Universitas Muhammadiyah Purworejo: OJS
Not a member yet
498 research outputs found
Sort by
Efektivitas Metode Praktikum Konstruktif pada Pokok Bahasan Listrik Dinamis Siswa SMA Kelas X SMA Negeri 6 Purworejo Tahun Pelajaran 2012/2013
Telah dilakukan penelitian efektivitas metode praktikum konstruktif untuk mengetahui efektivitas metode praktikum konstruktif pada pokok bahasan listrik dinamis. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasy eksperimen. Penelitian ini dilakukan di SMA N 6 Purworejo. Subjek dalam penelitian ini berjumlah dua kelas yaitu X-4 dan X-6 SMA Negeri 6 Purworejo Tahun Pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 64 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket, dokumentasi, tes. Instrumen untuk penelitian ini telah diujicobakan dan memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan uji hipotesis ekor kanan dengan statistik ujinya menggunakan uji-t, sedangkan untuk keterlaksanaan pembelajaran menggunakan Percentage Agreement. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rata-rata persentase hasil belajar mengalami peningkatan 49,5%, dari keterlaksanaan pembelajaran diperoleh rerata skor 3,41 dengan Pesentase rata-rata sebesar 98% , hasil analisis hipotesis dengan uji-t diperoleh tobs=2,725 ∈ DK, dan analisis deskriptif untuk ketercapaian KKM diperoleh thitung= -0,28. Penggunaan metode praktikum konstruktif “efektif” bila diterapkan pada pokok bahasan listrik dinamis siswa SMA Negeri 6 Purworejo tahun pelajaran 2012/2013
Efektivitas Penggunaan Media Simulasi Virtual Dalam Mengkatkan Pemahaman Konsep Fisika Pada Siswa Kelas XI IA SMA Negeri 1 Kroya Kabupaten Cilacap Tahun Pelajaran 2012/2013
Telah dilakukan penelitian eksperimen semu tentang penggunaan media simulasi virtual pada pendekatan pembelajaran konseptual interaktif, guna menguji efektivitas dalam meningkatkan pemahaman konsep fisika. Pada pendekatan pembelajaran ini, media simulasi digunakan pada sesi pengenalan dan penggalian konsep. Penelitian ini dilakukan terhadap siswa-siswi kelas XI IA pada salah satu SMA Negeri di SMA Negeri 1 Kroya,Kabupaten Cilacap Tahun Pelajaran 2012/2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektifkah penggunaan media simlalasi virtual dalam meningkatkan pemahaman konsep pada siswa kelas XI IA SMA Negeri 1 Kroya Kabupaten Cilacap. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2013. Obyek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IA SMA Negeri 1 Kroya Kabupaten Cilacap Tahun Pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 9 kelas, namun yang menjadi obyek dalam penelitian saya 2 kelas, 1 kelas eksperimen yang berjumlah 34 siswa dan 1 kelas kontrol yang berjumah 34. Dengan menggunakan desain penelitian True Experimental Design Control Group Pretest -Posttest Design.Hasil analisis data menggunakan analisis deskriptif dan regresi. Pengolahan data menggunakan program MS. Excell 2007 dan SPSS 17.0. Hasil penelitian ( Efektivitas penggunaan media simulasi virtual pada materi pelajaran fluida statis siswa kelas IA SMA Negeri 1 Kroya Kabupaten Cilacap Tahun Pelajaran 2012/2013 dikatagorikan sangat tinggi dengan presentase 98,04). Sedangkan pembelajaran konseptual interaktif tanpa menggunakan media simulasi virtual dengan presentase 95,01. Ini berarti presentase kelas eksperimen dan kelas kontrol dapat disimpulkan, bahwa penggunaan media simulasi virtual pada pendekatan pembelajaran konseptual interaktif lebih efektif
Akurasi Soal UAS Mata Pelajaran Fisika untuk Mengukur Kompetensi Siswa SMA Negeri Kelas X Semester Genap Kabupaten Purworejo Tahun Pelajaran 2012/2013
Telah dilakukan penelitian dengan tujuan (1). Mengetahui seberapa besar standar error pada soal UAS. (2) Mengetahui banyaknya soal yang tidak fit menggunakan model rasch pada soal UAS. (3) Mengetahui besarnya kompetensi siswa pada soal UAS. Metode pengumpulan data dengan menggunakan metode dokumentasi berupa lembar jawab siswa dari soal UAS di Kabupaten Purworejo. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 651 orang. Pengolahan data menggunakan metode modern atau Rasch. Hasil analisis Hasil analisis (1) Program Microcat Iteman besar SEM 2,579 dengan standar deviasi 5.872, program bigsteps besar kesalahan pengukuran peserta 0,09 dengan standar deviasi 0,00 (2) Hasil analisis soal yang tidak fit dengan model Rasch adalah sebanyak 4 (11,42%) butir, yaitu butir 1, 12, 21, 32. (3) Besar kompetensi siswa pada soal Besarnya porposi kemampun siswa rendah (δ < -2), sedang (-2 ≤ δ ≤ 2), dan tinggi (δ > 2), dalam menyelesaikan soal UAS mata pelajaran fisika kelas X SMA N se-Kabupaten Purworejo tahun pelajaran 2012/2013 berturut-turut adalah 0,98%; 90,86%; 8,16%, dengan standar error peserta 0,42, artinya hampir 90,86% kompetensi siswa di kabupaten Purworejo predikat siswanya mempunyai kompetensi sedang
Studi Komparasi Antara Hasil Belajar IPA Siswa yang Diajarkan dengan Metode Eksperimen Berbasis Inkuiri Terbimbing dan Verifikasi pada Siswa Kelas VII Semester Genap SMP N 4 Purworejo Tahun Pelajaran 2012/2013
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep siswa terhadap mata pelajaran IPA Fisika disebabakan siswa tidak terlibat langsung dalam proses pembelajaran sehingga pembelajaran menjadi membosankan dan berakibat tidak baik padahasil belajar IPA Fisika. Sampelnya adalah 32 siswa dari kelas VII A sebagai kelas kontrol yang diberikan perlakuan dengan metode eksperimen berbasis verifikasi dan 32 siswa dari kelas VII B sebagai kelas eksperimen yang diberikan perlakuan dengan metode eksperimen berbasis inkuiri terbimbing.Hasil peneitian ini disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil belajar IPA Fisika siswa antara yang diajarkan dengan metode eksperimen berbasis inkuiri terbimbing dan metode eksperimen berbasis verifikasi. Nilai aspek kognitif dari dari pretest Fhitung = 4,25 dan posttest Fhitung = 13,73, nilai aspek afektif dari lembar observasi afektif Fhitung = 4,39, nilai aspek psikomotorik dari lembar observasi psikomotorik Fhitung = 3983,2 dimana Ftabel = 4,00 pada taraf signifikan 5%
Keaktifan Bertanya Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Aktif Tipe Card Sort pada Kelas X Madrasah Aliyah Wathoniyah Islamiyah Karangduwur
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui peningkatkan keaktifan bertanya siswa pada pembelajaran Fisika dengan model pembelajaran aktif tipe Card Sort pada siswa kelas XA Madrasah Aliyah Wathoniyah Islamiyah Karangduwur. Model pembelajaran aktif tipe Card Sort ini diterapkan pada materi Besaran dan Satuan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). PTK ini dilaksanakan selama 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan di Madrasah Aliyah Wathoniyah Islamiyah Karangduwur pada siswa Kelas XA Tahun Pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 35 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi, angket, tes,dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa melalui penggunaan model pembelajaran aktif tipe Card Sort dapat meningkatkan keaktifan bertanya siswa dengan Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah sebesar minimal 60% siswa dapat aktif bertanya. Hal ini ditandai dengan meningkatnya nilai rata-rata persentase keaktifan bertanya siswa pada setiap siklus. Sebelum digunakan model pembelajaran aktif tipe Card Sort persentase keaktifan bertanya siswa 8,86%. Setelah memanfaatkan model pembelajaran aktif tipe Card Sort pada siklus I meningkat menjadi 51,71% dan pada siklus II meningkat menjadi 70,71%. Sehingga model pembelajaran aktif tipe Card Sort dapat digunakan sebagai salah satu alat bantu dalam proses pembelajaran guna meningkatkan keaktifan bertanya siswa. Sebaiknya guru dalam melaksanakan proses pembelajaran Fisika menggunakan model pembelajaran aktif tipe Card Sort didukung dengan strategi motivasi, karena siswa akan lebih termotivasi untuk aktif bertanya
Pengaruh Spatial Visualization dan Hobi Siswa terhadap Pemahaman Konsep Fisika Siswa Kelas XI SMA Negeri se-Kabupaten Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014
Telah dilakukan penelitian guna mengungkap tentang, (1) pengaruh spatial visualization terhadap pemahaman konsep fisika siswa kelas XI SMA Negeri se-Kabupaten Purworejo, (2) pengaruh hobi siswa terhadap pemahaman konsep fisika siswa kelas XI SMA Negeri se-Kabupaten Purworejo, (3) pengaruh hobi siswa terhadap spatial visualization, dan (4) pengaruh spatial visualization dan hobi siswa terhadap pemahaman konsep fisika siswa kelas XI SMA Negeri se-Kabupaten Purworejo. Sampel penelitian didapat dengan menggunakan teknik cluster random sampling dari populasi 980 siswa kelas XI IPA SMA Negeri se-Kabupaten Purworejo sehingga diperoleh sampel penelitian berjumlah 258 siswa. Instrumen penelitian menggunakan tes dan angket yang selanjutnya dianalisis uji validitas dan reliabilitasnya. Uji normalitas, homogenitas, linieritas dan uji independensi dilakukan sebagai uji prasyarat dan selanjutnya data di uji hipotesis dengan menggunakan regresi linier. Hasil analisis menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara spatial visualization terhadap pemahamanan konsep fisika yang ditunjukkan pada R2 (0,075) dengan korelasi (0,274). Terdapat pengaruh antara hobi siswa terhadap pemahaman konsep fisika ditunjukkan pada R 2 sebesar (0,018) dengan (-0,134). Tidak terdapat pengaruh hobi siswa terhadap spatial visualization. Dan terdapat pengaruh antara spatial visualization dan hobi siswa terhadap pemahamanan konsep fisika yang ditunjukkan pada R 2 (0,095)
Efektifitas Pemberian Apersepsi dan Motivasi dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa pada Pokok Bahasan Gaya, SMP NEGERI 13 Purworejo
Telah dilakukan penelitian guna untuk mengetahui efektivitas Pemberian Apersepsi dan Motivasi dalam meningkatkan Pemahaman Konsep siswa dalam pembelajaran. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII dan sampelnya adalah siswa kelas VIIIE dan VIIIG dengan jumlah 30 siswa SMP Negeri 13 Purworejo Tahun Pelajaran 2012/ 2013. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dengan angket motivasi, tes, wawancara. Penelitian ini menggunakan desain Pre-test-Post-test Control Group Design. Berdasarkan hasil dari penelitian diperoleh, untuk kelas eksperimen jumlah prosentase dari Pre-Test 54,16% dan Post-Test sebesar 66,00%, sedangkan untuk kelas kontrol jumlah prosentase Pre-Test 51,67% dan Post-Test sebesar 61,67%.Jumlah prosentase motivasi untuk kelas eksperimen sebesar 31,65% sedangkan untuk kelas kontrol 25,33%. Kenaikan pemahaman konsep dan motivasi siswa kelas eksperimen lebih tinggi membuktikan bahwa belajar Fisika dengan pemberian apersepsi dan motivasi lebih baik dari pada siswa yang tidak diberikan apersepsi dan motivasi
Pengembangan Model Pembelajaran Talking Stick untuk Meningkatkan Minat Belajar Fisika pada Siswa Kelas X SMA Negeri 4 Purworejo Tahun Pelajaran 2012/2013
Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya minat belajar fisika pada siswa kelas X SMA Negeri 4 Purworejo. Model pembelajaran yang digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran di kelas yang kurang menyenangkan merupakan salah satu penyebab minat belajar fisika pada siswa menjadi rendah. Penjelasan materi yang hanya didapatkan dari guru saja dan sedikit sekali dari teman juga turut menjadi penyebab minat belajar fisika pada siswa menjadi rendah. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar fisika siswa dengan menggunakan penerapan pengembangan model pembelajaran talking stick. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-5 SMA Negeri 4 Purworejo yang berjumlah 31 siswa yang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 22 siswa perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, metode tes siklus, dan metode angket.Pengolahan data dilakukan dengan teknik persentase. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan penerapan pengembangan model pembelajaran talking stick pada pembelajaran fisika dapat meningkatkan minat belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri 4 Purworejo. Minat belajar fisika siswa pada tahap pra siklus adalah 52,26%, meningkat menjadi 66,13% setelah diberi tindakan pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 93,87% setelah diberi tindakan pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian pembelajaran menggunakan penerapan pengembangan model pembelajaran talking stick dapat digunakan sebagai model pembelajaran yang dapat meningkatkan minat belajar fisika siswa pada mata pelajaran fisika
Peningkatan Motivasi Belajar Fisika melalui Penggunaan Peta Konsep Mandiri pada Siswa Kelas X-1 SMA Negeri 6 Purworejo Tahun Pelajaran 2012/2013
Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa. Hal ini ditunjukkan dari sedikit yang menyukai pelajaran fisika, sedangkan hasil nilai masih kurang baik. Penelitian ini menerapkan metode peta konsep mandiri untuk meningkatkan motivasi belajar Fisika siswa. Subjek penelitian ini siswa kelas X-1 SMA Negeri 6 Purworejo, yang berjumlah 31 siswa terdiri atas 9 siswa laki-laki dan 21 siswa perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa melalui penggunaan peta konsep mandiri dapat meningkatkan motivasi belajar fisika pada siswa. Hasil angket motivasi belajar fisika dari pra siklus yang mempunyai persentase 51,6% meningkat pada siklus I menjadi 70,8 dan meningkat menjadi 86,2 pada siklus II. Hasil tes pada pra siklus nilai rata-ratanya yaitu 56. Pada siklus I nilai rata-rata hasil tes siswa mengalami peningkatan yaitu mencapai nilai 73 dan siklus II nilai rata-rata hasil tes siswa meningkat yaitu dengan rata-rata 85. Sehingga penggunaan peta konsep mandiri dapat digunakan sebagai salah satu metode dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar siswa
Perbedaan Hasil Belajar Antara Metode Konvensional, Peta Konsep dan Peta Pikiran Bagi Siswa Pada Mata Pelajaran Fisika Kelas X SMA Muhammadiyah Purworejo Tahun Pelajaran 2012/2013
Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui perbedaan hasil belajar fisika dengan metode konvensional, peta konsep, dan peta pikiran, guna membantu siswa menentukan cara agar mudah dalam belajar fisika. Sampel penelitian didapat dengan menggunakan pertimbangan peneliti terhadap kemampuan kelas dari populasi 135 siswa kelas X SMA Muhammadiyah Purworejo sehingga diperoleh sampel penelitian berjumlah 98 siswa. Instrumen penelitian menggunakan tes hasil pre-test dan posttest siswa selanjutnya data dianalisis uji validitas dan reliabilitasnya. Uji normalitas, homogenitas, dilakukan sebelum data di uji hipotesis dengan menggunakan One-Way ANOVA. Analisis hasil penelitian, One Way ANOVA yang diperoleh posttest nilai Fhitung =14.319. Pada syarat ANOVA agar hipotesis diterima atau ditolak jika Ftabel > Fhitung maka Ho diterima. Apabila Ftabel < Fhitung maka Ho ditolak. Pada analisis harga Ftabel < Fhitung 3,09 < 14,319 maka Ho tolak. Disimpulkan terdapat perbedaan hasil belajar siswa SMA Muhammadiyah Purworejo kelas X pada mata pelajaran Fisika dengan menggunakan metode konvensional, peta konsep, dan peta pikiran. Peta konsep dan peta pikiran berbeda secara signifikan. Besar signifikan peta konsep 0,002 sedangkan besar signifikan peta pikiran 0,000 untuk probabilitas 0,05