Online Journal System Universitas Muhammadiyah Lampung
Not a member yet
815 research outputs found
Sort by
PERAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM PENERTIBAN REKLAME PILPRES 2024
ABSTRACT
Abstract: The 2024 Presidential Election in Indonesia led to a surge in campaign billboard installations, which often violated spatial planning regulations and public order. This study analyzes the role of the Civil Service Police Unit (Satpol PP) in managing the regulation of campaign billboards during the 2024 Presidential Election in Tulang Bawang Regency. A qualitative approach was employed through observations, in-depth interviews, and documentation, with data analyzed using the interactive model of Miles and Huberman. Key informants included Satpol PP officials and local community members.The findings indicate that Satpol PP plays a crucial role in enforcing regional regulations, maintaining city aesthetics, and ensuring social order during the campaign period. However, challenges such as resistance from billboard installers, limited resources, operational facilities, and political pressure often hinder their performance. Dialogical and persuasive strategies are employed to mitigate conflicts and enhance public awareness regarding billboard regulations. Collaboration between Satpol PP and other agencies, such as the Department of Transportation and the Department of Public Works, is considered essential for effective enforcement. Furthermore, improving human resources and utilizing technology, such as digital applications to monitor and record illegal billboards, are recommended to enhance efficiency. Overall, Satpol PP holds a pivotal role in ensuring order and fairness during the campaign period. Support from local governments, communities, and related agencies is critical to the success of their efforts. This study provides practical recommendations for improving billboard management during national political events.
Keyword: Billboards, Regulatio, Satpol PP
ABSTRAK
Abstrak: Pemilihan Presiden 2024 di Indonesia menyebabkan lonjakan pemasangan reklame kampanye, yang sering melanggar aturan tata ruang dan ketertiban umum. Penelitian ini menganalisis peran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam penertiban reklame Pilpres 2024 di Kab. Tulang Bawang. Pendekatan kualitatif digunakan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan analisis data berdasarkan model interaktif Miles dan Huberman. Informan utama adalah pejabat Satpol PP dan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Satpol PP berperan penting dalam menegakkan peraturan daerah, menjaga estetika kota, dan menciptakan keteraturan sosial selama kampanye. Namun, tantangan seperti resistensi dari pemasang reklame, keterbatasan sumber daya, fasilitas operasional, serta tekanan politik sering menghambat kinerja mereka. Strategi dialogis dan persuasif digunakan untuk mengurangi konflik serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap aturan reklame. Kolaborasi Satpol PP dengan instansi lain, seperti Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum, dianggap penting untuk efektivitas penertiban. Selain itu, disarankan peningkatan SDM dan pemanfaatan teknologi, seperti aplikasi digital, untuk memantau dan mendata reklame ilegal secara lebih efisien. Secara keseluruhan, Satpol PP memegang peranan penting dalam memastikan keteraturan dan keadilan selama masa kampanye. Dukungan pemerintah daerah, masyarakat, dan instansi terkait sangat diperlukan untuk keberhasilan tugas ini. Penelitian ini memberikan masukan praktis untuk meningkatkan pengelolaan reklame dalam momen politik nasional.
Kata Kunci : Reklame, Penertiban, Satpol P
Nilai Kemanusiaan Dalam Cerpen Pohon Literasi Karya Suratnayanti Menggunakan Pendekatan Sosiologi Sastra
ABSTRAKSastra dapat dikatakan sebagai suatu pencerminan dari masyarakat itu sendiri. Pada sastra ini dimana posisi karya sastra diucap sebagai penulis atau pengarang di setiap hasil karya sastra yang telah dibuatnya. Karya sastra sendiri terdiri dari 2 bagian yakni karya sastra lisan dan karya sastra tulisan. Pada artikel ini penulis membahas terkait dengan karya sastra tulisan. Karya sastra tulisan yang dipakai penulis berjudul Pohon LiterasiKarya Suratnayanti dimana pada sastra tulisan tersebut membahas terkait dengan seorang siswa yang memiliki sikap dan/atau perilaku yang sangat terpuji kepada temannya sendiri. Sikap atau perilaku tersebut dapat digambarkan sebagai nilai kemanusiaan dimana nilai kemanusiaan pada karya sastra yang dipilih oleh penulis ini berupa kasih sayang dan tolong menolong antar sesama manusia. Pada nilai kemanusiaan tersebut di dalam penelitian ini juga akan dilakukan suatu pendekatan secara sosiologis sastra berdasarkan pada nilai kemanusiaan di dalam Cerpen Pohon LiterasiKarya Suratnayanti.Kata kunci. Sastra, Sosiologis, Cerpen, Kemanusiaan, Pohon literasi. ABSTRACTLiterature can be said as a reflection of society itself. In this literature, the position of the literary work is said to be the author or author of every literary work he has made. Literature itself consists of two parts, namely oral literature and written literature. In this article, the author discusses related to written literature. The written literary work used by the author is entitled Suratnayanti's Literacy Tree, where in the literature it discusses related to a student who has a very commendable attitude and/or behavior towards his own friends. This attitude or behavior can be described as a human value where the human value in the literary work chosen by this author is in the form of love and help between fellow humans. On the value of humanity, this research will also carry out a sociological approach to literature based on human values in the short story of the Literacy Tree by Suratnayanti.Key words. Literature, Sociology, Short Stories, Humanity, Literacy Tree
HARDINESS PADA WANITA YANG DIASUH OLEH SINGLE MOTHER
Anak dari ibu tunggal sering digambarkan pada pandangan buruk masyarakat dan kesulitan ekonomi. Anak-anak yang tumbuh tanpa ayah dapat menunjukkan sifat tahan banting yang tinggi dalam mengatasi tantangan kehidupan. Transformasi dari masa kanak-kanak ke fase dewasa tanpa ayah, anak-anak ini menunjukkan kemampuan untuk menghindari kenakalan remaja dan memandang kehidupan sebagai tanggung jawab pribadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi untuk memahami aspek hardiness pada anak yang dibesarkan oleh ibu tunggal. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam dengan panduan wawancara yang didasarkan pada teori hardiness dari Kobassa (dalam Herliany, 2023). Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dan analisis data yang diperoleh. Hardiness pada wanita yang diasuh oleh single mother ini diwujudkan dalam tanggung jawab, penyelesaian konflik, dan kemampuan mengatasi stres. Faktor-faktor seperti kemampuan kognitif, strategi koping, dan gaya optimis juga mempengaruhi sifat tahan banting . Meskipun perpisahan orang tua dapat berdampak negatif, namun anak yang diasuh ibu tunggal dengan sifat tahan banting yang tinggi dapat menghadapi kehidupan dengan penuh optimisme
Mengasah Keterampilan Generasi Muda Desa Tanjung Gunung Melalui Pelatihan Kreator Konten dan Penulisan Kreatif
Kaum muda Desa Tanjung Gunung adalah komponen penting dalam kehidupan masyarakat, dan mereka memiliki kemampuan untuk memajukan desa seiring pertumbuhannya. Perkembangan teknologi yang begitu cepat saat ini tentu saja dipercaya dapat direspon secara cepat oleh kelompok ini. Sayangnya, dari aspek sosial fakta yang cukup mengejutkan terkuak bahwa kaum muda di desa ini sebagian besar masih terperangkap dalam kegiatan-kegiatan yang tidak diapresiasi secara positif oleh masyarakat. Karena generasi muda desa secara khusus merupakan aset penting bagi daerah, kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada peningkatan keterampilan berpikir, membaca, dan menulis, serta keterampilan melek teknologi lainnya, sangat penting dan akan berdampak positif serta besar terhadap individu, keluarga, dan masyarakat secara keseluruhan. Pelatihan kreator konten dan penulisan kreatif hadir sebagai media alternatif untuk memasuki pekerjaan yang mengedepankan ekonomi kreatif. Akibatnya, hasil yang diharapkan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah kaum muda Desa Tanjung Gunung memiliki kemampuan kreatif sebagai kreator konten dan penulis kreatif. Keterampilan ini akan membantu setiap orang dan desa berkembang di era teknologi informasi saat ini, ketika pemerintah memberikan perhatian lebih besar pada sektor ekonomi kreatif
PENGUATAN EKONOMI MASYARAKAT BERBASIS FILANTROPI ISLAM DI LEMBAGA KEAGAMAAN
Penelitian ini membahas tentang pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis filantropi Islam melalui kegiatan ZIS. Tujuan utama dari penelitian ini terdiri dari tiga, yaitu: Untuk mengetahui implementasi pemberdayaan ekonomi masyarakat, mengetahui optimalisasi pemberdayaan ekonomi masyarakat berdasarkan konsep filantropi Islam dan untuk mengetahui implementasi gerakan filantropi Islam terhadap kesejahteraan masyarakat. Pendekatan metodologis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan penelitian fenomenologi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa program pemberdayaan ekonomi berupa Bantuan Usaha Mikro dan Pemberdayaan Ekonomi Kelompok. Program-program tersebut dilaksanakan dengan memanfaatkan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari para muzakki. Meskipun terdapat berbagai program, namun dari penelitian ini terlihat bahwa program ini masih menjadi program utama yang dijalankan, dimana pelaksanaan program-program lainnya masih kurang optimal. Namun, dari penelitian ini juga terlihat bahwa standar hidup mustahik telah meningkat setelah mendapatkan bantuan dari program Bantuan Usaha Mikro. Namun demikian, upaya lebih lanjut perlu dilakukan agar mustahik dapat menjalankan usaha sendiri sehingga mereka dapat memiliki uang sendiri dan memenuhi kebutuhan finansial mereka di masa depan. Sebagai implikasi, penelitian ini hanya mencoba menjelaskan sebagian kecil dari konsep pemberdayaan ekonomi berbasis filantropi Islam
DEVELOPMENT AND CHALLENGES OF SHARIA BANKING IN INDONESIA IN THE GLOBAL FINANCIAL CONTEXT
Islamic banking has become a crucial sector within the global financial system, including in Indonesia. This research explores the development and challenges faced by Islamic banking in Indonesia within the context of the global financial landscape. The study employs secondary data analysis, literature review, and interviews with policy makers and Islamic banking practitioners. The growth of Islamic banking in Indonesia has shown significant progress in recent years. The primary driving factors behind this growth are the increasing public awareness of Sharia principles and government support in the form of regulatory frameworks. Islamic banks have successfully attracted numerous individual and corporate clients seeking Sharia-compliant financial solutions. However, several challenges confront Islamic banking in Indonesia in the face of the global financial context. First and foremost, intensifying competition with conventional banks is a major challenge. Conventional banks have begun offering Sharia-compliant products, intensifying the competition for market share. Second, gaining access to global Islamic financial products is a significant challenge. The evolving global financial market offers significant opportunities for Islamic banking in Indonesia to participate, but the challenge lies in understanding and accessing Sharia-compliant global financial products. Third, developing a skilled and competent workforce in the field of Islamic banking is another challenge. To cope with the complexities of the global financial market, Islamic banks need to have a workforce that is both competent and proficient. This research also discusses the efforts made by Islamic banks in Indonesia to address these challenges, including product innovation, international collaborations, and enhancing the quality of human resources
PENERAPAN ETIKA BISNIS ISLAM DALAM JUAL BELI MARKETPLACE
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme transaksi dalam marketplace facebook dan untuk mengetahui transaksi marketplace facebook dalam perspektif etika bisnis Islam. Khususnya penjual yang menggunakan marketplace facebook sebagai media transaksi jual beli. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan metode kualitatif yang dilakukan secara deskriptif analisis. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah fenomenologi. Sumber data yang terbagi menjadi dua yaitu sumber data primer yang didapatkan langsung dari penjual atau pembeli dan sumber data sekunder didapatkan dari berbagai literatur yang relevan dengan pembahasan penelitian. Selajutnya, metode pengumpulan data yaitu meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi untuk selanjutnya data yang terkumpul dianalisis melalui reduksi data, penyanyian data dan baru kemudian dilakukan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa mekanisme transaksi dalam marketplace facebook meliputi penjual, pembeli, transaksi jual beli, dan pengiriman. Penjual sebagai pelaku usaha akan menawarkan dagangan secara publik yang dapat dilihat oleh calon pembeli yang mencari barang di marketplace facebook , kemudian penjual dan pembeli akan melakukan transaksi jual beli yang diakhiri dengan proses pengiriman barang. Transaksi yang dilakukan di marketplace facebook secara umum telah sesuai dengan etika bisnis Islam yang meliputi, prinsip kesatuan, prinsip keadilan, prinsip pertanggungjawaban, prinsip kehendak bebas, prinsip kebenaran dan prinsip ihsan. Namun belum dilakukan secara sempurna. Implikasi dalam penelitian ini diharapkan penjual sebagai pelaku usaha, agar kiranya lebih memperhatikan prinsip-prinsip etika bisnis Islam dalam menjalankan bisnisnya agar bisnis yang dilakukan tidak hanya mendatangkan manfaat berupa materi saja akan tetapi juga bernilai ibadah dan memperoleh keberkahan
PUISI “BURUNG HITAM†KARYA WS RENDRA DAN PUISI “AKU INGIN†KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO: Kajian Semiotik
ABSTRAKKarya sastra merupakan sarana untuk mengungkapkan perasaan penulis melalui karya-karya nya, dan banyak pesan yang disampaikan penulis dalam sebuah karya sastra. Salah satu jenis karya sastra yang disukai pembaca adalah puisi. Puisi merupakan karya sastra yang secara imajinatif mengungkapkan perasaan dan emosi penyair. Penelitian ini menggunakan metode analisis data yaitu metode penelitian kepustakaan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini, penulis berfokus pada studi semiotik dari dua puisi karya penulis Indonesia yang berjudul “Burung Hitam†karya WS Rendra dan puisi “Aku Ingin†karya Saparadi Djoko Damono, agar mengetahui makna tersirat apa yang terdapat pada puisi, di mana keduanya menceritakan sebuah kisah percintaan. Kata Kunci: Karya Sastra, Puisi, semiotikÂ
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) MENGGUNAKAN MEDIA MONIKA (MONOPOLI ARITMATIKA) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA
Untuk menangani berbagai masalah matematika, kemampuan dalam memahami konsep sangat penting dalam mempelajari ilmu matematika. Teknik pemilihan subjek yang digunakan oleh peneliti yaitu purposive sampling. Hal ini berdasarkan hasil observasi peneliti dengan salah satu guru matematika MTS Sunan Drajat yang mengatakan bahwa kelas VII A adalah salah satu kelas yang siswanya dalam memahami konsep tergolong rendah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa kelas VII MTS Sunan Drajat. Pendekatan yang digunakan yaitu deskriptive qualitative dengan menggunakan metode eksperimen. Kemampuan siswa dalam memahami konsep dalam bentuk deskripsi diukur melalui ujian tulis. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) berhasil meningkatkan pemahaman konsep siswa kelas VII A MTS Sunan Drajat. Hasil pretest dan posttest menunjukkan gain sebesar 0.53, yang menunjukkan bahwa siswa dalam kategori peningkatan sedang
Tantangan Dan Solusi Pengembangan Industri Halal Di Indonesia: Menuju Menjadi Pusat Halal Global
Tujuan utama pemerintah dalam meningkatkan ekonomi halal dan menumbuhkan pasar halal global saat ini adalah pengembangan sektor halal Indonesia. Meskipun demikian, rendahnya persentase produk UMKM yang memiliki sertifikasi halal, kurangnya sistem jaminan halal yang fungsional, dan ketergantungan industri yang tinggi terhadap impor bahan baku-yang sangat penting bagi kehalalan-merupakan beberapa kesulitan yang dihadapi sektor halal Indonesia. Implementasi strategi pengembangan sektor halal Indonesia membutuhkan pendekatan yang komprehensif, yang mencakup peningkatan infrastruktur fisik, transformasi digital, dan peningkatan penerimaan produk halal di pasar luar negeri, untuk mengatasi hambatan ini. Selain itu, kebijakan yang lebih terbuka terhadap potensi dan risiko halal serta antusiasme yang meningkat di kalangan investor individu dan swasta dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan membantu para pelaku usaha. Dengan pendekatan ini, Indonesia memiliki potensi untuk mendominasi pasar halal global dan memantapkan diri sebagai pusat sektor halal.Kata Kunci:Â Industri Halal Indonesia; Pusat Halal Global; Tantangan dan Solusi