Jurnal Online Institut Agama Islam Muhammadiyah Bima
Not a member yet
    1144 research outputs found

    STRATEGI EFEKTIF MENGGUNAKAN VIDEO DALAM PEMBELAJARAN PAI BERBASIS DESAIN INTRUKSIONAL

    Full text link
    Perkembangan teknologi digital mendorong transformasi pembelajaran, termasuk dalam Pembelajaran PAI. Media paling efektif yang dapat di terapkan adalah video pembelajaran, karena mampu menghadirkan materi secara visual dan auditori yang menarik serta relevan dengan karakteristik generasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi efektif penggunaan video dalam pembelajaran PAI berbasis desain instruksional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomologi dengan guru PAI di SMAN Negeri 3 Palangka Raya. Teknik Pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini juga menunjukan guru menerapkan video sebagai salah satu strategi yang efektif untuk pembelajaran PAI. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan video sebagai strategi yang efektif dalam pembelajaran PAI. Penggunaan video berdasarkan pada perencanaan yang sitematis yang dimana guru mengidentifiksi sesuai kebutuhan belajar siswa, selanjutnya pada pelaksanaan penggunaan video setelah dirancang secara sistematis dan kontekstual sehingga mendapatkan respon positif dari siswa, ini bisa di lihat saat proses belajar siswa yang sangat efektif lebih dari memiliki semangat dalam pemahaman pada materi PAI

    PENDEKATAN AFEKTIF DALAM PENDIDIKAN ISLAM: INTERNALISASI NILAI-NILAI AL-QUR’AN UNTUK MENGATASI KRISIS MORAL GENERASI Z

    Full text link
    Generasi Z mengalami krisis moral multidimensi di era digital, terlihat dari dehumanisasi interaksi sosial (QS. Al-Hujurat: 12), memudarnya nilai sabr, dan kenakalan remaja berbasis teknologi (KPAI, 2023: 67%). Penelitian ini mengkritik pendidikan Islam konvensional yang masih terfokus pada hafalan ayat dan fiqh formalistik, tanpa internalisasi nilai afektif-spiritual. Solusi yang dikembangkan adalah model AQE (Pendidikan Afektif Berbasis Al-Qur'an) berdasarkan tiga pilar: ta'abbud (pengabdian spiritual), tafakkur (perenungan ayat), dan mu'amalah (interaksi sosial bernilai). Model ini memadukan konsep qalb Al-Ghazali, teori afektif Krathwohl, dan neurosains spiritual. Prototipe modul Tarbiyah Qalbiyah berbasis desain pemikiran telah diuji di lima pesantren modern, menunjukkan hasil signifikan: penurunan 58% kasus perundungan dan peningkatan 40% kesadaran moral. Validasi ahli (CVI 0,89) membuktikan kelayakan modul ini dalam menginternalisasi nilai-nilai Al-Qur'an secara holistik. Temuan ini merekomendasikan reformasi kurikulum berbasis kognitif-afektif, pelatihan guru, dan kolaborasi interdisipliner untuk pengembangan alat refleksi digital spiritua

    ANALISIS AKAR MASALAH PENDIDIKAN ISLAM DAN SOLUSINYA DALAM KITAB KAIFA TUWAJIHUL FITAN

    Full text link
    Kitab Kaifa Tuwajihul Fitan Syaikh Shalih bin Thoha Abdul Wahid menawarkan solusi untuk masalah pendidikan Islam, dan tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan akar masalah tersebut. Penelitian ini mengeksplorasi pemikiran penulis kitab tentang masalah dan solusi pendidikan dalam menghadapi fitnah zaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dan metode studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyimpangan aqidah, pemahaman yang buruk tentang manhaj Islam yang benar, dan dominasi orientasi duniawi dalam sistem pendidikan adalah masalah utama dalam pendidikan Islam. Penekanan pada pendidikan akhirat, penguatan ilmu syar'i, dan pemurnian tauhid adalah beberapa solusi yang ditawarkan oleh Syaikh Sholih. Diharapkan penelitian ini akan memberikan bantuan ilmiah dan praktis dalam membangun sistem pendidikan Islam yang sesuai dengan aturan agama

    ETIKA SEBAGAI DASAR PENDIDIKAN ISLAM: PERBANDINGAN PENDEKATAN RASIONAL IBN MISKAWAYH DAN VISI SPIRITUAL AL-GHAZALI

    Full text link
    Etika memiliki posisi fundamental dalam pendidikan Islam, karena ia menjadi landasan pembentukan karakter, pengembangan intelektual, serta orientasi spiritual peserta didik. Kajian ini bertujuan untuk mengkaji secara komparatif pandangan Ibn Miskawayh dalam Tahdzīb al-Akhlāq dan Al-Ghazālī dalam Iḥyā’ ʿUlūm al-Dīn mengenai peran etika dalam pendidikan Islam. Ibn Miskawayh menekankan pendekatan rasional yang berakar pada filsafat Yunani, khususnya Aristotelianisme, dengan konsep keseimbangan antara potensi akal, amarah, dan syahwat sebagai dasar pembentukan akhlak. Pendidikan menurutnya diarahkan untuk melatih jiwa melalui pembiasaan dan pengendalian diri, sehingga menghasilkan individu yang berkepribadian seimbang serta mampu berkontribusi dalam kehidupan sosial. Sementara itu, Al-Ghazālī mengedepankan visi spiritual yang memadukan fikih, tasawuf, dan teologi. Etika dalam Iḥyā’ tidak hanya dipahami sebagai upaya rasional, tetapi juga sebagai proses tazkiyat al-nafs (penyucian jiwa) yang berorientasi pada kedekatan dengan Allah. Pendidikan baginya harus menumbuhkan keikhlasan, kesadaran ibadah, serta keseimbangan antara pengetahuan dan amal. Tujuan akhir pendidikan menurut Al-Ghazālī bukan sekadar kebahagiaan duniawi, melainkan kebahagiaan ukhrawi. Melalui perbandingan ini, terlihat bahwa pemikiran Ibn Miskawayh menawarkan dimensi rasional-filosofis yang relevan dengan pembinaan etika sosial, sementara Al-Ghazālī menghadirkan dimensi religius-spiritual yang menekankan keselamatan akhirat. Integrasi keduanya memberikan kontribusi penting bagi pengembangan konsep pendidikan Islam yang utuh, mencakup akal, moral, dan spiritualitas

    تأثير استخدام كتاب "خلاصة متن الآجرومية" في نتائج تعليم علم النحو في المدرسة مفتاح العلوم الشرعية جندوانك آغم

    No full text
    Ahmad Taher Nim: 2220084 dengan materi “pengaruh penggunaan kitab khulasah matan ajrumiyah terhadap hasil belajar siswa di madrasah miftahul ulumi syar’iyah canduang agam” Dari permasalahan penelitian yang terjadi dalam pembelajaran nahwu di sekolah ini diantaranya kesulitan siswa dalam menghadapi pembelajaran nahwu di karenakan materi pembelajaran yang digunakan rumit sehingga membuat siswa kesulitan dalam memahami pembelajaran nahwu dan menyebab kan rendahnya hasil belajar, oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan kitab khulasah matan ajrumiyah sebagai alternatif bahan ajar dalam pembelajaran nahwu di sekolah ini. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode exsperimen kemudian penelitian ini dibagi menjadi dua kelas yaitu kelaas experiment dan kelas kontrol. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan dokumentasi Peneliti memperoleh kesimpulan dari penelitian ini bahwa penelitian ini menghasilkan dampak positif  penggunaan kitab khulasah matan ajrumiyah terhadap hasil belajar siswa, dibuktikan dengan pengujian hipotesis dimana nilai hitung lebih besar dari taraf signifikansi 5% (4,010 > 2,021) sehingga hipotesis nya di terima, pengaruhnya menunjukkan ukuran yang besar dibuktikan dengan uji besaran efek sebesar 1,08 lebih besar dari 0,8 Kata kunci : kitab khulasah matan ajrumiyah, ilmu nahwu, hasil belajar

    DAKWAH TANPA POLARISASI: ETIKA KOMUNIKASI LINTAS AGAMA HABIB HUSEIN JA’FAR DALAM KONTEN YOUTUBE PODCAST LOGIN

    Full text link
    Dakwah komunikasi lintas agama memiliki tantangan besar dalam menghindari polarisasi yang memicu pertikaian umat beragama. Polarisasi sering kali memperkeruh dialog antaragama dan memicu ketegangan sosial. Artikel ini mengkaji, bagaimana Habib Ja’far dalam menerapkan prinsip dan etika komunikasi Islami dalam dakwah lintas agama, seperti: qawlan maysuran (penuturan yang sederhana), qawlan sadida (penuturan sesuai kenyataan), qawlan ma’rufa (penuturan penuh kebijaksanaan), qawlan karima (penuturan yang bermartabat), qawlan layyina (penuturan yang penuh kelembutan), dan qawlan baligha (penuturan yang berkesan). Penelitian ini menggunakan analisis semiotika C.S Pierce berupa simbol dan ikon etika komunikasi lintas agama Habib Ja’far pada platform Youtube podcast Login. Teknik penulisan menggunakan teknik deksriptif kualitatif dalam mendapatkan data, kemudian pengumpulan data menggunakan pengamatan dan pendokumentasian, dan data tersebut dianalisis menggunakan analisis semiotika Charles. Pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce menjadi pendekatan analisis dalam memperdalam tanda sebagai representasi peristiwa, objek dan kondisi

    ANALISIS MANAJEMEN DAKWAH TERAPI PSIKORELIGIUS SOSIOPATIC DI PONDOK PESANTREN ISTIGHFAR SEMARANG

    Full text link
    Penelitian ini membahas analisis manajemen dakwah terapi psikoreligius dalam menangani perilaku sosiopatik di Pondok Pesantren Istighfar, Semarang. Didirikan dengan tujuan membina mantan preman, pesantren ini berupaya membantu mereka meninggalkan perilaku sosiopatik melalui pendekatan psikoterapi religius. Di bawah bimbingan Gus Tanto, santri yang berasal dari kawasan rawan seperti Barutikung, Kebon Harjo, Kaligawe, Tambaklorok, dan Purwosari mendapatkan pembinaan intensif yang menekankan nilai kasih sayang, baik di lingkungan pesantren maupun masyarakat sekitar. Keunikan pesantren ini terletak pada busana serba hitam yang dikenakan para santrinya, yang sebagian besar adalah laki-laki bertubuh gempal dan bertato. Dengan pendekatan dakwah berbasis spiritual, perilaku sosiopatik seperti kriminalitas dan kecanduan narkoba berhasil dicegah dan diatasi. Manajemen dakwah yang diterapkan mencakup tahapan perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), dan pengendalian (controlling). Strategi ini berperan penting dalam membentuk kembali santri menjadi individu yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam manajemen dakwah yang diterapkan di Pondok Pesantren Istighfar dalam upayanya mencegah dan mengobati perilaku sosiopatik, sebagai bagian dari dakwah Islam yang menyasar semua lapisan masyarakat, khususnya kelompok rentan

    IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DALAM MENINGKATKAN SOSIAL EMOSIONAL

    Full text link
    Pendekatan Pembelajaran yang tepat untuk Anak dengan Kebutuhan Khusus di sekolah SLB berfokus pada peningkatan aspek emosional mereka. Metode seperti komunikasi terarah, analisis tugas, dan pembelajaraan kooperatif dapat menciptakan lingkungan belajar yang positif, mendukung interaksi social, dan meningkatkan kepercayaan diri siswa. Penyesuaian metode susuai karakteristik individu siswa sangat penting untuk mencapai hasil optimal. Dengan pendekatan yang tepat, anak-anak dapat mengembangkan keterampilan emosional yang diperlukan untuk beradaptasi di lingkungan sekolah lingkungan sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi model pembelajaran yang digunakan di SLB Negeri 1 Kota Bima dan bagaimana penyesuaian model pembelajaran tersebut dengan Anak Bekebutuhan Secara khusus, penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif sebagai berikut: yang dilakukan melalui pengamatan, wawancara, dan beberapa angket yang diberikan kepada responden dan penanya

    PERAN GURU DALAM MENANAMKAN SIKAP DISIPLIN PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK AN-NIZAM

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah menanamkan sikap disiplin anak usia dini di TK an Nizam . Metode kualitatif deskriptif diterapkan di penelitian ini. Tehnik pengumpulan data diterapkan dengan wawancara, observasi, serta dokumentasi, dengan teknik analisis interaktif. Mengacu pada analisis data mengungkapkan bahwasannya peran guru dalam mendisiplinkan anak mencakup, pemberi contoh, pemimpin dikelas, penilaian, pendidik, pembimbing, teladan, juga pemberi motivasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa anak masih banyak yang belum disiplin, diketahui dari banyaknya anak belum membuang sampah sesuai tempatnya, membaca doa sebelum dan sesudah makan masih sering lupa dan lainnya. Karenanya, peran guru tersebut sangat berpengaruh pada anak dalam hal disiplin di TK an Nizam. Dari temuan penelitian disimpulkan bahwasannya peran guru sangat berpengaruh dalam hal mendisiplinkan anak khususnya di TK an Nizam &nbsp

    PEMBERDAYAAN KOMUNITAS MELALUI PENYULUHAN AGAMA ISLAM DALAM MENANGGULANGI STUNTING DI DESA RAI OI KECAMATAN SAPE KABUPATEN BIMA

    Full text link
    Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius di banyak wilayah, termasuk di Kabupaten Bima. Tulisan ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas pemberdayaan komunitas melalui penyuluhan agama Islam dalam menanggulangi stunting. Studi kasus dilakukan di Desa Raioi Kecamatan Sape Kabupaten Bima, dengan fokus pada pengaruh penyuluhan agama Islam terhadap pengetahuan dan praktik gizi masyarakat. Metode yang digunakan yaitu pendekatan KPM dengan Participatory Action Research (PAR) merupakan pendekatan yang prosesnya bertujuan untuk pembelajaran dalam mengatasi masalah dan pemenuhan kebutuhan praktis masyarakat, serta produksi ilmu pengetahuan, dan proses perubahan sosial keagamaan. Hasil pemberdayaan menunjukkan bahwa penyuluhan agama Islam mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan praktik pemberian makanan yang baik dan halal untuk pertumbuhan anak. Selain itu, penyuluhan agama Islam juga memperkuat nilai-nilai sosial dan kebersamaan dalam masyarakat, yang berperan dalam meningkatkan partisipasi dalam program-program kesehatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberdayaan komunitas melalui penyuluhan agama Islam merupakan strategi yang efektif dalam menanggulangi stunting di Desa Rai OI Kecamatan Sape Kabupaten Bima. &nbsp

    1,073

    full texts

    1,144

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Institut Agama Islam Muhammadiyah Bima
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇