IJOCS - Indonesian Journal Of Cumunity Service
Not a member yet
    237 research outputs found

    MODEL SMART PEER EDUCATION SEBAGAI SOLUSI INOVATIF BERBASIS TEKNOLOGI UNTUK DETEKSI DINI FIBROADENOMA MAMMAE PADA REMAJA PUTRI

    Get PDF
    Fibroadenoma Mammae (FAM) merupakan salah satu tumor jinak payudara yang banyak terjadi pada remaja putri dan sering tidak disadari karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan deteksi dini. Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) merupakan metode sederhana yang dapat dilakukan mandiri untuk mengenali kelainan payudara sejak dini. Rendahnya literasi kesehatan, minimnya akses edukasi yang ramah remaja serta kurangnya media pembelajaran interaktif menjadi faktor yang memengaruhi keterlambatan deteksi dini FAM pada remaja. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja putri dalam melakukan deteksi dini Fibroadenoma Mammae melalui edukasi berbasis teknologi dengan Model Smart Peer Education. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan remaja putri sebelum dan setelah diberikan edukasi. Sebelum pelatihan, 53,4% peserta memiliki pengetahuan kurang dan seluruh peserta (100%) tidak terampil melakukan SADARI. Setelah pelatihan, 90% peserta mencapai kategori pengetahuan baik dan 80% peserta telah terampil melakukan SADARI sesuai langkah yang benar. Oleh kerena itu, edukasi dan pelatihan melalui Model Smart Peer Education dinilai efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan kemampuan remaja putri dalam melakukan deteksi dini Fibroadenoma Mammae (FAM) sehingga dapat menjadi strategi preventif dalam upaya pencegahan penyakit payudara sejak usia mud

    PENGUATAN PERAN SUAMI DALAM KESIAPSIAGAAN KOMPLIKASI PERSALINAN MELALUI PROGRAM SUAMI SIAGA

    Get PDF
    Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih menjadi masalah serius dalam sektor kesehatan. Berdasarkan data dari berbagai laporan nasional dan WHO, penyebab utama kematian ibu adalah: Perdarahan, Eklampsia/preeklampsia, Infeksi, Persalinan yang lama. Sebagian besar penyebab ini sebenarnya dapat dicegah jika penanganan medis diberikan secara cepat dan tepat. Namun, sering terjadi keterlambatan dalam penanganan karena kurangnya kesadaran, pengetahuan, dan kesiapan pihak keluarga—terutama suami. Suami Siaga merupakan konsep yang digunakan untuk menggambarkan keterlibatan aktif suami dalam mendukung keselamatan ibu selama masa kehamilan, persalinan, dan pascapersalinan, khususnya dalam upaya mengurangi risiko komplikasi dan kematian maternal. Dampak Positif Keterlibatan Suami diantaranya keputusan cepat saat terjadi komplikasi, persiapan logistik dan mental yang lebih baik menjelang persalinan, dukungan emosional dan psikologis terhadap ibu hamil, yang juga berdampak positif pada kesehatannya serta peningkatan pemanfaatan layanan kesehatan ibu dan anak (KIA). Tujuan: untuk meningkatkan keterlibatan suami dalam upaya pencegahan risiko komplikasi selama kehamilan dan persalinan. Kegiatan ini dilatar belakangi oleh masih rendahnya peran serta suami dalam mendampingi istri selama masa kehamilan, yang berdampak pada keterlambatan pengambilan keputusan saat terjadi komplikasi. Metode : Edukasi, dan simulasi, para suami diberikan pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan, pentingnya persiapan persalinan, dan peran strategis suami dalam mendukung kesehatan ibu dan bayi. Program ini juga membentuk kelompok Suami Siaga  sebagai wadah dukungan dan kolaborasi antar keluarga di masyarakat. Hasil: Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini telah memberikan dampak nyata dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kesiapsiagaan suami dalam menghadapi komplikasi persalinan. Keterlibatan aktif suami setelah diberikan penyuluhan diharapkan mampu mengurangi keterlambatan penanganan komplikasi (three delays) sehingga dapat meningkatkan keselamatan ibu dan bayi di Kelurahan Buloa

    Pengembangan Wirausaha Berpotensi Lokal Melalui Inovasi Pengolahan Keripik Pisang

    Get PDF
    Wirauasaha adalah salah satu peluang yang menjanjikan dalam meningkatkan ekonomi masyarakat. Dengan  luas lahan 2 hektar menjadikan tanaman pisang di Desa Patti sebagai potensi pangan lokal dalam memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat dan bisa dijadikan sebagai peluang usaha dengan bentuk olahan. Kripik pisang  merupakan olahan makanan favorit masyarakat yang dapat dijadikan sebagai oleh-oleh bagi masyarakat yang datang berkunjung ke Desa Patti, pulau Moa. Olahan keripik pisang yang divariasi dengan berbagai rasa merupakan salah satu strategi berwirausaha yang disesuaikan dengan minat masyarakat sebagai konsumen. Untuk melihat peluang tersebut, maka dilaksanakannya Pengabdian Kepada Masyarakat dengan judul Pengembangan Wirausaha Berpotensi Lokal Melalui Pelatihan pengolahan Keripik Pisang di Desa Patti Kabupaten Maluku Barat Daya

    EDUKASI KESEHATAN PADA KELUARGA PENDERITA DM TENTANG PENYAKIT DIABETES MILITUS DI KELURAHAN 24 ILIR

    Get PDF
    Diabetes Militus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolik yang terjadi secara kronis pada tubuh karena gangguan pada hormone insulin yang tidak bekerja sebagaimana mestinya atau keduanya,Dukungan keluarga merupakan suatu proses hubungan antara keluarga dengan lingkungan sosialnya, berupa sikap, tindakan dan penerimaan keluarga terhadap penderita yang sakit. Anggota keluarga memandang bahwa orang yang bersifat mendukung selalu siap memberikan pertolongan dan bantuan jika diperlukan.Dimana dukungan keluarga dipandang sebagai bagian integral dari keluarga yang mana memberikan dampak positif didalam meningkatkan penyesuaian diri seseorang terhadap kejadian-kejadian dalam kehidupan Pentingnya memberikan pengetahuan pada Keluarga Tentang DM agar memahami kondisi dari Penderita DM sehingga Keluarga Pasien DM bisa menjaga kesehatan tubuhnya dari penyakit DM. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan Penyakit DM di Kelurahan 24 ilir Kota Palembang. Hal ini di harapkan dapat membantu dan mencegah serta mengurangi resiko terjadinya komplikasi penyakit DM yang sering terjadi pada Penderita DM. Edukasi disampaikan dengan metode ceramah melalui presentasi materi, dan pembagian pamleat. Hasil kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan pada Responden tentang Penyakit DM yaitu sebanyak 20 Responden  mengetahui tentang penyakit DM dengan baik,dan  dengan pengetahuan sedang 2 responden. Seluruh peserta mampu melakukan aktivitas baik secaramandi tanpa membutuhkan alat bantu maupun bantuan dari orang lai

    PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI BAYI, BALITA DAN ANAK USIA PRASEKOLAH DALAM MEMINIMALISIR STUNTING

    Get PDF
    Stunting atau pertumbuhan terhambat pada anak merupakan masalah serius dalam kesehatan anak di seluruh dunia. Stunting terjadi ketika anak tidak mencapai tinggi badan yang seharusnya sesuai dengan usianya. Dampaknya sangat merugikan, baik secara fisik maupun kognitif, dan dapat berdampak negatif pada kualitas hidup serta perkembangan anak di masa depan. Salah satu faktor yang dapat berkontribusi terhadap stunting adalah masalah kesehatan gigi dan mulut pada anak. Masalah gigi dan mulut yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan gangguan makan, kesulitan berbicara, nyeri, dan infeksi. Hal ini berdampak langsung pada nutrisi yang diterima anak, serta menghambat pertumbuhan dan perkembangan mereka secara keseluruhan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah mengetahui perawatan dan pemeliharaan kesehatan gigi bayi, balita dan anak usia prasekolah dalam meminimalisir terjadinya stunting. Sasaran berjumlah 50 orang. Metode pelaksanaan adalah memberikan materi tentang pertumbuhan gigi anak, kondisi dan kelainan gigi yang sering terjadi pada anak, cara pemeliharaan kesehatan gigi pada bayi, balita dan anak usia prasekolah. Adapun kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan setelah semua tahap persiapan diselesaikan. Sebelum melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan kalibrasi ke fasilitator untuk menyamakan persepsi selanjutnya memberikan materi tentang pertumbuhan gigi anak, kondisi dan kelainan gigi yang sering terjadi pada anak, cara pemeliharaan kesehatan gigi pada bayi, balita dan anak usia prasekolah kemudian secara berkesinambungan sesuai dengan penjadwalan monitoring dan evaluasi selama 8 bulan. Hasil uji statistik menggunakan wilcoxon untuk mengetahui signifikansi perubahan pre-post variabel pengetahuan didapatkan nilai sig 0,000 dan Z -4,123 yang dapat diartikan hasilnya bermakna. Hasil uji statistik menggunakan wilcoxon untuk mengetahui signifikansi perubahan pre-post variabel keterampilan (psikomotor) didapatkan nilai sig 0,000 dan Z -4,234 yang dapat diartikan hasilnya bermakna

    EDUKASI DAN PELATIHAN TERAPI KOMPLEMENTER TUINA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA ROMANGLOE KABUPATEN GOWA

    Get PDF
    Nutrisi sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak, beberapa masalah yang sering muncul salah satunya adalah kurang nya nafsu makan. Stunting adalah salah satu masalah gizi yang disebabkan karena pemenuhan gizi tidak tercukupi dalam jangka waktu yang lama dan akan nampak ketika anak berusia 2 tahun. Dampak dari stunting akan menyebabkan tumbuh kembang anak terganggu baik perkembangan mental, kecerdasan serta ukuran fisik yang tidak sesuai dengan usia sehingga dapat mempengaruhi kualitas kerja dan produktifitas ekonomi. Selain itu juga menyebabkan menurunnya daya tahan tubuh terhadap penyakit yang akan meningkatkan resiko kesakitan dan kematian. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita dalam melakukan terapi komplementer Tuina Massage dalam upaya pencegahan stunting.     Melalui edukasi dan pelatihan terapi komplementer Tuina bagi masyarakat Desa Romangloe Kabupaten Gowa diharapkan menjadi peluang dan kesempatan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam upaya pencegahan stunting kepada masyarakat khususnya ibu yang memiliki balita sebagai alternatif penanganan dan pencegahan stunting. Hasil dari  kegiatan  ini yakni terjadi peningkatan  pengetahuan  ibu balita sebelum dan setelah dilakukan edukasi dan pelatihan terapi komplementer Tuina massage dalam upaya pencegahan stunting. Sehingga Edukasi dan pelatihan melalui teknik demontrasi dinilai efektif terhadap peningkatan pengetahuan ibu balita dalam melakukan Tuina massage dalam upaya pencegahan stunting

    Upaya Mengurangi Bullying Anak Usia Sekolah Dasar Melalui Kegiatan Sosialisasi

    Get PDF
    Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman anak-anak usia sekolah dasar mengenai bullying pada anak di SDN Negeri Wakarleli dengan mengadakan Sosialisasi Pencegahan Bullying pada Anak. Sosialisasi ini merupakan salah satu alternatif yang dapat dilakukan sebagai upaya mencegah dan mengurangi perilaku bullying pada anak usia sekolah terhadap teman sebayanya. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini melibatkan lembaga pendidikan yaitu Sekolah Dasar Negeri Wakerleli sebagai mitra yaitu 8 orang guru dan 120 orang peserta didik secara keseluruhan, serta tim dari mahasiswa KKN Desa Wakarleli. Hasil dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini yakni meningkatnya pengetahuan dan pemahaman anak terhadap tindakan bullying yaitu sebanyak 45 anak dari total keseluruhan 120 anak berada pada kategori sangat tahu. Pengetahuan yang didapatkan berupa pengertian bullying, jenis-jenis bullying, dampak bullying bagi korban, pencegahan bullying oleh siswa, pencegahan bullying oleh masyarakat, dan pencegahan bullying oleh sekolah

    EDUKASI MITIGASI BENCANA KEBAKARAN MELALUI “BEDUK-SICAKA” BAGI GURU PAUD PEKALONGAN SELATAN

    Get PDF
    Mitigasi bencana pada anak usia dini adalah mengantisipasi serta pengenalan kesiapsiagaan bagi anak sebelum terjadi bencana maupun setelah terjadinya bencana untuk mengurangi resiko kerentanan. Dalam rangka penanggulangan bencana, sebagai salah satu solusinya adalah memberikan edukasi pada masyarakat luas terutama pada guru PAUD yang menangani anak-anak usia dini di sekolah. Program Pengembangan Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mitigasi bencana kebakaran melalui “Beduk-Sicaka” Bagi Guru PAUD Pekalongan Selatan. Kegiatan PKM ini terdiri dari 3 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Proses pembelajaran kreatif terjadi apabila guru mampu berkreasi, berimajinasi, dan berinovasi. Untuk mewujudkan hal tersebut, guru-guru PAUD dapat menggunakan “Beduk-Sicaka” (Bigbook Edukasi Mitigasi Bencana Kebakaran) dalam memberikan edukasi mitigasi bencana kebakaran. Media yang bervariasi menjadikan cerita lebih menarik sehingga dapat mengembangkan imajinasi anak, dapat menghidupkan suasana. Edukasi mitigasi bencana kebakaran melalui “Beduk-Sicaka” dalam pembelajaran di PAUD Kecamatan Pekalongan Selatan dapat menjadi solusi untuk permasalah prioritas guru dan peserta didik, dan menambah pengetahuan anak tentang gerakan sadar bencana

    PENGENALAN DAN PELATIHAN PERTUMBUHAN GIGI SERTA MENGENAL TANDA AWAL PENYAKIT GIGI MULUT ANAK PADA GURU SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Penyakit gigi dan mulut pada anak-anak usia SD sering terjadi, hal ini bisa menyebabkan hambatan dalam belajar misalnya, anak akan sulit berkonsentrasi saat belajar di kelas karena gigi atau gusinya sakit, anak menjadi murung dan minder dan pada akhirnya akan menyebabkan prestasi belajarnya turun (Syah, 2019). Masa anak-anak usia sekolah merupakan masa untuk meletakkan landasan kokoh bagi terwujudnya manusia yang berkualitas dan kesehatan merupakan faktor penting yang menentukan kualitas sumber daya manusia. Riskeddas 2018 Kemenkes RI tercatat 69% dari anak-anak sekolah dasar yang memiliki masalah pada giginya. Kebanyakan masalah gigi yang ditemukan pada anak-anak sekolah dasar yaitu dalam bentuk karies gigi dan penyakit periodontal. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini adalah meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut serta membentuk/mengembangkan sekelompok masyarakat yang mandiri secara kesehatan. Metode pelaksanaan pada program pengabdian masyarakat ini yaitu dengan memberikan Penyuluhan Pertumbuhan Gigi dan Pelatihan Mengenal Tanda Awal Penyakit Gigi dan Mulut Anak Pada Guru Sekolah. Setelah dilakukan pelatihan Mengenal Tanda Awal Penyakit Gigi dan Mulut Anak Pada Guru Sekolah dan Guru Sekolah dasar dapat mendeteksi awal kelainan gigi secara visual dan Murid sekolah dasar dapat mengetahuai awal kelainan gigi dan cara pemeliharaan kesehatan gigi dan mulutnya

    PENINGKATAN KOMPETENSI GURU SDN TEGAL SARI DALAM MENGELOLA PEMBELAJARAN DI ERA DIGITAL

    Get PDF
    Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SDN Tegal Sari dalam mengelola pembelajaran di era digital melalui sebuah pelatihan yang fokus pada pemanfaatan teknologi pendidikan. Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengembangkan keterampilan guru dalam menggunakan alat-alat digital seperti Learning Management Systems (LMS), aplikasi pembelajaran, dan media interaktif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah pendekatan partisipatif dengan kombinasi teori dan praktik langsung. Hasil dari pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran, meskipun terdapat tantangan dalam hal akses teknologi yang merata. Secara keseluruhan, pelatihan ini berhasil meningkatkan kompetensi digital guru, yang diharapkan dapat berdampak pada kualitas pembelajaran di sekolah tersebut. Untuk keberlanjutan, disarankan agar sekolah terus memberikan dukungan dan pendampingan bagi guru dalam mengintegrasikan teknologi secara efektif dalam pembelajaran

    233

    full texts

    237

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IJOCS - Indonesian Journal Of Cumunity Service
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇