Universitas Muhammadiyah Purworejo: OJS
Not a member yet
498 research outputs found
Sort by
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Structured Dyadic Methods (SDM) Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis dan Sikap Siswa Pokok Bahasan Suhu dan Kalor Pada Siswa Kelas X SMA N 1 Karanganyar Tahun Pelajaran 2015/2016
Telah dilakukan penelitian eksperimen semu guna mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Structured Dyadic Methods (SDM) terhadap kemampuan komunikasi matematis dan sikap siswa pokok bahasan suhu dan kalor pada siswa kelas X SMA N 1 Karanganyar. Populasi penelitian adalah siswa kelas X MIA SMA N 1 Karanganyar yang berjumlah 4 kelas dengan jumlah siswa sebanyak 128. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 2 kelas dengan jumlah 64 siswa. Pengambilan sample dilakukan dengan mempertimbangkan bahwa 2 kelas tersebut memiliki kemampuan rata-rata. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, angket dengan skala Likert dan tes komunikasi matematis. Uji analisis data dilakukan menggunakan uji komparasi dengan statistik uji t sehingga diperoleh hasil (1) Kemampuan komunikasi matematis pada siswa yang diberikan perlakuan lebih baik dengan hasil uji t sebesar 5,830 dengan daerah kritiknya ={???? ????<− 1.999 ???????????????? ????>1.999}pada taraf signifikansi 0,05. Adanya perbedaan yang menunjukkan bahwa kelas eksperimen lebih baik maka dapat dikatakan bahwa model SDM berpengaruh terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. (2) Sikap siswa pada siswa yang diberikan perlakuan lebih baik dengan hasil uji t sebesar 2,116dengan daerah kritiknya ={???? ????<− 1.999 ???????????????? ????>1.999}pada taraf signifikansi 0,05. Adanya perbedaan yang menunjukkan bahwa kelas eksperimen lebih baik maka dapat dikatakan bahwa model SDM berpengaruh terhadap sikap siswa
Efektivitas Penerapan Lembar Kerja Praktikum Fisika Berbasis Literasi Sains untuk Meningkatkan Keterampilan Memecahkan Masalah dan Sikap Ilmiah Siswa SMA Kelas X MIPA
Telah dilakukan penelitian guna mengetahui efektivitas penerapan lembar kerja praktikum fisika berbasis literasi sains dalam meningkatkan keterampilan memecahkan masalah dan sikap ilmiah siswa SMA Kelas X MIPA. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dan menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, dan Product). Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 3 Purworejo. Sampel diambil menggunakan teknik purpose sampling sehingga diperoleh kelas X MIPA 3 dengan jumlah siswa 32 sebagai kelas eskperimen dan kelas X MIPA 1 dengan jumlah siswa 31 sebagai kelas kontrol. Data diperoleh menggunakan observasi, wawancara, angket, dokumentasi dan tes. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data kedua kelas dalam keadaan homogen karena Fhitung<Ftabel dengan Fhitung 1,098; Ftabel 1,835; SD 2,139 dan varian 4,577 (kelas eksperimen); serta SD 2,242 dan varian 5,026 (kelas kontrol). Rerata persentase skor total praktikum pada kelas eksperimen sebesar 90,00% sedangkan kelas kontrol sebesar 79,00%. Persentase keterampilan memecahkan masalah kelas eksperimen sebesar 20,51% dengan gain 0,205 kategori rendah sedangkan kelas kontrol sebesar 11,70% dengan gain 0,117 kategori rendah. Persentase sikap ilmiah awal dan akhir pada siswa kelas eksperimen sebesar 80,80% dan 81,58% dengan gain 0,041 kategori rendah sedangkan pada siswa kelas kontrol sebesar 85,05% dan 81,79% dengan gain 0,218 kategori rendah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka penerapan lembar kerja praktikum fisika berbasis literasi sains efektif dalam meningkatkan keterampilan memecahkan masalah dan sikap ilmiah siswa SMA Kelas X MIPA
Pengembangan Modul Berbasis Discovery Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Dasar Pada Peserta Didik
Telah dilakukan penelitian pengembangan modul berbasis discovery learningyang layak dan dapat meningkatkan keterampilan proses dasar pada peserta didik. Model pengembangan mengacu pada ADDIE yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation, Penelitian ini dilakukan di Universitas Muhammadiyah Purworejo dan dilaksanakan di SMA Negeri 11 Purworejo dengan subyek penelitian yaitu peserta didik kelas X1 dan X4 tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 5 peserta didik pada tahap uji coba terbatas dan 31 peserta didik pada tahap uji coba luas. Hasil analisis data yaitumodul berbasis discovery learning yang telah dikembangkan termasuk dalam kategori sangat baik dan layak digunakan dalam pembelajaran. Hasil validasi modul berbasis discovery learning yang dikembangkan diperoleh dari empat validator yaitu dua dosen ahli dan dua guru fisika diperoleh rerata 4,31. Uji reliabilitas diperoleh percentage agreement 96,5%. Respon peserta didik terhadap modul berbasis discovery learning dalam uji coba terbatas adalah baik. Berdasarkan analisis data keseluruhan aspek didapatkan skor aktual 284, sehingga diperoleh rerata 3,79; peningkatan keterampilan proses dasar peserta didik termasuk kategori peningkatan sedang. Persentase keterampilan proses dasar sebesar 73,94%, sehingga diperoleh gain 0,56; respon peserta didik terhadap modul berbasis discovery learning yang telah dikembangkan yaitu sangat baik, dengan rerata 4,24. Dengan demikian, modul berbasis discovery learning yang dikembangkan dalam penelitian ini dikategorikan sangat baik dan layak digunakan dalam pembelajaran serta dapat meningkatkan keterampilan proses dasar pada peserta didik
Pengembangan Media Pembelajaran IPA Menggunakan Adobe Flash Model Tutorial Untuk SMP/MTS KELAS VIII
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengembangkan media pembelajaran IPA menggunakan Adobe Flash model tutorial untuk SMP/MTs kelas VIII. (2) Mengetahui kualitas media pembelajaran IPA model tutorial yang telah dikembangkan. (3) Mengetahui respon peserta didik dan keterlaksanaan media pembelajaran IPA model tutorial yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian Pengembangan menggunakan model prosedural. Prosedur penelitian pengembangan ini mengacu pada prosedur pengembangan model 4-D yang melibatkan 4 langkah utama yaitu (1) Define (2) Design (3) Develop (4) Disseminate. Instrumen penelitian berupa lembar validasi, lembar penilaian, lembar respon siswa dan lembar keterlaksanaan. Hasil dari penelitian ini adalah media pembelajaran IPA menggunakan Adobe Flash model tutorial untuk SMP/MTs Kelas VIII. Kualitas produk berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media dan pendidik memiliki kategori Sangat Baik (SB) dengan skor rerata berturut-turut 3,60; 3,37; dan 3,94. Respon peserta didik terhadap produk pada uji coba terbatas dan uji coba luas memiliki kategori Setuju (S) dengan skor rerata berturut-turut 3,22 dan 3,10
Pengembangan Modul Pembelajaran Fisika Berbasis Joyfull Learning Guna Menigkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI TP D SMK TKM Purworejo Tahun Pelajaran 2015/2016
Telah dilakukan penelitian untuk mengembangkan modul fisika berbasis joyfull learning yang layak dan dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. Model pengembangan mengacu pada 4-D yaitu Define, Design, Develop, dan Desseminate dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas XI TP-B dan XI TP-D SMK TKM Purworejo tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 4 siswa pada tahap uji coba terbatas dan 32 siswa pada tahap penyebaran. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dan tes. Hasil analisis data modul fisika berbasis joyfull learning yang telah divalidasi oleh dua dosen ahli dan guru fisika diperoleh rerata 4,5 dengan kategori sangat baik dan percentage agreement 91%. Kelayakan modul fisika berbasis joyfull learning yang dikembangkan terdiri dari keterlaksanaan pembelajaran diperoleh skor rerata 4,28 dengan percentage agreement sebesar 99,59% dan respon siswa terhadap modul fisika yang dikembangkan diperoleh rerata 4,54 dengan kategori sangat baik. Rerata persentase keaktifan siswa sebesar 83%, sehingga diperoleh gain 0,589 dan termasuk kategori peningkatan sedang. Sedangkan rerata hasil belajar siswa pada tahap simulasi dan uji coba terbatas diperoleh nilai prettest reratanya 64,5 dan nilai posttest rerata 82 dimana semua siswa dinyatakan tuntas karena nilai yang diperoleh ≥75, sehingga diperoleh gain 0,492 dan termasuk kategori peningkatan sedang. Selanjutnya pada tahap penyebaran hasil belajar siswa diperoleh nilai prettest rerata 64,87 dan nilai posttest rerata 84,31 dimana semua siswa dinyatakan tuntas karena nilai yang diperoleh ≥75, sehingga diperoleh gain 0,553 dan termasuk dalam kategori peningkatan sedang. Dengan demikian, modul fisika berbasis joyfull learning dikategorikan sangat baik dan layak digunakan dalam pembelajaran serta dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa
Pengembangan Modul Fisika SMA Berbasis Multi Representasi Guna Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI IIS 2 SMA Negeri 1 Prembun Tahun Ajaran 2015/2016
Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan modul Fisika SMA berbasis multi representasi guna meningkatkan pemahaman konsep dan hasil belajar peserta didik pada pokok bahasan momentum dan impuls. Metode pengembangan menggunakan model pengembangan Thiagarajan dan Semmel & Semmel, 4-D. Subyek penelitian uji coba terbatas adalah peserta didik kelas XII IIS 2 SMA Negeri 1 Prembun sebanyak 25 peserta didik. Produk yang dibuat adalah modul Fisika SMA berbasis multi representasi yang melalui tahap validasi oleh ahli dan uji coba terbatas. Hasil validasi diperoleh rerata skor dari ahli materi sebesar 3,15, oleh ahli media sebesar 3,20 dan guru Fisika sebesar 3,53 dengan interpretasi “baik” sehingga media ini layak sebagai media pembelajaran dengan sedikit revisi. Hasil validasi tes belajar siswa didapatkan rerata skor 3,33. Ketercapaian hasil belajar diperoleh rerata sebesar 68,00 untuk post test dari hasil rerata pretest sebesar 29,00 dan rerata skor tes perbaikan sebesar 82,64. Dengan demikian, modul Fisika SMA berbasis multi representasi layak digunakan sebagai bahan ajar pembelajaran Fisika dan mampu meningkatkan pemahaman konsep dan hasil belajar peserta didik
Pengaruh Pembelajaran Fisika Berbasis Multi Representasi Terhadap Keterampilan Generik Sains Pada Kelas XI IPA SMA Negeri 4 Purworejo Tahun Pelajaran 2015/2016
Telah dilakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran fisika berbasis multi representasi terhadap keterampilan generik sains siswa pada kelas XI IPA SMA Negeri 4 Purworejo.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang diarahkan untuk memperoleh informasi mengenai pengaruh pembelajaran fisika berbasis multi representasi terhadap keterampilan generik sains siswa. Subjek penelitian ini adalah seluruh kelas XI IPA 2 SMA Negeri 4 Purworejo yang berjumlah 26 siswa. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes keterampilan generik sain. Analisis data dengan menggunakan independent sampel T tes dengan bantuan SPSS 16.0.Analisis deskriptif menunjukkan bahwa nilai signifikansi keterampilan generik sains 0, 297, nilai ini lebih besar dari 0,05 artinya H0 diterima dan Ha ditolak. Hal ini menunjukkan pembelajaran fisika berbasis multi representasi tidak berpengaruh terhadap keterampilan generik sains sisw
Efektivitas Kerja Laboratorium Dengan Pendekatan Induktif Untuk Meningkatkan Sikap Ilmiah dan Keterampilan Proses Siswa Kelas X SMA Negeri 5 Purworejo Tahun Pelajaran 2014/2015
Telah dilakukan penelitian eksperimen semu guna mengetahui efektivitas kerja laboratorium dengan pendekatan induktif untuk meningkatkan sikap ilmiah dan keterampilan proses siswa kelas X SMA Negeri 5 Purworejo Tahun Pelajaran 2014/2015. Populasi penelitian ini semua siswa kelas X MIPA SMA Negeri 5 berjumlah 3 kelas. Sampel penelitian ini berjumlah 2 kelas dengan masing-masing kelas 32 siswa. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dan pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, metode observasi, metode angket, dan metode dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji-t dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil penelitian rata-rata sikap ilmiah pada kelas eksperimen 83,83% dengan gain0,524 dengan kategori sangat tinggi dan rata-rata keterampilan proses 81,52% dengan gain 0,499 dengan kategori sanagat tinggi. Penilaian kondisi laboratorium fisika diperoleh rata-rata 79,2% dengan kategori memenuhi standar. Rerata total keterlaksanaan pembelajaran pada dua pertemuan yaitu 3,63 dinyatakan baik dengan Percentage Agreement (PA) 97,11% dinyatakan sangat reliabel. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji-t pada hasil sikap ilmiah dan keterampilan proses dengan α = 0.05. Berdasarkan uji-t diperoleh tobservasi = 32,35 > 1,999 artinya H0 ditolak sehingga sikap ilmiah dengan pendekatan induktif meningkat, sedangkan pada keterampilan proses diperoleh tobservasi = 27,48 > 1,999 artinya H0 ditolak sehingga keterampilan proses dengan pendekatan induktif meningkat. Berdasarkan hasil tersebut maka kerja laboratorium dengan pendekatan induktif efektif untuk meningkatkan sikap ilmiah dan keterampilan proses siswa
Implementasi Student Worksheet IPA Berbasis Kompendium Alqur’an Untuk Meningkatkan Karakter Sains Peserta Didik MTs
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui hasil implementasi student workshet IPA berbasis kompendium alquran untuk peningkatan karakter sains peserta didik MTs (2) Mengetahui respon peserta didik terhadap student worksheet IPA berbasis kompendium Al-Quran (3) Mengetahui peningkatan karaktes sains peserta didik MTs. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model prosedural. Prosedur yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan langkah-langkah yang diadaptasi dari Borg and Gall. Langkah-langkah yang ditempuh dalam prosedur pengembangan ini antara lain (1) Research and Information Collecting (2) Planing (3) Develop Preliminary from of Product (4) Preliminary Field Testing (5) Main Product Revision (Revisi Hasil Uji Coba) (6) Main Field Testing (7) Operational Product Revision (8) Operational field testing (9) Operationa product revision (10) Dissemination and implementation. Instrumen penelitian berupa lembar penilaian lembar angket respon peserta didik, lembar soal pretest, lembar soal post test, dan lembar observasi karakter sains. Hasil dari penelitian ini adalah dengan menggunakan prosedur pengembangan Borg and Gall telah diimplementasikan student workshet IPA berbasis kompendium alquran terhadap peserta didik. Implementasi pembelajaran IPA menggunakan student workshet berbasis Kompendium Al-qur’an dilakukan dengan membagi peserta didik menjadi kelompok. Masing-masing kelompok diberikan waktu untuk melakukan percobaan dan diskusi sesuai dengan arahan yang ada di student workshet. Hasil respon peserta didik yang setuju menggunakan student workshet dalam pembelajaran IPA dengan tema Suhu dan Kalor dalam Kehidupan sebesar 93,07%. Sedangkan untuk peningkatan karakter sains peserta didik adalah sebesar 0,91
Pengembangan Lembar Kerja Praktikum Fisika Berbasis Penemuan Terbimbing Bermuatan Karakter Untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Binangun Tahun Pelajaran 2015/2016
Telah dilakukan penelitian pengembangan LKP fisika berbasis penemuan terbimbing bermuatan karakter untuk meningkatkan kreativitas siswa.Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation). Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Binangun dengan subjek penelitian pada tahap uji coba terbatas berjumlah 5 siswa dan pada tahap penerapan berjumlah 28 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, lembar keterlaksanaan pembelajaran, angket respon siswa, dan lembar observasi kreativitas. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh: (1) validasi lembar kerja praktikum fisika berbasis penemuan terbimbing bermuatan karakterdari ahli materi diperoleh rata-rata skor 64 dengan kategori layak, ahli media diperoleh rata-rata skor 21 dengan kategori layak, guru fisika diperoleh rata-rata skor 85,5 dengan kategori layak. Uji reliabilitas data ahli materi, ahli media dan guru fisika sebesar 92,75%, 84,92% dan 92,07%. (2) Respon siswa terhadap penggunaan lembar kerja praktikum fisika berbasis penemuan terbimbing bermuatan karakter diperoleh rerata 33,5 atau 83,86% dengan kategori baik, (3) persentase kreativitas siswa dari 44,97% menjadi 66,1% dengan normalized gain 0,39 dengan kategori sedang. Dengan demikian, lembar kerja praktikum fisika berbasis penemuan terbimbing bermuatan karakter yang dikembangkan dalam penelitian ini dikategorikan baik dan layak digunakan dalam pembelajaran serta dapat meningkatkan kreativitas siswa