Cendekiawan (E-Journal)
Not a member yet
126 research outputs found
Sort by
Efektivitas Cerita Digital pada Kemampuan Menulis di Sekolah Dasar Negeri
Suatu pendidikan sangatlah penting, termasuk untuk siswa yang mengalami kurangnya kemampuan menulis. Maka dengan menggunakan perangkat aplikasi digital Plotagon kegunaan agar siswa mampu menceritakan tentang apa yang mereka lihat, mereka dengar, maupun mereka rasakan dengan lebih detail tanpa adanya kesusahan kata – kata ketika penulisan. Jenis penelitian ini untuk mengetahui keefektifan cerita digital dengan perangkat aplikasi Plotagon pada kemampuan menulis sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif Pre-Experimental Design. Populasi yang digunakan seluruh siswa kelas III A SDN Bulusidokare Sidoarjo. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, dokmentasi, dan tes. Teknik analisis data menggunakan statistic dengan uji t berbantuan software SPSS. Berdasarkan hasil pretest dan posttest yang memiliki nilai rata – rata yang berbeda pretest 60,20, posttest 87,60 serta pengolahan data uji t diketahui sig (2-tailed) bernilai 0,000, data output tersebut menunjukkan bahwa, HO ditolak yang artinya Ha diterima. Uji hipotesis menunnjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil pretest dan posttest cerita digital pada pembelajaran kemampuan menulis. Menghasilkan peningkatan cerita digital pada kemampuan menulis cukup efektif disiswa kelas III A SD Negeri Bulusidokare Sidoarj
Pengaruh Strategi Inside Outside Circle terhadap Hasil Belajar PKn Siswa Kelas III SDN 1 Sungaiselan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya keterlibatan siswa dalam proses kegiatan belajar mengajar, penyampaian materi pembelajaran yang diterapkan oleh guru sekedar ceramah belum menerapkan strategi yang optimal, dan masih banyak siswa yang belum mencapai KKM. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Pengaruh Strategi Inside Outside Circle Terhadap Hasil Belajar PKN Siswa Kelas III SDN 1 Sungaiselan pada semester ganjil tahun 2021/2022. Penelitian ini dilakukan di kelas III dengan jumlah sampel 50 siswa yang terdiri dari 25 siswa kelas eksperimen dan 25 siswa kelas kontrol. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan metode penelitian Quasi Experimental Design, dengan Nonequivalent Control Groups Design. Sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu sampel jenuh dan pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, tes, dan observasi. Teknik analisis dengan menggunakan uji t-test sample related (Polled varian) diperoleh nilai = 5,041 > = 2,011 artinya diterima dan ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh strategi inside outside circle terhadap hasil belajar PKN siswa kelas III SDN 1 Sungaiselan
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Media Animasi Kinemaster Terhadap Minat dan Hasil Belajar IPS
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Discovery Learning berbantuan media animasi Kinemaster terhadap minat dan hasil belajar IPS siswa kelas VI SD Negeri Daya 1 Kota Makassar. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Daya 1 dan merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Teknik sampling menggunakan purpose sampling. Sampel dan penelitian ini adalah kelas VIA yang berjumlah 27 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas VIB yang berjumlah 26 orang sebagai kelas kontrol. Jenis pengumpulan data menggunakan angket minat untuk mengukur minat belajar dan soal pre-test dan post- test untuk mengukur hasil belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji Anova, yang sebelumnya diuji normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil Uji Independent Sample Test minat dan posttest hasil belajar diperoleh nilai signifikansi (sig) yaitu 0,000 < 0,05 ( lebih kecil dari 0,05) dengan level kepercayaan 95% maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa model Discovery Learning berbantuan media animasi Kinemaster berpengaruh signifikan terhadap minat dan hasil belajar IPS di kelas VI SD Negeri Daya 1 Kota Makassa
Analisis Kemampuan Wirausaha Mahasiswa PGSD
Sumber daya manusia (SDM) yang unggul memiliki kemandirian dan tanggung jawab mengembangkan potensi yang ada pada dirinya dengan tetap produktif. Seseorang dikatakan produktif apabila mampu menghasilkan sesuatu yang dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari seperti halnya mahasiswa. Mahasiswa yang produktif memiliki berbagai potensi yang dimiliki sehingga layak untuk dikembangkan salah satunya dengan berwirausaha. Menjadi seorang wirausaha sejak dini akan mendorong semangat kerja bagi mahasiswa. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan subyek penelitian mahasiswa PGSD semester 6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antusias mahasiswa PGSD melakukan wirausaha sangat tinggi namun ada beberapa fakor yang menghambat dikarenakan keterbatasan waktu yang tersedia untuk berwirausaha dengan paruh waktunya menyelesaikan tugas akhir perkuliahan. Disisi lain mahasiswa terkendala modal untuk memulai usaha serta menentukan jenis usaha yang akan dilakukan untuk terus berkembang dimasa yang akan datang
Implementasi Trilogi Kepemimpinan dalam Menumbuhkan Nilai-Nilai Karakter Melalui Budaya Sekolah di SD Taman Muda Jetis Yogyakarta
Ajaran Ki Hajar Dewantara yaitu Trilogi Kepemimpinan dapat diterapkan untuk mewujudkan nilai-nilai karakter melalui budaya sekolah dengan baik. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder seperti halnya penelitian kualitatif Data primer yang digunakan peneliti adalah kepala sekolah, guru, TU, dan siswa. Berkaitan dengan jumlah sample yang digunakan, penelitian ini menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Peran pamong dalam implementasi konsep trilogi kepemimpinan cukup baik dalam menumbuhkan nilai-nilai karakter melalui budaya sekolah di SD Tamansiswa Jetis seperti budaya disiplin, budaya saling percaya, budaya kerja sama, budaya jujur, budaya membaca, budaya bersih, budaya berprestasi dan budaya memberi penghargaan. 2) Faktor pendukung dan penghambat implementasi trilogi kepemimpinan dalam menumbuhkan nilai-nilai karakter melalui budaya sekolah di SD Tamansiswa Jetis dijabarkan dalam dua hal a) Faktor pendukung pembiasaan dan keteladanan serta visi dan misi sekolah, adanya kerja sama dan komunikasi yang terbuka pada warga sekolah dalam berbagai kegiatan sekolah., b) Faktor penghambat belum semua warga sekolah dapat mengikuti nilai-nilai karakter yang ada dan belum ada program secara tertulis
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap Peningkatan Berpikir Kritis dan Motivasi Intrinsik Siswa pada Pembelajaran IPS SD Negeri Samata
Motivasi adalah salah satu faktor utama didalam kegiatan belajar mengajar. Kemampuan berpikir kritis adalah kemampuan pemikiran reflektif dan masuk akal yang berfokus pada pengambilan keputusan tentang apa yang dilakukan atau apa yang diyakini.Kendala yang ditemukan dalam proses pembelajaran yaitu kurangnya motivasi siswa dalam menerima pelajaran dan hal itu yang membuat kurangnya kemampuan siswa untuk berpikir kritis berpikir kritis. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk memahami pentingnya penerapan model pembelajaran berbasis masalah terhadap peningkatan berpikir kritis dan motivasi intrinsik siswa. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan metode Quasi eksperimental desain. Adapun desainya menggunakan nonequivalent control Grup design. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Samata Kabupaten Gowa dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah dan model konvensional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Samata yang berjumlah dua kelas. Sampel yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Subjek penelitian ini adalah kelas VA berjumlah 30 orang dan kelas VB berjumlah 29 orang. Motode pengumpulan data yang digunakan yaitu tes Kemampuan berpikir kritis ,angket dan observasi. . Dari hasil perhitungan berpikir kritis akhir siswa dengan menggunakan uji independent sample t-test menunjukan bahwa ada pengaruh penggunaan model pembelajaran berbasis masalah terhadap peningkatan berpikir kritis siswa pada kelas V ditunjukkan dengan nilai rata-rata pada kelas esperimen berpikir kritis akhir siswa mencapai 88,00 dan pada kelas kontrol nilai rata-rata berpikir kritis akhir siswa mencapai 67,00. Maka dapat disimpulkan H1 diterima, artinya terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis masalah
Penerapan Metode PAIKEM dalam Peningkatan Hasil Belajar PAI Materi Ketentuan Sholat di Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan belajar PAI pada siswa kelas IV SD Negeri 6 Tempilang. Penelitian ini dilatarbelakangi dengan hasil pembelajaran PAI yang masih dibawah standar ketuntasan. Hal ini yang menyebabkan peneliti melaksanakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilakukan mulai tanggal 4 Oktober 2018 sampai dengan 15 November 2018. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, subjek penelitiannya adalah siswa kelas IV berjumlah 20 orang, terdiri dari 11 siswa laki-laki, dan 9 siswa perempuan. Adapun data yang diperoleh pada tindakan perbaikan pembelajaran ini, yaitu sebelum dilakukan tindakan nilai rata-rata kelas hanya 69,25. Rincian siswa yang tuntas 8 orang dengan persentase menunjukkan 40%. Setelah dilakukan tindakan maka presentase belajar PAI pada SD Negeri 6 Tempilang cenderung meningkat. Siklus I siswa yang tuntas belajar mencapai 13 orang atau 65% dengan nilai rata-rata 75,7. Siklus II siswa yang tuntas mencapai 20 orang atau 100% dengan nilai rata-rata 83,5. Sedangkan untuk siswa yang belum tuntas juga mengalami penurunan. Pada tindakan Pra siklus yg belum tuntas berjumlah 12 orang dengan presentase 60%, Siklus I sebanyak 10 orang atau 50%. Pada Siklus II siswa yang belum tuntas belajar sudah tidak ada lagi, terlihat dari presentasenya menunjukkan 0%. Dengan demikian peneliti berkesimpulan bahwa penerapan metode PAIKEM dapat meningkatkan hasil belajar PAI pada siswa kelas IV SD Negeri 6 Tempilang
Pemeriksaan Efektivitas Pembelajaran Online Via Whatsapp Siswa Kelas 5 SDN 25 Rukam Dalam Pandemi Covid-19
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan pembelajaran online via whatsapp siswa kelas 5 SDN 25 Rukam pada pandemi covid-19. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriftif yang mengungkapkan pendapat mengenai keefektifan pembelajaran online via whatsapp siswa kelas 5 SDN 25 Rukam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kualitas pembelajaran dipandangi mencapai tujuan pembelajaran namun masih belum maksimal, (2) kesesuaian tingkat pembelajaran dipandangi hampir seluruh siswa siap mengikuti pembelajaran via whatsapp, namun siswa masih kurang merespon pelajaran yang disampaikan guru, (3) insentif (motivasi) dipandangi guru sudah memberikan motivasi yang maksimal kepada siswa, namun minat belajar siswa masih kurang karena guru sering memberikan tugas sehingga siswa merasa bosan (4) waktu yang digunakan sudah cukup baik, namun masih belum maksimal digunakan dalam pembelajaran via whatsapp. Tingkat keefektifan berdasarkan hasil persentase keseluruhan angket yaitu mencapai 61,35%. Kesimpulan dari penelitian ini pembelajaran online via whatsapp siswa kelas 5 SDN 25 Rukam pada pandemi covid-19 cukup efektif
Implikasi Perkembangan Kognitif dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji lebih jauh tentang teori perkembangan kognitif oleh Jean Piaget terhadap pembelajaran di sekolah dasar sesuai tingkat berfikir anak. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu buku, jurnal, artikel, dan karya ilmiah lainnya. Teknik pengumpulan datanya adalah Studi Pustaka. Analisis data menggunakan content analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan kognitif anak pada tahap usia operasional konkret (7-12 tahun) dalam pembelajaran ini berbeda-beda hampir pada setiap fase usianya. Pembelajaran di Sekolah Dasar disesuaikan dengan tahapan usia. Hal ini sesuai dengan implementasi teori perkembangan Jean Piaget. Merujuk pada bagaimana orang tumbuh, menyesuaikan diri, dan berubah sepanjang perjalanan hidupnya melalui perkembangan fisik, perkembangan kepribadian, perkembangan sosioemosi, perkembangan kognisi (pemikiran), dan perkembangan bahasa. Selain tingkat pemahaman model dan metode serta penanganan yang digunakan juga bervariatif. Hasil penelitian dapat menjadi landasan guru mengajar sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran. Terlebih untuk mewujudkan tercapainya tujuan pendidikan nasiona
Pengembangan LKPD Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SD Kelas VI
Latar belakang masalah penelitian ini adalah kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik masih tergolong rendah. Hasil Pembelajaran matematika dikelas masih berpusat pada guru, peserta didik belajar hanya berpatokan pada bahan ajar yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran di kelas, yaitu buku paket dari kemendikbud dan contoh yang diberikan. Ini menunjukkan di sekolah tersebut belum tersedia bahan ajar berupa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Selain itu, guru belum mengembangkan sendiri bahan ajar yang digunakan untuk menunjang kemampuan berpikir kritis Matematika Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peseta didik yang valid, praktis dan efektif. Metode penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development). Langkah-langkah dalam membuat penelitian ini dilakukan dengan model pengembangan Addie (Analisys, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI SD Negeri I Pangkalpinang. Teknik Pengumpulan data yang digunakan yaitu angket, wawancara, Tes, dan Observasi. Penelitian ini menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Problem Based Learning pada materi lingkaran siswa SD kelas VI. Hasil penelitian ini adalah Berdasarkan penilaian kevalidan dari ahli materi dan ahli media, LKPD yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid dengan kategori sangat baik. Berdasarkan dari respon peserta didik telah memenuhi kriteria praktis. Berdasarkan analisis jawaban siswa pada saat posttest maka LKPD matematika berbasis PBL efektif meningkatkan berpikir kritis matematika siswa kelas VI SD Negeri I Pangkalpinang