Universitas Muhammadiyah Purworejo: OJS
Not a member yet
    498 research outputs found

    Pengembangan Desain Pembelajaran Berbasis Domain Sikap Sains Untuk Mengoptimalkan Kemampuan Aplikasi dan Karakter Peserta Didik Dalam Pembelajaran Fisika Kelas X SMA N 1 Kutowinangun Tahun Pelajaran 2013/2014

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian research and development desain pembelajaran berbasis domain sikap sains untuk mengoptimalkan kemampuan aplikasi dan karakter peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan desain pembelajaran berupa silabus dan RPP berbasis domain sikap sains untuk mengoptimalkan kemampuan aplikasi dan karakter peserta didik dalam pembelajaran fisika Kelas X SMA Negeri 1 Kutowinangun tahun pelajaran 2013/2014. Subjek penelitian ini yaitu peserta didik Kelas X berjumlah 20 peserta didik. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei tahun 2014 dengan 3 kali pertemuan. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, angket dan post-test. Setelah data diperoleh kemudian dianalisis, dengan perolehan skor silabus berdasarkan rerata ketiga validator sebesar 55,5 dengan kategori “Sangat Baik”, serta RPP memperoleh rerata skor sebesar 134,9 dengan kategori “Baik”. Berdasarkan keterlaksanaan pembelajaran memperoleh rerata sebesar 3,92 dengan kategori “Baik” dan Percentase Agreement diperoleh sebesar 96,67%. Sedangkan berdasarkan respon peserta didik diperoleh rerata 3,82 dengan kategori “Baik”. Tingkat ketercapaian untuk mengoptimalkan kemampuan aplikasi sebesar 72% dengan rerata 3,6 dan ketercapaian karakter peserta didik 74% dengan rerata 3,7. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa desain pembelajaran berbasis domain sikap sains layak digunakan untuk mengoptimalkan kemampuan aplikasi dan karakter dalam pembelajaran fisika

    Pengembangan Instrumen Penilaian Psikomotorik pada Pelaksanaan Praktikum Fisika Siswa Kelas X SMA Negeri 5 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian pengembangan guna menghasilkan, mengetahui kelayakan instrumen penilaian hasil pengembangan dan mengetahui respon peserta didik. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 1 SMA Negeri 5 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 24 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan, dengan desain pengembangan 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Tahapan dalam penelitian ini terdiri dari: (1) tahap pendefinisian; (2) tahap perancangan; (3) tahap pengembangan; (4) dan tahap pendiseminasian. Validasi produk pengembangan mencakup (1) uji ahli materi, (2) uji guru Fisika. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, angket. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rerata skor dari ahli materi sebesar 3,31 dan guru Fisika sebesar 3,47 dengan interpretasi “baik” sehingga instrumen penilaian ini layak sebagai instrumen pembelajaran dengan sedikit revisi. Rerata keterlaksanaan pembelajaran dari dua observer 3,33 dengan interpretasi “baik”. Ketercapaian hasil belajar diperoleh rerata sebesar 76% dan 68% dengan rerata 3,03 dan 2,72. Respon peserta didik terhadap produk yang dikembangkan mendapat skor rata-rata 2,97 dengan interpretasi “baik”. Dengan demikian instrumen penilaian psikomotorik layak dan efektif digunakan sebagai instrumen pembelajaran Fisika

    Pengembangan Laboratory Work dengan Science Process Skills Approach untuk Mengoptimlakan Hard Skills pada Siswa Kelas X SMA Negeri 3 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengetahui ketercapaian dan kelayakan pengembangan laboratory work dengan science process skills approach untuk mengoptimalkan hard skills siswa kelas X SMA Negeri 3 Purworejo tahun pelajaran 2013/2014. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIA 4 SMA Negeri 3 Purworejo yang berjumlah 21 orang. Penelitian pengembangan ini menggunakan model R&D. Pengambilan data dilakukan dengan metode observasi dan angket. Produk pengembangan dalam penelitian ini berupa panduan laboratory work dengan science process skills approach. Berdasarkan hasil validasi yang dilakukan oleh tiga validator dan kisi-kisi yang telah ditetapkan diketahui bahwa panduan laboratory work layak digunakan dengan rerata skor 81,17 dalam kategori baik. Kelayakan ini juga dapat ditunjukan berdasarkan hasil keterlaksanaan pembelajaran dan respon siswa dengan rerata skor masing-masing 4,09 dan 44,33 dalam kategori baik. Penggunaan panduan laboratory work menunjukan bahwa hard skills siswa mampu mencapai optimal dengan rerata 24,03 dan termasuk kategori baik. Dengan demikian laboratory work dengan secience process skills approach untuk mengoptimalkan hard skills siswa hasil pengembangan layak untuk digunakan dalam pembelajaran fisika pada materi optik

    Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Online Prezi dalam Pokok Bahasan Alat Optik pada Siswa Kelas X IPA SMA Negeri 3 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian pengembangan guna menghasilkan, mengetahui kelayakan media hasil pengembangan dan mengetahui respon peserta didik. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 1 SMA Negeri 3 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 20 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan, dengan desain pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Tahapan dalam penelitian ini terdiri dari: (1) tahap analisis; (2) tahap perencanaan; (3) tahap pengembangan dan produksi; (4) tahap uji coba implementasi; (5) tahap evaluasi. Validasi produk pengembangan mencakup (1) uji ahli media, (2) uji ahli materi, (3) uji guru Fisika dan (4) uji coba terbatas. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, angket, tes dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rerata skor dari ahli media sebesar 2,91, oleh ahli materi sebesar 3,30 dan guru Fisika sebesar 3,15 dengan interpretasi “baik” sehingga media ini layak sebagai media pembelajaran dengan sedikit revisi. Rerata keterlaksanaan pembelajaran dari dua observer 93,30% dengan interpretasi “sangat baik”. Ketercapaian hasil belajar diperoleh rerata sebesar 90,75 untuk pos test sehingga secara klasikal sudah mencapai KKM (75). Respon peserta didik terhadap produk yang dikembangkan mendapat skor rata-rata 3,44 dengan interpretasi “baik”. Dengan demikian media pembelajaran Fisika online Prezi layak dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran Fisika

    Pengembangan Handout Fisika Berbasis Guided Note Taking Guna Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas X Di SMA Negeri 3 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian pengembangan (R&D) guna meningkatkan motivasi belajar Fisika dengan mengembangkan handout berbasis guided note taking. Penelitian ini dilaksanakan di kelas X IPA 3 SMA Negeri 3 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014. Teknik pengumpulan data penelitian dengan menggunakan metode observasi, angket dan tes. Instrumen yang digunakan untuk melihat kualitas handout yaitu lembar angket yang mencakup beberapa aspek yaitu validasi, keterlaksanaan, kompetensi, motivisi belajar, observasi motivasi dan respon peserta didik. Kualitas handout dinilai oleh 2 dosen ahli dari Universitas Muhammadiyah Purworejo, 1 guru Fisika dari SMA Negeri 3 Purworejo. Analisis data dengan Percentages Correction dan Precentage Agreement. Penelitian yang dikembangkan melalui tujuh langkah pengembangan, dengan rerata kelayakan handout sebesar 3,18 termasuk kategori “baik”. Keterlaksanaan pembelajaran Fisika menggunakan handout sebesar 97,33% dengan kategori “sangat baik”. Ketuntasan hasil belajar dengan rerata nilai post-test sebesar 84, motivasi belajar peserta didik dengan rerata sebesar 3,55 dengan kategori “baik sekali”. Peningkatan motivasi belajar 3,40 untuk pertemuan pertama, skor rerata 3,46 untuk pertemuan kedua dan skor rerata 3,50 untuk pertemuan ketiga. Respon peserta didik terhadap handout dengan rerata sebesar 3,50. Hasil tersebut menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan berupa handout berbasis guided note taking dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas X dan dapat digunakan sebagai alternatif pada tingkat bahan ajar pada tingkat SMA

    Pengembangan Laboratory Work denganInductive Approach untuk Mengoptimalkan Scientific Attitudes Siswa SMA Negeri 5 Purworejo Kelas X Tahun Pelajaran 2013/2014

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian pengembangan dengan model 4-D untuk menghasilkan produk perangkat pembelajaran laboratory work dengan inductive approach untuk mengoptimalkan scientific attitudes siswa. Pengembangan laboratory work dalam penelitian ini meliputi 4 tahap, yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap desiminasi (dessiminate). Subjek penelitian ini adalahsiswa kelas X MIA 2 di SMA Negeri 5 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014.Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket, observasi, wawancara, dan tes. Data yang diperoleh berupa data kualitatif dan kuantitatif, sedangkan analisis data dengan Precentage Agreement (PA).Berdasarkan hasil penelitian pengembangan yang dilakukan, maka telah diperoleh perangkat pembelajaran laboratory work yang terdiri dari RPP dan laboratory worksheet. Skor aktual hasil validasi oleh kedua validator pada RPP sebesar 125,00 dengan kategori baik. Skor aktual hasil validasi oleh kedua validator pada laboratory worksheet sebesar 85,00 dengan kategori sangat baik, sehingga perangkat pembelajaran laboratory work dapat digunakan dengan sedikit revisi. Kelayakan penggunaan perangkat pembelajaran laboratory work ditinjau dari segi keterlaksanaan diperoleh skor rerata 4,06 dengan kategori sangat baik, respon siswa diperoleh skor aktual 62,42 dengan kategori baik, dan ketercapaian hasil belajar diperoleh rerata sebesar 80,95 untuk post-test sehingga sudah mencapai KKM (≥75). Dengan demikian, produk pengembangan laboratory work dengan inductive approachlayak digunakan sebagai perangkatpembelajaran dan dapat mengoptimalkan scientific attitudes siswa dengan skor aktual sebesar73,69 dengan kategori baik

    Implementasi Model Conceptual Understanding Procedures (Cups) dalam Pembelajaran Fisika untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif C2 Siswa Kelas X SMK YPT Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif C2 pada pembelajaran fisika siswa dengan implementasi model conceptual understanding procedures (cups). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, metode tes siklus, dan metode angket. Pengolahan data dilakukan dengan teknik persentase. Hasil dari penelitian ini dapat menunjukan bahwa dengan implementasi model conceptual understanding procedures (cups) pada pembelajaran fisika dapat meningkatkan kemampuan kognitif C2 siswa SMK YPT Purworejo kelas X. Pemahaman konsep fisika siswa pada tahap pra siklus adalah 30,61%, meningkat menjadi 46,97% setelah diberi tindakan pada siklus I, dan meningkat menjadi 61,82% setelah diberi tindakan pada siklus II. Saran yang dapat diberikan berdasarkan hasil penelitian ini adalah pembelajaran dengan implementasi model conceptual understanding procedures (cups) dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran yang dapat membantu meningkatkan kemampuan kognitif C2 siswa dalam pembelajaran fisika

    Pengembangan Desain Pembelajaran Berbasis Domain Proses Sains Untuk Mengoptimalkan Keterampilan Proses Sains dan Karakter Siswa SMA N 1 Binangun Kelas X Tahun Pelajaran 2013/2014

    Get PDF
    Telah dilakukan dilakukan penelitian Research and Development (R&D) desain pembelajaran berbasis domain proses untuk mengoptimalkan keterampilan proses sains dan karakter. Sebagai subjek dari penelitian ini adalah peserta didik kelas X IPA I SMA Negeri 1 Binangun tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 20 peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, angket, dan tes. Berdasarkan hasil penelitian pengembangan yang dilakukan, telah diperoleh desain pembelajaran yang terdiri dari silabus dan RPP. Rerata skor silabus dari ketiga validator sebesar 56,67 dengan kriteria baik. Sedangkan rerata skor RPP dari ketiga validator sebesar 132 dengan kriteria baik, sehingga desain pembelajaran ini layak sebagai perangkat pembelajaran dengan sedikit revisi. Kelayakan desain pembelajaran terdiri dari keterlaksanaan pembelajaran dan respon peserta didik. Rerata keterlaksanaan pembelajaran dari dua observer 98,6% dengan kriteria sangat baik. Respon peserta didik terhadap desain pembelajaran yang dikembangkan mendapatkan skor rerata 62,8 dengan kriteria baik. Pengoptimalan keterampilan proses sains mendapatkan skor rerata 22,21 dengan kriteria sangat baik, sedangkan pengoptimalan karakter mendapatkan skor rata-rata 21,04 dengan kriteria sangat baik. Ketercapaian hasil belajar diperoleh rerata 82,5 untuk post-test sehingga sudah mencapai KKM (75). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa desain pembelajaran berbasis domain proses sains yang digunakan untuk mengoptimalkan keterampilan proses sains dan karakter ini layak digunakan sebagai perangkat pembelajaran pada tingkat SMA

    Pengembangan Desain Pembelajaran Berbasis Domain Aplikasi Sains untuk Mengoptimalkan Kemampuan Domain Aplikasi Sains dan Karakter Siswa SMA Negeri 1 Petanahan Tahun Pelajaran 2013/2014

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan produk desain pembelajaran berbasis domain aplikasi sains guna mengoptimalkan kemampuan domain aplikasi sains dan karakter siswa kelas X mengenai pokok bahasan alat-alat optik. Pengembangan desain pembelajaran ini menggunakan model R&D (Research and Development), dengan tahapan menentukan potensi dan masalah, mengumpulkan data dan informasi, mendesain produk, memvalidasi produk, merevisi produk, menguji coba terbatas produk, dan merevisi produk setelah uji coba terbatas. Sebagai subyek penelitian adalah siswa kelas X SOS 2 SMA Negeri 1 Petanahan tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 20 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, angket, dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dengan rata-rata dan jumlah total. Berdasarkan hasil validasi, pengembangan desain pembelajaran berbasis domain aplikasi sains layak digunakan untuk mengoptimalkan kemampuan domain aplikasi sains dan karakter siswa kelas X SMA Negeri 1 Petanahan dengan skor rerata total silabus 55 dengan kategori “sangat baik” dan rerata total untuk RPP 137 dengan kategori “baik”. Ditinjau dari keterlaksanaan pembelajaran diperoleh skor rerata sebesar 3.99 dikategori “sangat baik”. Hal ini juga diikuti oleh respon siswa dengan skor 93,45 dengan kategori “baik”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain pembelajaran yang telah dikembangkan mampu digunakan untuk mengoptimalkan kemampuan domain aplikasi sains dan karakter siswa dengan skor kemampuan domain aplikasi sains 49.23 dengan kategori “baik” dan ketercapaian karakter siswa sebesar 35.8 dengan kategori “baik”. Dengan demikian desain pembelajaran dapat digunakan untuk mengoptimalkan kemampuan domain aplikasi sains dan karakter siswa

    Implementasi Performance Assessment untuk Pengoptimalan Kinerja Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Buluspesantren Tahun Pelajaran 2013/2014

    Get PDF
    Telah dilakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) guna mengetahui implementasi performance assessment untuk pengoptimalan kinerja siswa kelas X SMA Negeri 1 Buluspesantren Kebumen tahun pelajaran 2013/2014.Subjek penelitian adalah siswa kelas X.4 SMA Negeri 1 Buluspesantren Kebumen Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 30 siswa, yang terdiri dari 8 laki-laki dan 22 perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode: tes, observasi dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan implementasi performance assessment dapat mengoptimalkan kinerja siswa. Hal ini ditandai dengan meningkatnya nilai rata-rata persentase kinerja siswa pada setiap siklus. Sebelum mengimplementasikan performance assessment persentase kinerja siswa 30,78 %. Meningkat menjadi 68,78 % pada siklus I dan meningkat menjadi 81,78 % pada siklus II. Nilai rata-rata hasil belajar pra siklus 55 dengan persentase tingkat ketuntasan 30 %, meningkat menjadi 65,17 dengan tingkat persentase ketuntasan kelas 53,33 % pada siklus I dan meningkat menjadi 74,67 dengan persentase tingkat ketuntasan kelas menjadi 96,67 % pada siklus II

    485

    full texts

    498

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Muhammadiyah Purworejo: OJS
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇