Jurnal Online Institut Agama Islam Muhammadiyah Bima
Not a member yet
1144 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI NILAI AGAMA DALAM PENANAMAN NILAI MORAL MELALUI METODE PEMBIASAAN DI TK PEMBINA LAMBU
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana implementasi nilai agama dalam penanaman nilai moral serta faktor pendukung dan penghambat implementasi penanaman nilai agama dan moral melalui metode pembiasaan di TK pembina Lambu. Metodologi penelitian kualitatif menggunakan berbagai pendekatan dan teknik untuk memahami fenomena sosial secara mendalam, dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi nilai agama dalam penanaman nilai moral melalui metode pembiasaan dalam proses belajar mengajar di TK Pembina Lambu dipengaruhi oleh faktor eksternal yaitu dengan mendorong guru agar selalu berbuat baik karena akan dicontohi oleh muridnya, dan terciptanya hubungan harmonis antara guru dan murid. Kemudian faktor internal yaitu dengan dukungan orang tua di rumah untuk terbiasa menanamkan nilai-nilai pendidikan agama Islam dirumah pada anak. Adapun faktor yang menjadi tantangan yang dihadapi yaitu: jika pihak sekolah, keluarga dan lingkungan tidak menciptakan situasi yang baik, maka penerapan metode pembiasaan untuk nilai agama dalam penanaman nilai moral pada murid akan menjadi sia-sia
MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN 3 M DI TK NEGERI 09 RABADOMPU BARAT KOTA BIMA
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengevaluasi efektivitas penggunaan pendekatan 3 M (Melukis, Membentuk, dan Merangkai) dalam pengembangan kemampuan motorik halus Anak Usia Dini di TK Negeri 09 Rabadompu Barat, Kota Bima. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan desain pre-test dan post-test control group. Sampel penelitian terdiri dari dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen (N = 30) dan kelompok kontrol (N = 30). Pengumpulan data dilakukan melalui tes observasi terstruktur sebelum dan setelah intervensi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji t independent untuk membandingkan skor rata-rata pre-test dan post-test antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan motorik halus anak di kelompok eksperimen setelah intervensi 3 M, dibandingkan dengan kelompok kontrol. Temuan ini mendukung efektivitas pendekatan 3 M sebagai strategi untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini. Implikasi praktis dari penelitian ini menyarankan penerapan pendekatan 3 M dalam kurikulum TK untuk memperkuat pengembangan keterampilan motorik halus anak secara holistik
SOLIDARITAS KEMANUSIAAN MUHAMMADIYAH UNTUK PALESTINA DENGAN MENJALIN HARAPAN Di TENGAH KONFLIK
Selama beberapa tahun terakhir, Palestina menghadapi tantangan berat seperti kematian warga akibat serangan dari Israel, krisis kemanusiaan, dan pembatasan ekonomi yang melumpuhkan negara tersebut. Dalam mengatasi tantangan ini, Palestina membutuhkan dukungan dan solidaritas global baik dari komunitas maupun internasional. Muhammadiyah, sebuah organisasi dari Indonesia, telah tergerak untuk membantu Palestina. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kontribusi Muhammadiyah dalam membantu Palestina dengan mengirimkan berbagai bantuan yang dibutuhkan serta upaya langsung mereka dalam gerakan solidaritas untuk Palestina. Bantuan yang diberikan melalui BAZNAS, Muhammadiyah, dan KISPA telah meringankan penderitaan warga Palestina dengan menyediakan kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, tempat penampungan, dan paket pengobatan. Solidaritas Muhammadiyah tidak hanya terbatas pada bantuan langsung, tetapi juga melalui kampanye digital dan media sosial yang menggalang dukungan global serta meningkatkan kesadaran internasional tentang kondisi di Palestina. Secara keseluruhan, inisiatif ini mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas antarumat manusia, dan komitmen untuk memperjuangkan keadilan serta perdamaian di Palestina, mengingatkan kita akan pentingnya saling membantu dalam menghadapi tantangan kemanusiaan yang kompleks
PEMIKIRAN EKONOMI RASULULLAH DAN KHULAFĀ’ AL-RASYIDĪN DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI ISLAM
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah pemikiran Rasulullah dan khulafā’ al-rasyidīn, khususnya dalam bidang perekonomian dan relevansinya pada zaman sekarang. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif berbentuk penelitian Pustaka (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam memiliki sumbangsih yang cukup besar dalam keberlangsungan dan perkembangan ekonomi saat ini. Berbagai praktik dan kebijakan ekonomi pada masa Rasulullah yang berlandaskan pada al-Qur’an dan hadis, serta perkembangannya pada masa khulafa al-rasyidin dijadikan sebagai pijakan oleh para tokoh ekonomi yang lain untuk melahirkan teori-teori ekonomi baru yang lebih efisien dan fleksibel untuk kemudian diterapkan pada masa-masa selanjutnya. Hal ini membuktikan bahwa ajaran Islam yang termuat di dalam al-Qur’an shaalihun li kulli makan wa zaman.
 
PROBLEMATIKA TEMPAT RUKYATUL HILAL DI KALIMANTAN TIMUR
Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah observasi dan analisis data tempat dan ketinggian menggunakan rumus segitiga dan ketinggian hilal. Sehingga pemaparan hasil penelitian akan disajikan secara deskriptif analisis. Penelitian ini mengasilkan bahwa Apartemen Pertamina di kota Balikpapan pada ufuk barat azimuth 240-300 derajat terdapat penghalang setinggi 1-2 derajat. Sedangkan di pantai Muara Badak terdapat penghalang setinggi 1.5-5 derajat. Factor cuaca juga kurang mendukung karena sering awan tipis atau tebal menghalangi kecerahan ufukbarat. Dimungkinkan karena banyak bukit dan hutan sebagai penyebab awan tersebut. Actor sekunder aksesibilatas dan fasilitas juga kurang mendukung karena belum tersedianya tempat khusus untuk Rukyat dan peralatan yang kurang bagus, biasanya yang dipakai adalah theodolite manual milik BMKG. Tetapi dari tempat yang biasa digunakan sebagai tempat rukyat (Samarinda, Balikpapan) dan Bontang, Apartemen Pertamina Balikpapan adalah yang paling bagus standar kelayakannya
KAFALAH AND RAHN: CONCEPTUAL ANALYSIS AND IMPLEMENTATION IN CONTEMPORARY SHARIA FINANCING
This study aims to analyze the concept, implementation, and effectiveness of sharia guarantee instruments, namely kafalah and rahn, in the context of contemporary sharia financing. The method used is a literature study with an interpretive-critical approach to examine classical and contemporary sources. The results show that although kafalah and rahn have a strong theoretical foundation, their implementation in Islamic financial institutions faces significant challenges, such as the gap between theory and practice, the need for innovation in the context of globalization and financial technology, and alignment with sharia maqashid. This research highlights the importance of regulatory harmonization, the development of inclusive operational mechanisms, and adaptation to modern technology to increase the effectiveness and compliance of sharia in the sharia financing system. The results are expected to be a significant contribution to the development of a more just, inclusive, and sustainable Islamic economy
DAMPAK SOSIAL EKONOMI INDUSTRI PERTAMBANGAN DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
Industri pertambangan merupakan salah satu sektor yang memberikan kontribusi pada perekonomian Indonesia. Berdasarkan Undang-undang yang berlaku saat ini, khususnya undang-undang pertambangan dan undang-undang otonomi daerah, pemerintah daerah dapat memainkan peran strategis untuk mendorong lebih lanjut kontribusi industri pertambangan bagi pembangunan daerah. Provinsi Nusa Tenggara Barat yang terletak di bagian timur Indonesia memiliki keanekaragaman geologi yang unik dan mengandung potensi mineral yang sangat berharga. Potensi mineral berharga yang ada di provinsi NTB saat ini Sebagian sedang dieksploitasi dan Sebagian masih dalam tahap eksplorasi. Tulisan ini bertujuan untuk mendiskusikan dampak sosial ekonomi aktivitas industry pertambangan di Provinsi NTB. Pemberlakuan UU Minerba No. 4/2009 paska reformasi memberikan kewenangan yang lebih luas kepada pemerintah daerah dalam beberapa permasalahan termasuk perijinan. Di sisi lain, beberapa kewenangan tersebut berada pada pemerintah pusat Indonesia pasca berlakunya UU Minerba terbaru 3/2020. Kedua undang-undang pertambangan tersebut mendorong dampak dinamis sektor pertambangan di tingkat daerah, termasuk di Provinsi NTB. Potensi sumber daya mineral, ekspor dan Produk Domestik Regional Bruto sebagai bagian dari kontribusi perekonomian, serta isu-isu sosial terkait dengan kegiatan industri pertambangan merupakan permasalahan substansial yang akan dibahas dalam tulisan ini
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN E-LKPD BERMUATAN SDGS TEMA AIR BERSIH DAN SANITASI LAYAK DI SEKOLAH DASAR
Salah satu upaya untuk mencapai tujuan SDGs menjamin ketersediaan dan pengelolaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan untuk semua dapat diimplementasikan melalui pembelajaran di sekolah dengan memuat SDGs tema air bersih dan sanitasi layak serta dengan mengintegrasikan tiga pilar ESD yaitu lingkungan, ekonomi, dan sosial agar siswa memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan dan kehidupan disekitarnya. Agar pembelajaran dapat berjalan dengan maksimal, tentunya harus didukung dengan adanya perangkat pembelajaran salah satunya LKPD yang dikemas secara elektronik atau E-LKPD. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kebutuhan pengembangan E-LKPD bermuatan SDGs tema air bersih dan sanitasi layak di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data penelitian melalui wawancara dan studi dokumentasi. Subjek penelitian ini yaitu 5 orang guru dan 3 orang siswa sekolah dasar di kota Tasikmalaya. Analisis ini meliputi analisis LKPD, analisis hasil wawancara siswa, dan analisis hasil wawancara guru. Penelitian ini menunjukkan bahwa guru jarang mengembangkan LKPD dan LKPD yang digunakan siswa dalam belajar masih berbentuk cetak yang berasal dari buku atau mengunduh dari internet dan aplikasi PMM serta belum ada LKPD bermuatan SDGs tema air bersih dan sanitasi layak
ANALISIS KEMAMPUAN KOLABORASI SISWA DALAM BELAJAR DI SEKOLAH DASAR
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan kolaborasi siswa dalam belajar di Kelas Tinggi (IV, V, VI) MIN 1 Kota Mataram. Kemampuan kolaborasi siswa dalam belajar ini merupakan kemampuan yang dibutuhkan sesuai dengan perkembangan pendidikan abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan kolaborasi siswa dalam belajar di Kelas Tinggi MIN 1 Kota Mataram; dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan kolaborasi siswa dalam belajar di Kelas Tinggi MIN 1 Kota Mataram. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian di MIN 1 Kota Mataram. Kehadiran peneliti sebagai instrumen kunci. Sumber data berupa data primer dan data sekunder. Prosedur pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Keabsahan data melalui triangulasi, perpanjangan waktu penelitian, dan kecukupan referensi. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) kemampuan kolaborasi siswa dalam belajar di Kelas Tinggi MIN 1 Kota Mataram menunjukkan bahwa (a) siswa mampu menunjukkan kemampuannya dalam bekerja secara efisien dan saling menghormati dengan anggota kelompok; (b) siswa mampu mempraktikkan fleksibilitas dan kemauan untuk menjadi bermanfaat dalam melaksanakan berbagai kompromi untuk mencapai tujuan bersama; (c) siswa mampu membagi tanggung jawab untuk berkolaborasi dan menghargai, serta kontribusi dari setiap anggota; dan (d) siswa mampu berkolaborasi secara primer dan sekunder; dan (2) faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan kolaborasi siswa dalam belajar di Kelas Tinggi MIN 1 Kota Mataram, meliputi: (a) faktor internal, seperti: adanya rasa ingin tahu, memiliki tanggung jawab, kemauan menjadi bermanfaat, kemudian (b) faktor eksternal, seperti: dorongan/motivasi dari guru, kondisi dan situasi kelas, anggota kelompok, dan sumber belajar
PENINGKATAN KESADARAN LINGKUNGAN MELALUI PJBL BAGI SISWA KELA IV SEKOLAH DASAR
Adanya penelitian ini melihat dari rendahnya kesadaran lingkungan peserta didik kelas IV , oleh karenanya penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan kesadaran lingkungan Upaya peningkatan melalui model PJBL. jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini terdiri dari dua siklus dengan sampel penelitian seluruh siswa kelas II terdiri dari 27 siswa. Adapun desain penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan instrumen penelitian yaitu soal pre test dan post test untuk melihat keberhasilan penggunaan model pembelajaran PJBL. PJBL dapat meningkatkan kesadaran lingkungan siswa, Terdapat upaya peningkatan kesadaran lingkungan melalui model PJBL siswa kelas IV SD yang dibuktikan adanya skor dari hasil observasi kesadaran siswa terhadap lingkungan sebesar 41,05 pada pra siklus, 65,12 pada siklus 1 dan siklus II sebesar 75,31. Setelah menggunakan PJBL terdapat peningkatan pada kesadaran siswa di kelas IV, sehingga melalui penerapan PJBL menjadi Solusi untuk meningkatkan kesadaran sisw