Jurnal Online Institut Agama Islam Muhammadiyah Bima
Not a member yet
1144 research outputs found
Sort by
IMPLIKASI NILAI-NILAI AIK DALAM PERKULIAHAN: RELEVANSI PENDIDIKAN MUHAMMADIYAH ERA DISRUPSI
Era disrupsi membawa perubahan dunia pendidikan. Perubahan nilai, teknologi, dan orientasi pembelajaran. Nilai-nilai Al Islam menjadi pondasi utama pendidikan. Muhammadiyah sebagai lembaga pendidikan menghadapi tantangan dan peluang untuk diimplikasikan dalam proses perkuliahan. Penelitian ini bertujuan menjawab nilai-nilai Al Islam dalam perkuliahan relevansi pendidikan Muhammadiyah era disrupsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data dokumen dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan implikasi nilai Al Islam sudah dilaksanakan dalam perkuliahan. Dibuktikan melalui dokumen RPS. Namun, hasil wawancara sebanyak 33 mahasiswa (70,22%) menyatakan bahwa pembelajaran AIK sangat membantu mereka dalam membentuk kepribadian dan meningkatkan kesadaran spiritual, 8 mahasiswa (17,02%) merasa pembelajaran AIK cukup menarik jika dikaitkan dengan isu-isu kontemporer, dan 3 mahasiswa (6,38%) menyatakan AIK masih bersifat normatif dan kurang relevan dengan dunia profesi mereka sebagai calon guru bahasa. Namun, terdapat 3 mahasiswa (6,38) yang tidak pernah ada selama perkuliahan (keluar/cuti). Temuan ini pendidikan Muhammadiyah tetap relevan dalam menyiapkan generasi yang bernilai Islam. Implikasi penelitian mampu mendorong penguatan pembinaan dan peningkatan berkelanjutan di Perguruan Tinggi Muhammadiyah
KONSEP PENDIDIKAN TA’DIB PEMIKIRAN SYED MUHAMMAD NAQUIB AL-ATTAS SERTA RELEVANSINYA TERHADAP PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA KURIKULUM MERDEKA DI ERA SOCIETY 5.0
ABSTRAK
Kemajuan teknologi yang begitu cepat mengharuskan manusia untuk senantiasa melakukan perbaikan di berbagai segi kehidupan, khususnya dalam ranah pendidikan moral. Kemerosotan nilai-nilai etika, hilangnya nilai-nilai kemanusiaan, serta pemisahan antara agama dan kehidupan menjadi tantangan yang harus dihadapi di era Society 5.0. Syed Naquib al-Attas, seorang pemikir Muslim masa kini dari Malaysia, memberikan fokus khusus dalam mengembangkan konsep pendidikan moral yang dinamakan Ta’dib. Gagasan pendidikan Ta’dib yang dikemukakan al-Attas ini menjadikan adab sebagai dasar utama dalam membentuk kepribadian manusia yang sanggup menyatukan antara pengetahuan dan pengamalan. Kementerian Agama RI telah mengembangkan program Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (PPRA) sebagai kerangka kerja peningkatan pendidikan karakter di Indonesia untuk menjawab permasalahan era Society 5.0.
Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengeksplorasi bagaimana konsep Pendidikan Ta’dib menurut pemikiran Syed Muhammad Naquib Al-Attas 2) untuk mengidentifikasi relevansi pemikiran pendidikan Ta’dib Syed Muhammad Naquib Al-Attas terhadap penguatan pendidikan karakter peserta didik pada kurikulum merdeka di era Society 5.0
Analisis Maslahah terhadap Tradisi Ajun Arah dalam Adat Kerinci: Perspektif Hukum Islam
Ajun Arah is a tradition of customary law in the Kerinci community that regulates the procedure for establishing a house through permits and briefings from traditional stakeholders. This tradition plays a role in maintaining social order, strengthening family values, and ensuring fair and orderly land use in the community. This research aims to analyze the practice of Ajun Arah from the perspective of maslahah in Islamic law and assess its relevance in the midst of modern social and legal developments. Using a qualitative-normative study employing a literature-based method, this study examines the extent to which Ajun Arah provides benefits to society and supports the main goals of Islamic sharia (maqashid sharia), especially in the protection of property (hifzh al-mal) and social order. The results of the study show that Ajun Arah can be categorized as a practice that reflects the maslahah mursalah, because it provides real benefits without contradicting sharia principles. This tradition helps prevent land ownership conflicts, strengthens indigenous social structures, and creates harmony in the community. However, along with the dynamics of land laws and regulations in Indonesia, there is a need for renewal and harmonization so that the Ajun Arah remains relevant, does not cause legal overlap, and is inclusive for all citizens. The maslahah-based approach opens up space for the preservation of this tradition in a more contextual, adaptive manner, and still based on Islamic justice values.Ajun Arah merupakan tradisi hukum adat dalam masyarakat Kerinci yang mengatur tata cara pendirian rumah melalui mekanisme izin serta pengarahan dari para pemangku adat. Tradisi ini memiliki peranan penting dalam menjaga ketertiban sosial, memperkuat nilai-nilai kekeluargaan, serta memastikan pemanfaatan tanah secara adil dan tertib di lingkungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik Ajun Arah dari perspektif maslahah dalam hukum Islam, serta menilai relevansinya dalam konteks perkembangan sosial dan hukum modern. Dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif-normatif berbasis studi literatur, kajian ini menelaah sejauh mana Ajun Arah memberikan kemanfaatan bagi masyarakat serta mendukung tujuan pokok syariat Islam (maqashid syariah), khususnya dalam aspek perlindungan harta (hifzh al-mal) dan pemeliharaan ketertiban sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ajun Arah dapat dikategorikan sebagai praktik yang merepresentasikan maslahah mursalah, karena menghadirkan manfaat nyata tanpa bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah. Tradisi ini berkontribusi dalam pencegahan konflik kepemilikan tanah, memperkuat struktur sosial adat, serta menciptakan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. Namun demikian, seiring dengan dinamika regulasi dan perundang-undangan pertanahan di Indonesia, diperlukan pembaruan serta harmonisasi agar Ajun Arah tetap relevan, tidak menimbulkan tumpang tindih hukum, serta inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Pendekatan berbasis maslahah membuka peluang pelestarian tradisi ini secara lebih kontekstual, adaptif, dan tetap berlandaskan pada prinsip keadilan Islam
PENERAPAN PERILAKU KOGNITIF TERHADAP INTERAKSI SOSIAL ANAK ADHD DI RA (RAUDHATUL ATHFAL) HARAPAN BUNDA BINJAI BARAT
Penelitian tujuan berupa pengidentifikasian serta melakukan penganalisisan mengenai Penerapan perilaku kognitif terhadap interaksi sosial anak ADHD dengan melalui pelaksanaan kegiatan observasi di RA Harapan Bunda Binjai Barat. Anak ADHD adalah gangguan kronos (menahun) yang dapat dimulai pada masa bayi dan dapat berlanjut sampai dengan dewasa, ADHD adalah suatu kondisi ketika seorang anak memperhatikan gejala-gejala seperti hyperaktif,kurang konsentras,dan implusif yang dapat menyebabkan ketidak seimbangan sebagai besar aktivitas hidup mereka,kognitif merupakan kemampuan yang dimiliki anak berkebutuhan khusus harus di barengin dengan kemampuan anak dalam memecahkan masalah seperti masalah pembelajaran. Dengan aktifnya anak bermain, dan anak memahami bagaimana permainan itu menimbulkan keinginan yang kuat untuk anak bersosialisasi dalam permaianan yang diciptakan. Anak ADHD yang sudah sangat tinggi interaksi sosial dengan teman-temannya dan gurunya di kelas kebanyakan ditunjukan dengan senangnya melakukan aktivitas bersama teman, seperti bermain bersama teman.
Kata Kunci: Anak ADHD, Kognitif, Interaksi Sosial
PENGARUH MEDIA INTERAKTIF DIGITAL TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF (KEMAMPUAN BERHITUNG) ANAK USIA 5-6 TAHUN DI RA AL- BUSTANIYAH
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media interaktif digital terhadap perkembangan kognitif (kemampuan berhitung) anak usia 5-6 tahun di RA Al-bustaniyah. penelitian yang di gunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperiment Desain, penelitian ini menggunakan seluruh populasi yang berjumlah 20 anak sebagai sampel kelompok eksperiment. Teknik analisis data yang di gunakan adalah uji validitas, uji rehabilitas, uji homogenitas, uji anova, hasil uji anova di ketahui bahwa nilai signifikannya 0,01 < 0,05 jadi adanya pengaruh media interaktif digital terhadap perkembangan kognitif (kamampuan berhitung) anak usi 5-6 tahun di RA Al-Bustaniyah.
Kata Kunci: Media Interaktif Digital, Perkembangan Kognitif, Kemampuan Berhitung
PENGARUH PEMBELAJARAN PROYEK PADA SUB TEMA SAYURAN TERHADAP SIKAP TANGGUNG JAWAB ANAK USIA DINI
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman sikap tanggung jawab sebagai fondasi karakter Anak Usia Dini, yang faktanya masih tergolong rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran proyek pada sub-tema sayuran terhadap peningkatan sikap tanggung jawab anak. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain nonequivalent pretest-posttest control group design. Subjek penelitian terdiri dari 20 anak kelompok B di TK Kartini Bina Putera, yang terbagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberikan perlakuan pembelajaran proyek menanam kangkung, sementara kelompok kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui observasi dan dianalisis menggunakan uji nonparametrik Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen. Rata-rata skor pretest sebesar 23,6 meningkat pesat menjadi 28,2 pada posttest. Sementara itu, kelompok kontrol hanya mengalami peningkatan kecil dari 24,5 menjadi 25,9. Uji statistik menunjukkan nilai signifikansi 0,003, membuktikan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran proyek pada tema sayuran memiliki pengaruh yang signifikan dan efektif dalam menumbuhkan sikap tanggung jawab pada Anak Usia Dini
PENGARUH PROGRAM PARENTING TERHADAP KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI DI TK NEGERI 19 SANTI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program parenting terhadap kemandirian Anak Usia Dini. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu studi literatur. Pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan cara mengumpulkan, memeriksa informasi atau data tentang hasil penemuan yang berbeda dari buku, proposal, berbagai artikel dan jurnal yang berlaku. Data yang telah diperoleh, diteliti, dan dipusatkan di dalam dan luar secara efisien dan pada dasarnya kemudian diuraikan secara naratif. Dari hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya pelaksanaan program parenting di taman kanak-kanak itu sangat berpengaruh positif pada pengembangan kemandirian pada Anak Usia Dini di mana dalam program ini orang tua dan guru adalah faktor yang paling penting dan bekerja sama untuk menciptakan pembelajaran yang akan mengembangkan kemandirian pada anak
PENGARUH METODE GARDENING PROJECT TERHADAP PERKEMBANGAN SAINS ANAK USIA 5-6 TAHUN DI RAUDATUL ATHFAL (RA) DAARUL MUTA'ALLIMIN
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode Gardening Project terhadap perkembangan sains anak usia 5–6 tahun di RA Daarul Muta’allimin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 22 anak, terdiri atas 9 anak laki-laki dan 13 anak perempuan. Instrumen pengumpulan data berupa lembar observasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif, uji t berpasangan, dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest (p < 0,05). Hal ini berarti metode Gardening Project memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan sains anak. Dengan demikian, kegiatan berkebun dapat dijadikan salah satu alternatif pembelajaran berbasis proyek yang efektif untuk meningkatkan kemampuan sains Anak Usia Dini
PENGGUNAAN MEDIA FLASH CARDS TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA DINI DI RA BANI AKHMAD
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan media flash cards terhadap perkembangan bahasa anak usia dini di RA Bani Akhmad, Sukajadi, Kragilan, Kota Serang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari empat anak usia 5–6 tahun dan tiga guru kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan flash cards meningkatkan kemampuan bahasa anak, baik dalam aspek reseptif maupun ekspresif. Anak lebih cepat mengenali huruf dan kata, memperkaya kosakata, serta lebih berani berbicara dan menyusun kalimat sederhana. Media ini juga menumbuhkan antusiasme dan keterlibatan aktif anak selama pembelajaran berlangsung. Meskipun terdapat kendala seperti kejenuhan dan kerusakan kartu, inovasi guru dalam variasi desain dan metode penyajian mampu menjaga efektivitas media. Dengan demikian, flash cards merupakan alat pembelajaran visual yang efektif, menarik, dan sesuai karakteristik anak usia dini.
Kata kunci: flash cards, perkembangan bahasa, anak usia dini, pembelajaran visual
PEMBELAJARAN BAHASA ARAB ASPEK MAHARATUL ISTIMA’ UNTUK SISWA SDITQ AR-RAHMAN KOTA BIMA
Maharah istima’ atau menyimak adalah proses atau kegiatan mendengarkan suara pembicara dengan penuh perhatian, pemahaman, apresiasi, serta interpretasi untuk memperoleh informasi, menangkap isi, serta memahami makna komunikasi yang tidak disampaikan oleh si pembicara melalui ujaran atau bahasa lisan. Pembelajaran istima’ merupakan fondasi utama dalam penguasaan bahasa Arab, terutama bagi siswa tingkat dasar yang masih berada pada tahap awal pemerolehan bahasa. Namun sampai saat ini masih banyak guru bahasa Arab yang tidak menganggap hal ini tidak terlalu penting dan menganggap bisa dikuasai seiring berjalanya waktu, tanpa membutuhkan latihan dan pembelajaran khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran bahasa Arab pada aspek maharatul istima’ bagi siswa kelas V Sekolah Dasar Islam Terpadu Qur'ani (SDITQ) Ar-Rahman Kota Bima. Dan untuk mengetaui efektifitas pembelajaran maharah istima’ bagi siswa kelas V Sekolah Dasar Islam Terpadu Qur'ani (SDITQ) Ar-Rahman Kota Bima. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai instrumen pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran istima’ di kelas V SDITQ Ar-Rahman memakai strategi komunikatif,penggunaan permainan edukatif, materi terserap maksimal, komunikasi antara siswa dan guru terjalin dengan baik. Adapun kendala yang dihadapi, adalah perbedaan pemahaman siswa dan keterbatasan waktu pelajaran Dan penelitian ini merekomendasikan agar peningkatan pelatihan guru serta penggunaan sarana pembelajaran digital yang ada disekolah untuk mendukung efektivitas pembelajaran Bahasa Arab yang ada di SDITQ Ar-Rahman Kota Bima