Rumah Jurnal Universitas Majalengka
Not a member yet
    58275 research outputs found

    Penguatan Karakter, Kesadaran Lingkungan dan Literasi melalui Pojok Rohani, Daur Ulang, dan Pojok Baca

    No full text
    Desa Burai memiliki potensi lokal berupa budaya, ekowisata, serta modal sosial dan spiritual masyarakat. Namun, desa ini masih menghadapi permasalahan masih rendahnya literasi, kesadaran lingkungan, dan belum terbentuknya karakter masyarakat yang kuat, terutama pada generasi muda. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan literasi masyarakat melalui pengembangan Pojok Literasi berbasis potensi lokal yang diantaranya Pojok Literasi Baca, Rohani, dan Daur Ulang. Program dilaksanakan menggunakan metode Asset-Based Community Development (ABCD) melalui tahapan penggalian potensi, perancangan kegiatan, pelaksanaan, dan evaluasi secara partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya tiga pojok literasi yang berfungsi aktif, terlaksananya kegiatan keagamaan secara rutin, serta muncul berbagai produk hasil daur ulang dan kerajinan masyarakat. Partisipasi masyarakat meningkat, ditandai dengan terbentuknya Kelompok Kerja Literasi Desa sebagai bentuk keberlanjutan kegiatan. Program ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis aset lokal mampu meningkatkan kemampuan literasi, kesadaran lingkungan, dan karakter religius masyarakat secara simultan. Pengembangan pojok literasi yang terintegrasi dengan potensi budaya dan sosial di Desa Burai terbukti efektif dalam memperkuat pemberdayaan serta membangun kemandirian masyarakat menuju Desa Cerdas yang berkelanjutan

    Menumbuhkan Kesadaran Lingkungan Bagi Siswa Melalui Implementasi Green School

    No full text
    Rintisan program sekolah Adiwiyata memerlukan dukungan segenap warga sekolah terkait upaya pelestarian dan kesadaran lingkungan di sekitar sekolah. Kondisi lingkungan dan kesadaran warga SD Negeri 01 Sumbersuko Kecamatan Wagir masih kurang dan memerlukan pendampingan dalam rangka rintisan sekolah Adiwiyata. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah mengimplementasikan konsep green school dalam upaya menumbuhkan kesadaran dan menciptakan kondisi lingkungan yang mendukung upaya pelestarian dan keperdulian terhadap lingkungan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi dan pendampingan praktis model-model edukasi yang sesuai dengan konsep green school. Model edukasi yang diterapkan antara lain tentang TOGA, sistem hidroponik, vertical garden, dan aviary. Hasil kegiatan yang diperoleh berupa peningkatan pengetahun dan ketrampilan praktis siswa mencapai 37% setelah kegiatan sosialisasi dan pendampingan. Bahan edukasi yang dihasilkan berupa TOGA dengan greenhouse, urban farming dengan sistem hidroponik, vertical garden dengan tanaman strowbery yang menggunakan pot berbahan sampah botol plastik, dan pelestarian ekosistem burung di dalam aviary. Konsep green school yang telah diimplementasikan dapat mendukung rintisan program sekolah Adiwiyata di SDN 1 Sumbersuko

    Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat melalui Pemanfaatan Lahan Kosong dengan Budidaya Terintegrasi di Desa Beji Timur, Depok

    No full text
    Kelurahan Beji Timur merupakan salah satu wilayah yang ada di Kota Depok.  Memiliki tempat penampungan sampah sementara yang diambil dari rumah-rumah warga khususnya yang berada di wilayah Beji Timur. Sampah yang ditampung akan diambil secara berkala oleh dinas pemerintah Depok.  TPS ini berada di Lahan kosong milik pemerintah Depok yang memiliki luas sekitar 200 m2.  Kelompok Masyarakat Karya Pemuda dan didukung oleh pihak kelurahan  Beji Timur ingin memanfaatkan lahan kosong menjadi produktif melalui budidaya terintegrasi maggot dan ternak unggas dengan memanfaatkan sampah organik yang ditampung diTPS (tempat penampungan sementara). Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan pada tanggal 28 Agustus 2025 dengan peserta kelompok masyarakat (Pokmas)  Karya Pemuda, kelurahan Beji Timur, Depok. Pemanfaatan Lahan kosong milik pemerintah yang ada di wilayah Beji Timur Depok dengan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab serta mengunjungi dan menyaksikan praktik pelaksanaan budidaya maggot di area tempat penampungan sementara sampah yang berada di wilayah RW 02 Beji Timur.  Hasil dari kegiatan ini adalah terbukanya wawasan warga kelompok masyarakat karya pemuda tentang pentingnya dukungan terhadap budidaya maggot dan pemahamam tentang beternak unggas Pemanfaatan lahan kosong dengan budidaya maggot dan untuk beternak ayam selain menjadi solusi dalam mengatasi sampah organik  akan menghasilkan manfaat ekonomi yang dapat memenuhi kebutuhan protein dilingkungan Beji Timur. Kata Kunci: Pemberdayaan ekonomi, Pengelolaan sampah, budidaya terintegras

    Pengembangan Potensi Desa Andongrejo Kabupaten Jember sebagai Pusat Konservasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA)

    No full text
    Desa Andongrejo kabupaten Jember diketahui telah memanfaatkan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). TOGA yang banyak ditanam meliputi temulawak, kunyit, jahe, kencur, lidah buaya, dan lain-lain. Desa ini berpotensi untuk menjadi desa wisata tanaman obat keluarga karena desa tersebut berada pada wilayah Taman Nasional Meru Betiri sehingga memiliki biodiversitas tanaman yang tinggi. Pada Desa Andongrejo terdapat permasalahan seperti belum adanya tempat untuk konservasi tanaman obat. Pada kelompok peramu jamu King Betiri di Desa Andongrejo memiliki permasalahan terkait pemasaran produk yang masih terbatas. Selain itu, produk jamu yang dihasilkan belum memiliki sertifikasi halal dari MUI sehingga kehalalan produk. Pada program pengabdian masyarakat ini, dilakukan pembangunan pojok TOGA berupa demplot dan taman konservasi. Pemasaran produk ditingkatkan melalui pelatihan pemanfaatan e-Commerce yakni Shopee dan promosi melalui media sosial seperti Instagram. Dalam upaya peningkatan pengetahuan terkait sertifikasi halal, diberikan informasi prosedur untuk memperoleh perizinan halal MUI dan izin edar BPOM. Setelah kegiatan pengabdian masyarakat, pojok TOGA telah berdiri dan pengetahuan masyarakat terkait pemasaran dan izin edar produk meningkat

    Desain Logo dan Kemasan UMKM Desa Melati Jaya

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi permaslahan identitas merek dan kemasan yang di hadapi oleh UMKM keripik Pisang Ibu Sumiati di Desa Melati Jaya, Kecamatan Semendawai Timur, kab. OKU Timur,  dengan keunggulan bahan utama didapat dari kebun milik sendiri, namun produk belum memiliki identitas sehingga tidak konsisten dalam melakukan pengemasan hingga kurang menarik, hal ini menghambat daya saing dan pengenalan produk di pasar.  Metode yang digunakan adalah Design-Based Reserch dengan pendekatan Action Research, melibatkan empat tahap utama : Observasi dan analisis kebutuhan, Perancangan Visual, Implementasi dan Prototype, serta Evaluasi. Hasil dari kegiatan ini menghasilkan identitas merek dan desain kemasan untuk produk keripik pisang dan sale pisang ibu Sumiati,  implementasi desain ini diharapkan dapat mentransformasi citra UMKM ibu Sumiati dari skala tradisional menjadi profesional

    Jejak Musik Nusantara: Eksplorasi Sejarah dan Makna Lagu Daerah NTT Melalui Animasi Edukatif untuk Komunitas Taman Baca Masyarakat Gading Taruna

    No full text
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, apresiasi budaya, dan keterampilan musikal anak-anak melalui program “Jejak Musik Nusantara.” Program dilaksanakan dengan melibatkan 10 anak peserta, tiga pemateri, dan dua pendamping mahasiswa. Metode yang digunakan meliputi pengenalan sejarah Musik Nusantara, eksplorasi makna lagu daerah NTT, pembuatan dan pemutaran animasi edukatif, serta praktik menyanyikan lagu daerah dengan pendampingan. Data diperoleh melalui observasi, evaluasi kognitif sederhana, diskusi, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap makna lagu daerah, nilai budaya yang terkandung, serta karakteristik musik tradisional NTT. Animasi edukatif terbukti efektif dalam memfasilitasi pembelajaran yang menarik, interaktif, dan sesuai dengan perkembangan kognitif anak. Selain itu, kegiatan praktik vokal mampu meningkatkan kepercayaan diri, keterampilan intonasi, serta kemampuan ekspresif peserta dalam menyanyikan lagu daerah. Observasi juga menunjukkan keterlibatan aktif peserta selama kegiatan, serta tumbuhnya minat baru terhadap warisan budaya lokal. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi terhadap penguatan literasi budaya anak melalui pendekatan edukatif kreatif berbasis animasi dan musik tradisional

    Skrining Kadar Hemoglobin dan Edukasi Pencegahan Anemia pada Ibu Hamil

    No full text
    Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh ibu hamil dan dapat berdampak serius terhadap kesehatan ibu maupun janin. Kondisi ini terjadi ketika kadar hemoglobin (Hb) dalam darah berada di bawah 11,0 g/dL sesuai dengan kriteria WHO. Kekurangan zat besi, rendahnya kesadaran akan pentingnya suplementasi zat besi, serta kurangnya pemeriksaan rutin menjadi faktor penyebab tingginya kasus anemia pada ibu hamil. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai anemia serta melakukan skrining kadar hemoglobin sebagai upaya deteksi dini. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juni 2025 di kelas ibu hamil Puskesmas Rawat Inap Cempaka Banjarbaru dengan jumlah peserta sebanyak 25 ibu hamil. Metode kegiatan meliputi edukasi tentang anemia dan pemeriksaan kadar Hb menggunakan strip Hb. Hasil menunjukkan mayoritas peserta berusia 20–30 tahun (68%) dan berpendidikan SMA/SMK (48%). Rata-rata nilai pre-test pengetahuan sebesar 58,50% meningkat menjadi 78,73% setelah edukasi. Pemeriksaan kadar hemoglobin menunjukkan 56% peserta mengalami anemia, sedangkan 44% memiliki kadar Hb normal. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai anemia dan pentingnya pemeriksaan Hb secara rutin sebagai langkah preventif untuk menurunkan risiko komplikasi kehamilan

    STUDENTS’ PERCEPTIONS OF TIKTOK AS A SPEAKING LEARNING TOOL IN THE ENGLISH DEPARTMENT OF MULAWARMAN UNIVERSITY

    No full text
    This study explores the perceptions of students regarding the use of TikTok as a learning tool to enhance English speaking skills. In the digital era, social media platforms like TikTok are increasingly being utilized in educational contexts due to their interactive and accessible nature. This research focuses on students from the English Education Department at Mulawarman University and uses a descriptive qualitative method, involving questionnaires and interviews as data collection instruments. The results indicate that most students have a positive perception of TikTok as a supplementary tool in speaking practice. They believe that the platform helps them become more confident, motivated, and exposed to real-life English usage. Additionally, creating content on TikTok allows students to express themselves creatively and engage more actively with the language. However, some challenges such as distractions and the absence of structured academic feedback were also identified. Overall, TikTok is considered a useful and innovative tool that can support speaking skill development when used effectively in a learning environment

    Konsep Kesejahteraan Sosial Dalam Perspektif Ekonomi Pancasila Dan Ekonomi Islam

    No full text
    This study aims to examine and compare the concept of social welfare from the perspectives of Pancasila Economics and Islamic Economics. Amidst the dominance of the global capitalist economic system, Indonesia has a unique philosophical foundation, namely Pancasila Economics, while as a country with the largest Muslim population, the principles of Islamic Economics also have a significant influence. The method used in this study is library research with a descriptive comparative approach. The results of the study show that Pancasila Economics views social welfare as the embodiment of social justice for all Indonesian people, achieved through the principles of kinship, a people's economy, and the active role of the state in managing strategic resources in accordance with Article 33 of the 1945 Constitution. On the other hand, Islamic economics views welfare (falah) as the achievement of worldly and spiritual happiness based on Maqashid Syariah (protection of religion, soul, mind, offspring, and property) through instruments of wealth redistribution such as zakat, infaq, alms, and waqf. These two perspectives have a strong common ground in the principles of humanity, rejection of exploitation, and priority on equitable distribution of wealth to protect vulnerable groups. The fundamental difference lies in the source of authority: Pancasila Economics is based on national consensus and state ideology, while Islamic Economics is based on divine revelation. A synthesis of these two concepts is expected to become a solid foundation in the formulation of public policy to create a more inclusive and equitable social security system in Indonesia in the future

    Pengaruh CAR, NPF, BOPO Terhadap ROA Dengan DPK Sebagai Variabel Moderating Bank Umum Syariah Tahun 2019-2023

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh CAR, NPF, BOPO terhadap Return On Assets dengan DPK sebagai variebel moderating pada Bank Umum Syariah Tahun 2019-2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni kuantitatif dengan menggunakan data sekunder BUS tahun 2019-2023. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan aplikasi SPPS 22. Analisis data menggunakan analisi regresi linier berganda dan untuk menguji variabel moderasi penulis menggunakan uji MRA atau Moderated Regression Analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Capital Adequacy Ratio (CAR) tidak berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets (ROA), dengan nilai signifikansi 0,290 (> 0,05) dan t-hitung 1,073 lebih kecil dari t-tabel 2,02619. Hal ini mengindikasikan bahwa kecukupan modal yang dimiliki bank tidak secara langsung meningkatkan profitabilitas. Selanjutnya, Non-Performing Financing (NPF) juga tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA, dengan nilai signifikansi 0,604 (> 0,05) dan t-hitung 0,524 lebih kecil dari t-tabel. Ini menunjukkan bahwa pembiayaan bermasalah belum berdampak langsung pada profitabilitas bank. Sebaliknya, Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA, dengan nilai signifikansi 0,003 (< 0,05) serta t-hitung -3,148. Artinya, semakin tinggi BOPO, semakin rendah profitabilitas bank, yang mengindikasikan efisiensi operasional berperan penting dalam meningkatkan kinerja keuangan. saran bagi penelitian selanjutnya untuk mempertimbangkan variabel lain yang berpotensi mempengaruhi variable dependen selain CAR, NPF, BOPO

    5,510

    full texts

    58,275

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Rumah Jurnal Universitas Majalengka
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇