Online Journal System Universitas Muhammadiyah Lampung
Not a member yet
    815 research outputs found

    PENERAPAN TEKNIK SOCIAL STORY UNTUK MENINGKATKAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL BAGI REMAJA AUTISME DI YAYASAN AL KARIM RASYID INDONESIA BANDAR LAMPUNG

    Get PDF
    Komunikasi interpersonal merupakan komunikasi yang dilakukan secara tatap muka dimana tingkat pemahaman dalam berkomunikasi lebih mudah diterima karena ada tanggapan secara langsung. Teknik social story hadir dalam format cerita bagi autisme yang memiliki hambatan dalam komunikasi dan interaksi sosial dengan gaya pembelajar visualnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah teknik social story dapat meningkatkan komunikasi interpersonal remaja autisme. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian subjek tunggal atau Single Subject Research (SSR). Desain yang dipergunakan adalah A-B-A yaitu Baseline 1, Intervensi dan Baseline 2. Subjek penelitian adalah seorang remaja autisme berusia 21 tahun yang mengalami hambatan komunikasi interpersonal. Data diperoleh berdasarkan hasil asesmen dan tes unjuk kerja. Teknik analisis data yang dipergunakan adalah analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi. Data hasil unjuk kerja ditunjukkan dalam bentuk grafik dan tabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata komunikasi interpersonal remaja autisme dari 16,7% pada baseline 1 menjadi 84% pada fase baseline 2. Hal ini juga didukung oleh hasil persentase overlap yang rendah dari baseline 1 ke fase intervensi sebesar  0%. Secara keseluruhan hasil penelitian ini menunjukkan penggunaan teknik social story dapat meningkatkan komunikasi interpersonal remaja autisme di Yayasan Al Karim Rasyid Indonesia Bandar Lampung

    CONSTRAINTS IN LEARNING SPANISH AS A FOREIGN LANGUAGE: A MIXED-METHOD STUDY

    Get PDF
    This study aimed to explore the constraints faced by students in learning a foreign language at Camarines Sur Polytechnic Colleges. The researchers formulated two main questions in this study: (1) What are the constraints in learning Spanish as a Foreign language learning in terms of (a) learning differences, (b) learning language material resources, and (c) classroom activities?; (2) What are the factors that affect the constraints in learning Spanish along with (a) learning differences, (b) learning language material resources, and (c) classroom activities? To answer the research questions, the researchers utilized a mixed-method research design. The researchers used a survey questionnaire for the data gathering. The researchers tabulated and calculated the weighted mean of each student‟s perception based on the questionnaire result given to them. Moreover, the researchers interviewed students chosen based on the criterion to triangulate the study results. In addition, thematic analysis was used to analyze the collected data from the transcribed interviews. Research ethics was properly observed during data collection. Furthermore, the findings showed that the constraints faced by the students in Spanish language learning are negative attitude, low motivation, usage of the different learning styles of students, ineffective language material resources, and classroom activities giving less opportunity for students to practice or perform their Spanish speaking skills. The results also revealed the factorsthat cause these constraints

    DISMALAND ATAU DISNEYLAND? CULTURE JAMMING SEBAGAI PRAKTIK PERLAWANAN

    Get PDF
    ABSTRAK Media menawarkan bentuk perlawanan alternatif terhadap kekuatan kapitalisme. Salahsatu bentuk perlawanan ini adalah melalui budaya jamming atau culture jamming (CJ).CJ dapat dilihat dalam iklan Dismaland yang merupakan penantang terhadap tamanhiburan Disneyland yang telah membentuk gaya hidup dan budaya masyarakat modern.Artikel ini mengelaborasi bentuk budaya jamming di Dismaland yang diperkenalkan olehseniman jalanan Banksy dan menjelaskan sejauh mana bentuk resistensi mempengaruhipraktik sosial budaya terhadap Disneyland. Penelitian ini menggunakan pendekatandeskriptif kualitatif dengan menggunakan wacana tentang budaya jamming dan teorikritis sebagai analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dismaland sebagai bentukbudaya jamming berhasil mendefinisikan ulang taman bermain untuk anak-anak yangdianggap “ideal†seperti Disneyland. Melalui komponen audio-visual, Dismalandmenghadirkan ironi dan membangun wacana satir atas imajinasi masyarakat yang terusmenerusterjebak dalam ideologi konsumerisme yang tak berkesudahan. “Jammingâ€tersebut ditunjukkan dengan menata, memediasi ulang, dan merepresentasikan karakterdari brand image Disneyland dengan menggunakan bahasa yang telah tertanam di benakpublik melalui berbagai sumber seni yang ada. Oleh karena itu, taman bermain Dismalandmenjadi tempat yang membosankan dan menakutkan. Hal ini sengaja dibuat untukmemikirkan kembali secara reflektif implikasi budaya dari taman hiburan impianDisneyland dalam balutan konsumerisme. Kata Kunci: Hegemoni; Kapitalisme ;Culture Jammin

    IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM KARTU INDONESIA SEHAT DI PUSKESMAS KEDATON BANDAR LAMPUNG

    Get PDF
    Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Implementasi Program Kartu Indonesia Sehat di Puskesmas Kedaton Kecamatan Kedaton Bandar Lampung dan menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Beberapa metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan empat indikator Grand Theory Van Meter dan Van Horn, penelitian ini menemukan bahwa implementasi Program Kartu Indonesia Sehat di Puskesmas Kedaton dalam pelayanan kesehatan sudah berjalan cukup baik. Hal tersebut dilihat dari penyelenggaraan Program Kartu Indonesia Sehat sudah menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP). Selanjutnya tidak ditemukannya perbedaan pelayanan yang diberikan kepada peserta Kartu Indonesia Sehat dan peserta jaminan kesehatan lainnya. Dalam pelaksanaan Program Kartu Indonesia Sehat di Puskesmas Kedaton memiliki beberapa hambatan yaitu adanya kartu yang rusak, banyaknya kesalahan data pasien seperti nama yang tidak sesuai dengan database, dan fasilitas kesehatan yang berbeda dengan databaseKata kunci : Implementasi, Kartu Indonesia Seha

    THE IMPLEMENTATION OF BILINGUAL TEACHING IN BILINGUAL CLASS: A CASE STUDY AT THE SECOND SEMESTER OF THE ELEVEN CLASS

    Get PDF
    Speaking is one of important skill that really hard to be mastered. It is because English speaking has very unique style and role to play. It needs really hard work for the teachers to teach speaking skill so that the students can improve this skill very well. In fact, the teachers and the students face difficulties in mastering this skill effectively. They have many reasons why this phenomenon could be happen. It is very important to find what the reasons are and why they still have difficulties in mastering the skill and why they still make many errors in facing speaking class. Its really helpful to analyze the solution of this problem. Considering that speaking English is really important in this global era, so the solution must be found soon

    PEMBINAAN AKHLAK SISWA DI SDN 52 KRUI KECAMATAN PESISIR SELATAN KABUPATEN PESISIR BARAT LAMPUNG

    Get PDF
    Guru adalah sosok yang diharapkan mampu untuk membina perilaku siswa dalam pengembangan potensi-potensi diri agar siswa mengetahui potensi dirinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya yang dilakukan oleh guru Pendidikan Agama Islam untuk membina akhlak siswa di SDN 52 Krui.Metode yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yaitu dengan menggumpulkan data dengancara Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Subyek dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru Pendidikan Agama Islam, Guru, dan Siswa.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Upaya Guru Pendidikan Agama Islam untuk pembinaan Akhlak siswa di SDN 52 Krui sejalan dengan pendapat bahwa pembiasaan dimulai sejak dini, maka seluruh siswa akan terbiasa melakukan sesuatu yang lebih baik sampai nanti. Dalam mengajarkan dan menerapkan kebiasaan kepada siswa memerlukan waktu yang cukup lama agar siswa terbiasa melakukan kebiasaan tersebut serta membutuhkan kesabaran dalam menerapkan kebiasaan tersebut. Akan tetapi apabila kebiasaan tersebut sudah melekat maka akan sulit untuk di tinggalkan.Kebiasaan yang di terapkan oleh guru PAI di SDN 52 Krui yaitu: pembiasaan mengucapkan salam, pembiasaan berdo’a sebelum dan setelah pembelajaran, pembiasaan meminta maaf dan memaafkan, pemberian hukuman, pembiasaan menghormati guru dan orang yang lebih tua. Kata Kunci : Guru, Pembinaan, Akhla

    HUBUNGAN ANTARA MINDFULNESS, HOPE, DAN EMPLOYABILITY DENGAN SUBJECTIVE WELL-BEING PADA MAHASISWA DIII POLITEKNIK ATK YOGYAKARTA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara mindfulness, hope, dan employability dengan subjective well-being pada mahasiswa Politeknik ATK Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan variabel dependent yaitu subjective well-being dan variabel independt yaitu mindfulness, hope, dan employability. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan skala model likert dan Semantic Differensial sebagai alat pengumpulan data. Analisis data penelitian ini adalah teknik analisis regresi berganda dengan bantuan program SPSS 21. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa midfulness, hope, dan employability memiliki hubungan yang sangat signifikan dengan subjective well-being. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa dari  prodi TPKP, TPK, TPPK dengan kriteria semester VI. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Sampling Kuota. Secara parsial masing-masing variabel independent yaitu mindfulness, hope, dan employability memiliki hubungan yang sangat signifikan dengan subjective well-being. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan antara mindfulness, hope, dan employability dengan subjective well-being

    Perlindungan Hak-hak Anggota pada Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) dalam Perspektif Hukum Positif

    Get PDF
    Konstitusi Negara Indonesia memberikan perlindungan hukum bagi seluruh warga negara tanpa terkecuali. Pentingnya BMT dalam menjaga anggotanya atas hak-hak yang diberikan. Meskipun koperasi memberikan perlindungan, akan tetapi perlindungan yang diberikan koperasi tidak setingkat atau setara dan memberikan rasa aman seperti perlindungan yang diberikan oleh OJK. Tulisan ini memaparkan tentang pentingnya pemahaman hukum pada lembaga pendidikan dan masyarakat. Pemaparan tulisan ini didasarkan pada analisis dari data pustaka dengan model deskriptif. Dari hasil pembahasan dapat diperoleh kesimpulan bahwa Negara Indonesia merupakan Negara hukum. Maka setiap warga negara harus mematuhi Undang-undang yang berlaku di Indonesia. Upaya perlindungan anggota pada didasarkan pada asas dan tujuan, dimana dengan dua objek ini, implementasi perlindungan hukum terhadap konsumen terlaksana dengan baik, benar dan kuat. BMT harus menjamin seluruh anggotanya terhadap ganti rugi yang ditimbulkan, asas keadilan menjadi salah satu kebijakan yang harus diambil pihak BMT dalam melindungi para anggotanya

    PROJECT SEKOLAH ALAM DALAM IMPLEMENTASI KAMPUS MENGAJAR DI SDN 1 SEMAKA, TANGGAMUS, LAMPUNG

    Get PDF
    ABSTRAKKampus Mengajar Angkatan 1 2021 dilaksanakan dilokasi penerjunan yaitu SD Negeri 1 Sukaraja, Semaka, Tanggamus, Lampung. Peserta yang diterjunkan merupakan mahasiswa yang terpilih sebagai peserta yang akan mengabdikan diri selama 3 bulan di sekolah tersebut. Berdasarkan observasi peserta SD Negeri 1 Sukaraja memiliki 9 tenaga pendidik, 63 siswa yang terdiri dari 31 siswa laki-laki, dan 32 dengan rombel kelas 1 sampai dengan kelas 6 dan sistem pembelajaran menggunakan kurikulum 2013 sebagai pedoman penyusuanan RPP, sekolah dimulai pukul 07.00 WIB selama 6 hari dalam seminggu, akses internet disekolah tersebut tidak ada, memiliki sumber listrik yang cukup memadai dari PLN dengan daya 450 watt, dengan luas 3 M2 memiliki jumlah ruang kelas sebanyak 6 ruangan tidak memiliki laboratorium serta memiliki satu, dan memiliki dua sanitasi siswa dengan kepala sekolah. Pembekalan dilakukan kepada mahasiswa dan dosen pembimbing untuk memberikan pengetahuan minimal yang diperlukan dalam kegiatan asistensi mengajar di Sekolah Dasar. Awal dari Program ini yakni melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan Sekolah Dasar tempat pelaksanaan program. Observasi sekolah, meliputi lingkungan sekolah berupa lingkungan fisik sekolah, administrasi sekolah, organisasi sekolah observasi proses pembelajaran meliputi analisis perangkat pembelajaran (kurikulum, silabus, RPP, dan lain-lain). Membantu guru kelas 6 melakukan pembelajaran daring melalui aplikasi whatsapp group dan pembelajaran luring di sekolah maupun di rumah mahasiswa kampus mengajar pada mata pelajaran tematik (Matematika, Bahasa Indonesia, IPA, IPS, SBDP, dan PPKN), Pendidikan Jasmani dan Rohani dan muatan lokal, menerapkan aplikasi aksi siswa tentang penerapan literasi dan numerasi di Sekolah Dasar, memberikan perubahan bagi guru dan siswa dalam pembelajaran ke arah yang lebih baik, memperbaiki karakter siswa, penggunaan bahasa siswa dalam kehidupan sehari-hari serta meningkatkan minat siswa dalam belajar.Kata kunci : Sekolah alam, Kampus Mengajar, SDN 1 SemakaABSTRACTThe Teaching Campus Batch 1 2021 will be held at the drop-off location, namely SD Negeri 1 Sukaraja, Semaka, Tanggamus, Lampung. Participants who are deployed are students who are selected as participants who will devote themselves for 3 months at the school. Based on the observations of participants, SD Negeri 1 Sukaraja has 9 educators, 63 students consisting of 31 male students, and 32 with grades 1 to 6 and the learning system uses the 2013 curriculum as a guide for preparing lesson plans, school starts at 07.00 WIB during 6 days a week, there is no internet access at the school, it has an adequate power source from PLN with a power of 450 watts, with an area of 3 M2, has a total of 6 classrooms, does not have a laboratory and has one, and has two student sanitation heads. school. Debriefing is carried out for students and supervisors to provide the minimum knowledge needed in teaching assistance activities in elementary schools. The beginning of this program is to coordinate with the District/City Education Office and the Elementary School where the program is implemented. School observations, including the school environment in the form of the school's physical environment, school administration, school organization observations of the learning process include analysis of learning devices (curriculum, syllabus, lesson plans, and others). Helping grade 6 teachers conduct online learning through the whatsapp group application and offline learning at school and at home for campus students teaching on thematic subjects (Mathematics, Indonesian Language, Science, Social Studies, SBDP, and PPKN), Physical and Spiritual Education and local content, implementing student action applications regarding the application of literacy and numeracy in elementary schools, providing changes for teachers and students in learning towards a better direction, improving student character, using students' language in everyday life and increasing student interest in learning. Keywords: Nature School, Teaching Campus, SDN 1 Semak

    Analisa Penggunaan Dioda Reverse Bias Pada Kontraktor PMS PT.PLN (PERSERO) Gardu Induk Martapura

    Get PDF
    The diode is a component that plays an important role in the world of electronics, its function as a rectifier has played a large role in the development of electricity. Departing from these problems, the author wants to analyze the use of diodes in PMS contactors. In this paper the author will analyze the use of reverse biased diodes on PMS contactors owned by PT. PLN (Persero) Martapura Substation.The use of a reverse bias diode in the PMS contactor aims to minimize the damage that occurs to the contactor when operating during a blackout. The author will make a reverse bias diode design using the Electronics Workbench application. In addition, the application will be used for design simulations that have been made. The design in the form of a simulation will be practiced in physical form so that it can be tested on its function.The test is carried out by comparing the self-induction voltage when the contactor uses a reverse bias diode and when it is not used. To produce a self-induction voltage, there is a certain time span which will be the parameter in the test. After collecting the data, an analysis will be carried out in this test. Based on the data obtained, the authors state that by using a reverse biased diode, the self-induction voltage is more stable, there are no voltage spikes

    753

    full texts

    815

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Online Journal System Universitas Muhammadiyah Lampung
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇