Online Journal System Universitas Muhammadiyah Lampung
Not a member yet
815 research outputs found
Sort by
DECLARATIVE SENTENCES AS EMOTIONAL NARRATIVES
This study analyzes the function of declarative sentences in constructing emotional narratives within the lyrics of "August" by Taylor Swift. This study exploits a descriptive qualitative methodology with a discourse analysis approach to inspect the implication of declarative structures in showing profound emotional themes such as longing, loss, regret, and unrequited love, transcending their grammatical function. Unlike interrogative or imperative forms, declarative sentences within the song express personal veracity and emotional reflections, allowing listeners to connect with the narrative as an array of introspective memories. This study classifies declarative sentences into five functional categories: descriptive, reflective, situational, conclusive, and existential, each enhancing dissimilar aspects of narrative and emotional resonance. The results expose that declarative sentences present as appliances for transmitting information and as rhetorical tools that enhance emotional closeness between the narrator and the audience. Taylor Swift's lyrics design a poetic monologue that captivates listeners, intertwining personal narrative with universal emotional depth. The research prior discourse analysis, stylistics, and popular music studies by illustrating how grammatical structure can impart huge emotional and narrative meaning in contemporary songwriting
URGENSI LITERASI DIGITAL BAGI MEDIA DAN MASYARAKAT DALAM MENCEGAH HOAKS (Pendekatan Preventif dan Edukatif dalam Konteks Hukum Media)
Penyebaran berita bohong atau hoaks kini menjadi ancaman besar bagi ketenangan masyarakat dan menjamin demokrasi di era digital. Penelitian ini ingin mengetahui seberapa penting peran literasi digital sebagai langkah pencegahan penyebaran hoaks, dengan meninjau dari sisi hukum media. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif, menggunakan analisis hukum dan studi kasus tentang penyebaran hoaks di Indonesia pada tahun 2020-2024. Data dikumpulkan dari berbagai literatur, wawancara dengan para ahli media, serta teaah aturan yang berlaku. Hasil penelitian menampilkan bahwa kurangnya kemampuan masyarakat dalam memilah informasi digital adalah penyebab utama maraknya hoaks, di mana 68% warga Indonesia belum mampu memeriksa kebenaran yang mereka terima. Aturan hukum seperti UU ITE dan Permenkominfo ternyata belum cukup efektif tanpa adanya edukasi literasi digital yang luas. Program literasi digital terbukti lebih ampuh mencegah hoaks dibandingkan hanya mendukung penegakan hukum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi antara aturan hukum, pendidikan literasi digital, dan peran aktif media sangat penting untuk menciptakan informasi lingkungan yang sehat dan bertanggung jawab
MEMBANGUN JIWA WIRAUSAHA DIGITAL SISWA SMK MELALUI PELATIHAN DIGITAL CONTENT DAN COPYWRITING
Indonesia sedang mengalami akselerasi ekonomi digital yang eksponensial, namun bonus demografi yang didominasi oleh Generasi Z menghadapi paradoks kesenjangan keterampilandigital produktif. Penelitian berbasis pengabdian masyarakatini bertujuan untuk mentransformasi literasi digital konsumtifmenjadi kompetensi wirausaha produktif pada 76 siswa SMK Ma'Arif Purbolinggo, Lampung Timur—sebuah wilayah non-perkotaan yang merepresentasikan tantangan pemerataanketerampilan nasional. Program ini diimplementasikan dariApril hingga September 2025 menggunakanmetode Participatory Action Research (PAR) yang terstrukturdalam lima tahapan: sosialisasi, pelatihan intensif (content creation dan copywriting), penerapan teknologi, pendampingan, dan strategi keberlanjutan. Pengukurandampak menggunakan pendekatan mixed-methods, yang mengombinasikan data kuantitatif dari pre-test dan post-test dengan analisis kualitatif melalui penilaian portofolio dan wawancara semi-terstruktur. Hasil evaluasi menunjukkanpeningkatan signifikan pemahaman konseptual dan keterampilan praktis pemasaran digital sebesar 60%. Secarakualitatif, terjadi pergeseran pola pikir mendasar, di mana seluruh peserta (100%) berhasil menciptakan portofoliodigital awal dan lebih dari 70% aktif memproduksi kontenperdana. Program ini berhasil menanamkan fondasiketerampilan teknis menggunakan low-barrier tools sepertiCanva dan CapCut, serta membangun kesadaran personal branding sebagai modal awal memasuki ekonomi kreatif. Model intervensi ini terbukti efektif dan dapat direplikasiuntuk memperkuat ekosistem wirausaha digital di tingkatlokal, sekaligus menjawab tantangan kebutuhan talenta digital nasional
Pengaruh Brand Image dan Keputusan Pelanggan terhadap Loyalitas Konsumen
Inti dari penelusuran ini adalah untuk mengkaji dampak brand image tingkat kesenangan pembeli pada upaya konsumen di era digital. Brand Image yang positif diyakini mampu menciptakan kepercayaan dan keterikatan emosional para konsumen terhadap produk, sedangkan kepuasan pelanggan menggambarkan sejauh mana harapan konsumen terpenuhi melalui pengalaman penggunaan produk tersebut. Penelitian ini memakai cara kuantitatif pada pencitraan survei dengan penyebaran kuesioner kepada konsumen dan telah menggunakan produk lebih dari satu kali. Variabel brand image diukur melalui reputasi, kualitas citra, dan keunikan produk; kepuasan pelanggan melalui kesesuaian harapan dan pengalaman positif; serta loyalitas konsumen melalui niat pembelian ulang, rekomendasi, serta komitmen terhadap merek. Kajian data dilaksanakan dengan memakai teknik regresi linier ganda pada dukungan SPSS. Hasil penelusuran mengindikasikan bahwa brand image dan kesenangan pembeli memengaruhi positif dan signifikan pada loyalitas konsumen, maupun itu secara positif dan negatif. Kasus ini menegaskan untuk perusahaan perlu membudayakan brand image yang gigih dan menjaga kepuasan pelanggan guna meningkatkan loyalitas serta mempersiapkan perang pasar yang semakin kuat dan semakin kompetitif
Stabilitas Keuangan Perbankan Syariah: Peran GDP, Inflasi, Dan Nilai Tukar Sebuah Sistematis Review
Penelitian ini menggunakan pendekatan library research dengan metode integrative review untuk mengidentifikasi pola, tren, dan kesenjangan dalam literatur terkait pengaruh Produk Domestik Bruto (PDB), inflasi, dan nilai tukar terhadap stabilitas keuangan perbankan syariah. Data sekunder diperoleh dari database bereputasi seperti Google Scholar, Scispace, DOAJ, dan Scopus, dengan kriteria inklusi mencakup artikel jurnal terpublikasi antara tahun 2015 hingga 2024 yang relevan dengan topik dan tersedia dalam teks penuh. Hasil kajian menunjukkan bahwa PDB secara konsisten berpengaruh positif terhadap profitabilitas dan ketahanan bank syariah. Inflasi cenderung berdampak negatif terhadap stabilitas keuangan, meskipun tingkat signifikansinya bervariasi. Sementara itu, nilai tukar menunjukkan pengaruh yang tidak konsisten, namun tetap relevan dalam konteks risiko eksternal. Ketiga variabel makroekonomi tersebut berperan strategis secara simultan, dengan pengaruh yang sangat bergantung pada konteks geografis, model operasional syariah, dan kondisi ekonomi nasional. Kajian ini menekankan pentingnya pemahaman kontekstual dan respons kebijakan yang adaptif guna menjaga keberlanjutan dan resiliensi sistem perbankan syariah
Analisis Tafsir Ayat Dan Hadits Dalam Perspektif Ekonomi Islam Mengenai Sewa Menyewa Dan Utang Piutang
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ayat Al-Qur’an dan hadits Nabi Muhammad SAW yang berkaitan dengan praktik sewa-menyewa (ijarah) dan utang-piutang (qardh) dalam perspektif ekonomi Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah sumber primer berupa Al-Qur’an, hadits, serta literatur sekunder dari kitab tafsir dan karya ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik sewa-menyewa dan utang-piutang diperbolehkan dalam Islam selama memenuhi prinsip keadilan, kerelaan, dan bebas dari riba. Tafsir ayat Al-Qur’an dan hadits yang relevan memberikan dasar normatif bagi pembentukan hukum ekonomi Islam yang menekankan maslahat, kejujuran, dan tanggung jawab dalam transaksi muamalah
Digital Index & Islamicity Score: Pengaruhnya Terhadap Profitabilitas dan Respon Perbankan Syariah Pasca Pandemi
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh digital index dan islamicity score terhadap profitabilitas serta respons perbankan syariah pasca pandemi covid-19. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research berbasis integrative review, penelitian ini mereview literatur ilmiah dari google scholar, scopus, doaj, dan scispace dalam rentang tahun 2015–2024. Kriteria inklusi mencakup artikel yang relevan dengan minimal dua dari tiga variabel utama: digitalisasi, islamicity index, dan profitabilitas. Data dianalisis secara tematik dengan content analysis untuk mengidentifikasi pola hubungan dan sintesis konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi mendorong efisiensi dan perluasan layanan, sementara islamicity score memperkuat kepercayaan nasabah melalui kepatuhan prinsip syariah. Integrasi keduanya menghasilkan pendekatan baru berbasis digital-islamicity composite index yang dinilai mampu menjadi indikator prediktif terhadap kinerja keuangan dan etis bank syariah, terutama dalam menghadapi krisis global. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model kuantitatif berbasis indeks komposit serta kajian longitudinal pasca pandemi untuk mendukung stabilitas dan pertumbuhan sektor keuangan syariah yang inklusif dan berkelanjutan
Analisis Perkembangan Ekonomi Digital Dan Dampaknya Terhadap Strategi Bisnis Modern Dalam Menghadapi Tantangan Pasar Digital Masa Kini
Perkembangan ekonomi digital telah membawa transformasi besar terhadap cara perusahaan beroperasi dan bersaing di pasar modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika perkembangan ekonomi digital serta dampaknya terhadap strategi bisnis modern dalam menghadapi tantangan pasar digital masa kini. Melalui pendekatan deskriptif-analitis, penelitian ini mengkaji bagaimana digitalisasi, perubahan perilaku konsumen, inovasi teknologi, dan peningkatan kompetisi global mendorong perusahaan untuk menyesuaikan model bisnis mereka. Hasil analisis menunjukkan bahwa perusahaan dituntut untuk mengadopsi teknologi digital seperti big data analytics, artificial intelligence (AI), cloud computing, dan Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan efisiensi, memperkuat kehadiran digital, serta menciptakan layanan yang lebih cepat, mudah, transparan, dan personal. Selain itu, ekonomi digital memengaruhi pola konsumsi masyarakat yang semakin mengutamakan kemudahan dan kecepatan, sehingga strategi bisnis modern harus bersifat adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pengalaman pelanggan. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan perusahaan dalam era digital sangat bergantung pada kemampuan mereka memanfaatkan teknologi secara strategis dan menyesuaikan diri dengan perubahan pasar yang berlangsung cepat dan kompetitif
Pengaruh Kemudahan Transaksi dan Cashback Terhadap Minat Menggunakan E-Wallet Syariah
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kemudahan transaksi dan cashback halal terhadap minat masyarakat dalam menggunakan e-wallet syariah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur pada berbagai sumber akademik terkait ekonomi syariah, perilaku pengguna, dan strategi pemasaran fintech syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat pengguna, terutama jika diterapkan sesuai prinsip syariah, termasuk tanpa unsur riba, gharar, dan spekulatif. Kemudahan transaksi dan cashback yang halal tidak hanya meningkatkan kepercayaan dan loyalitas, tetapi juga memperkuat adopsi layanan keuangan digital berbasis syariah. Temuan ini memberi implikasi penting bagi pengembang layanan keuangan syariah untuk meningkatkan inovasi dan promosi yang sesuai prinsip syariah guna memperluas akses keuangan umat Muslim di Indonesi
STUDENTS' MATHEMATICAL COMMUNICATION INSTRUMENTS: A GENDER PERSPECTIVE IN MATHEMATICS LEARNING
Evaluating students' mathematical communication ability is crucial for understanding their ability to convey mathematical ideas logically, precisely, and in a structured manner. A good evaluation instrument is the primary tool for measuring this aspect objectively and purposefully. This research is motivated by the low mathematical literacy achievement of Indonesian students in the 2018 PISA survey, which indicates weak mathematical communication ability. This study aims to analyze students' mathematical communication ability from a gender perspective. This study used a quantitative method with a survey design. The survey type used was a cross-sectional survey design. The results showed that female students had higher average scores than male students, but the ANOVA test produced a significance value of 0.621 (> 0.05), indicating no significant difference. This finding shows that mathematical communication ability is more influenced by individual factors. The implication is that teachers need to use adaptive learning approaches and evaluation instruments that address individual student needs