Jurnal Online Institut Agama Islam Muhammadiyah Bima
Not a member yet
1144 research outputs found
Sort by
MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN MELALUI MANAJEMEN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI TK KARTIKA KOTA BIMA
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki upaya meningkatkan kualitas pembelajaran melalui manajemen pendidikan Anak Usia Dini di TK Kartika Kota Bima. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TK Kartika menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan sumber daya, kurangnya pelatihan guru, dan rendahnya partisipasi orang tua. Namun, dengan menerapkan manajemen pendidikan anak usia dini yang efektif, seperti pengelolaan sumber daya yang optimal dan pengembangan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan anak, kualitas pembelajaran dapat ditingkatkan. Dalam konteks ini, peran aktif dari berbagai pihak, termasuk guru, orang tua, manajemen sekolah, dan pemerintah setempat, menjadi penting. Kolaborasi yang kuat antara stakeholder dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif dan merangsang perkembangan anak usia dini secara optimal. Hasil dari penelitian ini dapat meningkatan kualitas pembelajaran melalui manajemen pendidikan Anak Usia Dini di TK Kartika Kota Bima bukan hanya merupakan sebuah keharusan, tetapi juga sebuah investasi dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Dengan adanya dukungan dan komitmen bersama, upaya ini akan membawa dampak positif yang luas bagi perkembangan anak-anak di masa depan
IMPLEMENTASI PROJECT BASED LEARNING DALAM MENGEMBANGKAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 4–5 TAHUN DI RA AL-FATH
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Project Based Learning (PjBL) dalam mengembangkan aspek sosial emosional anak usia 4–5 tahun di RA Al-Fath. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 10 anak kelompok A dan tiga guru yang aktif menerapkan PjBL dalam kegiatan pembelajaran. Proyek yang dikembangkan adalah “Buku Saku Alfabet,” yang melibatkan anak dalam proses merancang, membuat, dan merefleksikan hasil karya mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL secara efektif meningkatkan kemampuan sosial emosional anak, terutama dalam aspek kerja sama, empati, tanggung jawab, kepercayaan diri, dan regulasi emosi. Anak menjadi lebih aktif, percaya diri, serta mampu berinteraksi positif dengan teman dan guru. Keberhasilan pelaksanaan PjBL didukung oleh peran guru sebagai fasilitator, dukungan orang tua, dan lingkungan belajar yang kondusif. Sementara itu, hambatan yang muncul meliputi keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan anak, dan kebutuhan pelatihan guru dalam perancangan proyek yang sesuai tahap perkembangan. Dengan demikian, PjBL terbukti menjadi pendekatan pembelajaran yang efektif, menyenangkan, dan kontekstual untuk mengembangkan sosial emosional anak usia dini.
Kata Kunci: Project Based Learning, sosial emosional, anak usia dini, pembelajaran kontekstual
MEMBANGUN INTERAKSI POSITIF DAN RESPONSIF PADA PEMERINTAH DESA LIWULAGAN MELALUI MEDIA BERUPA PAPAN INFORMASI DAN KOTAK SARAN
The village government has an important role in realizing transparent, accountable, and participatory governance. One effort that can be made is to build positive and responsive interactions between the village government and the community. This study aims to describe how information boards and suggestion boxes can be used to strengthen two-way communication between the Liwulagan Village government and its residents. Information boards are used as a means of conveying information about village programs, activity agendas, and accountability reports, while suggestion boxes are a medium for the community to convey aspirations, criticisms, and suggestions directly. The implementation of activities is carried out through field practice, where the team together with the village government installs information boards and places suggestion boxes in strategic locations in the village. The results of observations show that this media is able to increase community participation and encourage the village government to respond more quickly to the needs of residents. However, challenges such as lack of community awareness in providing input and limited resources still need to be overcome. Overall, the use of information boards and suggestion boxes has proven effective in building positive communication and strengthening relations between the village government and the community in Liwulagan Village.
Keywords: Interaction, Village Government, Information Boards, Suggestion Boxes, Community Participation
PERAN BAHASA DALAM MENDUKUNG TRANSFORMASI DAN PEMENUHAN HAK EKONOMI
Bahasa memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, terutama dalam komunikasi bisnis, pendidikan tenaga kerja, dan transformasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk memahami kontribusi bahasa terhadap transformasi ekonomi dan pemenuhan hak ekonomi. Dengan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, penelitian ini menganalisis berbagai sumber akademik dan kebijakan terkait peran bahasa dalam ekonomi global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan bahasa meningkatkan akses terhadap informasi ekonomi, memperluas peluang kerja, dan mendukung pertumbuhan usaha kecil melalui strategi digital berbasis bahasa lokal. Studi kasus dari India dan Afrika Selatan menegaskan bahwa kebijakan multibahasa memperkuat inklusi ekonomi, sementara strategi pemasaran berbasis bahasa di Tiongkok dan Meksiko terbukti meningkatkan daya saing bisnis digital. Kendati demikian, tantangan seperti biaya penerjemahan, rendahnya literasi, dan keterbatasan teknologi masih menjadi hambatan. Oleh karena itu, kebijakan berbasis bahasa harus dikombinasikan dengan program literasi untuk memastikan inklusi ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan.
 
KONSEP PENDIDIKAN IMAM AL-GHOZALI DAN JOHN LOCKE
Konsep pendidikan Imam Al-Ghozali dan John Locke memberikan pemahaman kepada pendidik tentang pelaksanaan pembelajaran yang ideal terutama pentingnya pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini menggunakan studi literatur, dengan melakukan identifikasi topik yang relevan, kemudian dianalias. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Teori pendidikan karakter yang dikemukakan oleh John Locke dan Imam Al-Ghozali menawarkan perspektif yang luas dan relevan tentang pembentukan karakter orang dewasa dan anak-anak. Meskipun perspektif dan konteks budaya mereka berbeda, kedua tokoh ini memberikan prinsip-prinsip dasar yang dapat digunakan untuk membangun masyarakat yang beretika dan beradab. Pemikiran klasik dan modern ini mengintegrasikan ide bahwa pendidikan karakter bukan hanya tugas individu, tetapi juga tugas bersama yang harus dipenuhi di berbagai aspek kehidupan. Sehingga dengan mengimani pendidikan yang dikembangkan Imam Al-Ghozali dan John Locke, diharapkan dapat mendukung ketercapaian tujuan pendidikan yang digaungkan selama ini, yaitu membentuk peserta didik yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berahklak mulia, cerdas, terampil, serta bertanggung jawa
LINGKUNGAN BELAJAR DAN KARAKTER ISLAMI: TELAAH Q.S AL KAHFI AYAT 28 DI PONDOK PESANTREN BANU SANUSI LOMBOK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran lingkungan belajar dalam pembentukan karakter islami santri berdasarkan telaah Q.S. Al-Kahfi ayat 28 di Pondok Pesantren Banu Sanusi Lombok. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menggali nilai-nilai Qur’ani yang diinternalisasikan melalui kegiatan pembelajaran, keteladanan, serta sistem sosial yang ada di pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan belajar yang dibentuk dengan pendekatan spiritual, kedisiplinan, pembiasaan, dan pengawasan sosial yang kuat, berperan efektif dalam membentuk karakter islami santri. Nilai-nilai dalam Q.S. Al-Kahfi ayat 28 terimplementasi secara nyata dalam kebijakan pesantren, khususnya dalam menjauhkan santri dari pengaruh negatif dan menguatkan ikatan spiritual. Dengan demikian, lingkungan pesantren tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga arena pembentukan karakter yang kokoh
DINAMIKA KEPEMIMPINAN KIAI DALAM REFORMASI PESANTREN: ANALISIS KONTEKSTUAL DI PONDOK PESANTREN AL-KHOIROT MALANG
Peran Kepemimpinan Kiai terhadap pembaharuan PP Al-Khoirot Malang dilakukan dalam berbagai aspek :(a) aspek perubahan tradisional ke modern, kurikulum, bangunan, bahan ajar,dan fasilitas). (b) aspek kemajuan, dimana aspek kemajuan yang awalnya hanya tradisonal, tetapi karena ada kemajuan zaman meningkat ke modernisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dan metode deskripsi. Sumber data dibagi menjadi dua jenis yaitu data primer dan sekunder. Informasi penelitian yang digunakan sebanyak 107 orang. Lokasi penelitian di PP Al-Khoirot Malang. Berdasarkan hasil analisi data ditemukan (1) Peran kepemimpinan Kiai dalam melakukan pembaharuan di PP Al-Khoirot Malang. Peran kepempinan Kiai tidak hanya mengandalkan otoritas kepemimpinan-nya dalam mengembangkan dan memajukan PP Al-Khoirot, tetapi juga menerima masukan serta saran dari pemikiran para pegawai atau tenaga pendidik yang memiliki komitmen dalam mengembangkan atau memajukan PP Al-Khoirot Malang. (2) Bentuk- bentuk pembaharuan yang telah dilakukan oleh Kiai di PP Al-Khoirot Malang cukup menarik karena nuansa PP Al-Khoirot Malang, yang awalnya masih sangat tradisional, kini telah mengalami perubahan yang drastis, seperti: (a) pembangunan gedung- gedung pondok modern, (b) pengadaan buku-buku umum. (buku kimia, biologi, bahasa inggris, matematika, dan lain- lain. (c) membuka sekolah- sekolah madrasah Tsyanawiya dan Aliyah, (d) menggunakan kurikulum nasional. (e) melakukan perekrutan guru- guru yang memiliki kualifikasi di bidang umum
ANALISIS PENGGUNAAN ALAT PERAGA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA
Salah satu inovasi media pembelajaran adalah penggunaan alat peraga untuk menunjang proses pembelajaran yang dapat disesuaikan dengan minat dan kebutuhan belajar siswa. Penggunaan media pembelajaran tersebut belum maksimal sehingga siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep materi yang abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alat peraga sebagai media pembelajaran kontekstual terhadap motivasi belajar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi sebelum dan saat penelitian, wawancara sebelum dan sesudah penelitian dan dokumentasi sebelum dan saat pembelajaran. Instrumen yang digunakan adalah lembar wawancara. Penelitian dilaksanakan di kelas VI SDN Ngesrep 03, Semarang, Jawa Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat peraga sebagai media pembelajaran dapat memberikan dampak yang baik terhadap motivasi belajar siswa dan dapat membantu siswa memahami materi pada sistem gerak manusia dengan menggunakan media pembelajaran yang konkret dan kontekstual
ANALISIS EFEKTIVITAS PROGRAM LITERASI DALAM UPAYA MENINGKATKAN MINAT MEMBACA PADA SISWA KELAS V SDN 08 TIMONONG
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis secara mendalam bagaimana efektivitas program literasi dalam upaya meningkatkan minat membaca pada siswa kelas V SDN 08 Timonong. Dalam menggali data lapangan peneliti menggunakan metode penelitian kualitatatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Subjek penelitian berjumlah 15 orang siswa di kelas V dengan pembagian 6 putra dan 9 putri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program literasi yang diterapkan di kelas V SDN 08 Timonong terbukti efektif dalam meningkatkan minat membaca pada siswa. Dengan adanya fasilitas seperti sudut baca di kelas, pojok baca sekolah, ketersediaan berbagai jenis bahan bacaan serta peran aktif dari wali kelas V sebagai fasilitator juga berkontribusi dalam meningkatkan minat membaca pada siswa, meskipun masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan sarana perpustakaan, kurangnya pembaruan buku dan rendahnya minat membaca siswa. Namun, dengan adanya berbagai kegiatan literasi yang dilaksanakan, minat membaca pada siswa menjadi lebih meningkat. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi bagi peningkatan program literasi di sekolah dasar.  
PERAN PENGETAHUAN DAN SIKAP GIZI IBU DALAM MENENTUKAN STATUS GIZI ANAK DI SDN DORIDUNGGA: KUANTITATIF KORELASIONAL
Masalah gizi pada anak usia sekolah dasar masih menjadi tantangan utama dalam kesehatan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan seperti SD Negeri Doridungga. Kondisi gizi anak dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk peran ibu dalam menyediakan makanan yang bergizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap ibu terhadap pemberian makanan sehat dengan status gizi anak. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Populasi meliputi siswa kelas III, IV, dan V beserta ibunya, berjumlah 112 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik proportionate stratified random sampling sebanyak 89 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup untuk mengukur aspek pengetahuan dan sikap, serta pengukuran antropometri (berat badan dan tinggi badan) untuk menilai status gizi anak. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara pengetahuan dan sikap ibu dengan status gizi anak. Pengetahuan ibu berkontribusi sebesar 60% dan sikap sebesar 48% terhadap variasi status gizi. Temuan ini menegaskan pentingnya peran ibu dalam praktik pemberian makan yang sehat. Meski demikian, penelitian ini belum mencakup faktor eksternal seperti kondisi sosial ekonomi, budaya, dan ketersediaan pangan yang juga memengaruhi status gizi. Studi lanjutan dengan pendekatan multivariat direkomendasikan untuk memperluas pemahama