Jurnal Daring Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Ahmad Yani
Not a member yet
    1495 research outputs found

    PERAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN SUMEDANG DALAM MEWUJUDKAN PELAYANAN PENDIDIKAN YANG BERMUTU DI KABUPATEN SUMEDANG

    Full text link
    Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang memiliki peran strategis dalam mewujudkan pelayanan pendidikan yang bermutu melalui berbagai aspek, termasuk responsivitas, kolaborasi, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta pengelolaan sarana dan prasarana. Dalam aspek responsivitas, Dinas Pendidikan menunjukkan kemampuan dalam menanggapi permasalahan pendidikan secara cepat, meskipun masih terdapat tantangan dalam koordinasi dan keterbatasan anggaran. Pada aspek kolaborasi, pendekatan berbasis pentahelix diterapkan dengan melibatkan akademisi, sektor bisnis, masyarakat, pemerintah, dan media untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan. Untuk memastikan kualitas tenaga pendidik, Dinas Pendidikan menerapkan program pelatihan, sertifikasi, serta pengukuran kinerja berbasis Indikator Kinerja Utama (IKU), meskipun distribusi guru masih belum merata. Sementara itu, dalam pengelolaan sarana dan prasarana, Dinas Pendidikan berupaya meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan, namun masih menghadapi kendala keterbatasan dana sehingga pemerataan dilakukan secara bertahap. Secara keseluruhan, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang terus berupaya memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas, dengan berbagai kebijakan dan strategi yang disesuaikan dengan kebutuhan serta tantangan yang ada di daerah

    PENGARUH PERAN KEPALA DESA TERHADAP EFEKTIVITAS PENGEMBANGAN BUMDES DI DESA PANGAUBAN KECAMATAN BATUJAJAR KABUPATEN BANDUNG BARAT

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peran Kepala Desa terhadap efektivitas pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat. Permasalahan dalam penelitian ini berangkat dari fenomena stagnasi dan ketidakefektifan pengelolaan BUMDes Baitul Falah yang menunjukkan rendahnya keberlanjutan unit usaha dan minimnya kontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket kepada 75 responden yang terdiri dari perangkat desa, pengurus BUMDes, BPD, tokoh masyarakat, dan pihak terkait lainnya. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear sederhana dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Kepala Desa berada pada kategori “baik”, dan efektivitas pengembangan BUMDes berada pada kategori “cukup”. Uji regresi linear sederhana menunjukkan bahwa peran Kepala Desa berpengaruh secara signifikan terhadap efektivitas pengembangan BUMDes dengan kontribusi sebesar 30,9%. Hal ini menunjukkan bahwa semakin aktif dan strategis peran Kepala Desa, maka semakin tinggi pula efektivitas pengembangan BUMDes. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas kepemimpinan kepala desa dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan BUMDes secara berkelanjutan

    PENGARUH KEPEMIMPINAN CAMAT TERHADAP EFEKTIVITAS PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DI KECAMATAN PADALARANG KABUPATEN BANDUNG BARAT

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh kepemimpinan camat terhadap efektivitas pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Latar belakang penelitian ini adalah masih belum optimalnya pelaksanaan program pemberdayaan UMKM di tingkat kecamatan, yang ditandai dengan rendahnya pemanfaatan fasilitas, terbatasnya promosi, serta minimnya pelatihan keterampilan bagi pelaku usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan jumlah populasi sebanyak 5.753 pelaku UMKM, dan sampel yang digunakan sebanyak 100 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan studi lapangan, seperti angket dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan camat tergolong cukup baik dengan nilai rata-rata 1,95, dan efektivitas pemberdayaan UMKM juga berada pada kategori cukup baik dengan nilai rata-rata 1,98. Analisis statistik menghasilkan koefisien determinasi sebesar 94,09%, yang berarti terdapat pengaruh yang sangat kuat antara kepemimpinan camat dan efektivitas pemberdayaan UMKM. Temuan ini memperkuat pentingnya peran kepemimpinan lokal dalam menggerakkan sektor UMKM sebagai bagian dari pembangunan ekonomi daerah

    STRATEGI PEMERINTAH DESA DALAM MENINGKATKAN STATUS DESA MENUJU DESA MANDIRI

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang diterapkan oleh Pemerintah Desa Petatal dalam meningkatkan status desa menuju desa mandiri. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung di lapangan, serta studi dokumentasi terhadap berbagai dokumen perencanaan dan pelaksanaan pembangunan desa. Informan dalam penelitian ini meliputi kepala desa, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (LPKK), serta perwakilan masyarakat yang terlibat aktif dalam proses pembangunan desa. Analisis strategi pembangunan Desa Petatal menggunakan pendekatan Geoff Mulgan yang mencakup lima dimensi, yaitu: tujuan, lingkungan, pengarahan, tindakan, dan pembelajaran. Pendekatan ini memberikan kerangka sistematis untuk memahami bagaimana strategi dijalankan secara partisipatif, terarah, dan berkelanjutan dalam konteks pemerintahan desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Petatal berhasil meningkatkan status desanya dari desa berkembang menjadi desa mandiri. Strategi yang digunakan meliputi peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendidikan, penguatan ekonomi lokal dengan mendukung UMKM, pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan dan, tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel. Namun, masih ditemukan tantangan seperti kurangnya fasilitas pendidikan, kurangnya infrastruktur kesehatan dan kurangnya aktifnya prasarana ekonomi. Namun keberhasilan strategi bergantung pada kolaborasi pemerintah desa, masyarakat, dan dukungan eksternal

    PERANAN PEMERINTAH DESA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT ADAT DI KAMPUNG CIKONDANG DESA LAMAJANG KECAMATAN PANGALENGAN KABUPATEN BANDUNG

    Full text link
    Penelitian ini berjudul “Peranan Pemerintah Desa dalam Pemberdayaan Masyarakat Adat di Kampung Cikondang Desa Lamajang Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung”. Fenomena masalah penelitian yaitu banyak masyarakat keluarga kurang sejahtera, pengelolaan wisata kebudayaan belum berkembang, kurangnya keterbukaan pembuatan kebijakan, kurangnya anggaran dan fasilitas pendukung, serta jarangnya pelatihan. Penelitian bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana peranan Pemerintah Desa dalam pemberdayaan masyarakat adat di Kampung Cikondang Desa Lamajang, faktor penghambat dan upaya yang telah dilakukan. Pada penelitian ini menggunakan teori peranan dari Okke Rosmaladewi dalam Saufiah R, Arpandi, Saidah H (2024) “sebagai Regulator, Dinamisator, dan Fasilitator”, dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu studi pustaka dan studi lapangan (observasi, wawancara dan dokumentasi). Teknik Analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Informan penelitian yaitu Kepala Desa, Sekretaris Desa, Ketua LPMD, RT03/RW03, RW03, Ketua Adat, dan masyarakat adat. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa peranan Pemerintah Desa dalam pemberdayaan masyarakat adat di Kampung Cikondang Desa Lamajang sudah cukup optimal meliputi Dimensi Regulator sebagai pembuat kebijakan, meningkatkan produktivitas, dan mengatasi permasalahan. Dinamisator cukup optimal meliputi peningkatan kompetensi dan pemberdayaan berbasis partisipatif, belum optimal dalam mempercepat perubahan Desa. Fasilitator cukup optimal dalam penyediaan sarana prasarana dan pendidikan pelatihan, belum optimal dalam penyuluhan pendampingan, serta pemberian pelatihan teknis. &nbsp

    THE POTENTIAL OF THE SPICE ROUTE AS AN INSTRUMENT OF NATION BRANDING AND PROMOTION FOR INDONESIA: A SWOT ANALYSIS

    Full text link
    Indonesia's Spice Route, historically a vital trade network, is now being strategically leveraged for nation branding, cultural diplomacy, and economic promotion. This study employs a SWOT analysis to evaluate Indonesia's strengths, weaknesses, opportunities, and threats in revitalizing the Spice Route. Findings highlight Indonesia’s rich spice heritage, government initiatives such as Indonesia Spice Up the World, and efforts to gain UNESCO recognition as key strengths. However, challenges include low productivity, inconsistent quality control, and competition from other spice-exporting nations. Opportunities lie in increasing global demand for sustainable spices and enhanced digital trade, while threats include regulatory barriers and fragmented stakeholder coordination. To maximize the Spice Route's potential, Indonesia must integrate cultural diplomacy, sustainable trade, and tourism strategies. This research contributes to discussions on nation branding, public diplomacy, and economic competitiveness, providing insights for policymakers and industry stakeholders

    PENGARUH PELAKSANAAN PROGRAM LITERASI DINAS PERPUSTAKAAN DAN ARSIP TERHADAP EFEKTIVITAS PEMBANGUNAN BUDAYA LITERASI DI KECAMATAN RANCABALI KABUPATEN BANDUNG

    Full text link
    Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kabupaten Bandung mengalami penurunan signifikan sebesar 28,3% di tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan program literasi Dinas Perpustakaan dan Arsip terhadap efektivitas pembangunan budaya literasi di Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung. Penelitian ini dilakukan di Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Bandung dan di Kecamatan Rancabali Kabupaten Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksplanatif dengan pengumpulan data utama melalui kuesioner, serta wawancara, dan observasi sebagai data pendukung. Penelitian ini melibatkan 100 responden masyarakat Rancabali. Data dianalisis menggunakan SPSS versi 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program literasi dikategorikan cukup baik meskipun masih terdapat kelemahan dalam konsistensi jadwal dan dalam hal evaluasi yang masih satu arah. Efektivitas pembangunan budaya literasi di Kecamatan Rancabali juga tergolong cukup baik, namun dukungan literasi di lingkungan masyarakat masih rendah. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pelaksanaan program literasi dengan efektivitas pembangunan budaya literasi, dibuktikan dengan nilai thitung (5,744) > ttabel (1,661) dan signifikansi 0,01 < 0,05. Koefisien determinasi sebesar 0,252 mengindikasikan kontribusi program literasi terhadap efektivitas pembangunan budaya literasi sebesar 25,2%, dengan tingkat korelasi sedang (r = 0,502)

    STRATEGI BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DESA (PADES) DI DESA BOJONGMANGGU KECAMATAN PAMEUNGPEUK KABUPATEN BANDUNG

    Full text link
    Penelitian ini berjudul “Strategi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) di Desa Bojongmanggu Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Bandung”. Permasalahan belum berhasilmya pelaksanaan strategi yang dilakukan oleh BUMDes dalam meningkatkan PADes di Desa Bojongmanggu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana strategi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam meningkatkan Pendapatana Asli Desa (PADes) di Desa Bojongmanggu Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Bandung. Teori yang digunakan adalah teori yang dikemukakan Geoff Mulgan yang terdiri dari 5 (lima) dimensi, yaitu tujuan, lingkungan, arah, aksi, dan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi studi Pustaka dan studi lapangan (observasi dan wawancara). Informan penelitian meliputi Kepala Desa Bojongmanggu, Direktur, Manajer Unit Usaha dan Pelaksana Operasional BUMDes Sabanda Sariksa, dan perwakilan Masyarakat Desa Bojongmanggu. Teknik analisis data meliputi data collection, data reduction, data display dan conclusion drawing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi BUMDes dalam meningkatkan PADes di Desa Bojongmanggu belum memperlihatkan keberhasilan yang optimal. Hal ini terlihat dari adanya permasalahan-permasalahan yang masih belum dapat diatasi secara efektif, seperti lemahnya kepengurusan dan kapasitas SDM pelaksana, kendala administrative yang belum terpenuhi, rendahnya pemahaman dan partisipasi aktif Masyarakat pada program/kegiatan BUMDes, serta kurangnya tindak lanjut yang merespon pada kebutuhan sekaligus isu yang dihadapi

    STRATEGI BPBD DALAM MENANGGULANGI BANJIR ROB DI DESA CEMARAJAYA KECAMATAN CIBUAYA KABUPATEN KARAWANG

    No full text
    Penelitian ini berjudul “Strategi BPBD Dalam Menanggulangi Banjir Rob di Desa Cemarajaya Kecamatan Cibuaya Kabupaten Karawang”. Dalam Rencana Strategis BPBD Kabupaten Karawang, strategi penanggulangan bencana telah dijalankan. Namun dalam praktiknya, penanggulangan banjir rob di Desa Cemarajaya belum berjalan secara optimal. Identifikasi masalah dalam penelitian ini bagaimana strategi yang di terapkan BPBD dalam menanggulangi banjir rob, faktor penghambat  dalam pelaksanaan strategi, serta usaha-usaha yang dilakukan untuk menanggulangi hambatan tersebut. Teori yang digunakan Fred, R. David (2005:5). yaitu, perumusan strategi, pelaksanaan strategi, evaluasi strategi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan studi lapangan (observasi, wawancara dan dokumentasi). Teknik analisis data melalui informan, pengumpulan data, reduksi data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi BPBD dilakukan melalui tiga tahapan: pra bencana, tanggap darurat, dan pasca bencana. Dalam pelaksanaannya masih terdapat kendala seperti keterbatasan anggaran, koordinasi yang belum optimal, dan kurangnya sosialisasi kepada masyarakat. BPBD telah melakukan berbagai upaya seperti pelaksanaan bimbingan teknis, pembentukan satgas kecamatan, dan menyiagakan personel 1x24 jam. Evaluasi telah dilakukan, namun masih terbatas dan belum menyentuh seluruh masyarakat yang terdampak

    KERJASAMA PERTAHANAN INDONESIA – RUSIA MELALUI MILITARY TECHNICAL COOPERATION (MTC) PADA TAHUN 2019 – 2023

    No full text
    Kerjasama dalam bidang pertahanan adalah salah satu kerjasama internasional yang sangat penting untuk hubungan antara negara dan negara lain. kerjasama antara Indonesia dan Rusia melalui perjanjian Military Technical Cooperation (MTC). Kedua negara ini melakukan kerjasama dengan tujuan saling menguntungkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan kerjasama pertahanan Indonesia-Rusia melalui Military Technical Cooperation (MTC) pada tahun 2019-2023. Dimana tujuan dari kerjasama tersebut yaitu dalam membantu modernisasi militer Indonesia. Tipe penelitian yang digunakan adalah tipe deskriptif-analitis. Pemilihan metode ini dimaksudkan untuk bisa menjelaskan secara mendalam tentang suatu fenomena yang peneliti angkat berdasarkan data dan informasi yang peneliti kumpulkan secara sistematis dan akurat. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah menggunakan studi kepustakaan, teknik wawancara dan analisis dokumen. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa perkembangan kerjasama pertahanan Indonesia-Rusia melalui Military Technical Cooperation (MTC) pada tahun 2019-2023 mengalami perkembangan yang signifikan. Meskipun pada tahun 2019-2023 kerjasama tersebut mengalami beberapa tantangan

    761

    full texts

    1,495

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Daring Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Ahmad Yani
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇