Jurnal Ilmiah STKIP Muhammadiyah Bogor
Not a member yet
    175 research outputs found

    ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA TATARAN FONOLOGI PADA KEMASAN ANEKA JAJANAN

    No full text
    Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kesalahan berbahasa tataran fonologi pada kemasan aneka jajanan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada beberapa kemasan jajanan, masih banyak kesalahan berbahasa tataran fonologi. Temuan tersebut membuktikan bahwa banyak produsen jajanan yang melakukan kesalahan penulisan berbahasa tataran fonologi dalam kemasan jajanan yang mereka jual

    PENERAPAN BAHASA SANTUN TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI DI PAUD BUAH HATI KABUPATEN ACEH TENGAH

    No full text
    Education is very important for children or adults. Language is a very important communication tool, without language there will be no friendly communication. In the structure of early childhood education polite language is preferred, because language is one part of the aspects of early childhood development. Impolite speaking can lead to communication gaps, leading to bad situations in a variety of environments, including families, schools, and communities. Often the words of parents, teachers and even the children themselves in daily communication using language that is not polite. The Polite behavior can be seen from the attitude of parents, teachers and even children when meeting teachers, such as greetings, handshakes, and kissing hands. While the attitude that is not polite appears when there are reprimands, orders, prohibitions that are not in accordance with the conscience of children. Based on the observations made by the authors, this is different, in Buah Hati they apply character education that is packaged in polite language. Students consisting of various backgrounds, different age levels and different emotional levels, in everyday speaking polite teachers in interacting with students, which according to observations of the teacher's language has an impact on each child's character. How is the Application of Courtesy to Early Childhood Character Education in PAUD Buah Hati Regency of Central Aceh, this research method is a Field Research, with an educational approach to the nature of descriptive qualitative research that illustrates and explains the facts in the field. The results of this study, there are twenty-four concepts in polite language related to the character of children are contained in the 9 pillars of character. The polite language of early childhood character education in PAUD Buah Hati is by fostering trust in children, applying forgiveness to each other, saying the words "Help" and "Thank You" and saying the words of the great child of God dear, so what the teachers do in make students peaceful in everyday life

    PENGARUH METODE BRAINSTORMING TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS PERSUASIF SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 PAMIJAHAN KABUPATEN BOGOR

    No full text
    Bahasa Indonesia mempunyai peranan yang penting, karena bahasa Indonesia pada umumnya adalah mencetuskan maksud dan gagasan pikiran yang diwujudkan dalam bentuk lisan atau tulis, bentuk lisan memakai bunyi sedangkan bentuk tulis diwujudkan dalam bentuk simbol huruf. teks persuasif adalah teks yang digunakan untuk strategi agar pesan yang ingin disampaikan dapat dimengerti dan dipercayai oleh orang lain Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Metode Brainstorming terhadap keterampilan menulis teks persuasif siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Pamijahan Kabupaten Bogor. Penelitian ini dilakukan karena rendahnya keterampilan siswa dalam menulis teks persuasif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh  motode brainstorming terhadap keterampilan menulis teks persuasif pada siswa kelas VIII  SMP Negeri 1 Pamijahan kabupaten Bogor. Penelitian ini berjenis penelitian kuantitatif eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 1 Pamijahan, untuk memfokuskan penelitian maka peneliti mengambil sample dengan cara purpose sampling kelas kontrol dan kelas ekperimental yang masing-masing berjumlah 16 siswa. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, melakukan treatmen, dan tes tulis. Analisis data menggunakan eksperimental dengan memberikan tes tulis, skor akhir diubah menjadi presentase , menentukan mean, median, modus, besar simpangan baku, dan untuk menentukan pengaruh atau tidak antara X dan Y. Berdasarkan perhitungan dengan menggunakan rumus t-tes diperoleh thitung= 3,180 dan ttabel= 2,042. Dengan demikian, thitung lebih besar dari pada ttabel yaitu 3,180 > 2,042 yang menunjukan bahwa terdapat pengaruh metode brainstorming  terhadap keterampilan menulis teks persuasif pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Pamijahan Kabupaten Bogor

    PENERAPAN KURIKULUM OPERASIONAL SEKOLAH PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SMK GOLDEN

    No full text
    Pendidikan merupakan aset berharga jangka panjang untuk sumber daya manusia yang mempunyai nilai penting bagi kelangsungan kehidupan manusia di dunia. Komponen terpenting tersebut dalam dunia pendidikan salah satunya adalah kurikulum, karena penentuan arah yang akan dituju dalam pembelajaran adalah kurikulum, materi yang diinstruksikan untuk diajarkan, cara menyampaikan materi/tujuan, strategi pembelajaran dan segala pencapaian tujuan yang diupayakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan kurikulum operasional di smk golden.  Metode yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif kualitatif, yang dibantu dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dan diolah dengan sistem reduksi, display, analisis dan verifikasi data. Hasil penelitian ini adalah penerapan kurikulum melalui perencanaan pembelajaran ditinjau dari dokumen kurikulum operasional yang diterapkan sekolah, pelaksanaan pembelajaran dilakukan dengan pembelajaran daring (PJJ) menggunakan media pembelajaran yang disiapkan oleh sekolah yaitu E-Learning dan penilaian pembelajaran menggunakan dua kurikulum yaitu kurikulum 2013 dan kurikulum operasional dengan system daring melalui media E-Learning. Langkah-langkah yang dilakukan pihak sekolah ini didasarkan pada penerapan kurikulum operasional yang diterapkan sesuai dengan instruksi pemerintah dengan menggunakan perangkat pembelajaran yang ditujukan pada program merdeka belajar dan profil pelajar pancasila sehingga pada akhirnya membuat kurikulum operasional ini lebih efektif untuk digunakan

    PERANAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM PEMBELAJARAN DARING SMA NEGERI 1 DRAMAGA

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kepemimpinan kepala sekolah SMA Negeri 1 Dramaga, pembelajaran daring guru di SMA Negeri 1 Dramaga, dan peranan kepemimpinan kepala sekolah dalam pembelajaran daring di SMA Negeri 1 Dramaga. Penelitian ini termasuk penelitian etnografi yang mendeskripsikan dan menafsirkan kelompok sosial budaya. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah bagian kurikulum, wakil kepala sekolah bagian sarana dan prasarana, dan guru. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data menggunakan analisis deskriptif. Validitas data menggunakan triangulasi. Hasil akhir penelitian menyimpulkan bahwa 1) kepemimpinan kepala sekolah SMA Negeri 1 Dramaga adalah tipe kepemimpinan demokratis yang proses pengambilan keputusan itu dilakukan secara kolektif kolegiaartinya kepala sekolah SMA Negeri 1 Dramaga pemimpin yang juga mempercayai para staf nya karena kegiatan kecil sekolah tidak bisa dijangkau kepala sekolah, 2) pembelajaran daring yang dilakukan guru SMA Negeri 1 Dramaga adalahSiswa dapat belajar kapan pun dan di mana pun, tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. siswa juga dapat berinteraksi dengan guru pada waktu yang bersamaan, seperti menggunakan video call atau live chat. Pembelajaran daring dapat disediakan secara elektronik menggunakan forum atau message atau platform lainnya, 3) peran kepala sekolah sebagai pemimpin dalam pembelajaran daring di SMA Negeri 1 Dramagaadalah dengan membentuk tim khusus yaitu yang diberi nama tim SMANIDA IT, yang dimana tim ini bertugas membimbing para guru agar paham terhadap teknologi

    IMPLEMENTASI NILAI-NILAI AGAMA PENDIDIKAN ISLAM DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA SDN TAPOS NANGGUNG BOGOR

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa pendidikan agama Islam yang terus menerus disampaikan kepada siswa akan merubah karakter seseorang menjadi pribadi inklusif, empati, dan berkasih sayang. Pendidikan Agama Islam merupakan salah satu pilar pendidikan karakter yang paling utama. Pendidikan karakter akan tumbuh dengan baik jika dimulai dari tertanamnya jiwa keberagaman pada siswa, Pendidikan Agama Islam Islam disekolah menjadi salah satu penunjang pendidikan karakter. Studi ini dimaksudkan untuk memberikan jawaban dari permasalahan: bagaimana Implementsi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam pada Siswa-Siswi SDN Tapos Nanggung Bogor. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif, sehingga permasalahannya dibahas melalui study lapangan yang dilaksanakan SDN Tapos Nanggung Bogor. Sumber data diperoleh dengan teknik observasi, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi. Setelahnya semua data yang diperoleh kemudian diolah dengan analisi deskriptif. Penelitian ini telah menemukan bahwa Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam pada Siswa-Siswi SDN Tapos Nanggung Bogor.  dilaksanakan dengan enam metode yang saling melengkapi, yaitu metode pembiasaan, keteladanan, bersholawat, kebudayaan islam, bercerita dan demonstrasi. Pembelajaran menggunakan sistem kelompok dan materinya disesuaikan dengan perkembangan anak didik yang mencakup pada nilai agama dan moral, fisik, bahasa, kognitif, sosial emosional, dan seni. Ditunjang dengan sarana dan prasarana yang memadai, dapat mendorong anak didik lebih maksimal.   &nbsp

    CHALLENGES OF INDONESIAN TEACHER COMPETENCE IN DEALING WITH ASEAN ECONOMIC COMMUNITY (AEC)

    No full text
    This article examines the professional competence of teachers in the face of the MEA. The method in this paper describes a problem that there is in the competence of teachers in Indonesia in the face of the MEA. MEA is a form of realization of the ultimate goal of economic integration in Southeast Asia. In 2015 an agreement ASEAN Economic Community (AEC) or the ASEAN Economic Market comes into force. This agreement not only have an impact on the economic sector, but also in other sectors. No exception "education" as the capital to build competitive human resources. MEA challenges in education that will face, among others, the proliferation of foreign educational institutions, educational standards and orientation of the increasingly pro-market, as well as the labor market is flooded with foreign workers. For the ASEAN free trade era, to be greeted by the world of education quickly, so that Indonesian human resources ready to face the tight competition with other countries. Competence of teachers and the quality of educational institutions, thus becoming an absolute necessity as well as well as a password or key words to give birth to sons and daughters of the civilized, productive, creative, innovative and effective. Joy and hope of civilized human birth mentioned above should have been born of an educational institution that a national standard (IPNS) and even internationall

    STUDENTS’ PERCEPTION ON THE USE OF VLOG MEDIA IN SPEAKING SKILL

    No full text
    This research is descriptive qualitative research. The objectives of the research is to know what are students’ perception on the use of vlog media. The subject of the research is tenth grade students of Putra Pelita Vocational High School, located at Cibitung Tengah-Tenjolaya. There were eight participants of students in this research. The data collecting technique used by the writer are interview and self[1]reflection. The writer did interview by audio recording on Whatsapp application and self-reflection by direct writing on the paper. First : The result showed that participants felt easier when learning speaking skill using vlog media. They argued that vlog as learning media to improve their speaking skill. Then, when practice using vlog media they can increase confidence, increase a vocabulary and also makes it easier for students to talk and be able to express ourselves. Second : the result of the interview and self-reflection showed that the result is positive. Participants agreed that using vlog media can help them in learning speaking skill. Furthermore, this media can be an alternative way for teacher to teach speaking. Thus it can be concluded that learning speaking skill using vlog media has proven to be effective in increasing students’ speaking skil

    THE PRINCIPAL ROLE IN IMPROVING STUDENT LEARNING ACHIEVEMENT AT SMPN 01 CIBINONG OF BOGOR DISTRICT

    No full text
    The objective of this research is to determine the role principal leadership in improving student achievement as an indicator of school quality. This research was conducted at SMPN 01 Cibinong, Bogor district for three months. This research method uses a qualitative approach with descriptive analysis. In collecting data this research used interview, observation and documentation. The data obtained was analyzed through data reduction, data display and conclusion drawing / verification. The conclusion of the study is the ability of the principal to implement the roles as educator, manager, administrator, supervisor, leader, innovator and motivator give the positive impact to improve student achievement and high public interest in advancing the learning process at school

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ARTIKULASI BERBANTUAN KAHOOT DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK CERITA RAKYAT (HIKAYAT) KELAS X

    No full text
    The background of the research is the low folklore listening skills and the lack of learning models and media applied to class X. It has impact to the students’ scores for under the KKM. This research was conducted during the Covid-19 (coronavirus disease) pandemic which implements distance learning (online) in class X MIPA 2 SMA Nusantara Plus, with total  26 students of the 2020/2021 school year. The research method used in this research is Classroom Action Research (CAR). Learning activities using this articulation model make the learning process easier to listen folklores. Kahoot media known as an attractive and more efficient evaluation media. This research was conducted in two cycles, in each cycle there were two meetings. The results of this study indicate an increase in the ability to listen to saga stories. This can be seen from the results of the pre-cycle average score of 55, cycle I increased to 70 but did not meet the KKM, followed by cycle II with an average value of 86. Thus it can be concluded that the use of Kahoot in articulation learning model can improve folklore listening skills of class X SMA Nusantara Plus.    Keywords: articulation learning model, Kahoot, listening skills, folklore

    0

    full texts

    175

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmiah STKIP Muhammadiyah Bogor
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇