Jurnal Online Institut Agama Islam Muhammadiyah Bima
Not a member yet
1144 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PKN DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI KARAKTER BERBASIS KEARIFAN LOKAL BUDAYA BIMA
Pendidikan Pancasila merupakan aspek penting dalam pembentukan karakter dan nilai-nilai yang kuat dalam diri individu. Salah satu pendekatan yang efektif dalam mengintegrasikan nilai-nilai karakter ke dalam pembelajaran Pancasila adalah dengan memanfaatkan kearifan lokal budaya. Sebagai kearifan lokal yang kaya, budaya Bima memiliki nilai-nilai yang relevan dan dapat menjadi sumber inspirasi untuk pembentukan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi pembelajaran Pendidikan Pancasila dengan memanfaatkan kearifan lokal budaya Bima dalam menanamkan nilai-nilai karakter. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dan analisis konten. Berdasarkan penelitian ini, ditemukan bahwa pendekatan yang mengintegrasikan pembelajaran Pancasila dengan kearifan lokal budaya Bima dapat secara efektif meningkatkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai karakter pada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran Pendidikan Pancasila dengan pendekatan kearifan lokal budaya Bima memungkinkan siswa untuk menginternalisasi nilai-nilai seperti gotong royong, kejujuran, tanggung jawab, rasa menghargai, dan toleransi. Melalui kegiatan pembelajaran, pembiasaan-pembasaan dan nilai-nilai yang karakter yang terdapat pada budaya Bima, siswa dapat memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari
HUBUNGAN KREATIVITAS DENGAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA DI MADRASAH ALIYAHH AL-HUSAINY KOTA BIMA
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mengetahui data-data empirik mengenai hubungan prestasi belajar dan kreativitas siswa dengan kecerdasan emosional secara terpisah maupun simultan. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode survei dengan pendekatan korelasional terhadap data-data kuantitatif yang diperoleh dari objek penelitian yaitu Siswa Madrasah Aliyah (MA) Al-Husainy Kota Bima. Sampel penelitian ini sebanyak 100 responden dari total populasi 129 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, dokumentasi, dan kuesioner. Jenis analisis yang digunakan adalah analisa korelasi dan regresi yang dijabarkan secara deskriptif. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan cukup signfikan antara kreativitas siswa dengan kecerdasan emosi siswa di Madrasah Aliyah Al-Husainy Kota Bima yang tunjukkan dengan nilai Sig. (1 tailed) = 0,000 lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05). Dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,447 dan koefisien determinasi (R2) sebesar 20 %. Bentuk hubungan ditunjukkan dengan persamaan regresi Ŷ = 73,426 + 0,435 X, dapat dibaca bahwa setiap kenaikan 1 poin Kreativitas Siswa (X) akan diikuti kenaikkan Kecerdasan Emosional (Y) sebesar 0,435 poi
PENGARUH PENGARUH FILM ANIMASI DISNEY TERHADAP KEMAMPUAN KOSAKATA BAHASA ASING ANAK USIA DINI DI TK TUNAS KASIH MAKASSAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Film Animasi Disney Terhadap Kemampuan Kosakata Bahasa Asing Anak Usia Dini. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperiment Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah 25 orang anak. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 16 anak dengan pembagian 8 anak sebagai kelompok eksperimen dan 8 anak sebagai kelompok kontrol. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis non parametrik. Kemampuan kosakata bahasa asing anak untuk kelompok eksperimen menunjukkan bahwa sebesar -2,588 dan nilai sig.(2-tailed) sebesar 0,010 < 0,05 jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan kosakata bahasa asing anak pada kelompok eksperimen sebelum dan setelah diberikan perlakuan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kemampuan kosakata bahasa asing anak yang diberi perlakuan film animasi Disney pada kelompok eksperimen lebih baik dari kelompok kontrol. Jadi, dapat disimpulkan bahwa film animasi Disney memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan kosakata bahasa asing anak usia dini di TK Tunas Kasih Makassar
PENGARUH KEGIATAN MEMBATIK TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA DINI 5-6 TAHUN DI RA AL-JIHAD TANJUNG PRIOK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh kegiatan membatik terhadap peningkatan keterampilan motorik halus pada usia 5-6 tahun di RA Al-Jihad Tanjung Priok. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis Pretest-Posttest. Dengan sampel lengkap sebanyak sembilan belas anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik anak pada kegiatan membatik posttest setelah diberikan treatment, dengan rata-rata sebesar 62,8 menunjukkan peningkatan yang signifikan jika dibandingkan dengan tes pretest awal sebelum diberikan treatment yang memiliki rata-rata 42,2. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh kegiatan membatik terhadap kemampuan motorik halus anak usia dini 5-4 tahun di RA Al-Jihad Tanjung Priok.
 
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI MEDIA FILM ANIMASI
Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui bagaimana Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun di RA Al-Barkah Medan Helvetia dan Menentukan apakah Media Film animasi dapat Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosioal anak usia 5-6 tahun. Kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi merupakan bagian dari teknik Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dua siklus yang digunakan dalam penelitian ini di RA Al-Barkah. Peneliti menggunakan dokumentasi dan lembar observasi untuk menentukan peningkatan yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bagaimana film Upin dan Ipin meningkatkan standar sosial emosional anak-anak. Peningkatan proporsi indiktor sosial emosional anak-anak pada setiap siklus menunjukkan hasil ini. Terjadi peningkatan pada siklus I, yaitu 6 anak (40%) dan 9 anak (60%) yang masing-masing tidak mengalami perkembangan. Persentase indikator sosial emosional anak meningkat pada siklus II, yaitu 2 anak (13,34%) yang mulai mengalami perkembangan dan 13 anak (86,66%) yang mengalami perkembangan sangat baik. Oleh karena itu, film animasi di RA Al-Barkah Medan Helvetia dapat membantu anak-anak usia 5-6 tahun untuk mengembangkan kemampuan sosial emosional yang lebih baik
DAMPAK SERTIFIKASI HALAL TERHADAP PENINGKATAN PENJUALAN USAHA MIKRO DI BANDAR LAMPUNG
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sertifikasi halal terhadap peningkatan penjualan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bandar Lampung. Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia memiliki pasar yang signifikan untuk produk halal. Dalam beberapa tahun terakhir kesadaran masyarakat terhadap kehalalan produk terus meningkat mendorong UMKM untuk mendapatkan sertifikasi halal sebagai strategi untuk meningkatkan daya saing. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan wawancara mendalam dengan pemilik UMKM yang telah mendapatkan sertifikasi halal Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum mendapatkan sertifikasi halal, banyak UMKM mengalami stagnasi atau penurunan dalam penjualan. Namun, setelah memperoleh sertifikat halal, rata- rata pendapatan bulanan UMKM meningkat dari Rp 5.000.000 menjadi Rp 7.000.000, menunjukkan peningkatan sebesar 47%. Sertifikasi halal tidak hanya memberikan jaminan keamanan dan kehalalan produk tetapi juga meningkatkan kepercayaan konsumen. Produk bersertifikat halal memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar dan mampu menarik lebih banyak pelanggan baru
STRATEGI MANAJEMEN RISIKO DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS KARYAWAN DI PT SEMEN INDONESIA LOGISTIK
AKOMODASI TRADISI DAN KEARIFAN LOKAL NUSANTARA DALAM MEMITIGASI BENCANA ALAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep harmoni antara hubungan manusia, Tuhan, dan lingkungan alam melalui pendekatan akomodasi budaya lokal dalam ajaran Islam sebagai upaya menjaga tradisi dan mitigasi bencana alam di Indonesia. Artikel ini menyoroti pentingnya mitigasi bencana dengan memadukan nilai-nilai budaya lokal dan ajaran Islam, menggunakan metode kajian literatur yang merujuk pada berbagai dokumen terbuka. Hasil penelitian menggarisbawahi pentingnya pendekatan moderat yang mengintegrasikan budaya dan agama, di mana akomodasi budaya lokal dalam ajaran Islam dapat mengurangi risiko bencana alam yang kerap melanda wilayah Indonesia. Implikasinya bahwa budaya dan agama dapat terpadu dengan konsisten sebagai integrasi esensial untuk pelestarian budaya dan perlindungan masyarakat. Nilai-nilai Islam yang diadaptasi melalui budaya lokal tidak hanya memperkuat sikap moderat dalam masyarakat Islam, tetapi juga menyatu dalam dimensi spiritual, kemanusiaan, dan ekologi.
Kata Kunci: Akomodasi, Kearifan Lokal, Nusantara Mitigasi Bencana
KOMPARASI METODE DAKWAH DARUL ARQAM DAN DAKWAH MASJID NABAWI: RELEVANSI DALAM KONTEKS DAKWAH MODERN
Islamic preaching has various strategies and methods that are adapted to the social, cultural and challenging contexts of the times. Two interesting approaches to study are the Darul Arqam da'wah applied in the early period of Islam in Makkah and the Prophet's Mosque da'wah which developed after the hijrah to Medina. This research discusses the characteristics of Darul Arqam's da'wah, the characteristics of the Prophet's Mosque's da'wah, and the comparison between the two and their relevance to da'wah today. This research uses a qualitative-descriptive method based on literature study with a historical approach. This research results in the conclusion that the Darul Arqam Da'wah focuses on exclusive coaching within a limited scope to build the faith and mental resilience of the people amidst the pressure of the Quraysh. Meanwhile, the preaching of the Prophet's Mosque is more open and inclusive, accommodating various social, educational, and governmental aspects in forming a harmonious Medina society. Both da'wah have relevance in modern da'wah, especially in the context of fostering Muslim communities amid the challenges of globalization
Kolaborasi Bhabinkamtibmas dan Lembaga Adat Desa Dalam Upaya Mediasi Tindak Pidana Kekerasan Anak di Desa Karamabura Dompu
This study aims to analyze the form of collaboration between Bhabinkamtibmas and village customary institutions in mediation efforts against criminal acts of violence against children in Karamabura Village, Dompu Regency. The problem of violence against children that is still rampant at the village level requires a solution approach that does not only rely on formal legal mechanisms, but also considers local wisdom values through customary institutions. This study uses a sociological juridical legal research method, namely an approach that examines law not only as a written norm (law in books), but also as a social reality that lives and develops in society (law in action). Data collection techniques were carried out through in-depth interviews, participatory observation, and documentation, involving key informants from Bhabinkamtibmas elements, customary leaders, village officials, and the local community. The results of the study indicate that the form of collaboration that was built was synergistic, where Bhabinkamtibmas acted as a facilitator of state law, while village customary institutions functioned as guardians of local norms and values in society. This collaboration is considered effective in accelerating the case resolution process, reducing the potential for further conflict, and reconstructing social harmony in the village community. However, this study also found a number of obstacles, including differences in perception between formal and customary law, as well as limited human resources and supporting facilities. Based on these findings, it is recommended to strengthen institutional capacity and formulate an integrated mediation mechanism based on the principles of positive law and local culture.
Keywords: Collaboration, Bhabinkamtibmas, Customary Institutions, Violence Against Children, mediation, Desa Karamabura Dompu Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kolaborasi antara Bhabinkamtibmas dan lembaga adat desa dalam upaya mediasi terhadap tindak pidana kekerasan terhadap anak di Desa Karamabura, Kabupaten Dompu. Permasalahan kekerasan terhadap anak yang masih marak terjadi di tingkat desa menuntut pendekatan penyelesaian yang tidak hanya bertumpu pada mekanisme hukum formal, melainkan juga mempertimbangkan nilai-nilai kearifan lokal melalui lembaga adat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum yuridis sosiologis, yaitu suatu pendekatan yang mengkaji hukum tidak hanya sebagai norma tertulis (law in books), tetapi juga sebagai kenyataan sosial yang hidup dan berkembang dalam masyarakat (law in action)s. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, dengan melibatkan informan kunci dari unsur Bhabinkamtibmas, tokoh adat, aparat desa, serta masyarakat setempat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kolaborasi yang terbangun bersifat sinergis, di mana Bhabinkamtibmas berperan sebagai fasilitator hukum negara, sementara lembaga adat desa berfungsi sebagai penjaga norma dan nilai-nilai lokal dalam masyarakat. Kolaborasi ini dinilai efektif dalam mempercepat proses penyelesaian kasus, menekan potensi konflik lanjutan, serta merekonstruksi harmoni sosial di lingkungan masyarakat desa. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan sejumlah kendala, antara lain perbedaan persepsi antara hukum formal dan adat, serta keterbatasan sumber daya manusia dan fasilitas pendukung. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan adanya penguatan kapasitas kelembagaan serta perumusan mekanisme mediasi terpadu yang berbasis pada prinsip-prinsip hukum positif dan budaya lokal.
Kata kunci: kolaborasi, Bhabinkamtibmas, lembaga adat, kekerasan terhadap anak, mediasi, Desa Karamabura Domp