Rumah jurnal Fakultas Adab dan Humaniora UIN IB
Not a member yet
    485 research outputs found

    Fungsi dan Keberlangsungan Seni Senjang Masyarakat Musi Banyuasin

    No full text
    Penelitian ini difokuskan pada fungsi dan keberlangsungan seni senjang yang masih ada sampai saat ini. Senjang merupakan bagian dari sastra Melayu berbentuk pantun yang terdiri dari sampiran dan isi. Uniknya pantun dalam Senjang  tidak selalu sama antara sampiran dan isi. Bisa jadi sampirannya terdiri dari enam baris, sedangkan isinya terdiri dari tujuh baris. Selain itu senjang ditampilkan dengan memadukan antara syair, musik dan tari. Senjang yang mengalami perubahan baik bentuk maupun fungsinya.Keberlangsungan senjang juga didukung oleh adaptasi pada sspek fungsi. Fungsi senjang yang pada awalnya adalah terbatas pada fungsi estetis yang fokus sebagai media hiburan, dikembangkan fungsinya meliputi fungsi pragmatis, etis dan historis. Dengan fungsi yang berkembang, senjang tidak hanya menjadi media hiburan, lebih dari itu senjang menjadi alternative bagi berbagai pihak sebagai media propaganda, media pendidikan,  dan media informasi

    The Dynamics of The National Movement to Indonesian Independence in The 20TH Century

    No full text
    The 20th century was given the nickname as the century of nationalism for Indonesia with national political awareness. Ethical political policies provide opportunities for Indonesian youth to fight for independence. Education was imposed by the Dutch as a significant factor for the development of the Indonesian nation because education could influence and experience the development of thought as the foundation for the birth of the idea of ??nationalism among Indonesian youth. The purpose of this study is to explain the description of the national movement at the beginning of the 20th century and explain the end of the struggle of the national movement at the beginning of the 20th century. The research method of this study is a historical research method with library research and tracing information sources for this study through the internet. The flow or procedural of the historical research method, which includes four stages, namely heuristics, in the form of collecting materials/sources; source criticism in the form of internal-external criticism; interpretation in the form of classifying data and looking for causal law; and explanation in the form of historiography. The results of the research in this study are first, the national movement in Indonesia is a movement of change to elevate the dignity of the Indonesian nation to become a strong and independent country without any intervention from other nations. The establishment of organizations or associations based on anti-imperialist politics and the struggle for independence from the colonialists. The breakthrough of the spirit of nationalism but became the main ideology to get Indonesia's independence. Second, the end of western imperialism against Asian nations, especially parts of Southeast Asia including Indonesia, was defeated by Japan in the mid-20th century, after the Dutch colonialists handed over their power to Japan unconditionally. However, after Japan suffered defeat in World War II, Indonesia's position was the status quo, so the declaration of independence took place without any interference, coercion and pressure from other nations on August 17, 1945. &nbsp

    PENERAPAN POLA ASUH DEMOKRATIS DALAM MENUMBUHKAN MINAT BACA GENERASI ALPHA

    No full text
    The tradition of reading in the family is one of the habituations of parents in fostering interest in reading. The alpha generation is a child born in the digital era which is certainly very close to technology. People's parenting plays a role in growing children's reading standards. So, this study aims to determine the application of democratic parenting in Kecicang Asri Housing, Karangasem, Bali in fostering interest in reading. In addition, it is also to find out the causal factors and efforts of parents in growing interest in reading. The qualitative research with this descriptive approach uses the method of collecting observational data, interviews, and documentation. The results are, (1) the democratic parenting style provided by parents in fostering interest in reading is to provide a variety of reading books, educational games, and put up pictorial posters in the child's room. (2) Factors causing children's difficulty in cultivating interest in reading due to lack of care, habituation, and assistance from parents (internal) as well as from environmental factors (external). (3) The efforts made by parents in fostering interest in reading are by habituating to the bookstore, providing educational children's games, putting up posters and reading in the children's room.  Abstrak Tradisi membaca dalam keluarga menjadi salah satu pembiasaan orang tua dalam menumbuhkan minat baca. Generasi alpha merupakan anak yang lahir di era digital yang tentunya sangat dekat dengan teknologi. Pola asuh orang berperan dalam menumbuhkan minabat baca anak. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pola asuh demokratis di Perumahan Kecicang Asri, Karangasem, Bali dalam menumbuhkan minat baca. Selain itu juga untuk mengetahui faktor penyebab serta upaya orang tua dalam penumbuhan minat baca. Adapun penelitian kualitatif dengan pendekatan deksriptif ini menggunakan metode pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah, (1) pola asuh demokratis yang diberikan orang tua dalam menumbuhkan minat baca adalah menyediakan berbagai buku bacaan, permainan yang mendidik, dan memasang poster bergambar di kamar anak. (2) Faktor penyebab kesulitan anak dalam meumbuhkan minat baca karena kurang mendapatkan pengasuhan, pembiasaan, dan pendampingan dari orang tua (internal) serta dari faktor lingkungan tempat tinggal (eksternal). (3) Upaya yang dilakukan orang tua dalam menumbuhkan minat baca adalah dengan pembiasaan ke toko buku, memberikan permainan anak yang mendidik, memasang poster bergambar dan terdapat bacaan di kamar anak

    PELESTARIAN KOLEKSI KORAN KUNO MONUMEN PERS NASIONAL

    No full text
    This research is to explore the preservation activities of the ancient newspaper collection at the National Press Monument. The research method used descriptive qualitative. Data were collected from informants through observation, interviews and documentation. The research data was then analyzed through data reduction, presentation, and conclusion. The findings of the research show that the preservation policy of the ancient newspaper collection at the National Press Monument are side on the Ministry of Communication and Information Law Number 6, 2022, Standard Operating Procedure, and SKP. The preservation activities carried out with preventive, curative, and restorative actions. Preventive activities include setting room temperature, air humidity, lighting, preventing human damage, and binding. Curative action through fumigation and Restorative action by patching and connecting torn and perforated paper, repairing damaged bindings, and re-binding collections that have been repaired. Digitization was also carried out to overcome the limited space for documentation, to prevent damage caused by users, and to facilitate searching. ABSTRAK Penelitian ini untuk mengeksplorasi kegiatan pelestarian koleksi koran kuno di Monumen Pers Nasional. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif. Data-data yang dihimpun dari informan didapat melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Data penelitian kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian, dan kemudian diambil kesimpulan. Temuan hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pelestarian koleksi koran kuno Monumen Pers Nasional didasarkan pada Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 6 Tahun 2022, Standard Operating Procedure (SOP), dan Sistem Kinerja Pegawai (SKP). Kegiatan pelestarian dilakukan dengan tindakan yang bersifat preventif, kuratif, dan restoratif. Kegiatan preventif berupa pengaturan suhu ruangan, kelembaban udara, pencahayaan, pencegahan kerusakan faktor manusia, dan penjilidan. Tindakan kuratif dilakukan dengan fumigasi dan tindakan Restoratif dengan menambal serta menyambung kertas yang robek dan berlubang, memperbaiki jilidan yang rusak, dan menjilid kembali koleksi yang sudah diperbaiki. Digitalisasi dilakukan untuk mengatasi terbatasnya ruang dokumentasi, mencegah kerusakan akibat pengguna, dan untuk memudahkan pencarian

    HUBUNGAN ANTARA LITERASI DIGITAL DENGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM “UISU” PEMATANG SIANTAR

    No full text
    This research is motivated by the current phenomenon where according to a Digital Literacy survey conducted by Katadata, 30-60% of Indonesian people have been exposed to hoaxes when using social media anda 11% of them have spread hoax information because they don’t care about the truth of the information being spread. This study aimed to determine the relationship beetwen digital literacy and social media use. This study uses a quantitative approach, the population of this study was all students of the PAI study program of STAI “UISU” Pematang Siantar. The sample size was deterrmined using a purposive sampling technique. The sample size was determined using the Slovin formula so that the number of respondents was 86. Research data were collected by distributing questionnairs. The results showed that the digital literacy of PAI STAI “UISI” Pematang Siantar students was categorized as very high. This obtained an average score of 4.23 on an interval scale of 4.21-5.00, as well as the use of social media by students of PAI STAI “UISU” Pematang Siantar is categorized as good, it obtained an average score of 3.92 on an interval scale 3.21-4.21. the result of the data analysis also show that there is asignificant relationship between digital literacy and the use of social media by students of the PAI study program of STAI “UISU” Pematang Siantar

    Tradisi Rabo Kasan, Sebuah Tradisi Masyarakat Palembang Yang Terpinggirkan

    No full text
    Shafar, bagi sebagian masyarakat Islam, merupakan bulan yang penuh dengan cobaan dari Allah SWT. Bahkan, bulan ini dianggap sebagai bulan naas, khususnya pada Rabu terkahir. Kesan seperti ini juga diyakini oleh sebagian besar masyarakat Islam Palembang. Pada bulan Syafar mereka tidak melaksanakan acara-acara penting, seperti perkawinan. Karena itu, pada Rabu terakhir dari bulan Syafar ini mereka mengadakan ritual-ritual tertentu yang bersifat keagamaan agar terhindar dari bencana. Ritual ini sering disebut dengan Rebo Kasan. Dalam tradisi ini, mereka mengadakan ritual, antara lain: "mandi Syafar" di tepi Sungai Musi yang tujuannya untuk mensucikan diri dari segala kesialan yang terjadi pada bulan Syafar. Pada era 1960-an hingga 2000-an, tradisi “mandi Shafar ini masih dilakukan oleh sebagian masyarakat. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, tradisi ini sudah jarang dilakukan, bahkan dapat dikatakan hampir punah. Hanya guguk-guguk (kampung-kampung) atau kelompok tertentu saja yang masih melakukan tradisi upacara tersebut. Itupun dipraktikkan oleh mereka yang umumnya sudah berusia sepuh. Meskipun tradisi ini mempunyai kearifan lokal yang perlu dilestarikan, tetapi pada kenyataannya pewarisan tradisi ini dari generasi tua ke generasi muda tidak berjalan sebagaimana mestinya

    SISTEM PEMERINTAHAN TRADISIONAL MENDAPO: MENELUSURI SEJARAH YANG HILANG DALAM MASYARAKAT KERINCI

    No full text
    Permasalahan utama dalam penelitian ini ialah adanya hegemoni pemerintah sejak masa Pemerintahan Hindia Belanda hingga masa Orde Baru. Hal ini membuat terjadinya perubahan nilai-nilai yang ada dalam sistem Pemerintahan Tradisional Mendapo serta telah menghilangkan sistem Pemerintahan Tradisional sebagai identitas masyarakat Kerinci. Selain itu, kurangnya perhatian Pemerintah Kabupaten Kerinci terhadap keberadaan sistem Pemerintahan Tradisional Mendapo sebagai sebuah sistem Pemerintahan Tradisional asli Kerinci menjadi faktor hilangnya mendapo dari struktural Pemerintahan Daerah Kabupaten Kerinci. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dibantu dengan penggunaan pendekatan filologi dan teori hegemoni Gramsci dengan beberapa penyesuaian untuk melihat dan menganalisa variabel sesuai pertanyaan penelitian. Penulisan ini bertujuan untuk mengeksplor dan menganalisa proses, faktor penyebab, dan dampak hilangnya sistem Pemerintahan Tradisional Mendapo yang ada di Kerinci pasca kemerdekaan Indonesia. Hasil yang didapat menunjukkan mendapo sebagai bentuk persekutuan atau institusi pemerintahan lokal yang telah berdiri di Kerinci dan memiliki otonomi tersendiri yang berasal dari gabungan beberapa buah dusun atau negeri, yang didasarkan dari kesamaan geneologi dan Hukum Adat telah ada di Kerinci sebelum kedatangan Kolonial Belanda ke wilayah Kerinci. Kedatangan Kolonial Belanda telah membuat pergeseran nilai-nilai sosial dalam sistem Pemerintahan Mendapo hingga puncaknya masa pasca kemerdekaan Indonesia berbagai bentuk hegemoni pemerintah berdampak buruk bagi keberadaan nilai sosial dan tradisi yang melekat dengan keberadaan sistem Pemerintahan Mendapo di Kerinci

    ALIRAN SIMBOLISME SEBAGAI GERAKAN DALAM SIMBOLISASI KARYA SASTRA ARAB

    No full text
    Artikel ini bertujuan untuk berdiskusi terkait aliran sastra simbolisme (madrasah ramziyyah), dari segi sejarah, karakteristis, dan pengaruhnya dalam karya sastra Arab. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan metode simak, adapun teknik lanjutan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik katat. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu munculnya aliran Simbolisme (Ramziyyah) pada akhir kedua abad ke-19 di Prancis dengan berlandaskan filsafat idealisme Plato, dan dalam mengekspresikan emosi kejiwaan dalam karya sastra menggunakan simbol yang mengandung makna tersirat di dalamnya, dan adanya komunikasi panca indra , artinya ketidaksesuaian secara lahiriah atau fakta yang tampak terhadap fungsi suatu panca indra

    STRATEGI KOMUNITAS TAPAK JEJAK KADHIRI DALAM MENGEMBANGKAN LITERASI SEJARAH KEPADA MASYARAKAT KEDIRI

    No full text
    Literacy has an important role for the community in discovering certain information, one of which is history. Historical literacy is a part of literacy in which the historical literacy is able to recognize the values and information within the past. The objectives of this study were: 1) to find out on how the Tapak Jejak Kadhiri Community developed the historical literacy to the citizens of Kediri, 2) to know the supporting and inhibiting factors of Tapak Jejak Kadhiri Community in developing historical literacy. This study utilized descriptive qualitative method. Data collection techniques in this study were interview, observation and documentation. Whereas the data analysis used the Miles and Huberman method. The results of this study indicated that the Tapak Jejak Kadhiri Community has several activities to develop historical literacy, namely having a reading gallery, opening reading booths, exhibitions, visiting ancient sites, publishing sites through Facebook and YouTube, screen printing kawi script t-shirts, kawi script online classes, and organizing inter-community activities. In addition, the supporting factors are getting book donations, community support and receptiveness, and photos of inscriptions online Kawi script class learning support. As for the inhibiting factors, namely limited costs and energy, inadequate vehicles, uncertain seasonal conditions and lack of interest in participating in kawi script online classes. ABSTRAK Literasi memiliki peran yang penting untuk masyarakat dalam menemukan suatu informasi salah satunya yaitu sejarah. Literasi sejarah merupakan bagian dari literasi dimana dengan literasi sejarah dapat mengetahui nilai-nilai dan informasi pada masa lampau. Tujuan dari penelitian ini yaitu:, 1) untuk mengetahui cara Komunitas Tapak Jejak Kadhiri untuk mengembangkan literasi sejarah kepada masyarakat Kediri. 2) untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat Komunitas Tapak Jejak Kadhiri dalam mengembangkan literasi sejarah. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan metode Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini yaitu Komunitas Tapak Jejak Kadhiri memiliki kegiatan untuk mengembangkan literasi sejarah yaitu memiliki galeri baca, membuka lapak baca, pameran, kunjungan situs purbakala, publikasi situs melalui media sosial Facebook dan Youtube, sablon kaos aksara kawi, kelas online aksara kawi dan menyelenggarakan kegiatan antar komunitas. Selain itu untuk faktor pendukungnya yaitu tersedianya donasi buku, dukungan dan keterbukaan masyarakat, dan adanya foto prasasti sebagai penunjang pembelajaran kelas online aksara kawi. Sedangkan untuk faktor penghambat yaitu terbatasnya biaya dan tenaga, kendaraan yang kurang  memadai, kondisi musim yang tidak menentu dan kurang ketertarikan untuk mengikuti kelas online akasara kawi

    TRANSFORMASI BUDAYA NUSANTARA DALAM PROSES ISLAMISASI DI INDONESIA

    No full text
    Abstract Penelitian ini mengkaji transformasi budaya Nusantara dalam proses Islamisasi di Indonesia. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini dilakukan dengan mengambil subjek tokoh agama di desa Penaruban, kecamatan Bukateja, kabupaten Purbalingga. Dalam penelitian ini, digunakan wawancara mendalam dan observasi partisipatif sebagai metode pengumpulan data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa budaya Nusantara, seperti seni, bahasa, tradisi, dan sistem kepercayaan lokal, telah berperan penting dalam pengembangan Islam di Indonesia. Budaya Nusantara beradaptasi dengan ajaran Islam dan terjalin dengan nilai-nilai dan praktik keagamaan. Temuan ini juga mengungkapkan adanya sinkretisme budaya, adaptasi budaya, resistensi terhadap hegemoni budaya, dan peran identitas budaya dalam Islamisasi di Indonesia. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang hubungan antara budaya Nusantara dan Islam, serta implikasinya dalam menjaga keberagaman budaya dan keagamaan di Indonesia.   Kata kunci: Budaya Nusantara, Islamisasi, Seni, Tradisi, Identitas Budaya, Indonesi

    140

    full texts

    485

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Rumah jurnal Fakultas Adab dan Humaniora UIN IB
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇