Jurnal Online Institut Agama Islam Muhammadiyah Bima
Not a member yet
1144 research outputs found
Sort by
ASESMEN AUTENTIK DALAM KURIKULUM MERDEKA PERSPEKTIF TEORI HUMANISME
Kurikulum Merdeka merupakan upaya Kemendikbud dalam memperbaiki pendidikan di Indonesia agar nilai-nilai pendidikan sebagai wadah pengembangan peserta didik benar-benar terealisasikan. Salah satunya dengan penggantian asesmen/penilaian dari asesmen konvensional menjadi asesmen autentik dengan menitik beratkan pengembangan potensi peserta didik yang selaras dengan teori humanisme. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi antara teori humanisme dengan asesmen dalam Kurikulum Merdeka dan bagaimana bentuk penilaian asesmen autentik yang bisa diterapkan dalam pembelajaran Kurikulum Merdeka. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur dengan mengkaji artikel, jurnal, buku, dan dokumen-dokumen lain yang relevan terhadap topik penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya kesesuaian teori humanisme dengan penilaian dalam Kurikulum Merdeka yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dan Survey Karakter yang memiliki konsep asesmen autentik. Asesmen autentik dalam Kurikulum Merdeka memberi dampak positif terhadap optimalisasi perkembangan kompetensi peserta didik dengan sistem kemerdekaan/kebebasan pembelajaran sesuai dengan minat peserta didik
Menikahi Janda Perspektif Muhammad Abduh Tuasikal
Pernikahan adalah salah satu ajaran Nabi Muhammad ﷺ yang sangat ditekankan dalam Islam. Nabi menganjurkan umatnya menikahi wanita yang masih gadis. Namun Nabi sendiri menikahi beberapa wanita yang sebagian besar adalah janda, menunjukkan bahwa menikahi janda memiliki keutamaan tersendiri. Terdapat stigma di masyarakat yang memandang sebelah mata terhadap sebutan janda. Janda dianggap sebagai wanita lemah, dan tidak punya pelindung. Oleh sebab itu penelitian ini dilakukan untuk mengulas permasalahan tersebut, agar dapat membantu dalam pertimbangan memilih calon istri yang berstatus janda, serta dapat mengangkat stigma negatif tentang janda. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keutamaan menikahi janda dan aturan menikahi janda menurut perspektif Muhammad Abduh Tuasikal. Pelitian ini memakai metode kualitatif dengan studi analisis konten. Teknik pengambilan data yaitu menemukan poin-poin penting dari berbagai media informasi yang selaras dengan penelitian. Adapun hasil pembahasan mengenai keutamaan menikahi janda perspektif Muhammad Abduh Tuasikal yaitu mendapat keutamaan bagaikan mujahid, serta mendapat kedudukan yang berdekatan dengan Nabi di surga. Adapun mengenai aturan menikahi janda perspektif Muhammad Abduh Tuasikal ialah janda berhak menentukan pilihan atas dirinya untuk menikah, dan menikahi janda harus dengan wali serta jatah malam pertama bagi seseorang yang berpoligami dengan janda adalah tiga hari
PENDAMPINGAN DAN PERAN TPQ UNTUK MENINGKATKAN BACA AL-QUR’AN DI DUSUN SORO BALI DESA KARAMPI
Pengabdian ini membahas tentang pendampingan dan peran Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran. Pengabdian ini melibatkan partisipasi aktif dosen dan mahasiswa dalam memberikan pendampingan intensif kepada peserta didik dalam konteks pembelajaran Al-Quran. Metode pendampingan berfokus pada personalisasi pembelajaran, pendampingan intensif, pemanfaatan teknologi, motivasi, dan pengembangan keterampilan. Dalam konteks pengabdian masyarakat, TPQ mengaplikasikan metode interaktif, multimedia, proyek kolaboratif, dan penerapan praktis untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran Al-Quran, metode pengajaran yang inovatif dan personalisasi pembelajaran di TPQ berperan penting dalam memotivasi peserta didik untuk lebih rajin dan terampil dalam membaca Al-Quran. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan membaca Al-Quran serta peningkatan minat dan dedikasi peserta didik terhadap pembelajaran agama. Kolaborasi antara TPQ dan peserta didik mendorong pengembangan spiritual dan keterampilan membaca Al-Quran yang lebih baik, dan memberikan wawasan penting bagi penerapan strategi pendampingan yang holistik dan berdampak positif dalam meningkatkan pembacaan Al-Quran di kalangan masyarakat Dusu Sorobali Desa Karampi Kec. Langgudu
PENGUATAN AL-ISLAM KEMUHAMMADIYAHAN BAGI GURU DI LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN AL-IKHLAS MUHAMMADIYAH KOTA BIMA
Keberadaan pendidikan Muhammadiyah tidak dapat dilepaskan dari hakekat muhammadiyah sebagai gerakan misi dakwah Islam dan visi amar ma`ruf nahi munkar. Lembaga pendidikan Muhammadiyah dalam berbagai jenis dan tingkatan merupakan salah satu alat dakwah yang paling efektif dan strategis untuk mewujudkan misi dan visi Muhammadiyah. Setiap guru memiliki peran yang sangat penting dalam memajukan dan menjalankan visi dan misi Muhammadiyah. Penguatan Al Islam dan Kemuhammadiyahan di lingkungan Persyarikatan Muhamma- diyah dan di lingkungan amal usaha Muhammadiyah merupakan sesuatu yang sangat esensial dan bersifat mutlak. Hal ini mengingat Muhammadiyah adalah gerakan Islam, dakwah amar ma’ruf nahi mungkar dan tajdid, bersumber pada Al Qur’an dan As-Sunnah yang bertujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Dalam konteks inilah, perlu dilakukan pengabdian yang mendalam dalam rangka penguatan dan peningkatan pemahaman al-Islam Kemuhammadiyahan bagi guru yang ada di sekolah Muhammadiyah, khususnya di pondok pesantren al-Ikhlas Muhammadiyah Kota Bima
PENGUATAN KAPASITAS GURU MELALUI WORKSHOP PENULISAN KARYA ILMIAH DENGAN METODOLOGI PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) BAGI GURU DI KECAMATAN LANGGUDU
Kesulitan guru dalam pemenuhan angka kredit untuk meningkatkaan golongan atau kepangkatan juga dialami oleh guru-guru yang ada di berbagai gugus pada lingkup sekolah di kecamatan langgudu. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan kepada guru di kecamatan Langgudu menunjukkan bahwa guru yang mengajukan kepangkatan sangatlah rendah. Jumlah guru di kecamatan Langgudu adalah sebesar 1.185 guru. Dari jumlah tersebut hampir semua kepangkatan yang diperoleh oleh guru di kecamatan Langgudu hanya mencapai golongan IVA. Hampir tidak ada guru di Kecamatan Langgudu yang mencapai kepangkatan sampai pada golongan IVB. Salah satu faktor utama sulitnya guru mencapai kepangkatan dengan golongan IVB adalah kesulitan mereka menghasilkan karya ilmiah dan menghasilkan penelitian minimal penelitian tindakan kelas. Kegiatan pengabdian ini pada dasarnya adalah untuk membekali guru-guru di Kecamatan Langgudu dalam meningkatkan kompetensi pofesionalnya dengan memberikan pelatihan workshop penulisan karya ilmiah dan metodologi penelitian tindakan kelas (PTK). Pendampingan ini diharapkan dapat terbentuknya pola pikir dan gairah dalam menyusun karya ilmiah dan melakukan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan benar serta dilakukan dengan kamauan untuk meningkatkan kualitas profesional guru yang akan berefek pada peningkatan kualitas pendidikan dan pengajaran di berbagai sekolah di kecamatan Langgudu. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dalam bentuk workshop penulisan karya ilmiah dan penyusunan laporan PTK yang dilakukan oleh tim pengabdian meberikan kontribusi yang cukup efektif bagi guru yang berada di Kecamatan Langgudu. Pencapaian hasil dari pelaksanaan PkM tersebut menjadi kemajuan dan perubahan yang sangat berarti bagi pelaksanaan pendidikan dan pengajaran di Kecamatan Langgudu secara umum dan bagi guru yang mengikuti workshop secara khusus
ANALISIS PINJAMAN ONLINE DALAM PERSPEKTIF USUL FIQIH DAN MAQASID SYARIAH STUDI KASUS DI DESA SANGIANG KEC WERA KABUPATEN BIMA
Perkembangan teknologi digital telah mempermudah berbagai aspek kehidupan, termasuk layanan pinjaman online (financial technology lending). Meskipun memberikan akses cepat dan mudah, layanan ini menimbulkan kontroversi terkait dengan praktik riba yang diharamkan dalam Islam. Tulisan ini mengkaji fenomena pinjaman online dalam perspektif usul fiqih dan maqasid syariah untuk menentukan kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip syariah. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun pinjaman online dapat memenuhi kebutuhan darurat masyarakat sangiang, bunga tinggi yang dikenakan berpotensi menimbulkan mudharat, bertentangan dengan prinsip maslahah dan ta’awun. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan pengembangan platform pinjaman berbasis syariah, peningkatan literasi keuangan Islam, dan regulasi yang ketat. Dengan pendekatan tersebut, teknologi keuangan dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa melanggar nilai-nilai agama
JIHAD KEBANGSAAN Membangun Spirit Patriotisme Pada Generasi Muda Menuju Bangsa Berkarakter
Dewasa ini generasi muda sangat rentan dipengaruhi oleh gaya dan pola hidup kebarat-baratan dan cenderung melupakan nilai dan norma dalam bangsa dan negara. maka dari itu sikap patriotisme harus ditanamkan pada generasi muda sebagai upaya untuk merekonstruksikan kembali sikap cintah tanah air dan berani berkorban untuk bangsa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan tinjauan kepustakaan (Library research) dengan bahan utama artikel dan buku-buku ilmiah. Adapun pembahasannya adalah eksistensi generasi muda sebagai pelanjut misi kebangsaan harus di tanamkan sikap patriotisme agar harapan dan cita-cita bangsa dapat tercapai. Untuk memperkuat komitmen generasi muda dalam memperjuangkan nilai-nilai kebangsaan maka sikap patriotisme harus menjadi simbol kekuatan generasi muda dalam mewujudkan bangsa yang berkarakter
UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGATASI DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL PADA SISWA SMP NEGERI 12 KONAWE SELATAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Bentuk-bentuk media sosial yang digunakan pada siswa; 2) Dampak negatif penggunaan media sosial pada siswa, 3) Upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi dampak negatif penggunaan media sosial pada siswa SMP Negeri 12 Konawe Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk media sosial yang digunakan oleh siswa SMP Negeri 12 Konawe Selatan yaitu: WhatsApp, TikTok, Instagram, Facebook, YouTube, dan Game Online. Dampak negatif penggunaan media sosial pada siswa yaitu: siswa menirukan sesuatu yang dilihat di media sosial, siswa menjadi malas untuk belajar, mengerjakan tugas, dan beribadah, kemudian siswa bertindak tidak sopan baik dalam berpakaian maupun berbicara. Upaya yang dilakukan oleh guru Pendidikan Agama Islam untuk mengatasi dampak negatif penggunaan media sosial yaitu: menginformasikan dampak negatif dan positif penggunaan media sosial, memberikan nasihat dan teguran kepada siswa, larangan membawa handphone ke sekolah dan pemberian sanksi, serta adanya kerja sama dengan sesama guru di SMP Negeri 12 Konawe Selatan.
 
IMPLEMENTASI KEGIATAN BERMAIN GELEMBUNG SABUN DALAM MENINGKATKAN SAINS ANAK USIA 4-5 TAHUN
Artikel ini berfokus pada implementasi kegiatan bermain gelembung sabun dalam meningkatkan sains anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini memakai model penelitian kualitatif deskriptif. Mengenai sasaran penelitian ini guna melihat bagaimana implementasi kegiatan bermain gelembung sabun dalam meningkatkan sains anak usia 4-5 tahun di PAUD Adila Karawang. Metodologi penelitian kualitatif menggunakan pendekatan melalui pengamatan, tanya jawab dan dokumentasi. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa implementasi kegiatan bermain gelembung sabun dalam meningkatkan sains anak usia 4-5 tahun di PAUD Adila Karawang dapat meningkatkan sains anak dan menstimulasi bidang perkembangan anak yang mencakup perkembangan sosial-emosional, fisik motorik, bahasa, kognitif, dan seni. Hasil penelitian dari implementasi kegiatan bermain gelembung sabun guna memajukan sains anak usia 4-5 tahun di PAUD Adila Karawang adalah dengan bermain gelembung sabun kemampuan sains dan perkembangan anak bertambah
PENERAPAN METODE EJA : PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA DAN MENULIS PADA SISWA KELAS 1 MIS PSM BANJARSARI
The aim of this research is to find out how the spelling approach has improved the reading and writing abilities of first grade students at MIS PSM Banjarsari. The researcher participated directly in this activity as part of the qualitative research methodology used in this research. Because he taught homeroom, the researcher was actively involved in this research. To determine students' interests and talents, initial reading comprehension tests are used along with student behavior or habit observation sheets. This allows the methods used to be applied in an acceptable manner. In addition, the six students received additional hours of guidance from the researchers. Data are presented using line graphs in analyzes based on analysis within and between conditions. Spelling methods are effective for beginning readers, data shows. This is shown by the increase in the percentage of students in class 1 who have initial reading skills