Jurnal Daring Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Ahmad Yani
Not a member yet
    1495 research outputs found

    KEPENTINGAN INDONESIA DALAM MEMBERIKAN HIBAH LUAR NEGERI KEPADA NEGARA-NEGARA DI KAWASAN PASIFIK SELATAN TAHUN 2019-2023

    No full text
    Penelitian ini mengkaji kepentingan Indonesia dalam memberikan hibah luar negeri kepada negara-negara di kawasan Pasifik Selatan selama periode 2019- 2023. Pemberian hibah ini merupakan wujud tanggung jawab moral sebagai negara berkembang yang menjunjung tinggi solidaritas global serta menjadi instrumen strategis untuk memperkuat hubungan internasional. Hibah digunakan untuk mempromosikan perdamaian, meningkatkan kerja sama bilateral, serta memperkuat pengaruh Indonesia di kawasan tersebut. Penelitian ini menganalisis hibah sebagai bagian dari upaya Indonesia untuk mencapai kepentingan nasional yang mencakup aspek pertahanan, ekonomi, tata kelola internasional, dan ideologi.Dalam konteks pertahanan, hibah digunakan untuk menjaga stabilitas regional yang penting bagi keamanan nasional. Dari segi ekonomi, hibah diarahkan untuk memperkuat hubungan perdagangan dan investasi. Pada aspek tata kelola internasional, hibah menjadi sarana untuk mempromosikan nilai-nilai universal seperti demokrasi dan penghormatan terhadap hukum internasional. Sementara itu, dalam dimensi ideologi, hibah mencerminkan komitmen Indonesia terhadap inklusivitas dan keterbukaan dalam hubungan internasional. Studi ini menyimpulkan bahwa hibah luar negeri merupakan kebijakan strategis yang dirancang untuk memperkuat posisi Indonesia di kawasan Pasifik Selatan, dengan tetap memprioritaskan kepentingan nasional

    PERAN INTERPOL INDONESIA DALAM MENANGANI KASUS PENJUALAN ORGAN TUBUH MANUSIA DI KAMBOJA

    No full text
    Penelitian ini mengkaji peran Interpol Indonesia dalam menangani kasus penjualan organ tubuh manusia di Kamboja (2021-2023), sebuah kejahatan transnasional yang meningkat akibat tingginya permintaan organ tubuh manusia. Kasus di Kamboja menjadi perhatian utama karena melibatkan korban dari Indonesia. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif melalui studi literatur, wawancara, dan analisis dokumen. Fokus penelitian meliputi peran Interpol dalam koordinasi lintas negara, pencegahan, dan penindakan perdagangan organ. Hasil penelitian bertujuan menganalisis peran Interpol Indonesia, serta menilai kerjasama antara Interpol dan lembaga penegak hukum di Kamboja dan Indonesia. Kasus ini dipicu oleh faktor kemiskinan, pendidikan rendah, dan penegakan hukum yang lemah, dengan korban direkrut melalui penipuan daring dan dieksploitasi, bahkan menjadi target perdagangan organ tubuh manusia. Penanganan kasus ini terkendala perbedaan legal standing, memerlukan upaya diplomasi untuk mendorong regulasi terkait perdagangan organ di Kamboja

    NATION BRANDING AMERIKA SERIKAT MELALUI KARAKTER CAPTAIN AMERICA DALAM SERIES MARVEL

    No full text
    Nation branding merupakan strategi penting dalam membangun citra suatu negara di mata dunia. Amerika Serikat telah memanfaatkan industri hiburan, khususnya film, sebagai sarana untuk memperkuat citra nasionalnya. Salah satu strategi yang digunakan adalah melalui karakter Captain America dalam serial Marvel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana karakter Captain America berperan dalam membangun nation branding Amerika Serikat. Dengan menggunakan pendekatan konstruktivisme, konsep diplomasi publik, dan nation branding, penelitian ini menemukan bahwa karakter Captain America tidak hanya merepresentasikan nilai-nilai Amerika tetapi juga menjadi alat Nation branding yang efektif untuk mempromosikan kepentingan nasional AS di tingkat global terutama Indonesia

    UPAYA PEMERINTAH QATAR DALAM PERLINDUNGAN HAK-HAK PEKERJA MIGRAN MENJELANG PIALA DUNIA FIFA 2022

    No full text
    Pada tahun 2010, Federation Internationale de Football Association (FIFA) telah memilih Qatar menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2022.  Untuk mempersiapkan Piala Dunia FIFA 2022, Qatar merenovasi 12 stadion dan akan membangun sembilan stadion baru. Pemerintah Qatar merekrut besar besaran pekerja migran dari berbagai negara untuk pengembangan infrastruktur. Perekrutan tersebut harus mengalami proses yang dipengaruhi oleh sistem kafala yang mana menjadi pemicu bagi pelanggaran hak pekerja migran di Qatar. Untuk menjelaskan fenomena yang terjadi, peneliti menggunakan konsep human security untuk menjelaskan upaya pemerintah Qatar dalam melindungi hak hak pekerja migran menjelang piala dunia FIFA 2022. Untuk melindungi hak pekerja migran, Qatar berupaya bekerjasama dengan ILO dan FIFA  dalam mengawasi hak pekerja migran. Selain itu, Qatar juga menerapkan Undang-Undang dan kebijakan baru tentang ketenagakerjaan. Qatar juga Membentuk komite Pengaduan izin keluar negara untuk pekerja migran. Namun, fakta di lapangan menunjukkan ketidaksesuaian bahwa masih banyak pekerja migran yang mengalami hak nya tidak terpenuhi seperti telat penerimaan upah. Realitas di lapangan menunjukkan bahwa banyak perusahaan yang tidak mematuhi regulasi. Pada tahun 2010, Federation Internationale de Football Association (FIFA) telah memilih Qatar menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2022.  Untuk mempersiapkan Piala Dunia FIFA 2022, Qatar merenovasi 12 stadion dan akan membangun sembilan stadion baru. Pemerintah Qatar merekrut besar besaran pekerja migran dari berbagai negara untuk pengembangan infrastruktur. Perekrutan tersebut harus mengalami proses yang dipengaruhi oleh sistem kafala yang mana menjadi pemicu bagi pelanggaran hak pekerja migran di Qatar. Untuk menjelaskan fenomena yang terjadi, peneliti menggunakan konsep human security untuk menjelaskan upaya pemerintah Qatar dalam melindungi hak hak pekerja migran menjelang piala dunia FIFA 2022. Untuk melindungi hak pekerja migran, Qatar berupaya bekerjasama dengan ILO dan FIFA  dalam mengawasi hak pekerja migran. Selain itu, Qatar juga menerapkan Undang-Undang dan kebijakan baru tentang ketenagakerjaan. Qatar juga Membentuk komite Pengaduan izin keluar negara untuk pekerja migran. Namun, fakta di lapangan menunjukkan ketidaksesuaian bahwa masih banyak pekerja migran yang mengalami hak nya tidak terpenuhi seperti telat penerimaan upah. Realitas di lapangan menunjukkan bahwa banyak perusahaan yang tidak mematuhi regulasi

    DAMPAK KEBIJAKAN ENERGI MANDIRI TURKI TERHADAP KERJA SAMA JALUR PIPA (TURKISH STREAM) DENGAN RUSIA TAHUN 2017-2021

    No full text
    Dampak kebijakan kemandirian energi Turki merupakan peran kunci dalam mencapai tujuan tertentu untuk mendapatkan keuntungan yang sebanding. Turki memanfaatkan peluang dari letak geografisnya namun juga menghadapi ancaman terkait sumber daya energi di masa depan. Turki berusaha mengeksplorasi dampak kebijakan kemandirian energinya dengan Rusia melalui jalur pipa Turkish Stream. Studi ini menganalisis hubungan kebijakan energi Turki dengan Rusia melalui pendekatan Neorealisme, Teori Kebijakan Luar Negeri, dan konsep keamanan energi. Penelitian ini mengkaji upaya Turki untuk mengurangi ketergantungan pada impor energi sambil memastikan pasokan yang stabil. Strategi penyeimbangan Turki dalam konteks geopolitik dan ekonomi menunjukkan adanya ketergantungan asimetris dengan Rusia. Dinamika ini menyoroti kompleksitas serta peluang strategis bagi Turki dalam mencapai keamanan energi di tengah ketidakpastian hubungan internasional

    DIPLOMASI INDONESIA DALAM PERLINDUNGAN TENAGA KERJA DI KOREA SELATAN PADA MASA PEMERINTAHAN JOKO WIDODO TAHUN 2019-2024

    No full text
    Perlindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri, khususnya di Korea Selatan, merupakan salah satu fokus utama kebijakan luar negeri Indonesia pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo (2019-2024). Dalam upaya melindungi PMI, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri dan BP2MI (Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia) telah melaksanakan berbagai langkah diplomasi dan kebijakan perlindungan yang mengutamakan keamanan, kesejahteraan, serta kebebasan dari ancaman. Meskipun berbagai regulasi dan peraturan telah disusun, tantangan tetap ada dalam menanggulangi masalah pekerja migran seperti kekerasan, pelecehan, hingga masalah hukum. Penelitian ini menganalisis langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah Indonesia dalam melindungi PMI, menilai keberhasilan diplomasi dalam menyelesaikan isu pekerja migran, serta mengevaluasi efektivitas kebijakan perlindungan yang diterapkan. Dengan menggunakan data yang diperoleh dari berbagai sumber terkait, penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun banyak langkah positif telah diambil, masih terdapat kesenjangan antara kontribusi ekonomi PMI dan perlindungan yang mereka terima. Diperlukan peningkatan koordinasi antar lembaga pemerintah serta inovasi dalam kebijakan perlindungan guna memastikan hak-hak pekerja migran Indonesia dapat terlindungi secara maksimal di luar negeri

    INTERVENSI HOLY SEE ATAS KASUS PELECEHAN DAN KEKERASAN ANAK DI KEUSKUPAN BALTIMORE, MARYLAND, MELALUI UNITED NATIONS CONVENTIONS ON THE RIGHTS OF THE CHILD (UNCRC) TAHUN 2018-2023

    No full text
    Penelitian ini mengkaji bagaimana status ganda Holy See sebagai negara berdaulat dan entitas keagamaan memengaruhi tanggung jawabnya dalam kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak di bawah kerangka United Nations Convention on the Rights of the Child (UNCRC). Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kerangka norm resistance serta konsep norm antipreneurs, penelitian ini berargumen bahwa Holy See secara aktif menolak pemaksaan norma akuntabilitas internasional, khususnya dalam kasus pelecehan seksual anak di Keuskupan Agung Baltimore. Analisis dilakukan terhadap dokumen sekunder seperti laporan investigasi, pernyataan resmi, dan tanggapan institusional. Analisis dilakukan terhadap dokumen sekunder seperti laporan investigasi, pernyataan resmi, dan tanggapan institusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Holy See tidak mengikuti norma internasional secara penuh, melainkan memanfaatkan status diplomatik dan otoritas moralnya untuk mempertahankan otonomi internal dan menunda pertanggungjawaban. Strategi penolakan ini tidak hanya menghambat perlindungan hak anak, tetapi juga memperlihatkan tantangan bagi efektivitas sistem hak asasi manusia internasional dalam menghadapi aktor yang memiliki legitimasi moral dan politik

    STRATEGI DIPLOMASI PUBLIK THAILAND TERHADAP WISATAWAN MUSLIM DI ASIA TENGGARA 2017-2021

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi nation branding yang diterapkan Thailand melalui penyelenggaraan event Thudong Internasional pada tahun 2023. Thudong adalah tradisi ziarah yang melibatkan perjalanan para biksu Thailand ke berbagai wilayah sebagai bagian dari praktik spiritual dan meditasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk mengeksplorasi kontribusi Thudong dalam menciptakan persepsi positif tentang Thailand di kancah internasional. Berdasarkan temuan penelitian, event Thudong Internasional memungkinkan Thailand untuk memproyeksikan nilai-nilai spiritual dan budaya yang dalam, yang selaras dengan prinsip-prinsip Buddhisme seperti kedamaian, pengendalian diri, dan pengabdian kepada sesama

    PERUBAHAN PERSEPSI DAN ADAPTASI ASEAN ATAS PERKEMBANGAN (DINAMIKA) DI KAWASAN INDO-PASIFIK

    No full text
    Penelitian ini menganalisis transformasi cara pandang dan strategi adaptasi ASEAN terhadap dinamika geopolitik Indo-Pasifik antara tahun 2017 hingga 2022 melalui pendekatan konstruktivis. Berangkat dari posisi reaktif dan hati-hati, ASEAN kemudian mengembangkan ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP) sebagai respons normatif terhadap meningkatnya rivalitas kekuatan besar dan ancaman terhadap sentralitas regionalnya. AOIP tidak hanya memformulasikan visi kawasan yang inklusif dan berbasis kerja sama, tetapi juga menjadi alat untuk mengoperasionalkan norma ASEAN melalui pilar-pilar kerja sama maritim, konektivitas, pembangunan berkelanjutan, dan integrasi ekonomi. Dalam konteks teori konstruktivis, transformasi ini dipahami melalui konsep lokalisasi dan subsidiaritas norma (Acharya), siklus hidup norma (Finnemore & Sikkink), serta institusionalisme diskursif (Schmidt). Studi ini menunjukkan bahwa ASEAN, meskipun terbatas oleh struktur konsensus dan absennya kekuatan keras, berhasil menegaskan kepemimpinan normatif di Indo-Pasifik melalui penguatan wacana, diplomasi dialogis, dan konsistensi kelembagaan. Dengan demikian, ASEAN berperan sebagai arsitek norma yang aktif dalam membentuk arsitektur regional berbasis nilai dan kolaborasi, bukan kekuatan koersif

    PERAN UNHCR DALAM MENANGANI ISU PENGUNGSI DI YORDANIA MELALUI ANGELINA JOLIE SEBAGAI UTUSAN KHUSUS UNCHR

    No full text
    The significant increase in the number of Syrian refugees in Jordan has caused all existing facilities to experience shortages and limitations. With no peace in sight for the ongoing conflict, Jordan has had to take them in as a neighboring country. UNHCR, through Angelina Jolie as its Special Envoy, is focused on providing refugee living facilities and actively highlighting the situation there. This study employs a qualitative method with a descriptive-analytical approach, using online data collection techniques and literature reviews such as the official UNHCR website, articles, journals, books, and relevant literature. This study focuses on three concepts of roles according to Biddle & Biddle: Motivator, Communicator, and Mediator. The results of the study indicate that UNHCR fulfills these three concepts through Angelina Jolie as its instrument

    761

    full texts

    1,495

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Daring Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Ahmad Yani
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇