IJOCS - Indonesian Journal Of Cumunity Service
Not a member yet
    237 research outputs found

    OPTIMALISASI KEGIATAN PEMEBELARAN DI MASA PANDEMI MELALUI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR PERINTIS DI SDN 2 JAMPIROSO

    Get PDF
    Program Kampus Mengajar Perintis merupakan salah satu bagian dari kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka dari Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Pelaksanaan programKMP dilatarbelakangi adanya pandemic Covid – 19 yang berdampak pada proses pembelajaran di sekolah – sekolah dasar yang memiliki akreditasi B dan C. Program ini bertujuan untuk memberdayakan mahasiswa dalam membantu proses pengajaran di Sekolah Dasar yang berada di sekitar desa atau kota tempat tinggalnya. Kegiatan KMP ini dilaksanakan di SD Negeri 2 Jampiroso Temanggung selama sepuluh pekan mulai tanggal 12 Oktober 2020 hingga tanggal 18 Desember 2020. Para mahasiswa dalam kegiatan KMP ini melaksanakan tugas – tuugas dengan membantu pelaksanaan pembelajaran, adaptasi teknologi, dan juga administrasi secara optimal. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan melakukan pendampingan, sosialisasi, dan juga pelatihan terhadap program kerja – program kerja yang telah disusun, dan disepakati serta disesuaikan dengan kondisi sekolah. Selama program ini dilaksanakan baik dari pihak sekolah, guru, maupun para peserta didik merasakan dampak positif dari adanya kegiatan – kegiatan yang dilaksanakan di dalamnya. Guru sangat terbantu dengan adanya bantuan adaptasi teknologi dan juga bantuan administrasi. Selain itu, terjadi peningkatan prosentase jumlah peserta didik yang menjadi lebih aktif, dan juga dapat membaca serta berhitung dengan lancar dalam kegiatan pembelajaran

    PENYULUHAN PENDIDIDKAN KESEHATAN DALAM PENCEGAHAN HIV/AIDS DI SMP 03 SEMBAWA KABUPATEN BANYUASIN TAHUN 2022

    Get PDF
    HIV/AIDS merupakan penyakit global yang terus mengalami peningkatan di seluruh  dunia dikarenakan penyakit  HIV adalah sejenis virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia dan berlanjut ketahapan lebih serius yaitu AIDS yang dapat menyebabkan infeksi-infeksi lainnya. Secara keseluruhan Dammpak yang dapat timbul dari orang yang terinfeksi virus HIVAIDS dimana menurunnya kekebalan tubuh secara berangsur-angsur, penurunan berat badan secara drastis/signifikan dan kondisi tubuh seseorang semangkin melemah/menurun. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan  memberikan penyuluhan pengetahuan guna untuk memberikan pencegahan HIV/AIDS pada siswa di SMP Negri 3 Kec. Sembawa kab. Banyuasin. Hal ini di harapkan dapat membantu dan mencegah tertularnya penyakit HIV/AIDS pada siswa sejak dini. Edukasi  disampaikan  dengan metode ceramah melalui presentasi materi, dan pembagian pamleat. Hasil kegiatan ini terdapat peningkatan  pengetahuan  pada  para  siswa  tentang pencegahan HIV/AIDS   yaitu sebanyak   56%  siswa mengetahui pencegahan HIV/AIDS  dengan baik, lalu dengan pengetahuan cukup 44%.   Seluruh peserta penyuluhan mampu memahamidan mengerti materi yang disampaikan

    PKM OPTIMALISASI PRODUK KERUPUK JAMBU BIJI MERAH PADA HOME INDUSTRI KRIPGO DESA NGARGOSARI KECAMATAN SUKOREJO KABUPATEN KENDAL

    Get PDF
    Desa Ngargosari merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal memiliki Home Industri yang dikelola oleh Pemuda Muhammadiyah yang diberi nama KRIPGO. KRIPGO sendiri merupakan akronim dari Kreasi Produk Ngargosari. Permasalahan yang terjadi pada Home Industri tersebut adalah proses pengeringan kerupuk yang masih konvensional, tidak adanya SDM yang memiliki kemampuan dalam memasarkan produk secara digital, kurangnya kemampuan manajemen sistem penyelenggaraan makanan. Berdasakan permasalahan dilaksanakan pengabdian dalam Optimalisasi Produk Kerupuk Jambu Biji Merah Pada Home Industri KRIPGO Desa Ngargosari Kecamatan Sukorejo Kabupaten Kendal. Tahapan kegiatan yang dilaksanakan antara lain: (1) sosialisasi program, (2) pelatihan bagi mitra mengenai: penggunaan alat pengering kerupuk, digital marketing dan manajemen sistem penyelenggaraan makanan, (3) implementasi mengenai: alat pengering kerupuk, digital marketing dan sistem manajemen penyelenggaraan makanan, (4) pendampingan, (5) monitoring dan evaluasi ketercapaian program. Hasil dari pengabdian tersebut antara lain: (1) Meningkatkan keterampilan mitra dalam menggunakan mesin pengering, (2) Meningkatkan keterampilan mitra dalam digital marketing, (3) Meningkatkan managemen sistem penyelenggaraan makanan yang baik dalam produksi kerupuk goreng jambu biji merah

    PROMOSI KESEHATAN TENTANG PENTINGNYA AKTIVITAS FISIK UNTUK MENGURANGI RISIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR DI KELURAHAN OESAPA BARAT

    Get PDF
    Aktivitas fisik adalah gerakan tubuh yang dihasilkan oleh otot rangka dan berdampak pada pengeluaran energi. Jenis aktivitas fisik antara lain bekerja, bermain, berolahraga, melakukan pekerjaan rumah tangga, bepergian, dan rekreasi. Aktivitas fisik dapat memperlambat atau menunda perkembangan penyakit degeneratif pada usia produktif dan usia lanjut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bermaksud untuk mengedukasi masyarakat tentang gaya hidup sehat terutama pentingnya aktivitas fisik sebagai upaya penurunan risiko kejadian penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus. Kegiatan ini bermitra dengan Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang. Metode pelaksanaannya dilakukan dengan penyuluhan melalui pembagian leaflet, video senam sehat dan video edukasi pentingnya aktivitas fisik. Kegiatan intervensi promosi kesehatan melalui pembagian leaflet, video edukasi tentang aktivitas fisik, serta video senam sehat secara signifikan meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait upaya penurunan risiko kejadian penyakit tidak menular

    PENDAMPINGAN KESEHATAN DIRI & LINGKUNGAN MELALUI PROMOSI KESEHATAN

    Get PDF
     Remaja merupakan masa transisi ditandai dengan perubahan fisik, psikologi, danpertumbuhan dan perkembangan intelektual. Pada masa ini sering muncul ketidakstabilanbaik emosi maupun psikologi dalam diri remaja. Jumlah remaja yang cukup besar, sekitar30% dari jumlah penduduk. Karakteristik remaja cenderung menyukai pertemanan sebaya. Di dalam peer itulah mereka mampu menjalin relasi dan komunikasi yang sangat baik. Remajamerupakan sasaran strategis untuk pelaksanaan program kesehatan. Konsep hidup sehat yang akan tercermin dalam perilaku sehat dalamlingkungansehat perlu diperkenalkan sejak dini. Harapannya di masa mendatang bisa dilaksanakan. Gunamendukung pemahaman hidup sehat bagi generasi penerus, Komunikasi, Informasi danEdukasi (KIE) perlu diberikan agar memiliki pemahaman yang tepat dan benar tentangkesehatan pribadi dan lingkungan. Salah satu prinsip dalam mencapai kesuksesan pembangunan nasional, di bidangkesehatan, adalah bahwa anak usia sekolah yang masih remaja bukan sebagai objeksemata, akan tetapi diri merekalah sebagai pelaku pembangunan itu. Keterlibatan mereka dalammenjaga kesehatan akan meningkatkan pengetahuan, ketrampilan melaksanakanprinsiphidup sehat dan memupuk kebiasaan hidup sehat secara aktif. Peran remaja sebagai kaum intelektual selain untuk menolong dirinya sendiri, jugamengajak rekan sebayanya untuk hidup sehat. Menjadi promotor dan motivator untukmeningkatkan kesehatan diri sendiri, teman-teman dan lingkungan sekitar. MempromosikanPerilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta menyebarluaskan informasi kesehatankepadateman sebaya di lingkungannya. Belajar peduli terhadap masalah kesehatan di lingkungansekolah dan di lingkungan tempat tinggalnya. Membantu mengingatkan kebersihan diri danlingkungannya kepada diri sendiri maupun teman sebaya untuk ber-PHBS

    PELATIHAN TEKNIK BERTANYA PRODUKTIF BAGI GURU MATEMATIKA SMP

    Get PDF
    Bertanya merupakan salah satu aktivitas kunci guru dalam pembelajaran untuk membangun komunikasi dengan siswa. Aktivitas ini mendorong terjadinya proses berpikir dan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran. Namun jenis pertanyaan yang diajukan guru masih bersifat non-produktif yang jawabannya diperoleh melalui ingatan atau menerapkan teknik prosedural semata. Matematika tidak cukup dipahami dengan cara seperti itu saja. Perlu pertanyaan yang lebih tinggi untuk mendorong terjadinya proses berpikir siswa melalui suatu aktivitas pengamatan atau eksperimen, dan jenis pertanyaan ini disebut  dengan pertanyaan produktif. Pelatihan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan guru tentang bagaimana merancang pertanyaan produktif dan terampil menggunakannya di dalam pembelajaran. Peserta pelatihan ini adalah guru matematika anggota MGMP Matematika SMP wilayah Lombok Barat. Pelatihan dilaksanakan dalam dua pertemuan dengan metode ceramah, diskusi dan penugasan. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa guru dapat merancang pertanyaan produktif dengan baik dan berhasil menggunakannya dalam bentuk studi kasus untuk membantu pemahaman seorang siswa terhadap topik matematika yang dipilih. Penggunaan pertanyaan produktif ini memberikan manfaat bagi guru untuk dapat lebih memahami cara berpikir siswanya. Siswa juga merasa antusias belajar matematika karena melakukan aktivitas pengamatan atau eksperimen. Aktivitas belajar ini lebih menyenangkan dibandingkan dengan mempelajari matematika hanya dari buku teks atau ceramah guru

    EDUKASI KESEHATAN TENTANG PERAWATAN LANSIA DENGAN KEJADIAN STROKE DI RUMAH

    Get PDF
    Stroke masih menjadi salah satu masalah utama kesehatan, bukan hanya di Indonesia namun di dunia. Penyakit stroke merupakan penyebab kematian kedua dan penyebab disabilitas ketiga di dunia. Stroke menurut World Health Organization adalah suatu keadaan dimana ditemukan tanda klinis yang berkembang cepat berupa defisit neurologik fokal dan global, yang dapat memberat dan berlangsung lama selama 24 jam atau lebih dan atau dapat menyebabkan kematian, tanpa adanya penyebab lain yang jelas selain vaskuler.Kondisi seperti ini yang menyebabkan penderita stroke memiliki ketergantungan yang tinggi dalam melakukan aktivitas sehari-hari pada orang lain. Permasalahan ini tidak hanya berdampak terhadap status kesehatan tetapi akan mempengaruhi kualitas hidup penderita tersebut dan menambah beban ekonomi keluarga maupun negara.Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan Pada keluarga dengan Lansia Stroke di Wilayah kelurahan 24 ilir Palembang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan Keluarga dalam Merawat  lansia  dengan kejadian Stroke. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 30 orang Keluarga. Berdasarkan hasil evaluasi peserta merasa antusias mengikuti kegiatan dan setelah diberikan penyuluhan mayoritas peserta telah mengetahui defenisi, penyebab, faktor resiko, pencegahan penyakit stroke, Serta Cara merawat Lansia dengan Kejadian Stroke. Diharapkan setelah pemberian edukasi kesehatan mengenai penyakit stroke, lansia dapat menerapkan perilaku gaya hidup sehat untuk mencegah terjadinya penyakit stroke

    MENGEMBANGKAN KREATIFITAS IBU-IBU MELALUI PELATIHAN KETERAMPILAN MERAJUT DAN PENDAMPINGAN MANAJEMEN USAHA DI PERUMAHAN PUNCANG HIJAU DESA SANDIK KEC. BATULAYAR KAB. LOMBOK BARAT

    Get PDF
    Ibu-ibu di Perumahan Puncang Hijau Desa Sandik, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat memiliki semangat dalam mengembangkan kreatifitasnya untuk mau berusaha sehingga secara tidak langsung dapat memberikan kontribusi bagi kesejahteraan keluarganya. Akibat dampak Pandemi Covid 19 yang semua orang kehilangan pekerjaannya, termasuk Kepala Keluarga di perumahan Puncang Hijau yang profesinya sebagai pelaku pariwisata, mengharuskan ibu-ibu tersebut berkeinginan untuk mau berusaha agar memiliki alternatif produk yang dapat dijadikan sebagai ‘icon’ produksi khas mereka sebagai usaha sampingan keluarga.  Usaha produktif terkait keterampilan merajut benang belum diberdayakan di perumahan Puncang Hijau. Padahal benang (Poly/wol) yang merupakan bahan baku keterampilan merajut murah dan mudah diperoleh untuk suatu usaha produktif yang menarik dan memiliki daya saing. Kondisi riil yang ada, pengetahuan mitra (Ibu-ibu Perumahan Puncang Hijau) terkait kegiatan produktif (baik aspek produksi maupun manajemen usaha) masih rendah, sedangkan faktor positif yang mendukung berupa latar belakang mitra yang rata-rata berpendidikan formal sehingga memiliki kemampuan menyesuaikan diri untuk belajar dan relatif mudah menerima ipteks. Kegiatan produktif seperti ini dinilai lebih cocok karena dapat dilakukan di rumah. Selain itu pengetahuan dan keterampilannya lebih mudah diadopsi, ditransfer dan ditularkan kepada ibu-ibu yang lain. Mitra yang semula tidak produktif secara ekonomis dapat ditumbuh kembangkan menjadi kelompok produktif secara ekonomis. Kegiatan dilakukan melalui empat tahap yakni: 1) tahap persiapan, 2) tahap pelatihan, 3) tahap pendampingan kegiatan usaha, dan 4) tahap pendampingan dan pembinaan melalui manajemen usaha. Kegiatan ini diikuti oleh 10 peserta yang berasal dari Ibu-ibu Perumahan Puncang Hijau. Hasil yang dicapai melalui kegiatan ini, yaitu: antusiasme dan motivasi yang tinggi selalu ditunjukkan oleh peserta selama pelatihan, sekitar 90 % dari peserta pelatihan keterampilan merajut  telah berhasil membuat produk rajutan dan sudah berhasil memasarkan produk hasil rajutannya

    PKM CEGAH PENULARAN COVID-19 DI DESA LATTA

    Get PDF
    Covid-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh turunan coronavirus baru. ‘CO’ diambil dari corona, ‘VI’ virus, dan ‘D’ disease (penyakit). Di Indonesia, kasus terkonfirmasi Covid-19 pertama kali dilaporkan pada tanggal 2 Maret 2020. Data Kota Ambon per 16 November 2020 menunjukkan bahwa data kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yaitu sebanyak 3.300 kasus. Masyarakat memiliki peran penting dalam memutus mata rantai penularan Covid-19 agar tidak menimbulkan sumber penularan baru. Untuk itu, pencegahan penularan pada individu dapat dilakukan dengan beberapa tindakan yaitu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer, menggunakan masker untuk menutupi hidung dan mulut jika harus keluar rumah atau berinteraksi dengan orang lain, dan menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain. Selain pencegahan dari individu, kegiatan perlindungan (protect) untuk masyarakat juga penting untuk dilakukan. Salah satunya yaitu dengan disinfeksi terhadap lingkungan secara berkala dengan cairan disinfektan. Permasalahan mitra yaitu Desa Latta antara lain kurangnya pengetahuan/pemahaman masyarakat tentang Covid-19 dan masih banyaknya masyarakat yang tidak menggunakan masker saat beraktivitas  di luar rumah, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir maupun hand sanitizer.  Berdasarkan masalah dan rencana solusi yang telah didiskusikan sebelumnya dengan mitra, maka kegiatan yang telah diimplementasikan pada mitra yaitu pembuatan dan pembagian sticker sebagai media edukasi pencegahan Covid-19, pembagian healthy kit berupa masker, sabun cuci tangan, dan hand sanitizer untuk masyarakat, dan penyemprotan cairan disinfektan sebagai solusi tambahan yang ditawarkan dengan tujuan untuk sterillisasi area dalam pencegahan penularan Covid-19.   Kata Kunci : Covid-19, Pencegaha

    PENYULUHAN PENGOLAHAN CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUM) MENJADI SARI CABAI ORIGINAL UNTUK MENCIPTAKAN PELUANG USAHA BAGI MASYARAKAT DESA SIBORUON KECAMATAN BALIGE KABUPATEN TOBA SAMOSIR

    Get PDF
    Pertumbuhan Cabai merah besar  (Capsicum annum l.) salah satu produk pertanian hortikultura yang banyak diusahakan oleh petani di Desa Siboruon Kecamatan Balige Kabupaten Toba Samosir Provinsi Sumatera Utara dengan konstribusinya sebesar 5,83% atau sebesar 58.064 ton per tahun menghasilkan sentra produksi cabai yang berasal dari beberapa daerah akan tetapi yang menghasilkan produksi cabai terbesar berada di Kabupaten Toba Samosir yaitu 19.325 ton. Namun ironisnya harga cabai sering mengalami fluktuasi yang tidak teratur. Suatu ketika cabai bisa mencapai harga yang sangat mahal, lalu harga akan sangat jatuh ketika panen melimpah. Beberapa petani bahkan sampai membuang cabai-cabai hasil panen yang masih bagus karena harga jual cabai pada panen raya sangat rendah. Untuk membantu para petani dalam mengatasi fluktuasi harga tersebut, perlu dilakukan upaya-upaya pemanfaatan cabai merah menjadi aneka produk melalui pengolahan cabai merah dalam bentuk bubuk dengan rasa original. Metode pelaksanaan yang dilakukan berupa penyuluhan kepada masyarakat tentang nilai kandungan gizi dan manfaat sari cabai dan mempraktekkan langsung pengolahan cabai menjadi bubuk cabai. Hasil dari kegiatan PKM ini masyarakat dapat mempraktekkan langsung pengolahan cabai menjadi bubuk cabai yang akan menjadikan peluang usaha yang baru bagi masyarakat

    233

    full texts

    237

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IJOCS - Indonesian Journal Of Cumunity Service
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇