IJOCS - Indonesian Journal Of Cumunity Service
Not a member yet
237 research outputs found
Sort by
PENGUATAN KARANG TARUNA DALAM PERENCANAAN, PELAKSANAAN DAN EVALUASI PROGRAM KERJA di DESA BUKATEJA KECAMATAN BALAPULANG KABUPATEN TEGAL
Karang Taruna merupakan wadah sosial sebagai pengembangan generasi muda serta memiliki tanggungjawab sosial untuk mencegah, menangkal, menanggulangi dan mengantisipasi berbagai masalah sosial. Dari hasil analisis situasi dan kondisi bahwa Karang Taruna Tunas Muda Desa Bukateja Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal dalam menjalankan roda organisasi perlu membuat perencanaan program yang sesuai dengan kemampuan finansial, keadaan dan kondisi lingkungan. Pelaksanaan program yang sudah dilaksanakan juga harus dibuat laporan sebagai bukti kegiatan sudah berjalan serta untuk mengevaluasi kegiatan dari sisi hambatan dan solusi untuk perbaikan kedepan. Pengabdian ini memiliki tujuan untuk memberikan wawasan dan pemahaman dalam proses perencanaan program kerja, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi program kerja serta meningkatkan kesadaran anggota dalam pengelolaan karang taruna yang lebih baik. Metode pengabdian ini adalah dengan memberikan penyuluhan kepada anggota karang taruna dengan tujuan memperkenalkan dan mensosialisasikan peran dan fungsi karang taruna bagi kehidupan di masyarakat. Selain itu memberikan pendampingan dalam menyusun perencanaan program kerja dan pendampingan dalam pelaksanaan kegiatan serta pada saat evaluasi program kerja terkait pembuatan laporan kegiatan. Rencana luaran dari pengabdian yang dilakukan adalah bertambahnya pengetahuan dan wawasan anggota karang taruna tentang proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program kerja yang akan dilakukan selama masa baktinya dalam kepengurusan karang taruna
PELATIHAN PENEYUSUNAN BUKU AJAR DI PERGURUAN TINGGI
Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan dalam menyusun buku ajar di perguruan sesuai dengan standar buku ajar yang baku sehingga bisa menjadi pegangan mahasiswa dalam perkuliahan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah ceramah, diskusi, bimbingan dan praktik. Materi yang diberikan dimulai mulai dari pengantar pentingnya buku ajar di perguruan tinggi, kemudian dilanjutkan dengan teknik-teknik pengeditan serta praktik pembuatan buku ajar untuk buku pegangan mahasiswa. Pelaksanaan pengabdian dilaksanakan selama 2 hari terhitung mulai dari tanggal 17 sampai dengan 18 november 2021. Jumlah peserta sebanyak 13 orang. Berdasarkan hasil tersebut bahwa pemahaman peserta pelatihan setelah mengikuti pelatihan mengalami peningkatan. Kriteria baik sebanyak 80% dan kriteria cukup sebanyak 20%, kemudian respon peserta pelatihan baik setelah mengikuti pelatihan pembuatan buku ajar
PENDAMPINGAN PENYELASAIAN LIMIT FUNGSI TRIGONOMETRI DENGAN TEKNIK SUBSTITUSI DAN PEMFAKTORAN PADA SISWA MA
Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan tujuan untuk memfasilitasi para siswa dalam menambah pengalaman belajar menyelesaikan permasalahan limit fungsi trigonometri. Kegiatan ini dilaksanakan atas koordinasi bersama dengan guru MAU Al Imdad dan kebutuhan pendalaman materi para siswa. Tahap pelaksanakan pengabdian setelah adanya koordinasi adalah pelaksanaan pengabdian dengan memberikan materi dan penutup dengan menguji tingkat kepahaman siswa. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa Dalam penyelesaian soal tersebut, siswa melakukan dan menggunakan prosedur dengan baik sehingga tingkat kepahaman siswa terhadap materi limit fungsi trigonometri juga baik. Penyelesaian soal limit fungsi trigonometri yang berbentuk pilihan ganda akan terasa sangat mudah diselesaikan karena telah memahami konsep secara utuh
PENDAMPINGAN LANSIA DALAM PERWUJUDAN KEMANDIRIAN TERHADAP MANAJEMEN NYERI SENDI
Setiap lanjut usia akan mengalami perubahan fisiologis salah satunya pada sistem muskuloskeletal. Jaringan penghubung (kolagen dan elastin) mengalami perubahan akibat turunnya fleksibilitas pada lansia sehingga menimbulkan dampak berupa gangguan persendian. Beberapa penyakit yang dapat menyerang persendian antara lain osteoartritis, artritis rhemautoid, dan artritis gout. Asam urat (Artritis Rematoid) dapat menimbulkan nyeri hebat yang tidak tertahankan, terjadi pembengkakan, dan rasa panas di persendian. Gejala yang tidak segera mengalami penanganan akan menggangu aktivitas penderita terutama lansia. Penanganan nyeri tidak hanya secara farmakologis namun juga dapat dilakukan secara non farmakologis. Pemanfaatan herbal dari berbagai tanaman obat keluarga (TOGA) seperti bawang merah (Allium cepa var aggregatum), dan senam sendi pada lansia merupakan beberapa contoh penanganan nyeri yang dapat dilakukan secara mandiri oleh pasien. Kemandirian pasien dalam mengurangi gejala penyakit yang dialmi dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup lansia. Hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat menunjukan bahwa kegiatan kompres bawang merah dan senam sendi efektif untuk menurunkan tingkat nyeri pada sendi lansia hal ini terlihat dari 30 lansia yang terdata mengikuti kegiatan ini mengalami penurunan nyeri yang significant dengan rata-rata penurunan nyeri 5,50. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini dianjurkan untuk dilaksanakan secara rutin sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup lansia
UPAYA PENINGKATAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT BAGI SISWA SLB YPK PELITA KASIH KOTA AMBON
Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan sekumpulan perilaku yang dipraktekkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang menjadikan individu/keluarga/kelompok dapat menolong dirinya sendiri dalam bidang kesehatan. Lingkungan yang ikut berperan penting dalam penerapan PHBS adalah lingkungan sekolah yang salah satunya adalah lingkungan SLB YPK Pelita Kasih. Dalam penerapannya, permasalahan yang dihadapi di SLB ini adalah terkait masih kurangnya kesadaran siswa dalam pelaksanaan PHBS secara khusus terkait kebersihan diri dan perilaku mencuci tangan. Untuk itu, dalam pengabdian ini kegiatan yang dilakukan adalah penyuluhan tentang PHBS dan penyediaaan fasilitas pendukung penerapan PHBS sebagai solusi yang diberikan kepada mitra. Dari hasil evaluasi didapatkan bahwa pengetahuan dan pelaksanaan perilaku hidup bersih dan sehat siswa sudah semakin baik. Hal ini diharapkan agar siswa baik di lingkungan sekolah maupun di mana saja mereka berada, PHBS dapat selalu diterapkan sebagai kebiasaaan sehari-hari.
Kata Kunci : Perilaku hidup bersih dan sehat, siswa, SL
PELATIHAN BUSINESS PLAN UNTUK MENGHADAPI ERA NEW NORMAL BAGI UMKM KECAMATAN DORO, KABUPATEN PEKALONGAN
Pandemi Covid-19 telah memberikan dampak menurunnya omzet usaha kecil menengah (UMKM) di kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan yang sebagian besar penduduknya berwirausaha dibidang konveksi, dan produksi makanan ringan. Ketidaksiapan dalam menghadapi masa pandemi menjadi salah satu faktor penyebabnya. Dimulainya era new normal menjadi harapan bagi usaha kecil menengah (UMKM) di kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan. Namun, diperlukan perencanaan bisnis (business plan) yang matang untuk menghadapi tantangan di era new normal. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) yaitu pelatihan pembuatan business plan dilakukan agar pelaku usaha dan calon wirausahawan di Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan mampu mengidentifikasi jenis usaha dan menghasilkan perencanaan bisnis (business plan) yang sesuai dengan era new normal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini dilaksanakan bagi pelaku usaha UMKM yang mengikuti sekolah wirausaha Aisyiyah, Kecamatan Doro, Kabupaten Pakalongan. Metode yang digunakan pada kegiatan ini mencakup tahap identifikasi, sosialisasi tentang ide-ide kreatif bisnis, pelatihan business plan, dan diakhiri dengan tahap evaluasi kegiatan pelatihan. Hasil evaluasi menunjukan bahwa jumlah peserta yang memahami tentang business plan mengalami peningkatan setelah mengikuti kegiatan pelatihan.
 
SOSIALISASI PEMBUATAN KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI GAMPONG RANUB DONG KECAMATAN MEUREUBO KABUPATEN ACEH BARAT
Nutrisi merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan manusia. Asupan makanan secara langsung dapat mempengaruhi keadaan gizi seseorang. Sekitar 17,7% balita di Indonesia masih mengalami masalah gizi. Kabupaten Aceh Barat pada tahun 2019 tercatat sebanyak 45 kasus gizi buruk. Sayuran merupakan makanan yang memiliki serat tinggi sehingga sangat baik untuk melancarkan proses pencernaan di dalam tubuh. Hanya sekitar 97,3% orang Indonesia yang mengonsumsi sayuran. Upaya peningkatan konsumsi sayur dan buah telah ditempuh oleh pemerintah dengan berbagai cara, salah satunya melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Salah satu realisasi program Germas ini adalah dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam sayuran. Dalam rangka peningkatan gizi masyarakat, perlu diwujudkan program pengabdian masyarakat berupa Rumah Pangan Lestari (RPL) di Desa Ranub Dong Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat