Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon
Not a member yet
    799 research outputs found

    Pengelolaan Pasar Terhadap Pendapatan Asli Daerah

    No full text
    This research is motivated by the fact that there are still complaints or feelings of dissatisfaction from traders regarding levy withdrawals that are carried out every day, for which the actual evidence is not yet clear. The facilities at Kanoman Market cannot be separated from the role of fees received from traders. The existence of market levies is of course balanced with the services and facilities available at Kanoman Market, but in reality the market management is currently not felt by traders. This research aims to determine the management of the Kanoman market, local original income in the Kanoman market, and to find out the extent of market management on local original income from an Islamic economic perspective. The research method used in this research is a qualitative method with a descriptive study. Data collection techniques were carried out by means of observation, interviews and documentation. Based on research, the management of the Kanoman market has generally worked well. And so far the management of market levies is still implemented based on the provision of funds from regional treasuries. Basically, the market service does not directly manage the levy proceeds because the market service is only given operational technical authority to submit and report responsibly the revenue to the city government as regional treasury. Kanoman market management in general has worked well but the facilities are not yet optimal. And it would be best for PD Pasar Kanoman to further increase its cooperation with market traders so that there is no fraud in collecting fees and increase security for consumers. Keywords: Management, Income, Economy Penelitan ini dilatarbelakangi masih adanya keluhan atau rasa ketidakpuasan dari pedagang terkait dengan penarikan retribusi yang dilakukan tiap hari yang dimana belum jelas bukti nyatanya. Fasilitas yang ada di Pasar Kanoman tidak lepas dari peran retribusi yang didapatkan dari pedagang. Dengan adanya retribusi pasar tentunya diseimbangi dengan pelayanan serta menyediakan fasilitas yang ada di Pasar Kanoman, namun dalam kenyataannya pengelolaan pasar saat ini belum dirasakan oleh para pedagang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan pasar kanoman, pendapatan asli daerah pada pasar kanoman, dan untuk mengetahui sejauh mana pengelolaan pasar terhadap pendapatan asli daerah dalam perspektif ekonomi islam. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan studi deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian, bahwa pengelolaan pasar kanoman pada umumnya sudah bekerja dengan baik. Dan selama ini retribusi pasar pengelolaannya masih dilaksanakan berdasarkan penyediaan dana dari kas daerah. Pada dasarnya, dinas pasar tidak mengelola secara langsung hasil retribusi karena dinas pasar hanya diberi kewenangan teknis operasional untuk menyerahkan dan melaporkan secara bertanggung jawab hasil penerimaan itu kepada pemerintah kota sebagai kas daerah. Pengelolaan pasar kanoman pada umumnya sudah bekerja dengan baik namun fasilitas belum optimal. Dan sebaiknya kepada PD Pasar Kanoman agar lebih meningkatkan kerjasamanya bersama para pedagang pasar supaya tidak ada kecurangan dalam penarikan retribusi serta meningkatkan keamaan terhadap konsumen.  Kata Kunci : Pengelolaan, Pendapatan, Ekonom

    Pendayagunaan Wakaf Di Wakaf Mandiri Pada Masa Pandemi Covid-19 Perspektif Maqashid Al-Syariah

    No full text
    Abstract The use of waqf instruments to solve social and economic problems provides an opportunity to deal with the Covid-19 pandemic. This article aims to analyze the use of waqf in Mandiri Waqf during the Covid-19 pandemic and its compatibility with the concept of maqashid sharia. The method used in this research is descriptive qualitative. The research was conducted by direct interviews with waqf institutions and supported by secondary data obtained from various sources. The results of the study show that in the perspective of maqashid sharia, the utilization of waqf in independent waqf is in line with the objective of waqf, namely that the principal assets of waqf must be maintained so that the benefits can be taken in the long term. The waqf program run by institutions during the pandemic can be divided into three according to the concept of the needs of Maqashid Syariah Imam As-Syatibi, namely dharuriyah, hajiyah, and tahsiniyah. Keywords: Waqf utilization; Maqashid sharia; Pandemicontent Abstrak Pemanfaatan instrumen wakaf untuk menyelesaikan permasalahan sosial dan ekonomi memberi peluang untuk menangani pandemi Covid-19. Artikel ini bertujuan menganalisis pemanfaatan wakaf di Wakaf Mandiri pada masa pandemi Covid-19 dan kesesuaiannya dengan konsep maqashid syariah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan dengan wawancara langsung kepada pihak lembaga wakaf serta didukung data sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perspektif maqashid syariah, pendayagunaan wakaf di Wakaf Mandiri telah sesuai dengan tujuan wakaf yakni dimana harta pokok wakaf harus dijaga agar dapat diambil manfaatnya dalam jangka panjang. Program wakaf yang dijalankan oleh lembaga pada masa pandemi dapat dibagi menjadi tiga sesuai konsep kebutuhan pada Maqashid Syariah Imam As-Syatibi, yaitu dharuriyah, hajiyah, dan tahsiniyah. Kata Kunci: Pendayagunaan Wakaf; Maqashid Al-Syariah; Pandem

    Teacher and Parent Communication Patterns in Increasing Student Learning Motivation in Elementary Schools

    No full text
    Purpose: This research aims to describe the process, obstacles and solutions to teacher-parent communication patterns in increasing student learning motivation during the pandemic in grade 3 elementary school. Methods: This type of research is field research using Grounded Theory. Participants in this research were 20 parents and students as well as two teachers at an elementary school in Jepara. Data collection was carried out by interviews, observation and documentation with primary data sources including homeroom teachers, parents and students. The validity of the data uses a credibility test with triangulation techniques. Researchers carry out data analysis using several stages, namely problem formulation, use of theoretical studies (if necessary), data collection and sampling, data analysis, and drawing conclusions. Results: The results of the research show that: 1) Teacher and parent communication patterns in increasing student learning motivation during the pandemic in grade 3 elementary school are divided into three forms, namely: One-stage communication pattern, the communication pattern carried out by parents does not provide feedback to Teacher. Two-stage communication pattern: communication between teachers and parents has feedback. In the three-stage communication pattern, the communication carried out has feedback, and the communicant here can convey the information he obtains to other people. 2) Barriers to communication patterns, namely parents as communicants do not immediately provide feedback, and sometimes the feedback does not match the message conveyed by the teacher. 3) The solution is that parents must take the initiative in giving messages. Motivate children to be patient, open and empathetic, provide religious education as early as possible, and provide encouragement. Conclusion: This research reveals communication patterns between teachers and parents to increase student learning motivation during the pandemic. Communication patterns are divided into three stages, with challenges such as delayed feedback from parents. Thus, it is necessary to involve parents proactively, to take communication initiatives, form patience and empathy in children, provide religious education as early as possible, and provide ongoing support, thereby creating an environment that supports student motivation and learning

    Implementation of Financial Literacy Development Strategies in Elementary School Students

    No full text
    Purpose: This research aims to describe the implementation of financial literacy development strategies for students at SD Negeri 44 Bengkulu City. Methods: Researchers used a qualitative descriptive research design. Data collection techniques in this research include interviews, observation and documentation. The research subjects consisted of the principal, two teachers, fifteen grade 2 students at SD Negeri 44 Bengkulu City, and a coordinator from Bank Bengkulu. The data analysis techniques used by researchers include (1) data condensation; (2) data presentation; (3) drawing conclusions and verification. Results: The research results show that various strategies have been implemented, such as: (1) integration of financial literacy in the Independent Indonesian Language Curriculum Textbook for Class 2, (2) the presence of an honesty canteen, (3) class cash management, and (4) savings activities through Bengkulu Bank. Conclusion: The strategy for developing financial literacy at SD Negeri 44 Bengkulu City has succeeded in increasing students' financial understanding and skills. The implications of the research illustrate the importance of collaboration between schools, parents and Bank Bengkulu to strengthen strategies and integrate elements of financial literacy into the elementary school curriculum

    Analisis Tingkah Laku Terlambat Peserta Didik Di Sekolah Menengah Pertama Dalam Program Sistem Zonasi

    No full text
    Peraturan sekolah di buat untuk mendidik peserta didik untuk disiplin salah satunya mengenai peraturan jam masuk sekolah. Namun setiap harinya ada saja beberapa peserta didik yang datang terlambat ke sekolah melebihi pukul 07.10 WIB. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu penyebab peserta didik di SMP Negeri 6 Semarang datang terlambat ke sekolah. SMP Negeri 6 Semarang menerapkan sistem zonasi dimana jarak antara rumah dan sekolah hanya maximal 6 Km saja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah peserta didik yang pernah datang terlambat ke sekolah dari bula Juli 2023 – Desember 2023 dengan detail Kelas 7 22 responden, kelas 8 57 responden dan kelas 9 73 responden. Penyebab peserta didik SMP Negeri 6 Semarang datang terlambat adalah bangun kesiangan, terjebak macet dalam perjalanan, menunggu kereta lewat di perlintasan kereta api, jalan menuju sekolah banjir, berangkat bersama teman dan menunggunya, ban sepeda bocor, ketika di rumah mandinya lama, mandinya bergantian dengan kakak atau adik, menunggu angkutan umum, ada barang tertinggal sehingga harus balik lagi ke rumah, mengantar adik atau kakak terlebih dahulu, kebelet BAB, menunggu antrian isi bensin dan malas datang ke sekolah. Dengan demikian walau sekolah menerapkan system zonasi, peserta didik tetap ada yang datang terlambat

    Implementasi Pendekatan REBT Untuk Mereduksi Perilaku Self Harm

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor, bentuk, dampak self harm serta implementasi pendekatan Rational Emotive Behavioral Therapy untuk mereduksi perilaku self harm pada peserta didik kelas IX di SMP Telkom Sekar Kemuning Cirebon. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data penelitian ini dengan interview, observasi, dan dokumentasi, kemudian teknik analisis data bersifat deskriptif kualitatif menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukan terdapat 2 subjek penelitian yang melakukan self harm, yang disebabkan oleh faktor disfungsional keluarga serta kurangnya kemampuan mengekspresikan emosi negatif. Bentuk self harm yang dilakukan diantaranya menyayat permukaan kulit, membenturkan kepala atau tangan ke tembok. Proses konseling dilakukan oleh guru BK untuk mereduksi perilaku self harm dengan langkah identifikasi masalah, diagnosis, prognosis, treatment, evaluasi dan follow up. Setelah diberikan layanan konseling individu dengan pendekatan Rational Emotive Behavioral Therapy oleh guru BK, peserta didik mampu mengubah pola pikir serta mereduksi perilaku self harm subjek dan mengubahnya ke arah yang lebih positif

    PEMBERANTASAN DAN PENANGANAN CYBERCRIME DI INDONESIA MELALUI PERLUASAN ALAT BUKTI

    No full text
    Dalam perkembangan teknologi yang pesat, semakin banyak kejahatan yang terjadi, seperti kejahatan berbasis teknologi dan informasi yang dikenal dengan cybercrime. Entah itu sengaja atau tidak, teknologi yang semakin canggih membuat polisi kesulitan untuk mencegahnya. dalam kasus pidana cyber crime, baik pencemaran nama baik maupun juga cracking, hacker dan juga penipuan, dalam praktiknya 3 tindakan tersebut merupakan tindakan yang melanggar Undang- Undang Informasi dan Transaksi Elektronik dalam proses peradilan pidana kejahatan dunia maya, bukti menjadi hal yang menentukan kebenaran kejahatan dunia maya yang telah dilakukan. Terkait pembuktian kejahatan dunia maya yang menggunakan fasilitas internet, ketentuan hukum alat bukti yang digunakan tetap mengacu pada Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dan UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Dalam proses pembuktian alat bukti menjadi suatu hal yang berpengaruh, KUHAP menyebutkan ada 5 alat bukti yang sah tetapi dalam cybercrime ada alat bukti yang tidak disebutkan sebagai alat bukti yang sah dalam KUHAP yaitu alat bukti dokumen elektronik , maka keterangan ahli telematika sebagai alat bukti kejahatan dunia maya dalam proses peradilan pidana juga merupakan alat bukti yang sah menurut undang-undang

    KAITAN ANTARA HAK KEKAYAAN ITELEKTUAL (HAKI) DAN CYBERLAW

    No full text
    Perkembangan terkini dalam teknologi informasi begitu menakjubkan sehingga dunia menjadi tatanan tanpa batas. Sama halnya dengan peradaban manusia dan aspek-aspeknya yang terkena dampak serius. HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) sebagai pilar utama hukum siber menjadi perhatian utama masyarakat internasional, diterapkan pada aspek regulasinya. Hukum Siber (Cyber Law) sebagai kajian mutakhir merupakan sebuah kebutuhan atas kecenderungan fenomena peradaban yang serba komputer. Hak Cipta adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan semua hak yang diberikan oleh hukum dalam karya asli dan turunan dari karya asli untuk jangka waktu terbatas dan dengan beberapa pengecualian yang diizinkan. Hak Cipta berfungsi untuk menyeimbangkan kepentingan pencipta, penerbit dan pembaca. Kebijakan ini diperkenalkan agar tidak membatasi kepemilikan karya. Saat ini, telah muncul sistem hukum baru yang dikenal dengan Cyber Law. Istilah cyber law didefinisikan sebagai padanan dari istilah cyber law yang saat ini digunakan secara internasional untuk istilah hukum yang berkaitan dengan penggunaan teknologi informasi. Istilah lain yang digunakan antara lain hukum teknologi informasi, hukum dunia maya, dan hukum Mayantara. Istilah ini lahir mengingat aktivitas internet dan penggunaan teknologi informasi virtual. Dalam jurnal ini penulis akan menjelaskan bagaimana keterkaitan antara HAKI dengan cyber law. Mengingat semakin canggihnya dunia teknologi maka dari itu perundangan mengenai hukum siber perlu diperhatikan

    Penerapan Hypnoteaching Pada Remaja Sebagai Pencegahan Cyber Bullying

    No full text
    Cyber bullying adalah salah satu bentuk perundungan yang terjadi di dunia digital. Cyber bullying dapat berdampak negatif bagi korban, baik secara fisik maupun mental. Oleh karena itu, penting untuk mencegah cyber bullying. Hypnoteaching adalah sebuah metode pembelajaran yang menggunakan teknik hipnosis. Hypnoteaching dapat digunakan untuk mempengaruhi pikiran bawah sadar seseorang. Hal ini dapat menjadi potensi yang besar untuk mencegah cyber bullying, karena pikiran bawah sadar merupakan faktor penting dalam perilaku seseorang.Berdasarkan hasil analisis, potensi penerapan hypnoteaching untuk mencegah Cyber bullying dapat dilihat dari beberapa aspek. Dalam aspek psikologis: (1) Meningkatkan kesadaran akan cyber bullying, (2) Meningkatkan empati terhadap korban cyber bullying, (3) Meningkatkan kemampuan mengendalikan emosi, (4) Meningkatkan kemampuan menyelesaikan konflik. Kemudian dalam aspek sosial, manfaat yang ditemukan adalah: (1) Menumbuhkan rasa percaya diri, (2) Meningkatkan hubungan interpersonal. Berdasarkan aspek-aspek tersebut, dapat disimpulkan bahwa hypnoteaching memiliki potensi yang besar untuk menjadi langkah preventif yang efektif terhadap cyber bullying. Namun, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas hypnoteaching dalam mencegah Cyber bullying secara empiris

    Manajemen Tenaga Pendidik Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMPIT Ibnu Khaldun Cirebon

    No full text
    Abstrak Manajemen Tenaga Pendidik bertujuan untuk menciptakan bagaimana pendidik berpartisipasi dalam penyelenggaraan pendidikan sebagai pendidik dengan tugas tertentu. SMP Islam Terpadu Cirebon merupakan salah satu lembaga pendidikan yang cukup berkembang dan salah satu faktor pendukungnya adalah manajemen Tenaga Pendidik. Adapun Sub fokus penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan rekrutmen, seleksi dan penempatan guru untuk meningkatkan mutu pendidikan di Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu Cirebon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan melakukan penelitian dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Untuk memastikan keabsahan data, peneliti menggunakan uji kredibilitas, validitas, pengujian, konfirmasi penelitian data. Kemudian data dianalisis dalam empat tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: 1) Proses rekrutmen tenaga pendidik di SMPIT Ibnu Khaldun Cirebon. 2) Proses seleksi calon guru SMPIT Ibnu Khaldun Cirebon. 3) Proses selanjutnya adalah menempatkan tenaga pendidik yang sesuai dengan bidangnya. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa manjemen tenaga pendidik di SMPIT Ibnu Khaldun  tidak lepas dari Planning, organizing, actuating dan controlling. Dalam hal ini tentang manajemen organisasi sekolah dibutuhkan yang namanya tenaga pendidik untuk meningkatkan mutu pendidikan di SMPIT Ibnu Khaldun. Kata Kunci : Manajemen, Tenaga Pendidik, Mutu Pendidikan, SMPIT Ibnu Khaldun Cirebo

    0

    full texts

    799

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇