Online Journal System Universitas Muhammadiyah Lampung
Not a member yet
815 research outputs found
Sort by
Analisis Mekanisme Pasar Dan Etika Pengawasan Pasar Dalam Perspektif Ekonomi Islam
Pentingnya penerapan konsep ekonomi Islam dalam sistem pasar global yang didominasi oleh kapitalis kontemporer menjadi pendorong utama penelitian ini. Menelaah gagasan sistem pasar dari sudut pandang ekonomi Islam dan menilai penggunaannya dalam ekonomi kontemporer adalah tujuan dari penelitian ini. Studi literatur adalah metodologi penelitian yang digunakan, yang mencakup pemeriksaan berbagai sumber literatur, termasuk buku, jurnal, dan makalah ilmiah yang berkaitan dengan topik pasar dan konsep ekonomi Islam. Temuan-temuan menunjukkan bahwa sistem pasar ekonomi Islam sangat menekankan pada kesetaraan, keterbukaan, dan pelarangan gharar dan riba. Meskipun belum sepenuhnya diterapkan, beberapa negara telah mulai memasukkan ide-ide ini ke dalam struktur ekonomi mereka. Menurut penelitian ini, pilihan yang lebih adil dan tahan lama dalam tatanan ekonomi global adalah pembentukan sistem pasar yang didasarkan pada nilai-nilai Islam
Peran Zakat Dalam Pengentasan Kemiskinan Sebagai Intrumen Kebijakan Fiskal
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran zakat sebagai instrumen kebijakan fiskal dalam upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia. Zakat tidak hanya memiliki dimensi spiritual, tetapi juga merupakan pilar ekonomi yang mampu mendorong redistribusi kekayaan secara adil dan berkelanjutan. Dengan pendekatan kualitatif-deskriptif berbasis studi pustaka, penelitian ini menelusuri hubungan antara peningkatan penghimpunan dan pendayagunaan zakat dengan dukungan kebijakan fiskal nasional. Temuan menunjukkan bahwa pengumpulan zakat nasional mengalami pertumbuhan yang signifikan antara tahun 2021 hingga 2024, sejalan dengan peningkatan literasi masyarakat dan dukungan regulatif dari pemerintah. Zakat, bila terintegrasi secara optimal dalam kerangka kebijakan fiskal, dapat berfungsi sebagai instrumen stabilisasi ekonomi sekaligus pendorong pembangunan sosial. Kebaruan dari studi ini terletak pada pendekatan makro yang mengaitkan zakat sebagai bagian dari kebijakan publik fiskal yang strategis. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan sinergi antara pemerintah, BAZNAS, dan LAZ, serta pemberian insentif fiskal bagi muzakki sebagai upaya kolektif dalam memperbesar dampak sosial-ekonomi zakat terhadap pengurangan kemiskinan secara sistemik dan berkelanjutan
Harta sebagai Ujian Kehidupan: Analisis Penafsiran Surah Al- Kahfi dalam Perspektif Ekonomi Syariah
Harta merupakan salah satu nikmat besar yang diberikan Allah SWT ke manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup, beribadah, dan menolong ses Meski demikian, harta juga dapat menjadi ujian keimanan apabila tidak dik secara benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna harta dalam Qur’an serta relevansinya dengan konsep al-baqiyat as-shalihat dalam persp ekonomi Islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi pustaka de pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis tafsir terhadap ayat-ayat Qur’an, khususnya Surah Al-Kahf ayat 46. Hasil penelitian menunjukkan b harta memiliki tiga fungsi utama: sebagai perhiasan dunia, sarana kehidupan amanah dari Allah SWT. Dalam pandangan Islam, harta harus dik berdasarkan prinsip syariah melalui lima tahapan utama, yaitu pencip pemanfaatan, penyucian, distribusi, dan perlindungan harta. Dengan demi pengelolaan harta yang baik tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga merup amal saleh yang kekal di sisi Allah SWT
Strategi Pengembangan dan Isu-Isu Aktual Lembaga Keuangan Syariah Di Indonesia
Perkembangan lembaga keuangan syariah (LKS) di Indonesia menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan, namun masih menghadapi sejumlah tantangan mendasar. Tingkat literasi dan inklusi keuangan syariah masih relatif rendah dibandingkan dengan keuangan konvensional, sehingga diperlukan strategi khusus melalui edukasi masyarakat, penguatan akses layanan, inovasi produk, serta pemanfaatan media digital. Selain itu, isu kontemporer terkait regulasi, kepercayaan publik, dan integrasi sistem syariah juga menjadi faktor penentu keberlanjutan industri ini. Kompleksitas standar keuangan syariah, dinamika ekonomi global, serta kebutuhan penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) menuntut sinergi antara regulator, akademisi, dan pelaku industri.Di sisi lain, kemajuan teknologi seperti Big Data, Artificial Intelligence (AI), blockchain, dan layanan mobile banking memberikan peluang besar untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, keamanan transaksi, serta memperkaya pengalaman nasabah. Teknologi juga mendukung inovasi produk baru, seperti crowdfunding syariah dan pembiayaan digital, yang dapat memperkuat kontribusi keuangan syariah terhadap sektor riil dan pembangunan berkelanjutan. Dengan mengoptimalkan strategi berbasis literasi dan inklusi, menyelesaikan isu regulasi dan trust publik, serta memanfaatkan teknologi digital, lembaga keuangan syariah di Indonesia berpotensi tumbuh lebih kompetitif, berkelanjutan, dan berkontribusi signifikan bagi perekonomian nasional maupun global
Efektivitas Insentif Fiskal Digital Terhadap Kinerja Umkm Di Indonesia
Isu dan kebijakan dalam negeri di Indonesia melibatkan berbagai tantangan yang rumit, termasuk ketidakmerataan pembangunan, kemiskinan, dan akses terhadap layanan publik. Artikel ini secara khusus mengevaluasi seberapa efektif insentif fiskal digital dalam meningkatkan kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Mengingat bahwa UMKM merupakan pilar utama ekonomi nasional, mereka berada pada posisi kunci untuk memanfaatkan peluang pertumbuhan ekonomi digital yang mengalami perkembangan pesat, yang dipacu oleh pandemi COVID-19. Namun, proses digitalisasi UMKM menghadapi kesenjangan yang besar. Berbagai tantangan struktural yang ada termasuk rendahnya kemampuan literasi digital, infrastruktur yang belum memadai, serta penggunaan sumber daya fiskal yang tidak efisien. Sebagai respons, pemerintah telah mengeluarkan insentif fiskal digital, seperti Pelonggaran Administrasi Perpajakan yang berbasis Digital dan PPh Final UMKM Ditanggung Pemerintah (DTP). Meskipun insentif ini dapat memicu peningkatan partisipasi UMKM dalam kegiatan formal, adopsinya tetap rendah karena banyak UMKM yang kurang memahami aplikasi perpajakan dan sistem administrasi digital, serta manfaat pajak yang gratis. Dengan pendekatan analitis, karya ini mengidentifikasi faktor-faktor penting seperti ketidakpastian politik dan dinamika pengelolaan yang berpengaruh terhadap efektivitas pelaksanaan kebijakan serta mengusulkan langkah-langkah strategis untuk memperbaiki responsivitas dan keberlanjutan kebijakan
ANALISIS TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM FILM “PANTASKAH AKU BERHIJAB”
ABSTRAKPada dasarnya bahasa adalah alat komunikasi suara yang vital dalam kehidupan sehari-hari. Agar pesan baik lisan maupun tulisan, dapat tersampaikan dan dipahami sepenuhnya, kita perlu menganalisis lebih dalam apa yang sebenarnya dimaksud oleh penutur. Oleh karen itu, ini lah peran dari kajian tindak tutur. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Tujuannya adalah mendeskripsikan dan mengartikan dialog-dialog dalam film “Pantaskah Aku Berhijab” berdasarkan konteksnya. Data yang dikumpulkan berfokus pada tindak tutur ilokusi (yaitu fungsi atau niat dari ucapan, seperti memerintah, berjanji, atau menyatakan). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi tanpa terlibat langsung dan pencatatan. Dari analisis dialog ditemukan total 14 tindak tutur ilokosi, adapun terbagi dari beberapa jenis antara lain sebagai berikut. Tindak Tutur Asertif berjumlah 3, Tindak Tutur Direktif berjumlah 3, Tindak Tutur Ekspresif berjumlah 4, Tindak Tutur Deklaratif berjumlah 2, dan terakhir Tindak tutur Komisif berjumlah 2. Kata Kunci: bahasa, tindak tutur, ilokusi, filmABSTRACTLanguage is fundamentally a vital tool for vocal communication in daily life. For a message, whether spoken or written, to be fully conveyed and understood, we need to analyze more deeply what the speaker truly intends. Therefore, this is the role of the study of speech acts. This research uses a descriptive qualitative approach. The objective is to describe and interpret the dialogues in the film "Pantaskah Aku Berhijab" (Am I Worthy to Wear the Hijab) based on their context. The data collected focuses on illocutionary speech acts (i.e., the function or intention of the utterance, such as commanding, promising, or stating). Data collection was performed through non-participant observation and note-taking. The dialogue analysis found a total of 14 illocutionary speech acts, divided into several types including: 3 Assertive Speech Acts, 3 Directive Speech Acts, 4 Expressive Speech Acts, 2 Declarative Speech Acts, and finally, 2 Commissive Speech Acts. Keywords: language, speech act, illocution, fil
MYTHOLOGICAL REINTERPRETATION OF PERSEPHONE AS A SYMBOL OF EMPOWERMENT IN AMANDA LOVELACE’S FLOWER CROWNS AND FEARSOME THINGS
This article analyses Amanda Lovelace's poetry collections Flower Crowns and Fearsome Things. This article discusses how Amanda Lovelace recodes Greek mythology empowering in particular the figure of Persephone. Also addressed in this study is the manner in which Persephone, traditionally seen as a weak goddess carried off by other gods, is portrayed as having strength, determination and the complexity of woman's nature. This study has a qualitative approach with textual analysis from a women's literary criticism perspective. The results depict Persephone as a figure of both tenderness and strength, and as one of vulnerability and independence. Through these poems, women are shown taking suffering and turning it into resilience, pushing back against male narratives and becoming more than what the pressure of society represents. The reinterpretation of myth presented in this paper can be viewed as a strong means to criticize patriarchy and draw an empowering picture of women. This study further validates that contemporary poetry not only serves as an art form, but it also serves as a contemporary social critique for identity empowerment within the contemporary era
Integrasi Pembelajaran Bahasa Inggris dengan Literasi Digital: Pelatihan Keamanan dan Etika Komunikasi Daring
Perkembangan teknologi digital tidak hanya menuntut penguasaan bahasa Inggris dari sisi linguistik, tetapi juga menekankan pentingnya kesadaran terhadap keamanan, etika, serta tanggung jawab dalam berkomunikasi di ruang digital. Hal ini menjadikan integrasi pembelajaran bahasa Inggris dengan literasi digital sebagai kebutuhan strategis dalam dunia pendidikan abad ke-21. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk membekali siswa dengan keterampilan digital communication yang relevan, sekaligus meningkatkan pemahaman mereka terhadap konsep online safety, cyber ethics, dan digital footprint melalui pelatihan partisipatif dan aplikatif. Program ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Adiluwih dan melibatkan 31 siswa kelas VIII dengan menggunakan pendekatan action research yang mengutamakan keterlibatan aktif peserta. Kegiatan meliputi penyampaian materi interaktif, latihan penulisan email berbahasa Inggris yang sopan dan sesuai etika digital, serta praktik pembuatan poster digital bertema “Internet Safety Rules.” Hasil pelaksanaan program menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam memahami dan menggunakan kosakata Bahasa Inggris yang berkaitan dengan dunia digital, kesadaran yang lebih tinggi terhadap risiko komunikasi daring, serta perubahan perilaku positif dalam menggunakan teknologi secara aman, etis, dan bertanggung jawab. Program ini sekaligus memperkuat keterampilan berpikir kritis, kolaboratif, dan kreatif siswa sebagai bagian dari kompetensi pembelajaran masa depan. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan literasi bahasa Inggris, tetapi juga membentuk karakter digital yang cerdas, etis, dan berdaya saing global
INVESTIGATION OF ACADEMIC PROCRASTINATION: A CASE STUDY IN ISLAM-AFFILIATED UNIVERSITY
Until recently, studies on academic procrastination involving students with diverse secondary school backgrounds have received limited attention, although an extensive body of research has been conducted on academic procrastination among university students. This study explored the current phenomenon of students‘ academic procrastination experience when completing academic writing tasks. Following qualitative analysis techniques, this phenomenon study involved nine students at a Public Islamic University in Lampung. The participants were selected through a purposive sampling technique. Research data were obtained from survey result and in-depth interviews with the participants. The findings of the study show that the majority of academic proctrastinators, categorized as passive procrastinators, come from high school and vocational school backgrounds. Meanwhile, the majority of active procrastinators are from Islamic boarding schools. This difference is influenced by personality traits, with passive procrastinatorsexhibiting a stronger tendency toward extraversion, while active procrastinatorsare more dominant in the agreeableness trait. Furthermore, the Avoidance-Oriented Coping Mechanisms emerges as the most often used by students to overcome academic procrastination. The findings of this study will provide valuable insights for students to avoid academic procrastination, will help lecturers in designing suitable tasks, and will contribute to enriching discussion about academic procrastination
Implementasi Pendidikan Multikultural dalam Membentuk Perkembangan Sosial Peserta Didik SD (Sikap Empati dan Toleransi) untuk Menerima Keberagaman
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi pendidikan multikultural dapat membentuk perkembangan sosial peserta didik sekolah dasar, khususnya dalam hal sikap empati dan sikap toleransi terhadap keberagaman. Metode yang digunakan yaitu kualitatif dengan library research (kajian kepustakaan) teknik analisis data menggunakan penyajian data, kondensasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan, pendidikan multikultural di sekolah dasar memiliki sifat yang sistemik dan holistik, sehingga perlu dikembangkan secara menyeluruh. Melalui pendidikan multikultural, peserta didik akan memahami keberagaman dan mampu mengembangkan rasa toleransi yang kuat. Salah satu strategi utama adalah integrasi kurikulum yang mencakup materi-materi yang beragam secara budaya. Guru dapat memasukkan cerita, sejarah, dan tradisi dari berbagai kelompok etnis dan budaya ke dalam setiap mata pelajaran. Penerapan pendidikan multikultural di sekolah dasar dapat dilakukan melalui kegiatan ekstrakurikuler yang melibatkan keragaman budaya, diskusi kelompok serta pelatihan dan pengembangan profesional bagi guru, serta kepedulian antar peserta didik