Cendekiawan (E-Journal)
Not a member yet
126 research outputs found
Sort by
Pengaruh Model Problem based learning (PBL) terhadap Konsentrasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Matematika Kelas V SD
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa permasalahan yaitu sejumlah siswa yang diam ketika ditanya oleh guru, ketika dijelaskan materi terkait matematika siswa berbicara dengan temannya, 47% siswa suka menggangu temannya pada saat pembelajaran berlangsung dan suka berpindah-pindah tempat duduk. Selain itu siswa juga kurang menyukai pembelajaran matematika sehingga siswa mudah bosan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model problem based learning (PBL) terhadap konsentras? belajar siswa pada pembelajaran matematika kelas V SD. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif metode True-Experimental Design jenis Pretest-Post-test-Only Control Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling Subjek penelitian kelas eksperimen 19 siswa dan kelas kontrol 19 siswa. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji Independent Samples Test. Berdasarkan hasil uji normalitas dan homogenitas, maka dapat disimpulkan data berdistribusi normal dan kedua varians homogen. Sedangkan hasil uji hipotesis memperolah nilai sig < ? yaitu 0,00 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model problem based learning (PBL) terhadap konsentrasi belajar siswa pada pembelajaran matematika kelas V SD
Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Open Ended Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Kelas V SDN 3 Purwawinangun
The aim of this research is to find out what the mathematics learning outcomes of students in Class V of SDN 3 Purwawinangun are before and after using the Open Ended Learning Model. To find out whether there is an influence of using the Open Ended Learning Model on student learning outcomes in Class V SDN 3 Purwawinangun. The method in this research is Quantitative Experiment Design with a One-Group Pretest-Posttest design. The research population was all fifth grade students at SD Negeri 3 Purwawinangun, totaling 44 students. The sample was the VB class, totaling 23 students. The data collection technique uses ability tests on student learning outcomes in the form of a Pre-test and Post-test with 10 questions, observation and documentation. Based on the results of research and data analysis, it shows that learning using the Open Ended model has an influence on student learning outcomes in mathematics subjects at SDN 3 Purwawinangun. This is proven by obtaining the Sig hypothesis results. (2-tailed) = 0.000 < 0.005 then Ha is accepted. It can be concluded that the application of the Open Ended learning model influences student learning outcomes at SDN 3 Purwawinangu
Pengaruh Penggunaan Media Film Animasi Terhadap Kemampuan Menyimak Cerita Di Kelas II Sd Negeri 1 Ciporang
Penelitian ini mengkaji pengaruh film animasi terhadap keterampilan menyimak siswa SD Negeri 1 Ciporang. Penelitian ini dilakukan sebelum dan sesudah media film animasi diterapkan. Untuk mengetahui pengaruh film animasi terhadap pemahaman pendengaran siswa SD Negeri 1 Ciporang. Penelitian quasi eksperimen kuantitatif ini menggunakan one group pretest-posttest design. Penelitian ini melibatkan 62 siswa kelas II SD Negeri 1 Ciporang. Sampel yang diteliti sebanyak 62 siswa kelas IIA dan B. Pengumpulan data dilakukan dengan tes awal dan akhir sebanyak enam soal, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media film animasi dapat meningkatkan keterampilan menyimak siswa jika diberikan cerita gajah dan semut. Uji statistik menunjukkan taraf signifikansi dua sisi sebesar 0,006, di bawah 0,05. Jika nilai signifikansi dua sisi lebih kecil dari 0,05, maka hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Hal ini menunjukkan bahwa media film animasi mempengaruhi keterampilan mendengar siswa
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Flipbook terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa di Kelas IV SDN Garawangi
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran Flipbook terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa di kelas IV SD Garawangi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain Pre-Experimental Designs. Bentuk desain yang digunakan“One-Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini dilakukan di SDN Garawangi dengan sampel berjumlah 26 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran Flipbook terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa di kelas IV Garawangi. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji paired sampel t-test diperoleh nilai df 25, thitung 13,257 > ttabel 1.708 dan signifikansinya 0,000 < 0,05 dengan keputusan Ho ditolak dan Ha diterima. Selain itu berdasarkan hasil pre-test dan post-test menunjukan bahwa terdapat peningkatan nilai rerata kemampuan membaca pemahaman siswa sebesar 23,25. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggunakan variabel bebas lainnya yang dapat berpengaruh tenrhapa kemampuan membaca pemahaman siswa
Pembelajaran Interaktif Melalui Model Savi Berbantuan Mind Mapping Sebagai Upaya Peningkatan Keaktifan Belajar Siswa
Pembelajaran inetraktif harus dilaksanakan agar proses pencapain pembelajaran dihasilkan secara maksimal guna menguatkan profil pelajar Pancasila salah satunyad engan menerapkan model pembelajaran SAVI. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan belajar dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia Materi Menentukan Ide Pokok pada siswa kelas V SDN 13 Koba Bangka Tengah melalui penerapan model SAVI berbasis mind mapping. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 13 Koba Bangka Tengah. Teknik pengumpulan data melalui angket, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan uji validitas berupa triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan refleksi. Peningkatan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia tersebut terbukti melalui data yang telah diperoleh dalam penelitian yang telah dilaksanakan. Dari hasil pengolahan data yang dilakukan, diketahui bahwa pada kondisi awal rata-rata keaktifan belajar siswa sebesar 49,14 dengan kategori sangat kurang, kemudian meningkat menjadi 73,36 dengan kategori baik pada siklus I. Pada siklus II rata-rata keaktifan belajar siswa meningkat menjadi 82,59 dengan kategori sangat baik. Peningkatan keaktifan belajar tersebut telah mencakup 8 aspek yang ada yakni aspek visual, aspek motor, aspek listening, aspek writing, aspek oral, aspek drawing, aspek mental dan aspek emosional. 
Pengembangan Media Poly Game Dalam Pembelajaran Matematika Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SD
Many students have difficulty in understanding math lessons with online learning, teachers need to be innovative in developing learning models and media that are different from learning in the classroom. This study aims to analyze the effectiveness of media development media poly game mathematics critical thinking ability grade V elementary school. The type of research used in the study is Research and Development (R&D). The development model in this study uses the ADDIE development model (Analysis, Design, Develop, Implement and Evaluate). Product testing uses the Experiment research type. The approach used in data analysis in development research. The use of questionnaire sheets as a data collection tool provides the basis for quantitative and qualitative analysis. Based on the results of the t test for the initial and final assessments, the Sig. (2-tailed) value of <.001. These results indicate that the Sig. (2-tailed) <0.05, then Ho is rejected and Ha is accepted. So, it can be concluded that the flat building poly game media is effective and feasible to use in improving critical thinking skills. This change in critical thinking increases student success, so that students more easily understand the material in the learning process and has a positive impact on student learning outcomes
Penggunaan Media Puzzle untuk Peningkatan Hasil Belajar Bangun Datar Peserta Didik Kelas 4 di SDN 208 Palembang
Bangun datar merupakan objek geometri yang terdiri dari sudut, garis, dan titik. Permasalahan penelitian ini, yaitu ditunjukkan dengan adanya 9 siswa dari 20 siswa dengan persentase 45% belum mempunyai hasil belajar bangun datar yang baik. Sehingga peneliti melakukan penelitian tersebut. Tujuannya untuk meningkatkan hasil belajar bangun datar peserta didik kelas 4 SDN 208 Palembang. Metode penelitiannya yaitu penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Robbin McTaggart yang terdapat 4 langkah penelitian, yakni perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Ditunjukkan hasil penelitian bahwa adanya kenaikan ketuntasan belajar dengan jumlah siswa dari pra siklus sejumlah 11 orang, siklus 1 sejumlah 13 orang, dan siklus 2 sejumlah 16 orang. Selain itu, adanya kenaikan rata-rata ketuntasan belajar dari pra siklus yaitu sebanyak 71,5 dengan kategori baik, siklus 1 yaitu sebanyak 74,0 dengan kategori baik, dan siklus 2 yaitu sebanyak 80,5 dengan kategori baik. Bukan hanya itu, adanya kenaikan persentase hasil belajar dari pra siklus yaitu senilai 55% atas kategori cukup, siklus 1 yaitu senilai 65% atas kategori cukup, serta siklus 2 yaitu senilai 80% atas kategori baik. Berdasarkan data yang sudah dipaparkan, bisa ditarik kesimpulan bahwa penggunaan media puzzle untuk peningkatan hasil belajar bangun datar efektif mampu meningkatkan hasil belajar bangun datar peserta didik secara efektif dan signifikan
Analisis Penerapan Kedisiplinan Pada Siswa Kelas V SD Negeri 2 Klapagading, Banyumas
Character is essential in achieving the stage of learning success for students. A person with good character is someone who can make decisions and is ready to take responsibility for all the consequences of the decisions made, as well as being disciplined in character. Disciplinary character is the behavior of someone who is obedient and orderly to various existing rules or regulations. This research aims to explore, examine and instill discipline education, as well as find out violations of its application in elementary school-age children. It is expected to instill the disciplinary character of elementary school children in this modern era. This research uses a qualitative approach by focusing on observation and interview studies. The results of this research case study are an analysis of the application of character in elementary schools and the factors that cause violations of discipline. School regulations are the foundation for the implementation of student character development. Some findings related to the application of discipline and education are: (1) Flag ceremonies every Monday or on other national commemorative days; (2) Respecting the flag, praying, greeting teachers; (3) Greeting teachers who arrive early or leave the classroom; (4) Conducting the Clean Friday activities. By implementing school rules, it is possible to cultivate children's disciplined character, especially in elementary school students
 
Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Peserta Didik Kelas V.A
This study aims to provide a comprehensive analysis of the improvement in learning engagement among students with the implementation of the problem-based learning (PBL) model on the IPAS Lesson Eye. This study utilizes a research method known as class action research (PTK), which consists of two learning cycles. His research focused on the number of students in the VA class at SDN 112 Palembang, which amounted to 24. This study's data collection involves the use of observation and documentation approaches during the learning process. For further data analysis, the research uses quantitative descriptive approaches. The findings indicated an increase in student activity markers. In Cycle I, 12 out of the 24 students obtained a learning activity indicator with a 50% percentage. In Cycle II, there was a notable and positive increase. Out of the 24 pupil participants, 21 were able to achieve the learning activity indicator, resulting in a percentage of 87.5%. Thus, it can be inferred that using the problem-based learning (PBL) model can improve students' learning experiences, particularly those in the VA class, when studying the topic of "light features" in the IPAS curriculum.
Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Melalui Media Papan Bilangan Cacah pada Pelajaran Matematika Kelas VB SDN 244 Palembang
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran matematika materi bilangan cacah kelas VB SDN 244 Palembang. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan 2 siklus. Berdasarkan hasil penelitian, Pada siklus 1 sebanyak 14 peserta didik dengan presentase 56% telah tuntas dan sebanyak 11 peserta didik tidak tuntas dengan presentase 44%, pada siklus 1 peserta didik mendapatkan rata rata hasil belajar 69,8. Pada siklus II peserta didik mendapatkan rata rata hasil belajar 82 yang telah tuntas ada 22 peserta didik dengan presentase 88% dan yang tidak tuntas sebanyak 3 peserta didik dengan presentase 12%. Berdasarkan hasil belajar tersebut, maka dapat dikatakan bahwa media pembelajaran Papan Bilangan Cacah dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas VB SD Negeri 244 Palembang