Universitas Muhammadiyah Purworejo: OJS
Not a member yet
    498 research outputs found

    Pengembangan Alat Peraga Berbasis Contextual Untuk Mengoptimalkan Hands On Peserta Didik Kelas X MAN Purworejo

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian dan pengembangan (R&D) guna mengembangkan alat peraga yang berbasis contextual yang bertujuan untuk mengoptimalkan hands on peserta didik kelas X MAN Purworejo. Subjek uji coba adalah siswa kelas X6 sejumlah 33 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan metode angket. Berdasarkan hasil penelitian pengembangan ini diperoleh rerata skor hasil validasi alat peraga oleh validator adalah 3,41. Skor validasi panduan eksperimen oleh validator adalah 3,32. Skor validasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) oleh validator 3,32. Sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran dengan sedikit revisi sesuai saran dari validator. Keterlaksanaan pembelajaran diperoleh rerata skor 3,33 atau 91,24% dari dua observer. Skor pengoptimalan hands on pada setiap peserta didik yang diperoleh secara keseluruhan adalah 3,31. Respon pengotimalan hands on diperoleh persentase 53,90%. Respon peserta didik terhadap alat peraga diperoleh persentase 50,14%. Sementara itu ketercapaian hasil belajar eksperimen dengan alat peraga dengan KKM 75 diperoleh persentase 69,70%

    Efektivitas Pelaksanaan Praktikum Fisika Siswa SMA Negeri Kabupaten Purworejo

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan kegiatan praktikum siswa SMA Negeri Kabupaten Purworejo. Subjek penelitian ini adalah 203 siswa kelas XI IPA SMA Negeri Kabupaten Purworejo. Teknik pengumpulan data dengan metode observasi, metode angket dan dokumentasi. Dianalisis menggunakan deskriptif presentase. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rerata persentase observasi untuk manajemen laboratorium sebesar 72,39% dengan kategori memenuhi standar untuk suatu laboratorium sekolah, sehingga laboratorium ini tergolong baik untuk melaksanakan kegiatan praktikum. Rerata persentase angket keterampilan proses siswa sebesar 78,16% dengan interpretasi “sangat baik”. Maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan kegiatan praktikum fisika SMA Negeri Kabupaten Purworejo telah mencapai tujuan yang diinginkan dan sudah berjalan dengan efektif

    Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Square untuk Peningkatan Kemampuan Kognitif C2 pada Pembelajaran Fisika di SMP Negeri 10 Purworejo Kelas VIII

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian tindakan kelas (PTK) guna mengetahui peningkatan kemampuan kognitif C2 siswa pada pembelajaran fisika dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe think pair square. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII B SMP Negeri 10 Purworejo yang berjumlah 32 siswa yang terdiri dari 16 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, metode tes siklus, dan metode angket. Pengolahan data dilakukan dengan teknik persentase. Hasil dari penelitian ini dapat menunjukan bahwa dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe think pair square pada pembelajaran fisika dapat meningkatkan kemampuan kognitif C2 siswa SMP Negeri 10 Purworejo kelas VIII. Pemahaman konsep fisika siswa pada tahap pra siklus adalah 39,687%, meningkat menjadi 68,125% setelah diberi tindakan pada siklus I, dan meningkat menjadi 74,062% setelah diberi tindakan pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian pembelajaran menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe think pair square dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran yang dapat membantu meningkatkan kemampuan kognitif C2 siswa dalam pembelajaran fisika

    Pemanfaatan Alat Peraga Ipa Untuk Peningkatan Pemahaman Konsep Fisika Pada Siswa SMP Negeri I Buluspesantren Kebumen Tahun Pelajaran 2012/2013

    Get PDF
    Telah dilakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) guna mengetahui peningkatan pemahaman konsep fisika pada pokok bahasan pengukuran melalui pemanfaatan alat peraga IPA yang tersedia di laboratorium sekolah. Subyek dari penelitian ini adalah siswa kelas VIIH SMP Negeri I Buluspesantren Kebumen, yang berjumlah 32 siswa terdiri atas 14 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Data diperoleh dengan metode observasi, metode angket dan metode tes. Hasil penelitian ini menunjukkan melalui pemanfaatan alat peraga IPA dapat meningkatkan pemahaman konsep fisika siswa. Hal ini ditandai dengan meningkatnya pemahaman konsep fisika siswa pada tiap siklusnya. Berdasarkan hasil observasi pemahaman konsep fisika dari pra siklus sebesar 43,1% meningkat menjadi 61,6% pada siklus I dan meningkat menjadi 81,9% pada siklus II. Sedangkan hasil angket pemahaman konsep fisika dari siklus I sebesar 86,3% meningkat pada siklus II menjadi 90,9. Sementara itu hasil tes pada pra siklus nilai rata-rata 63 dengan ketuntasan sebesar 28,1% dan belum mencapai nilai KKM yang sudah ditentukan yaitu 71. Pada siklus I nilai rata-rata hasil tes siswa 71 dengan ketuntasan sebesar 34,4% dan sudah mencapai nilai KKM. Sedangkan pada siklus II nilai rata-rata hasil tes siswa meningkat yaitu menjadi 78 dengan ketuntasan sebesar 68,8%. Peningkatan hasil belajar pemahaman konsep fisika siswa minimal 20% telah tercapai. Dari hasil tersebut menunjukan bahwa dengan pemanfaatan alat peraga IPA dapat meningkatkan pemahaman konsep fisika siswa pada pokok bahasan pengukuran di SMP Negeri 1 Buluspesantren Kebumen Tahun Pelajaran 2012/2013, sehingga pemanfaatan alat peraga IPA dapat dijadikan alternatif guna meningkatkan pemahaman konsep fisika

    Penggunaan Direct Instruction Berbasis Lingkungan Untuk Peningkatan Domain Afektif Ipa Fisika Pada Siswa Kelas VII B SMP Negeri 28 Purworejo Tahun Pelajaran 2012/2013

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian tindakan kelas (PTK) guna mengetahui peningkatan domain afektif IPA Fisika pada siswa kelas VII B SMP Negeri 28 Purworejo tahun pelajaran 2012/2013 dengan menggnakan Direct Instruction Berbasis Lingkungan. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, bertujuan untuk mengetahui peningkatan domain afektif IPA Fisika siswa kelas VIIB SMP N28 Purworejo tahun pelajaran 2012/2013 dengan Direct Instruction Berbasis Lingkungan. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIB SMP Negeri 28 Purworejo tahun pelajaran 2012/2013. Obyek dalam penelitian ini sebanyak 32 siswa dari 19 siswa perempuan dan 13 siswa laki-laki. Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket, metode observasi, metode tes, dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskripsi persentase dengan taraf peningkatan 10% dari pra siklus. Hasil observasi domain afektif menunjukan skor positif 40,32%, dengan ketuntasan 62,50% pada pra siklus. Hasil penelitian menunjukan bahwa proporsi pola pembelajaran Direct Instruction Berbasis Lingkungan adalah skor positif 47,79% dengan ketuntasan 90,63% pada siklus I, skor positif meningkat menjadi 52,44% dengan ketuntasan 93,75% pada siklus II. Penggunaan Direct Instruction Berbasis Lingkungan dapat membuat siswa tertarik dalam aktivitas pembelajaran, selain itu dapat meningkatkan hasil belajar sisw

    Pengembangan LKS Fisika SMA Kelas X Semester II dengan Website Online Berbasis Contextual Teaching Learning

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian pengembangan (R&D) guna menghasilkan, mengetahui respon siswa dan mengetahui kelayakan LKS hasil pengembangan. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X-6 MAN Purworejo Tahun Pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 20 siswa. LKS hasil pengembangan ini merupakan LKS yang disampaikan menggunakan website online dalam bentuk webblog dengan memanfaatkan fasilitas domain di www.blogger.com dan dapat diakses melalui www.lksfisikasma.blogspot.com. Materi yang dikembangkan adalah materi Fisika SMA kelas X semester 2. Teknik pengumpulan data dengan metode observasi, angket, tes, dan dokumentasi. Analisis data dengan Presentase dan Precentage Agreement. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rerata skor dari ahli media sebesar 3,46, ahli materi sebesar 3,50 dan guru Fisika sebesar 3,40 dengan interpretasi “baik” sehingga LKS ini layak sebagai media pembelajaran dengan sedikit revisi. Rerata keterlaksanaan pembelajaran sebesar 91,47% dengan interpretasi “sangat baik”. Ketercapaian hasil belajar dengan post-test sebesar 79,75. Respon siswa terhadap LKS mendapat skor 3,17 dengan interpretasi “baik”. Dengan demikian LKS Fisika SMA kelas X semester II dengan website online berbasis Contextual Teaching Learning dapat digunakan sebagai alternatif bahan ajar pada tingkat SMA

    Pengembangan Desain Pembelajaran Berbasis Inkuiri Terbimbing Untuk Mengoptimalkan Domain Proses Sains pada Pokok Bahasan Suhu dan Kalor Siswa MAN Purworejo Kelas X Tahun Pelajaran 2012/2013

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian R&D yang bertujuan untuk mengembangkan produk desain pembelajaran yaitu silabus dan RPP berbasis inkuiri terbimbing, mengetahui respon siswa saat pembelajaran fisika, dan mengetahui kelayakan desain pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing. Subjek uji coba penelitian ini adalah 20 siswa kelas X-6 MAN Purworejo Semester 2 Tahun ajaran 2012/2013. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, angket, wawancara dan tes. Hasil penelitian pengembangan desain pembelajaran ini adalah: 1) Hasil analisis penilaian desain pembelajaran oleh ahli dan guru fisika diperoleh rerata total yaitu 3,46 dengan kategori baik. 2) Hasil rerata keterlaksanaan pembelajaran selama empat kali pertemuan yaitu 92,53% dengan kategori sangat baik. 3) Pencapaian pengoptimalan domain proses sains diperoleh rerata total untuk dua belas komponen yaitu 3,17 dengan kategori baik. 3) Data hasil belajar siswa diperoleh rerata secara klasikal sebesar 79,75 dan sudah mencapai KKM (7,5). 4) Hasil analisis respon siswa diperoleh rerata dari tiga aspek yaitu 3,25 dengan kategori baik. Berdasarkan kajian tersebut, desain pembelajaran yaitu silabus dan RPP berbasis inkuiri terbimbing layak digunakan untuk mengoptimalkan domain proses sains pada siswa

    Peningkatan Kreativitas Belajar Fisika Menggunakan Model Pembelajaran Snowball Throwing Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Klirong

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian yang dilatarbelakangi oleh rendahnya kreativitas belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri 1 Klirong disebabakan oleh pembelajaran yang berlangsung pada mata pelajaran fisika kurang menarik, membosankan dan belum dapat mengatasi kesulitan siswa dalam belajar fisika. Tujuan penelitian untuk meningkatkan kreativitas belajar fisika siswa dengan penggunaan Model Pembelajaran Snowball Throwing. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X.2 SMA Negeri 1 Klirong Tahun Pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 32 siswa terdiri dari 6 laki-laki dan 26 perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, angket, tes dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik persentase. Hasil penelitian disimpulkan bahwa dengan penggunaan model pembelajaran Snowball Throwing dapat meningkatkan kreativitas belajar fisika siswa. Hal ini terlihat dari rata-rata kreativitas belajar siswa SMA Negeri 1 Klirong sesuai lembar observasi 47,50% pada pra siklus, meningkat menjadi 78,75% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 82,89% pada siklus II. Sedangkan pada angket, kreativitas belajar siswa awalnya 48,75% pada pra siklus, meningkat menjadi 73,75% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 81,25% pada siklus II. Peningkatan kreativitas belajar siswa diikuti peningkatan hasil belajar siswa, terlihat dari rata-rata nilai hasil belajar yang diperoleh siswa pada pra siklus 59,38% meningkat menjadi 68,75% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 87,50% pada siklus II sehingga model pembelajaran Snowball Throwing dapat meningkatkan kreativitas belajar fisika siswa

    Pengembangan Student Worksheet dengan Pendekatan Discovery untuk Mengoptimalkan Ketrampilan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Materi Gelombang Elektromagnetik Kelas X SMA Negeri 1 Grabag Magelang

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian Research and Development (R&D) student worksheet dengan pendekatan discovery untuk mengoptimalkan ketrampilan berpikir kritis peserta didik pada materi gelombang elektromagnetik. Sebagai subyek dari penelitian ini adalah peserta didik kelas X-3 SMA Negeri 1 Grabag Magelang tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 20 peserta didik. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei dan Juni tahun 2013 dengan 4 kali pertemuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan cara observasi, wawancara, angket dan post-test. Setelah data diperoleh kemudian dianalisis menggunakan Percentage Agreement (PA). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh persentase skor dari dosen ahli sebesar 85%, guru fisika sebesar 90,23% dan teman sejawat sebesar 91% dengan kriteria baik sehingga Student Worksheet ini layak digunakan sebagai bahan ajar dengan sedikit revisi. Rerata keterlaksanaan pembelajaran dari dua observer 93,33% dengan kriteria sangat baik. Rerata ketercapaian belajar peserta didik dengan menggunakan Student Worksheet mencapai 84,98 untuk pembelajaran dengan Student Worksheet dan 78,75 untuk post-test sehingga mencapai KKM 75. Respon peserta didik terhadap produk yang dikembangkan mendapatkan persentase sebesar 80,33% dengan kriteria baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Student Worksheet ini layak digunakan sebagai bahan ajar

    Pengembangan Modul Fisika pada Pokok Bahasan Listrik Dinamis Berbasis Domain Pengetahuan Sains untuk Mengoptimalkan Minds-On Siswa SMA Negeri 2 Purworejo Kelas X Tahun Pelajaran 2012/2013

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian dan pengembangan modul Fisika berbasis domain pengetahuan sains untuk mengoptimalkan minds-on siswa, serta untuk mengetahui kelayakan modul. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 2 Purworejo kelas X Tahun Pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 31 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, metode angket, tes, dan dokumentasi. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D). Produk yang dikembangkan adalah modul Fisika berbasis domain pengetahuan sains dengan pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL). Berdasar hasil penelitian diperoleh rerata persentase hasil evaluasi modul dari ahli 83%, dari guru Fisika 82%, dari teman sejawat 89%. Penggunaan modul Fisika berbasis domain pengetahuan sains dapat meningkatkan pemahaman siswa dengan persentase ketuntasan siswa 84%. Selain itu, penggunaan modul dapat mengoptimalkan minds-on siswa. Rerata minds-on siswa adalah 43,52 dengan kategori “baik”. Dengan demikian, modul Fisika berbasis domain pengetahuan sains dengan pendekatan CTL layak digunakan dalam pembelajaran Fisika untuk mengoptimalkan minds-on siswa

    485

    full texts

    498

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Muhammadiyah Purworejo: OJS
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇