IJOCS - Indonesian Journal Of Cumunity Service
Not a member yet
237 research outputs found
Sort by
PENDAMPINGAN MASYARAKAT MENGENALI FAKTOR PEMBERAT (COMORBID) COVID – 19
Masa pandemi Covid-19 mengakibatkan setiap masyarakat perlu mengatur pola hidup dan aktivitas protokol kesehatan untuk mencegah terinfeksinya coronavirus. Penderita penyakit komorbid seperti hipertensi, diabetes mellitus, dan juga kelompok ibu hamil memiliki risiko terinfeksi Covid-19 lebih tinggi dibandingkan kelompok masyarakat lainnya. Pentingnya upaya pencegahan promotif dan preventif dapat dilakukan dalam bentuk edukasi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan sikap sehingga diharapkan dapat merubah perilaku menjadi lebih sehat. Mitra sebagai bagian dari masyarakat juga memiliki kondisi penyakit penyerta dari lima besar yaitu hipertensi, diabetes mellitus, dan kehamilan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mitra untuk merubah perilaku menjadi lebih sehat. Kegiatan dilakukan di daerah Sukawinatan Palembang. Hasil post-test menunjukkan bahwa mitra mengetahui penularan Covid-19, setelah vaksin tetap menggunakan masker, tekanan darah dan gula darah yang terkontrol mengurangi risiko terinfeksi Covid-19, kondisi hamil berisiko tinggi terinfeksi dan perlu memeriksakan kehamilan minimal sebanyak 6 kali, dan penting melakukan latihan fisik atau olahraga meskipun 15 menit serta menghindari kerumunan
UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN ORANG TUA SISWA/SISWI TENTANG BAHAYA PERNIKAHAN DINI DI SMPN 15 KOTA CIREBON
Pernikahan anak adalah masalah global yang dialami di banyak Negara di dunia. ASEAN sendiri juga telah berkomitmen untuk menghapus kekerasaan terhadap anak, termasuk pernikahan anak melalui ASEAN Regional Plan of Action on Elimination of violence against Children (ASEAN RPA on EVAC). Komitmen ASEAN tersebut meliputi pencegahan, perlindungan, dan menumbuhkan kesadaraan untuk mencegah kekerasaan terhadap anak baik secara fisik, seksual, maupun psikologis (Desyanti, 2015). Menurut United Nations Development Economic and Social Affairs (UNDESA, 2010) Indonesia termasuk Negara ke-37 dengan persentase pernikahan usia muda yang tinggi dan merupakan tertinggi kedua di ASEAN setelah Kamboja. Jumlah pernikahan dini di Indonesia sebanyak 0,2 % dari 22.000 wanita usia 10-14 tahun sudah menikah. Pada tingkat ASEAN, tingkat pernikahan dini di Indonesia berada di urutan kedua terbanyak setelah Kamboja. Perempuan muda di Indonesia dengan usia 10-14 tahun menikah sebanyak 0,2% atau lebih dari 22.000. (11,7% perempuan dan 1,6% laki-laki) (BKKBN, 2013). Diharapkan dengan kegiatan ini, orang tua memiliki pengetahuan tentang bahaya pernikahan dini dengan baik sehingga dapat membekali anak remaja nya dengan pengetahuan tentang bahaya pernikahan dini .dengan meningkatnya pengetahuan diharapkan dapat merubah perilaku kearah positif. 
SOSIALISASI PENTINGNYA PENDIDIKAN DALAM MENUMBUHKAN SEMANGAT KULIAH KE PERGURUAN TINGGI DI SMAN 1 LABUHANHAJI
Pendidikan meruapakan salah satu faktor penentu untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan juga menjadi indikator maju tidaknya suatu negara. Namun permasalahan yang terjadi dewasa ini adalah masih rendahnya minat peserta didik, khususnya peserta didik jenjang pendidikan menengah untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Apabila hal ini terus dibiarkan tentu akan memberikan dampak negatif yaitu penurunan kualitas sumber daya manusia sehingga SDM yang ada semakin tertinggal dan tidak mampu bersaing secara global. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan peserta didik tentang pentingnya pendidikan dan menumbuhkan semangat kuliah ke perguruan tinggi di SMAN 1 Labuhanhaji Kabupaten Aceh Selatan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pegabdian ini adalah sosialisasi yang kemas dalam bentuk ceramah disertai dengan paparan materi mengenai pentingnya pendidikan, pengenalan perguruan tinggi, prospek lulusan perguruan tinggi, dan bantuan pendidikan serta diakhiri dengan sesi tanya jawab. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 23 November 2022 dengan sasaran peserta yaitu peserta didik kelas XII IPA/IPS. Hasil dari pengabdian ini adalah berubahnya mindset peserta didik terhadap perguruan tinggi dan timbulnya semangat untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi
PEMBENTUKAN KOMUNITAS ANTI CYBERBULLYING DI KALANGAN SISWA MENEGAH ATAS SEBAGAI UPAYA PREVENTIF MENUJU DESA SUKOSARI BEBAS DARI PERILAKU
Ketersediaan internet ini memunculkan adanya media sosial di kalangan remaja yang dapat membawa ke dampak yang negatif. Salah satunya adalah dengan adanya Cyberbullying. Cyberbullying pada umumnya dilakukan melalui media situs jejaring sosial seperti situs jejaring sosial seperti YouTube, WhatsApp, Facebook, Instagram, Twitter, Line, FB Messenger, LinkedIn, Pinterest, We Chat, Snapchat, Skype, Tik Tok, Tumblr, Reddit, Sina Weibo. Cara pembuliannya pun bermacam-macam, mulai dari pengancaman, menghina, menyebarkan isu- isu palsu, bahkan asusila. Cyberbullying lebih mudah dilakukan karena pelaku tidak berhadapan langsung dengan si korban. Selain itu, Cyberbullying juga lebih sulit untuk diidentifikasi oleh para orang tua dan guru. Apalagi di jaman sekarang ini, hampir semua anak usia sekolah menengah bahkan sekolah dasar sudah memiliki akun jejaring sosial. Menurut hasil riset Polling Indonesia yang bekerja sama dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mengatakan ada sekitar 49 persen netizen yang pernah menjadi sasaran bullying di medsos. Tentang pelaku cyberbullying terhadap siswa, 40% siswa mengatakan tidak tahu pelakunya dan 60% mengatakan mengetahui pelakunya yaitu: teman sekolah (37%), kakak kelas (6%), adik kelas (40%), dan teman luar sekolah (7%). Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini tim pengabdian menerapkan metode ceramah, diskusi (FGD), tanya jawab dan simulasi serta menggunakan pendekatan kontesktual dalam memberi penyuluhan dan pembekalan kepada siswa terlebih dahulu kemudian membentuk tim penyuluh dalam memberikan materi tentang dampak yang ditimbulkan terhadap perbuatan cyberbullying dan dan upaya preventive untuk perbuatan cyberbullying. Pada tahap pelaksanaan pengabdian ini dilaksanakan dalam jangka waktu 3 tahun. Pada tahun pertama sudah dilaksanakan bentuk upaya pencegahan perbuatan cyberbullying melalui penyelesaian permasalahan dan sampai kepada tata cara berkomunikasi yang baik dan benar sesuai dengan pedoman umum ejaan bahasa indonesia dan pada tahun kedua sudah dilaksanakan penguatan peran remaja SMA yang telah memperoleh materi tentang cyberbullying untuk di aplikasikan ke warga Desa Sukosari Kabupaten Magelang, sedangkan untuk tahun ketiga sudah menghasilkan adanya komunitas anti cyberbullying di desa sukosari dan akan dijadikan sebagai desa percontohan bagi desa lainnya dalam mewujudkan Kabupaten Magelang Bebas dari tindakan Bullying. Luaran yang dicapai adalah para remaja memahami dan mengerti tata cara berkomunikasi yang baik dan benar serta tata cara berkomunikasi di media sosial dengan bijak dan tidak menimbulkan perbuatan yang merujuk ke perbuatan bullying. Tentunya pengabdian ini, akan dapat menginisasi dalam pembentukan komunitas anti cyberbullying di Desa Sukosari , Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PERATURAN DESA TENTANG BUMDES DI DESA SUKOSARI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN UMKM DESA
Program pengabdian masyarakat yang dilakukan di Desa Sukosari Kabupaten Magelang bertujuan untuk mengetahui kendala – kendala atau masalah yang dialami oleh para pelaku UMKM sehingga dapat diketahui permsalahanya yang selanjutnya sebagai bahan pembinaan di masing – masing UMKM agar para UMKM dapat berkembang maju dan mendorong perekonomian masyarakat sekitar. Metode yang digunakan dengan metode pengamatan kebutuhan dari masing-masing masyarakat yg khususnya bergerak dalam bidang UMKM sebagai sarana untuk meningkatkan penjualan produk UMKM. Kegiatan yang dilakukan pada pengabdian kepada masyarakat ini dengan cara yakni yang pertama melakukan pendampingan dan pelatihan pelaku UMKM khususnya mitra terkait untuk memudahkan dalam memasarkan produk. Mitra didampingi tim pengabdian kepada masyarakat adalah untuk menyusun peraturan desa tentang BUMDes sebagai sarana untuk mengembangkan UMKM di Desa. Sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap UMKM dalam bentuk mekanisma penggunaan company profile on line untuk mempromosikan produk mitra. Tentunya dengan menggunkan company profile online, mitra dapat mempromosikan produknya dengan mudah, murah, luas, praktis, dan cepat. Oleh karena itu, diperlukan adanya kegiatan untuk mendasari adanya pelaku UMKM melalui pelatihan peningkatan kemampuan kerja sama antar pelaku UMKM dan sebagai dasar untuk menyusun Peraturan BUMDes. Dengan adanya peraturan desa tentang BUMDes ini akan dijadikan sebagai landasan untuk mencapai sebuah visi, misi dan tujuan dari adanya UMKM, sehingga landasan ini perlu dilakukan pendampingan agar sesuai dengan keinginan dari para pelaku usaha melalui kerjasama antar pelaku UMKM akan lebih terjalin dengan baik. Dari sisi komunikasi ini juga sangat diperlukan mengingat untuk mengingkatkan sisi keuntungan pada pelaku usaha diperlukan menyebarluaskan informasi baik melalui media cetak atau media online agar dengan mudah diketahui dan diterima masyarakat
SOSIALISASI DAN EDUKASI PEMANFAATAN LISTRIK RUMAH TANGGA SECARA AMAN DAN NYAMAN BAGI MASYARAKAT KAMPUNG WAENA DISTRIK HERAM KOTA JAYAPURA
Waena Village is a residential area and social order that is intended as a form of protection and affirmation of the existence of the indigenous Tabi-Papua community and the values of local wisdom they have.Social life in Waena Village is a combination of traditional life (informal leadership) and modern life (formal leadership). This can be seen in the life of the people who still maintain the traditional institutional system on the one hand, but on the other hand, have access to and follow the modern life obtained through electricity as a source of energy for various electrical and electronic equipment. This socialization and educational activity is intended to introduce and educate the people of Waena village so that they can use electricity as a household energy source safely and comfortably.From various statements and questions posed by the participants, it can be concluded that this activity has succeeded in achieving its goals and benefits
PEMBUATAN WEBSITE SEBAGAI MEDIA INFORMASI DAN PENGENALAN LEMBANG BULIAN MASSA’BU
Kegiatan ini merupakan salah satu program KKN_tematik yang dilakukan oleh Tim Dosen UKI Toraja bersama mahasiswa KKN_T UKI Toraja. Berdasarkan data yang diperoleh dari kantor Lembang Bulian Massa’bu terdapat 4 dusun yang dimana pada tahun terakhir jumlah penduduk sebanyak 300 Kepala Keluarga.Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan ada beberapa permasalahan yang dialami oleh masyarakat di Lembang Bulian Massa’bu, diantaranya:kurangnya kesadaran Masyarakat terhadap pemanfaatan Sumber Daya Alam (Perkebunan), kurangnya kesadaran masyarakat tentang objek-objek wisata yang ada di Lembang Bulian Massa’bu, pemanfaatan Dan Pengembangan Wisata, pemanfaatan tongkonan yang sudah mulai berkurang
TEKNIK PENGAMBILAN FOTO PREWEDDING DAN EDITING FOTO BAGI KELOMPOK KARANG TARUNA DESA PENGKOK
Teknik pengambilan foto pada prewedding sangat diperlukan agar dapat dihasilkan foto prewedding menarik. Tempat pengambilan foto prewedding merupakan hal yang dapat menarik para calon pengantin, salah satunya di tempat wisata Gunung Ireng yang ada di wilayah Desa Pengkok Kepanewon Patuk Kabupaten Gunung Kidul. Dalam pengambilan foto prewedding juga memerlukan suatu teknik dan editing foto yang baik. Hal itulah yang menjadi minat dalam pengabdian masyarakat selama 4 hari dengan sasaran para anggota Karang Taruna Desa Pengkok. Teknik pengambilan foto menggunakan teknik tata ruang dan editing foto menggunakan aplikasi storyart. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa 11 orang peserta sudah dapat melakukan pengambilan foto prewedding dan editing foto
PEMBERDAYAAN BERBASIS E-COMMERCE PADA MASYARAKAT DUSUN KEDUNGDENDENG PLANDAAN JOMBANG
Kuliah Kerja Nyata (KKN) DIKTI Kewirausahaan merupakan sebuah kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan mahasiswa sebagai peserta dan dosen sebagai pembimbing yang berfokus pada tema kewirausahaan. Kegiatan KKN di Dusun kedungdendeng, Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang selama 1 bulan memfokuskan pada pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang masih perlu untuk dikembangkan sebagai bentuk pemberdayaan demi terciptanya kesejahteraan masyarakat. Permasalahan yang ditemui di dusun Kedungdendeng, potensi masyarakat dalam berwirausaha masih kurang sehingga perlu dimotivasi agar masyarakat mempunyai jiwa kewirausahaan. Pendampingan diberikan kepada salah satu wirausaha yang berpotensi berkembang dan sosialisasi mengenai kewirausahaan di lakukan kepada ibu2 PKK dan masyarakat secara umum yang sudah berwirausaha maupun belum. Peserta yang hadir kurang lebih sebanyak 20 orang. Tujuan Sosialisasi adalah memberikan pemahaman, bimbingan dan seminar kepada masyarakat terkait cara menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan e-commerce. Hasil dari rangkain kegiatan pengabdian ini adalah pengembangan salah satu produk makanan kecil dendeng daun singkong dan minuman lempuyang dengan kemasan dan pemasaran yang lebih modern. Pelaksanaan talkshow pemberdayaan jiwa kewirausahaan menbuat tumbuhnya kesadaran serta jiwa kewirausahaan pada diri mahasiswa maupun masyarakat guna siap bersaing pada era percepatan ilmu pengetahuan dan teknologi. Rekomendasi yang dapat kami berikan kepada masyarakat Dusun kedungdendeng adalah pemanfaatan internet guna mengejar ketertinggalan pada pasar digital. Dan sangat diharapkan meningkatnya kepercayaan diri pada setiap wirausaha yang tengah merintis usahany
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU SEKOLAH DASAR MELALUI PENGGUNAAN MULTIMEDIA INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN
Di era globalisasi ini, teknologi merupakan instrumen penting dalam proses pembelajaran. Alat teknologi pendidikan yakni multimedia merupakan penggabungan dari beberapa media yang dimanfaatkan sebagai alat pendukung dalam proses pembelajaran. Peranan multimedia interaktif semakin memegang peranan penting dalam bidang pendidikan sejalan dengan pertumbuhan pengguna komputer dan pertumbuhan internet di masyarakat yang semakin memudahkan aliran produk multimedia dari satu komputer ke komputer lainnya. Banyak sekali manfaat yang didapatkan ketika menggunakan multimedia dalam sebuah proses belajar mengajar, yaitu interaksi siswa meningkat sehingga meningkatkan minat siswa dalam belajar ,serta mempermudah guru dalam penyampaian materi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada guru-guru SDN Gisikdrono 02 Semarang tentang pembuatan media pembelajaran multimedia interaktif untuk meningkatkan kompetensi guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas. Metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan ini adalah diskusi, tanya jawab, penugasan, dan simulasi /praktik. Target luaran dari kegiatan pelatihan berupa : 1) guru-guru dapat membuat media pembelajaran multimedia interaktif sesuai dengan bidang studi masing-masing, 2) guru-guru dapat memanfaatkan komputer dan android untuk pembuatan media pembelajaran yang interaktif, 3) guru-guru dapat menggunakan media pembelajaran multimedia interaktif dalam proses pembelajaran di kelas. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pelatihan adalah berupa produk yaitu : flashcard, multimedia interaktif menggunakan microsoft power point, multimedia menggunakan video scribe sparkol