasi manajemen terhadap organisasi pendidikan, baik dari sisi manfaat maupun tantangan yang ditimbulkannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan menelaah berbagai sumber berupa buku, jurnal, dan artikel ilmiah yang relevan dengan topik sistem informasi manajemen pendidikan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptifuntuk menggambarkan peran sistem informasi dalam mendukung fungsi manajerial lembaga pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem informasi manajemen mampu meningkatkan efisiensi kerja, mempercepat proses penyajian informasi, serta membantu pimpinan lembaga dalam perencanaan dan pengambilan keputusan strategis. Kemudian, penerapan teknologi informasi juga memunculkan beberapa dampak negatif, seperti berkurangnya kebutuhan tenaga kerja dan ketergantungan yang tinggi terhadap teknologi. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat dalam mengintegrasikan teknologi informasi dengan sumber daya manusia agar sistem informasi dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan dalam organisasi pendidikan

    THE EFFECTIVENESS OF THE CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING MODEL IN IMPROVING ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS’ SPATIAL LITERACY SKILLS

    No full text
    This study addresses the issue of low spatial literacy skills among elementary school students’, particularly in map-related learning. Limited students’ engagement and the lack of instructional models that support spatial literacy development are identified as contributing factors. The study aims to examine changes in students’ spatial literacy skills following the implementation of the Contextual Teaching and Learning (CTL) model. A pre experimental one-group pretest posttest design was employed involving 28 fifth-grade students’ from a public elementary school in Sukasari District, Bandung City. Data were collected using an essay based spatial literacy test and analyzed using descriptive statistics, mean difference testing, and N-Gain analysis. The findings indicate an increase in students’ spatial literacy scores from the pretest to the posttest, suggesting improved performance after the CTL-based instruction. However, due to the absence of a control group, the results should be interpreted cautiously and cannot be used to establish causal relationships. Despite this limitation, the study contributes to the growing body of literature on spatial literacy instruction by providing empirical evidence on the potential role of contextual learning strategies in supporting map-related understanding at the elementary level. Practically, the findings offer insights for Social Studies teachers on integrating contextual and experience-based approaches to enhance students’ spatial reasoning within the framework of elementary education

    5,510

    full texts

    58,275

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Rumah Jurnal Universitas Majalengka
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇