Universitas Muhammadiyah Purworejo: OJS
Not a member yet
498 research outputs found
Sort by
Comparison of Students Science Process Skills on Measurement Material Based on Gender
This study is a survey study conducted because of the different tendencies between male and female students. In addition, there has been no study that specifically examines each SPS indicator of male and female students with the aim of showing weaknesses and strengths between them based on the SPS indicators. Based on this statement, this study aims to describe and compare the profiles of basic science process skills of male and female students. This study uses tests as instruments and quota sampling techniques to select grade X students from State Senior High Schools in Singkawang. Data were analyzed using a combination of quantitative descriptive analysis and comparative statistical tests. The results of the study showed that overall, most of the basic science process skill indicators were in the 'moderate' category for both genders. However, the communication indicator stood out in the 'high' category. Female students had an advantage in basic science process skills compared to male students, although both genders showed the same weaknesses. On the other hand, male students were only superior to female students in the measurement indicator
Prototype Alat Jemuran Otomatis Berbasis Internet of Things Dengan Deteksi Cuaca Menggunakan Sensor Air Dan Sensor Light Dependent Resistor
Sistem ini bertujuan untuk mengembangkan prototype jemuran otomatis berbasis IoT guna membantu bisnis laundry dalam mengatasi permasalahan pengeringan pakaian akibat perubahan cuaca yang tidak menentu. Prototype ini menggunakan berbagai komponen elektronik seperti ESP32, sensor air, sensor Light Dependent Resistor (LDR), motor stepper (28BYJ-48), driver ULN2003, serta aplikasi Blynk sebagai antarmuka pemantauan sistem secara jarak jauh.
Sistem ini dirancang untuk mendeteksi kondisi cuaca secara otomatis menggunakan sensor air yang mendeteksi hujan dan sensor LDR yang mengukur intensitas cahaya matahari. Ketika hujan terdeteksi, motor stepper akan menggerakkan jemuran ke area tertutup, sementara saat kondisi cerah, jemuran akan kembali ke tempat terbuka untuk mempercepat pengeringan pakaian. Semua komponen dalam sistem bekerja secara terintegrasi untuk memastikan kinerja yang optimal.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini bekerja sesuai dengan rencana, di mana sensor mampu mendeteksi kondisi cuaca dengan akurat dan mengirimkan sinyal ke motor stepper untuk menggerakkan jemuran secara otomatis. Dengan adanya sistem ini, diharapkan dapat memberikan solusi yang efektif dalam meningkatkan efisiensi proses pengeringan pakaian, terutama dalam usaha laundry, serta mengurangi ketergantungan pada mesin pengering listrik
Analisis Performa Convolutional Neural Networks pada Deteksi Penyakit Malaria Berbasis Citra Mikroskopis
Deteksi otomatis malaria melalui analisis citra mikroskopis sel darah memegang peranan penting dalam diagnosis tepat waktu. Penelitian ini berfokus pada implementasi dan evaluasi model Convolutional Neural Network (CNN) untuk mengklasifikasikan citra sel darah ke dalam kategori 'Tidak Terinfeksi' dan 'Parasit'. Arsitektur CNN, yang terdiri dari lapisan konvolusi, pooling, dan dense, dilatih selama 13 epoch menggunakan optimizer Adam dan fungsi loss Binary Crossentropy. Sebelum pelatihan, citra diubah ukurannya menjadi 128x128 piksel, dikonversi menjadi array NumPy, dan nilai piksel dinormalisasi ke rentang 0-1. Model terlatih mencapai akurasi pelatihan akhir sebesar 91.79% dengan loss 0.3356. Saat dievaluasi pada dataset pengujian yang belum pernah dilihat, model menunjukkan akurasi yang sebanding, yaitu 91.79%, mengindikasikan efektivitasnya dalam mengidentifikasi parasit malaria dalam citra sel darah. Penelitian ini menyoroti potensi signifikan CNN untuk mengembangkan alat diagnostik malaria otomatis dan akurat
Analysis of Student Participation in STEM-Based Robotics Lessons Using Transcript-Based Lesson Analysis
This study aims to analyze student engagement in STEM-based robotics learning at SMP IT Nurul Ilmi, Jambi City. The research was conducted using the Lesson Study approach and the Transcript-Based Lesson Analysis (TBLA) technique to examine student engagement based on the following indicators: actively working on learning tasks, asking questions to teachers or peers, seeking information to solve problems, participating in group discussions, assessing acquired skills/results, practicing similar problem-solving, and applying learning outcomes to new tasks. Data were collected through observations, audio recordings, and transcript analysis using Excel, presented in percentage form. The results show that the most prominent indicator was active involvement in completing learning tasks (38 percent), while the lowest indicators were practicing similar problem-solving (2 percent) and seeking information to solve problems (0.13 percent). These findings indicate that STEM-based robotics learning can foster student participation in core activities but has not yet fully developed scientific skills that serve as an essential foundation in science learning, such as observing phenomena, formulating questions, seeking information, and re-examining concepts through similar problems. Therefore, the implementation of robotics learning in the context of science education needs to be designed to train students in independent exploration, critical thinking, and transferring knowledge to new situations in accordance with the characteristics of science learning to support 21st century skills
Implementasi Penyimpanan Data Menggunakan Nextcloud Berbasis Komputasi Awan
Media penyimpanan data saat ini seperti penggunaan harddisk eksternal serta penyimpanan berbasis online seperti Google drive, Dropbox dan lainnya memiliki keterbatasan pada potensi data hilang, kerusakan data, keterbatasan penyimpanan, serta biaya layanan yang mahal. Data akademik merupakan data yang perlu disimpan secara aman dan dapat digunakan secara bersama – sama. Pada penelitian ini bertujuan untuk melakukan implementasi penyimpanan data secara online untuk data akademik yang memiliki kemampuan secara adaptif dapat diatur penyimpanan sesuai dengan kebutuhan kapasitas penggunaan. Metode yang digunakan mengacu terhadap metode Network Development Life Cycle (NDLC). Tahapan penelitian terdiri dari analisis, desain, simulasi, implementasi, monitoring, dan manajemen data. Hasil penelitian menunjukan bahwa media penyimpanan data berbasis komputasi awan menggunakan Nextcloud mampu digunakan secara bersama – sama untuk menyimpan data. Selain itu, hasil eval__uasi menunjukan bahwa performa sistem berjalan baik dengan parameter waktu unggah tercepat pada 0,17 detik dengan jumlah 100 thread yang digunakan
Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif Peungenalan Hewan Ternak untuk Anak TK dengan Metode Research And Development
Multimedia pembelajaran interaktif dapat membantu dan mempermudah dalam proses pembelajaran. Pembelajaran yang menarik dan tidak membosankan terutama bagi anak–anak. TA Islamiyah Gadingrejo adalah salah satu lembaga pendidikan yang membutuhkan media pembelajaran interaktif karena masih menggunakan media buku dan papan tulis dalam pengenalan hewan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti melakukan pengembangan multimedia interaktif pengenalan hewan ternak bagi anak TA di TA Islamiyah Gadingrejo. Dalam pengembangan multimedia interaktif pengenalan hewan ternak, peneliti melakukan identifikasi masalah, pengumpulan data, kemudian menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D) dengan model pengembangannya yaitu Define, Design, Develop, and Dissiminate (4D). Dalam mengumpulkan data menggunakan teknik pengumpulan data kualitatif yaitu wawancara dan observasi. Perancangan low fidelity mockup menggunakan Balsamiq Wireframe, pengembangan multimedia menggunakan Scratch 3 dengan pengujian menggunakan metode System usability scale untuk menghitung tingkat usability atau kebergunaan multimedia interaktif pengenalan hewan ternak untuk anak-anak usia dini. Pengembangan multimedia interaktif menghasilkan sebuah produk media pembelajaran yang akan diimplementasikan dan diterapkan terhadap anak atau murid TA Islamiyah Gadingrejo yang sebelumnya pengembangan produk multimedia interaktif ini telah diperhitungkan menggunakan kuesioner SUS dengan 16 responden. Berdasarkan pengujian usability dalam penelitian pengembangan multimedia pembelajaran interaktif pengenalan hewan ternak untuk anak di TA Islamiyah mendapatkan hasil skor 81,12. Skor 81,12 masuk ke dalam range Acceptable. Grade Scale, skor 81,12 masuk ke dalam grade B. Adjective rating, skor 81,12 masuk ke dalam rating Excellent. Dapat disimpulkan nilai skor 81,12 pada media interaktif pengenalan hewan ternak untuk anak TA Islamiyah dapat diterima dan digunakan oleh pengguna
Rancang Bangun Bel Sekolah Otomatis Dengan Output Suara Tiga Bahasa (Arab, Inggris, Indonesia) Berbasis Arduino UNO
Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun bel sekolah otomatis berbasis Arduino UNO dengan output suara tiga bahasa (Arab, Inggris, Indonesia) di SMP Muhammadiyah Jono Purworejo. Bel sekolah otomatis ini diharapkan dapat menggantikan bel sekolah manual. Selain itu, bel sekolah otomatis ini dapat membantu siswa dalam belajar bahasa asing. Tahapan penelitian di mulai dari identifikasi masalah, pengumpulan data, analisis kebutuhan sistem, pemodelan sistem, hingga implementasi. Data dikumpulkan melalui tahap observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode User Acceptance Testing (UAT) dan Blackbox. Alat yang digunakan yaitu Arduino UNO, DFPlayer Mini, RTC DS3231, relay 5V 1 channel, LCD 16x2 I2C, saklar, dan amplifier. Hasil uji operasional menegaskan bahwa Bel Sekolah Otomatis berbasis Arduino UNO berjalan lancar sesuai harapan pengguna. Sistem ini mampu mengelola amplifier secara otomatis selama jam sekolah dan menonaktifkannya setelah jam pelajaran selesai. Terdapat dua mode yang diatur sesuai kebutuhan, yakni untuk upacara atau pelajaran biasa. Implementasi sistem output suara tiga bahasa juga sukses, dengan layar menampilkan informasi akurat, suara sesuai harapan, dan relay yang mengatur amplifier berfungsi tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan
Klasifikasi Kesehatan Mental Mahasiswa Model TMAS dengan Algoritma Decision Tree, Logistic Regression, dan Random Forest
Di Indonesia, 6,1% penduduk berusia 15 tahun ke atas mengalami gangguan kesehatan mental, dengan 12,69% mahasiswa menunjukkan kerentanan akibat tekanan hidup dan ketidakstabilan mental. Kesehatan mental sangat penting bagi mahasiswa, karena berpengaruh langsung pada kesuksesan akademik mereka. Penelitian ini menganalisis data kesehatan mental mahasiswa dengan dataset yang diambil berdasarkan hasil survey data mahasiswa di kampus Universitas Global Jakarta, dengan hasil survey mengikuti metode TMAS yang di rekomendasikan oleh expert psikolog untuk kemudian di olah menggunakan algoritma Decision Tree, Random Forest, dan Logistic Regression dengan Python. Hasilnya menunjukkan bahwa Logistic Regression mencapai akurasi tertinggi sebesar 90%, diikuti oleh Decision Tree dan Random Forest yang masing-masing memiliki akurasi 80%. Selain itu, model Logistic Regression memberikan prediksi kecemasan paling akurat berdasarkan TMAS dengan akurasi 90%, dibandingkan 80% untuk Decision Tree dan Random Forest
Development of a Physics Module for Measurement Material Assisted by Augmented Reality (AR) Using the Assemblr Edu Application
The background to this research is the lack of student interest in physics, with various underlying factors. Starting from the unavailability of learning modules in schools to the absence of measuring instruments, which results in students having difficulty calculating measurement results using measuring instruments that have never been seen or used before. Therefore, it is important to develop valid and practical modules, one of which is by using technology in teaching and learning activities, which is one of the steps in increasing the effectiveness of learning, with the help of Augmented Reality using the Assemblr Edu application and focusing on measurement material in class X. This research is research and development (R&D) using the 4D model (Define, Design, Development, Dissemination). However, this research only reached development at the practicality stage. Based on the results of data analysis, validation from material, media and interpretation experts was found to be 94.5%, 83.3% and 91.6%, respectively, in the very valid category. And the practicality of the module by teacher and students was obtained at 98.6% and 86.4% in the very practical category
Analisis Tingkat Kesiapan Pemanfaatan Sistem Informasi Desa Di Desa Kedungpomahan Wetan Purworejo
Sistem Informasi Desa (SID) merupakan platform penting bagi lembaga pemerintahan desa untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraaan pemerintahan ditingkat desa. Penerapan sistem informasi desa ini tidak di iringi pelatihan sumber daya yang disiapkan untuk mengelola sistem informasi desa. Hal tersebut akan mempengaruhi tingkat kesiapan desa dalam pemanfaatan sistem informasi desa tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penilitian Technology Readiness and Acceptance Model (TRAM) untuk mengukur indikator kesiapan penerimaan suatu teknologi baru, dan menggunakan metode analisis data SmartPLS untuk menghasilkan model struktural yang menunjukkan hubungan antar variabel dan menguji hipotesis penelitian. Hasil penilitian menunjukkan bahwa tingkat kesiapan Desa Kedungpomahan Wetan dalam pemenfaatan Sistem Informasi Desa masih rendah. Hal ini disebabkan pengguna Sistem Informasi Desa (SID) masih kesulitan dalam melakukan adaptasi karena kurangnya pelatihan pelatihan pengoperasian Sistem Informasi Desa (SID). Dan juga rendahnya tingkat partisipasi masyarakat desa dalam pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID) hal ini dapat dilihat dari hanya ada 200 pengunjung halaman Sistem Informasi Desa (SID) pada bulan pertama Sistem Informasi Desa (SID) tersebut di buka