Universitas Muhammadiyah Purworejo: OJS
Not a member yet
    498 research outputs found

    Pengaruh Simulasi Physics Education Of Technology (PhET) Terhadap Keaktifan Siswa dan Hasil Belajar Siswa Kelas X SMA Muhammadiyah Kutoarjo Tahun Pelajaran 2015/2016

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian eksperimen semu untuk mengetahui pengaruh keaktifan dan hasil belajar siswa menggunakan simulasi Physics Education of Technology (PhET) pada kelas X SMA Muhammadiyah Kutoarjo. Sampel dalam penelitian sejumlah 20 siswa untuk kelas kontrol dan kelas eksperimen sejumlah 20 siswa dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling purposive. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar, dan angket. Analisis data angket menggunakan teknik deskriptif persentase dan data hasil belajar menggunakan uji Non Parametrik Wilcoxon. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji Non Parametrik Wilcoxon pada hasil belajar siswa. Dengan α = 0.05 menunjukkan nilai signifikansi hasil belajar 0,001, nilai signifikansi 0,001 < 0,05 artinya H0 diterima dan H1 ditolak.Analisis data angket memperoleh perbedaan dengan persentase kelas eksperimen diperoleh persentase sebesar 63,50% dan kelas kontrol diperoleh sebesar 61,95%. Hal ini menunjukkan simulasi Physics Education of Technology (PhET) berpengaruh terhadap keaktifan dan hasil belajar Siswa

    Pengembangan Instrumen Untuk Mengukur Kemampuan Komunikasi Sains Siswa SMA

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian pengembangan instrumen kemampuan komunikasi sains siswa SMA yang valid dan reliabel. Subjek uji coba yaitu siswa kelas IX IPA SMA yang menggunakan metode pengembangan dengan model 4-D (define, design, develop, dan disseminate) berjumlah 227 siswa SMA Negeri 2 Purworejo, SMA Negeri 5 Purworejo, MA Negeri 1 Kebumen dan MA Negeri Kutowinangun. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, angket, lembar validasi dan lembar keterbacaan. Uji Validitas yang terdiri dari validitas isi melalui telaah ahli, validitas konstruk dengan analisis faktor konfirmatori, sedangkan uji reliabilitas dengan menggunakan Alpha Cronbach. Berdasarkan hasil validasi ahli diperoleh rerata skor 3,9 dengan interpretasi “ baik”, validasi guru Fisika diperoleh rarata skor 4,3 dengan interpretasi “sangat baik” sedangkan hasil analisa faktor konfirmatori membentuk keragaman total yang mampu diterangkan oleh 5 faktor yang terbentuk sebesar 51,855% dimana masing-masing item sudah merujuk pada indikator yang telah ditetapkan sebelumnya. Hasil analisis reliabilitas instrumen diperoleh hasil sebesar 0,886 sehingga instrumen penilaian ini layak digunakan sebagai instrumen penilaian dalam pembelajaran. Ketercapaian pengukuran pada kemampuan komunikasi sains diperoleh rerata sebesar 3,68 dengan interpretasi “baik”. Dengan demikian instrumen untuk mengukur kemampuan komunikasi sains siswa SMA dapat dikatakan layak digunakan sebagai instrumen penilaian dalam pembelajaran Fisika SMA/MA

    Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas X SMA Negeri 10 Purworejo Tahun Pelajaran 2015/2016

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan literasi sains siswa kelas X SMA Negeri 10 Purworejo. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMA Negeri 10 Purworejo yang terdiri dari 6 kelas yang berjumlah 190 siswa, sampel penelitian berjumlah 62 siswa, yaitu 32 siswa kelas X-6 sebagai kelas eksperimen dan 30 siswa kelas X-4 sebagai kelas kontrol. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling dan pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, metode observasi, metode angket, metode tes, dan metode dokumentasi. Teknik analisis data dengan uji-t dengan taraf signifikan 0,05. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rata-rata kemampuan literasi sains kelas eksperimen 79,32% dan gain 0,46 dengan kategori sedang. Penilaian kondisi sarana ruang kelas diperoleh 81,62% dengan kategori memenuhi standar. Rerata keterlaksanaan pembelajaran guru pada tiga pertemuan yaitu 3,54 dinyatakan baik dengan rerata Percentage Agreement (PA) 95,42% dinyatakan sangat reliabel, sedangkan rerata keterlaksanaan pembelajaran siswa pada tiga pertemuan yaitu 3,49 dinyatakan baik dengan rerata Percentage Agreement (PA) 97,55% dinyatakan sangat reliabel. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji-t diperoleh hasil tobs = 6,367 dengan ttabel = 2,000 dan daerah kritik db= 60 {t/t -2,000 atau t > 2,000}, yang berarti H0 ditolak (tobs ∉ DK) sehingga hasil model pembelajaran Problem Based Learning efektif terhadap kemampuan literasi sains. Berdasarkan hasil tersebut maka model pembelajaran Problem Based Learning efektif terhadap kemampuan literasi sains siswa

    Pengembangan Penilaian Kinerja Praktikum Berbasis Generik Sains untuk Mengukur Keterampilan Peserta Didik SMA Kelas X

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian pengembangan untuk menghasilkan produk perangkat penilaian kinerja praktikum berbasis generik sains untuk mengukur keterampilan peserta didik. PenelitianPengembangan dilakukan dengan mngadopsi model ADDIE yaitu Analisis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Subjek penelitian yang dikalsanakan dengan 54 peserta didik kelas X IPA SMA Negeri 1 Binangun Tahun Pelajaran 2015/2016. Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan angket yang mencakup beberapa aspek yaitu validasi, keterlaksanaan, respon peserta didik yang sebelumnya telah divalidasi keabsahanya. Hasil penelitian menunjukan bahwa lembar penilaian kinerja praktikum berbasis generik sains dari empat validator yaituduadosen ahli dan dua guru fisikalayak digunakan untuk mengukur keterampilan dengan mendapatkan nilai secara keseluruhan sebesar 3,36 dengan percentage agreement sebesar 93,50%. Lembar penilaian kinerja praktikum yang dikembangkan cukup baik digunakan dalam pembelajaran dengan rerata 3,50. Respon peserta didik pada lembar penilaian kinerja praktikum yang dikembangkan baik digunakan dalam pembelajaran dengan rerata sebesar 3,23. Hasil ketercapaian peserta didik menggunakan lembar penilaian kinerja praktikum berbasis generik sains untuk mengukur keterampilan pada pertemuan pertama di kelas X IPA 3 mencapai rerata 3,05 dalam kategori baik, pada pertemuan kedua di kelas X IPA 2 mencapai rerata 3,18 dengan kategori baik. Dengan demikian, produk pengembangan penilaian kinerja praktikum berbasis generik sains layak digunakan sebagai perangkat penilaian dan berdasarkan hasil ketercapaian maka penilaian kinerja praktikum berbasis generik sains yang dikembangkan dapat mengukur keterampilan dalam menggunakan alat ukur

    Pengembangan Instrumen Sikap Sains Dalam Pembelajaran Fisika SMA

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian pengembangan guna menghasilkan dan mengetahui kelayakan instrumen sikap sains penilaian hasil pengembangan. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X di SMA Negeri 1 Pejagoan, MAN 1 Kebumen, SMA Negeri 2 Purworejo, dan SMA Negeri 10 Purworejo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan dengan model ADDIE (analysis, design, development, implementation, dan evaluation). Validasi produk pengembangan instrumen penilaian ini mencakup 1) uji dosen ahli, 2) uji guru Fisika, 3) uji keterbacan respon peserta didik. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara dan angket sedangkan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar wawancara, lembar validasi, lembar respon peserta didik, dan lembar penilaian sikap sains. Berdasarkan data hasil validasi dari dosen ahli diperoleh rerata skor 3,96 dengan interpretasi “baik”, dari guru Fisika diperoleh rerata skor 4,58 dengan interpretasi “sangat baik”sedangkan dari uji keterbacaan respon peserta didik terhadap instrumen penilaian sikap sains hasilnya juga baik sehingga instrumen penilaian ini layak digunakan sebagai instrumen penilaian dalam pembelajaran Fisika dengan revisi. Berdasarkan hasil uji validitas yang dilakukan dengan menggunakan analisis faktor eksploratori diperoleh nilai KMO MSA atau Kaiser-Mayer-Olkin Sampling Adequacy sebesar 0,760 dengan taraf signifikansi pada 0,000 dan keragaman total yang mampu diterangkan oleh 8 faktor yang terbentuk sebesar 56,853% serta diperoleh 30 soal valid dimana setiap item sudah merujuk pada indikator yang telah ditetapkan sebelumnya. Hasil uji coba lapangan diperoleh rerata skor 3,19 dengan persentase 80,00% dengan interpretasi baik dan reliabilitas dengan nilai alpha sebesar 0,819. Dengan demikian instrumen sikap sains dalam pembelajaran fisika SMA layak digunakan sebagai alternatif instrumen penilaian sikap sains peserta didik dalam pembelajaran fisika

    Diagnosis Kesalahan Siswa Kelas XI IPA Dalam Menyelesaikan Soal Fisika Berdasarkan Literasi Sains di SMA Negeri 5 Purworejo

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui persentase siswa kelas XI.IPA yang melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal fisika berdasarkan literasi sains di SMA Negeri 5 Purworejo. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan metode analisis dokumen. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 1, XI IPA 2 dan XI IPA 3 dengan jumlah 93 siswa. Teknik pengumpulan data dengan studi dokumen. Dokumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu soal UKK fisika SMA kelas XI.IPA dan lembar jawab siswa kelas XI.IPA semester II SMA Negeri 5 Purworejo tahun pelajaran 2014/2015. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata persentase kesalahan siswa kelas XI.IPA dalam menyelesaikan soal fisika berdasarkan literasi sains di SMA Negeri 5 Purworejo diperoleh pada aspek konten atau pengetahuan 34,40% dan aspek konteks aplikasi 45,44%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa rata-rata persentase kesalahan siswa kelas XI.IPA dalam menyelesaikan soal fisika berdasarkan literasi sains termasuk pada kategori sangat rendah

    Pengembangan Petunjuk Praktikum Fisika Mandiri Berbasis Project Based Learning untuk Meningkatkan Kemandirian Siswa Kelas X SMA Negeri 9 Purworejo Tahun Pelajaran 2016/2017

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian untuk mengembangkan petunjuk praktikum fisika mandiri berbasis project based learning yang layak dan dapat meningkatkan kemandirian siswa. Model pengembangan mengacu pada ADDIE yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas X-3 dan X-4 SMA Negeri 9 Purworejo tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 4 siswa pada tahap uji coba terbatas dan 32 siswa pada tahap penyebaran. Teknik pengumpulan data menggunakan validasi, observasi, dan angket. Hasil analisis data petunjuk praktikum fisika mandiri berbasis project based learning yang telah divalidasi oleh empat dosen ahli dan dua guru fisika diperoleh skor 89 dengan reratanya 3,42 termasuk kategori baik dan percentage agreement 97,70%. Respon siswa terhadap petunjuk praktikum fisika mandiri berbasis Project Based Learning diperoleh rerata 90,41% dengan kategori sangat baik. Persentase kemandirian siswa sebesar 72,34%, sehingga diperoleh gain 0,446 dan termasuk kategori sedang. Dengan demikian, petunjuk praktikum fisika mandiri berbasis Project Based Learning yang dikembangkan dalam penelitian ini dikategorikan baik dan layak digunakan dalam pembelajaran serta dapat meningkatkan kemandirian siswa

    Pengembangan Modul Fisika SMA Berbasis Kearifan Lokal Untuk Mengoptimalkan Karakter Peserta Didik

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian pengembangan untukmengetahui kelayakan modul fisika berbasis kearifan lokal dalam mengoptimalan karakter peserta didik.Penelitian pengembangan ini mengacu pada model pengembangan 4-D yaitu Define, Design, Develop, dan Desseminate.Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Wadaslintang dengan subjek penelitian berjumlah 27 peserta didik.Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket, dan tes, sebelum instrument digunakan dalam penelitian terlebih dahulu dilakukan validasi sehingga instrument tersebut layak digunakan.Modul fisika berbasis kearifan lokal yang dikembangkan dalam penelitian ini dikategorikan baik dengan hasil validasi modul dari tiga validator yaitu dua dosen ahli dan guru fisika mendapatkan nilai secara keseluruhan sebesar 3,22,dengan percentage agreementsebesar 94% sehingga layak digunakan dalam pembelajaran. Berdasarkan keterlaksanaan pembelajaran pengoptimalan karakter peserta didik terhadap modul fisika berbasis kearifan lokaldikategori sangat baik dengan persentase 86%. Dengan demikian, modul fisika berbasis kearifan lokal yang dikembangkan dalam penelitian ini dikategorikan baik dan layak digunakan dalam pembelajaran serta dapat mengoptimalkan peserta didik

    Pengembangan Modul Praktikum Computer Based Laboratory (CBL) Pada Kegiatan Praktikum Mekanika dan Gelombang Fisika SMA

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian pengembangan modul praktikum computer based laboratory (CBL) guna mengetahui kelayakan modul praktikum computer based laboratory pada kegiatan praktikum fisika, respon siswa setelah menggunakan modul praktikum computer based laboratory dan mengetahui hasil praktikum siswa. Jenis penelitian pengembangan mengacu pada model pengembangan ADDIE yaitu Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Penelitian ini dilaksanakan di MA Negeri Purworejo dengan subjek penelitian berjumlah 31 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar keterlaksanaan pembelajaran, lembar validasi, angket respon siswa, dan hasil praktikum siswa. Berdasarkan penelitian diperoleh data hasil validasi modul praktikum computer based laboratory dari enam validator yaitu dua dosen ahli media, dua dosen ahli materi dan dua guru fisika mendapatkan rerata nilai sebesar 3,06 dengan kategori baik dan layak digunakan. Respon siswa terhadap modul pembelajaran fisika berbasis masalah tahap penerapan diperoleh persentase 77% dengan kategori baik. Nilai rerata kelas dari praktikum computer based laboratory sebesar 81,21 sehingga dinyatakan tuntas. Dengan demikian, modul praktikum computer based laboratory yang dikembangkan dalam penelitian ini dikategorikan baik dan layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran dalam kegiatan praktikum fisika SMA

    Pengaruh Pembelajaran Fisika Berbasis Multi Representasi Terhadap Pemahaman Konsep dan Kreativitas Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 4 Purworejo Tahun Pelajaran 2015/2016

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pembelajaran fisika berbasis multi representasi terhadap pemahaman konsep dan kreativitas siswa kelas XI SMA Negeri 4 Purworejo Sampel penelitian sejumlah 27 siswa untuk kelas kontrol dan kelas eksperimen sejumlah 26 siswa dengan sampling perposive. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes pemahaman konsep dan angket kreativitas siswa. Analisis data angket menggunakan teknik deskripsi persentase dan analisis data pemahaman konsep dan kreativitas menggunakan Uji t SPSS 16.0.Uji hipotesis yang digunakan adalah uji t pada hasil posttest siswa dan angket sesudah pembelajaran. Dengan α = 0,05 menunjukkan nilai signifikansi pemahaman konsep 0,000 nilai signifikansi 0,000 < 0,05 artinya HO ditolak dan Ha diterima yaitu terdapat pengaruh pembelajaran fisika berbasis multi representasi yang signifikan terhadap pemahaman konsep siswa, kemudian untuk persentase tiap aspek pemahaman konsep pada kelas eksperimen diperoleh rata-rata sebesar 70,97% dengan kategori cukup dan kelas kontrol 54,10 % dengan kategori kurang. Peningkatan pemahaman konsep dilakukan uji N-Gain terhadap kelas eksperimen dan kelas kontrol memiliki N-Gain sebesar 0,54 dengan kategori sedang dan 0,28 dengan kategori rendah. Uji hipotesis pada hasil angket kreativitas sesudah perlakuan dengan α = 0,05 menunjukkan nilai signifikansi hasil kreativitas siswa 0,000, nilai signifikansi 0,000 < 0,05 artinya HO ditolak dan Ha diterima yaitu terdapat pengaruh pembelajaran fisika berbasis multi representasi yang signifikan terhadap kreativitas siswa, kemudian persentase tiap aspek kreativitas kelas eksperimen sebesar 84,03% dengan kategori baik dan kelas kontrol 74,18%dengan kategori cukup. Peningkatan kreativitas dilakukan uji N-Gain diperoleh 0,44 dengan kategori sedang untuk kelas eksperimen dan 0,20 dengan kategori rendah untuk kelas kontrol. Hal ini menunjukkan pembelajaran fisika berbasis multi representasi berpengaruh terhadap pemahaman konsep dan kreativitas siswa

    485

    full texts

    498

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Muhammadiyah Purworejo: OJS
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇