Jurnal Online Institut Agama Islam Muhammadiyah Bima
Not a member yet
    1144 research outputs found

    LEGALITAS PERNIKAHAN BEDA AGAMA (STUDI ANALISIS TERHADAP PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NO.1400K/PDT/1986)

    Get PDF
    Perkawinan memiliki keterkaitan yang sangat kuat dengan agama atau kepercayaan sehingga aturan agama menjadi patokan terhadap keabsahan suatu perkawinan selama tidak bertentangan dengan Undang-Undang atau tidak ditentukan lain dalam Undang-Undang. Pada tahun 1986 Hakim Mahkamah Agung mengabulkan permohonan perkawinan beda agama yang dijukan oleh Andy Vanny Gani P dengan pertimbangan bahwa pemohon tidak lagi tunduk terhadap agamanya (in case islam) serta adanya kekosongan hukum atas kebolehan dan larangan perkawinan beda agama. Penelitian ini mengggunakan pendekatan Kualitatif dengan jenis penelitian Hukum Normatif. Hasil penelitian yang didapat dalam penelitian ini bahwa dasar hakim mengabulkan perkawinan beda agama pada tahun 1986 ialah adanya kekosongan hukum mengenai perkawinan beda agama pada saat itu. Pada akhirnya pada 7 juli 2023 Mahkamah Agung menerbitkan surat edaran nomor 2 tahun 2023 yang dapat menjawab bahwasanya perkawinan beda agama di Indonesia dilarang sehingga peraturan ini dapat menutup celah hukum yang tidak mengatur dengan tegas mengenai perkawinan beda agama di Indonesia

    Kriteria Memilih Pasangan Hidup Alumni Pondok Pesantren Minhaj Shahabah Perspektif Hukum Islam

    Get PDF
    Pernikahan adalah ikatan lahir batin antara pria dan wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Untuk mencapai tujuan ini, penting bagi calon pasangan untuk mempertimbangkan kriteria pasangan agar kehidupan rumah tangga harmonis. Hukum Islam dalam bab munakahat membahas kriteria pasangan hidup sesuai syariat, seperti dalam hadis riwayat Bukhari No. 4700. Penelitian dilakukan kepada alumni Pondok Pesantren Minhaj Shahabah angkatan 2020 yang telah mempelajari fikih nikah, termasuk kriteria memilih pasangan hidup sesuai syariat. Pendekatan yang dilakukan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis studi kasus dengan metode wawancara. Hasil dari peneltian adalah bahwasanya kriteria pasangan ideal menurut Islam adalah: (1) Salihah dan baik agamanya, (2) Yang dapat menyenangkan pasanganya, (3) Yang sesuai fisiknya dengan preferensi pribadi dan (4) Memiliki kesuburan. Adapun kriteria yang tidak ideal adalah: (1) Suka ber-tabarruj, (2) Suka melupakan kebaikan pasangan dan (3) Suka bergaul dengan pria yang bukan mahramnya (salfa). Berdasarkan hasil wawancara dengan informan, peneliti menemukan beberapa faktor yang memengaruhi informan dalam menentukan kriteria pasangan. Faktor-faktor tersebut antara lain adalah: (1) Faktor agama, (2) Faktor pendidikan, dan (3) Faktor pekerjaan. Adapun permasalahan yang didapati informan adalah (1) Penyelarasan dalam prinsip beragama dan (2) Perbedaan pandangan dengan keluarga

    PENGARUH SENAM FANTASI TERHADAP KECERDASAN KINESTETIK ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK DHARMA WANITA SIMPANG SUNGAI DUREN

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil pengamatan peneliti di lapangan yang menunjukkan bahwa kecerdasan kinestetik beberapa anak usia 5-6 tahun di TK Dharma Wanita Simpang Sungai Duren masih belum berkembang. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh senam fantasi terhadap kecerdasan kinestetik anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Desain yang dipakai adalah Pre-Eksperimental Design dengan bentuk One Group Pretest Posttest Design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan Sampling Purposive. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian membuktikan bahwa t hitung > t tabel  yaitu 12.275 > 2.160 pada taraf signifikan α = 0,05 hal ini berarti ada pengaruh yang signifikan dari penerapan senam fantasi terhadap kecerdasan kinestetik anak usia 5-6 tahun di TK Dharma Wanita Simpang Sungai Duren.  Kata Kunci: Senam Fantasi, Kecerdasan Kinesteti

    PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS DAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS V B DI SD NEGRI KLECO 1 SURAKARTA

    Get PDF
    Kurangnya kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam memecahkan masalah dalam suatu pembelajaran mengakibatkan hasil belajar yang kurang memuaskan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis model pembelajaran problem based learning (PBL) dalam meningkatkan sikap berpikir kritis peserta didik kelas V SD Negeri Kleco 1 Surakarta. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian dilakukan di SD Negeri Kleco 1 Surakarta pada peserta didik kelas V dengan jumlah 27 orang. Data diperoleh dari nilai peserta didik pada siklus I dan siklus II. Teknik analisis yang digunakan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan penerapan model pembelajaran problem based learning (PBL) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan keaktifan belajar peserta didik. Pada siklus I ketuntasan belajar sebanyak 12 peserta didik yang tuntas (44,4%) dan siklus II meningkat menjadi 23 peserta didik (85,2%). Keaktifan belajar peserta didik meningkat sebesar 16,6% dari 66,7% menjadi 83,3%

    ROLE MODEL ALUMNI PERGURUAN TINGGI AGAMA ISLAM UNTUK MERETAS KESADARAN BERAGAMA MASYARAKAT TOLOUWI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran role model alumi perguruan tinggi agama Islam untuk meretas kesadaran bergama masyarakat Tolouwi, bagaimana tantangan alumni ditengah masyarakat serta upaya yang dilakukan dalam meretas kesadaran beragama masyarakat Tolouwi. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif Deskriptif yang mengharuskan peneliti untuk turun langsung kelapangan melakukan observasi terhadap permasalahan yang diangkat. Metode pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini yaitu dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. dari hasil penelitian, peneliti menemukan bahwasannya peran alumni perguruan tinggi agama Islam sebagai role model ditengah masyarakat Tolouwi sangatlah diperlukan untuk membantu meretas kesadaran bergama masyarakat Tolouwi, serta kontribusi ilmu yang mereka miliki sangatlah diperlukan oleh masyarakat yang minim akan pengetahuaan agamanya seperti dengan membangun rumah Quran (RQ), menjadi guru ngaji, imam mesjid adalah bentuk upaya alumni untuk menyadarkan masyarakat bahwa beragama itu harus dibuktikan dengan tindakan dan hal-hal demikianlah yang membuat masyarakat sadar akan pentingnya kehadiran alumni perguruan tinggi agama Islam ditengah-tengah masyarakat

    PENERAPAN PEMBELAJARAN SAINS MELALUI PERMAINAN UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI PAUD MATHLA’UL ANWAR

    Get PDF
    Anak usia dini adalah anak dengan masa pekembangan, mulai dari perkembangan kognitif, fisik motorik, sosial emosional, bahasa, moral agama serta seni. Perkembangan kognitif pada  anak  perlu diberika stimulus yang baik agar anak mampu berfikir, mampu memecahkan masalah dalam kehidupannya. Dalam aspek kognitif terdapat kemampuan yang harus dikembangkan yaitu kemampuan berpikir anak yang dapat dikembangkan melalui metode pembelajaran sains untuk anak usia dini salah satunya melalui permainan  sains, dimana anak akan belajar bereksperimen, bereksplorasi, dan mengidetifikasi lingkungan sekitar untuk membangun suatu pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan kognitif pada anak usia 5-6 tahun  melalui permainan sains. Subjek penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun dengan jumalah 5 orang anak. Hasil penelitian ini  terlihat bahwa adanya peningkatan terhadap anak dimana anak mulai aktif yang awalnya sangat pasif. Oleh karena itu  dengan adanya permain sains ini memberikan stimulus kepada anak  sehingga anak mampu mencapai perkembangan yang semestinya

    METODE PEMBIASAAN DALAM PEMBELAJARAN DISIPLIN ANAK USIA DINI

    Get PDF
    Sebuah proses yang berkelanjutan dan bagaimana berpikir baik untuk bisa memudahkan pelaksanaan suatu kegiatan dan bisa mencapai dengan yang diinginkan bisa disebut metode. Ketika membiasakan seseorang berbuat suatu hal secara berulang-ulang guna memperkuat dan terbiasa itu merupakan penjelasan dari pembiasan.  Maka dalam konteks ini, ketika seorang peserta didik dibiasakan untuk berpikir, bagaimana ia bersikap dan bertindak. Dengan demikian, tujuan dari pembiasaan dirumah ataupun disekolah dapat membiasakan peserta didik secara konsisten dengan tujuan membiasakan kebiasaan yang baik dan tertanam didalam dirinya serta sulit untuk ditinggalkan

    EFEKTIVITAS METODE AL MIFTAH LIL ULUM DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA KITAB KUNING SANTRI DI PONDOK PESANTREN AL BADAR PAREPARE

    Get PDF
    Perkembangan zaman yang semakin pesat serta bertambahnya populasi santri menjadi tantangan bagi pondok pesantren agar dapat bertindak lebih inovatif dalam membentuk sistem pembelajaran, khususnya pembelajaran kitab kuning. Menjawab tantangan ini pondok pesantren Al Badar Parepare menerapkan metode pembelajaran Al Miftah Lil Ulum. Penelitian ini berfokus pada efektivitas metode Al Miftah Lil Ulum dalam meningkatkan kemampuan membaca kitab kuning santri di pondok pesantren Al Badar Parepare. Fokus penelitian dicapai dengan meninjau pada: (1) Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran Metode Al Miftah Lil Ulum di Pondok Pesantren Al Badar Parepare, (2) Evaluasi Pelaksanaan Pembelajarannya, dan (3) Peningkatan Kemampuan Membaca Kitab Kuning Santri Setelah Penerapan Pembelajaran Metode Al Miftah Lil Ulum. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan mereduksi data, mendisplay data, menarik kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Al Miftah Lil Ulum terbukti dapat meningkatkan tingkat pemahaman santri dalam membaca kitab kuning. Keefektifan metode ini terbukti dengan banyaknya santri yang telah menyelesaikan 4 jilid Al Miftah Lil Ulum dalam kurun waktu yang singkat. Santri Al Badar juga berhasil meraih banyak juara dan penghargaan dalam beragam kompetisi kitab kuning maupun bahasa Arab

    Adab Ta'aruf dan Kriteria Memilih Pasangan

    No full text
    Ta’aruf bertujuan untuk mengetahui latar belakang calon pasangan sebelum menikah dengan tetap memperhatikan batasan syariat. Ta’aruf juga berkaitan dengan kriteria calon pasangan, dan sangat penting mengetahui prioritas dalam menentukan kriteria pasangan. Kajian mengenai ta’aruf dan kriteria memilih pasangan sudah banyak dibahas oleh para da’i, salah satunya adalah Muhammad Abduh Tuasikal. Penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi tokoh ini bertujuan untuk megkaji pemikiran Muhammad Abduh Tuasikal tetang adab ta’aruf dan kriteria dalam memilih pasangan. Data dikumpulkan melalui observasi dan studi kepustakaan dari video-video bertema pernikahan dan mencari pasangan yang diunggah pada YouTube RumayshoTv, buku-buku dan artikel ilmiah yang relevan dengan tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Muhammad Abduh Tuasikal, adab yang perlu diperhatikan ketika ta’aruf adalah; tidak berdua-duaan, senantiasa memperhatikan niat, memanfaatkan ta’aruf untuk menggali informasi sebaik mungkin, memperhatikan adab ketika nazhor, dan jika sudah yakin maka tidak memberikan jarak yang terlalu lama antara masa khitbah dan akad nikah. Adapun mengenai kriteria dalam memilih pasangan, ketika memilih calon istri, hendaklah meilih wanita yng baik agamanya, bersedia taat kepada suami, memiliki sifat penyayang dan subr, baik nasabnya dan diutamakan memilih yang masih gadis. Untuk kriteria calon suami, hendaknya memilih laki-laki yang baik agama dan akhlaknya, memiliki ba’ah, dan juga sekufu

    HAK WARIS ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI KECAMATAN WERA KABUPATEN BIMA

    Get PDF
    Anak berkebutuhan khusus di kecamatan wera oleh sebagian masyarakatnya di anggap sebagai anak yang berkekurangan baik dari fisik maupun keterbelakangan mentalnya, sehingga menimbulkan perlakuan yang tidak adil terhadap anak berkebutuhan khusus terlebih dari segi warisan, anak berkebutuhan khusus tetap mendapatkan warisan peninggalan orang tuanya tetapi tidak diberikan sesuai dengan bagian yang seharusnya sesuai dengan syariat islam.            Jenis penelitian ini adalah penelitian Hukum Empiris yaitu penelitian yang dilakukan langsung dengan instrumen penelitian berbentuk wawancara terhadap para orang tua serta wali dari anak berkebutuhan khusus, tujuan peneliti melakukan penelitian ini agar peneliti memahami dan mengetahui sepenuhnya bagaimana perlakuan orang tua atau wali anak berkebutuhan khusus  dalam memenuhi serta memberikan hak yang harus di dapatkan oleh anak berkebutuhan khusus. Di Kecamatan Wera Kabupaten Bima orang tua dan wali dari anak berkebutuhan khusus masih memiliki pemahaman yang minim mengenai anak berkebutuhan khusus, sehingga dalam pembagian warisannya tidak diberikan dengan adil walau seperti itu dalam proses pengelolaan harta warisan dari anak berkebutuhan khusus tetap diterapkan sesuai dengan ketentuan dalam islam, yaitu menggunakan warisan itu untuk keperluan anak berkebutuhan khusus.&nbsp

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Institut Agama Islam Muhammadiyah Bima
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇