Jurnal Ilmiah STKIP Muhammadiyah Bogor
Not a member yet
175 research outputs found
Sort by
EXPLORING FACTORS AFFECTING EFL LEARNERS’ SPEAKING PERFORMANCE: FROM THEORIES INTO PRACTICES
Theoretically, the ultimate goal of any language learning including EFL (English as a Foreign Language) is to communicate, that is toexchange ideas, knowledge, and information. Among the fourlanguage skills the learners pursue in their language learning, theyoften value speaking more than the other skills – reading, writing,and listening. Some studies show that despite learners’ strong motivation to learn and practice speaking in English, on manyoccasions they turn out to stay silent (instead of saying passive) rather than struggle to make any attempt to speak words. Exploringany possible factors causing this phenomenon to happen is of agreat value for teaching practitioners as it is commonly believedthat speaking is interconnected with other skills. Therefore, thedevelopment in speaking is likely resulted in the development ofthe other language skills. In relation to the above issue, hence, this short article tries to examine factors affecting EFL learners’ speaking performance and to identify some feasible ways of coping with the demotivating factors of the speaking performance. Drawing from some literature reviews it was found that EFL learners’ speaking performance may stem from three major aspects, namely linguistics, socio-cultural, and affective factors which includes motivation and personality aspects such as anxiety, selfesteem, inhibition, risk-taking, empathy, and extroversio
PERAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM MEMBANGUN BUDAYA MUTU (Studi di SMK Insan Madani Sukajaya)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bgaimana peran kepemimpinan transformasional kepala sekolah yang dilakukan di SMK Insan Madani dalam membangun budaya mutu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kajian dokumen. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah,guru, , dan beberapa peserta didik di SMK Insan Madani Sukajaya. Analisis data dalam penelitian ini melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi dengan teknik yaitu hasil penelitian yang diperoleh dari wawancara lalu dicek dengan observasi dan kajian dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepala SMK Insan Madani Sukajaya memiliki upaya yang dilakukan dalam mengembangkan budaya yang bermutu di SMK Insan Madani Sukajaya dengan menanamkan nilai-nilai dan misi madrasah sebagai pedoman, melakukan komunikasi yang baik dengan seluruh warga madrasah baik dengan guru, siswa maupun karyawan, melakukan pengambilan keputusan dengan mufakat bersama sehingga semua kebijakan yang diberikan dapat diterima semua pihak dan dapat terlaksana tanpa adanya keterpaksaan dari salah satu pihak, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif di SMK Insan Madani Sukajaya, melakukan perencanaan kurikulum sesuai dengan kurikulum pembelajaran di SMK Insan Madani Sukajaya, melakukan pembiasaan kedisiplinan dan juga menjalin hubunganyang baik dengan masyarakat. Serta Peningkatan budaya mutu yang dilakukan kepala sekolah di SMK Insan Madani Sukajaya telah mampu dilaksanakan dilihat dari terpenuhinya 3 elemen yaitu usaha perbaikan, kewenangan, dan penguatan kinerja
PENGEMBANGAN APLIKASI TASKU SEBAGAI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PESERTA DIDIK DI SMK YASALAM EL-UMMAH
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sebuah aplikasi TASKU sebagai bagian dari Sistem Informasi Manajemen Peserta Didik Di SMK Yasalam El-Ummah dalam membantu para guru mengelola kehadiran peserta didik, perolehan nilai hasil belajar peserta didik dan tugas-tugas dengan mudah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Development (R&D) .Jenis penelitian tersebut dipilih karena sesuai dengan tujuan penelitian yang ingin dicapai yakni menghasilkan suatu produk tertentu, dan menguji keefektifan produk. Pada tahapan metode Research and Development secara menyeluruh terutama pada tahapan ke-6 uji coba produk. Prosedur pengembangan tersebut dilakukan untuk menghasilkan Prototipe aplikasi website TASKU untuk sistem informasi manajemen peserta didik. Penilaian dilakukan pada tahap validasi desain oleh ahli validator dan tahap ujicoba produk oleh subjek penelitian yang terdiri atas pegawai/staf sebanyak 2 orang, guru sebanyak 11 orang, dan siswa/i sebanyak 110 orang.
Produk akhir yang dikembangkan berupa sistem informasi manajemen peserta didik (TASKU) yang dapat digunakan dilingkungan sekolah SMK Yasalam El Ummah. hasil penilaian ujicoba produk dari subjek penelitian dinyatakan bahwa produk yang dikembangkan telah mencapai kualifikasi sangat baik dengan pencapaian presentase dari pegawai/staf sebesar 98%, pencapaian presentase dari guru sebesar 98%, dan pencapaian presentase dari siswa/i sebesar 99%. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa sistem informasi manajemen peserta didik (TASKU) yang dikembangkan telah valid,praktis, dan efisien sehingga layak untuk digunakan dalam lingkup sekolah SMK Yasalam El Ummah
PENGARUH PELAKSANAAN KKN-DIK TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL MAHASISWA STKIP MUHAMMADIYAH KABUPATEN BOGOR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan KKN-Dik terhadap kemampuan komunikasi interpersonal mahasiswa di STKIP Muhammadiyah Bogor pada Tahun Akademik 2020/2021. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan metode korelasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini melaui angket. Angket disebar kepada 50 sampel dari 244 populasi dengan teknik pengambilan sampel Purposive Sampling.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh r-sebesar 0,67, yang menunjukkan bahwa hubungan antara pelaksanaan KKN-Dik (variabel X) dan kemampuan komunikasi interpersonal (variabel Y) tergolong kuat. Hasil uji F terbukti bahwa Fhitung 38,78 > Ftabel 1,98 yang berarti regresi signifikan. Hasil uji t juga menunjukkan thitung (6,25) > ttabel (1,677) yang artinya H1 diterima. Dengan demikian pelaksanaan KKN-Dik berpengaruh terhadap kemampuan komunikasi interpersonal mahasiswa di STKIP Muhammadiyah Bogor. Sedangkan koefisien determinasi diperoleh nilai sebesar 0,44 menunjukkan bahwa variabel independent mempengaruhi variabel dependen sebesar 44%. Sedangkan 56% dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini
HUBUNGAN PENGUASAAN BAHASA BAKU DAN PENGUASAAN DIKSI DENGAN KETERAMPILAN MENULIS SURAT DINAS
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penguasaan bahasa baku dan penguasaan diksi dengan keterampilan menulis surat dinas siswa secara bersama-sama atau pun secara sendiri-sendiri di kelas XI SMK Pertiwi Bogor Dari analisis hasil analisis data diketahui bahwa adanya hubungan penguasaan bahasa baku dan Diksi secara bersama sama dengan menulis surat dinas. Hal ini ditunjukkan secara signifikan dengan masing masing nilai nilai sig nya kurang dari 0.05 bahkan kurang dari 0.01 (Penguasaan Bahasa baku to = 3.6400 dan sig. = 0.001 < 0.05. Diksi to = 5.328dan sig. = .000 < 0.05. Penguasaan Bahasa baku dan Diksi secara bersama sama dengan menulis surat dinas dapat diterima. Hubungan ini sangat signifikan karena keduanya mempunyai angka nilai sig. =0.000 < 0.01 (bukan hanya kurang dari 0.05). Lebih lanjut berdasarkan persamaan regresi ganda tersebut dapat diuraikan bahwa setiap kenaikan satu unit Penguasaan Bahasa baku dan sekaligus dengan kenaikan satu unit Diksi akan diikuti dengan kenaikan menulis surat dinas 3.204 ( = 1.463 + 1.741) unit. Adanya hubungan penguasaan bahasa baku dengan keterampilan menulis surat dinas dapat diterima. Hubungan ini sangat signifikan karena nilai sig. = 0.000 < 0.01 (bukan hanya kurang dari 0.05). Lebih lanjut berdasarkan persamaan regresia ganda tersebut dapat diuraikan bahwa setiap kenaikan satu unit penguasaan bahasa baku akan diikuti dengan kenaikan keterampilan menulis surat dinas sebesar 1.463 unit, ceteris paribus atau variabel Diksi tidak berubah. Ada hubungan Diksi dengan keterampilan menulis surat dinas dapat diterima. Hubungan ini sangat signifikan karena nilai sig. = 0.000 < 0.01 (bukan hanya kurang dari 0.05). Lebih lanjut berdasarkan persamaan regresia ganda tersebut dapat diuraikan bahwa setiap kenaikan satu unit Diksi akan diikuti dengan kenaikan keterampilan menulis surat dinas sebesar 1.741 unit, ceteris paribus atau variabel Penguasaan Bahasa baku tidak beruba
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Interaktif metode pembelajaran dan motivasi belajar terhadap keterampilan menulis karangan deskripsi Penelitian ini dilaksanakan pada Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Sipak Kecamatan Jasinga pada bulan Januari s.d. Februari 2016. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dan pembahasan hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Terdapat pengaruh yang signifikan metode pembelajaran terhadap keterampilan mengarang deskripsi siswa MTs Muhammadiyah Sipak Kec. Jasinga; (2) Hal ini dibuktikan dengan nilai sig 0,005 < 0,05 dan Fh = 8,509yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara kelompok. Jadi terdapat pengaruh metode pembelajaran terhadap keterampilan mengarang deskripsi, yaitu, rerata keterampilan mengarang deskripsi yang menggunakan metode Think Talk Write sebesar 75,48 lebih tinggi dari rerata keterampilan mengarang deskripsi yang menggunakan metode konvensional sebesar 72,34. (3) Terdapat Pengaruh yang signifikan motivasi terhadap keterampilan mengarang deskripsi siswa MTs Muhammadiyah Sipak Kec. Jasinga. Hal ini dibuktikan dengan nilai sig 0,003 < 0,05 dan Fh = 9.584 . yang berarti terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap keterampilan mengarang deskripsi, dimana rerata keterampilan mengarang deskripsi yang mempunyai motivasi tinggi sebesar 75,69 lebih tinggi dari rerata keterampilan mengarang deskripsi mempunyai motivasi rendah sebesar 72,35. Terdapat pengaruh interaksi yang tidak signifikan metode pembelajar dan motivasi terhadap keterampilan mengarang deskripsi siswa MTs Muhammadiyah Sipak Kec. Jasinga. Hal ini dibuktikan dengan nilai sig 0,153 > 0,05 dan Fh = 2.094 dan kesimpulannya terdapat interaksi yang tidak signifikan metode pembelajaran dan motivasi terhadap keterampilan mengarang deskrips
Analisis Fenomena Kata Serapan Bahasa Asing dalam Penulisan di Ruang Publik
Bahasa Indonesia mengalami perjalanan sejarah yang panjang sejak kelahirannya pada tahun 1928. Dalam umurnya yang masih belia, bahasa Indonesia terus berproses mengikuti sifat kedinamisan bahasa secara umum. Satu di antara proses adaptasi adalah terjadinya penyerapan dari bahasa Asing. Kertas kerja ini menelaah fenomena kata serapan dari bahasa asing ke dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengambilan data dilakukan melalui observasi lapangan yang dipadukan dengan penelusural literatur. Berdasarkan kajian yang dilakukan, serapan ke dalam bahasa Indonesia berasal dari berbagai bahasa baik yang berasal dari daerah maupun dari luar negara. Salah satu bahasa asal adalah bahasa Arab yang fenomena kemunculannya marak di ruang publik belakangan ini seiring bertepatan dengan bulan Ramadan 1443 H (2022 M). Berdasarkan hasil observasi, penggunaan serapan bahasa Arab yang digunakan di ruang publik menggunakan bentuk asli dan tidak menerapkan kaidah serapan.
 
STUDENTS’ PERCEPTION ON THE USE OF QUIZIZZ AS ONLINE LEARNING DURING THE COVID-19 PANDEMIC
The objectives of this research is to describe the students' perceptions, and to find out the obstacles that students face in using Quizizz as online learning during the COVID-19 Pandemic. This study was designed a descriptive qualitative. The participants of this research are 25 students at the eight grade of SMPN 1 JASINGA. The participants of this research were selected using purposive sampling technique. The data were obtained through distributing questionnaires to the participants. The results of this study had shown the students’ perception on the use of Quizizz as online learning during the Covid-19 at SMPN 1 JASINGA had a positive perception based on the variables such as; attractiveness, efficiency, perspicuity, dependability, stimulation, and novelty
PENGARUH KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 JASINGA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Kompetensi Pedagogik guru terhadap Hasil Belajar IPA siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Jasinga. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Angket, dan Dokumentasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kuantitatif. Metode kuantitatif digunakan untuk menguji pengaruh variabel X dengan variabel Y pada Data tersebut dianalisis dengan menggunakan rumus analisis deskriptif, korelasional dan regresi. Diperoleh nilai Koefisien korelasi rhitung = 0,262. Koefisien determinasi = 0,2622 = 0,068 atau 7%. Nilai thitung lebih besar daripada ttabel (2,271), yakni 2,271 > 1,666 yang berarti H0 ditolak sedangkan Ha diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh Kompetensi Pedagogik guru terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Jasinga sebesar 7% dan sisanya 93% dipengaruhi oleh faktor lainnya
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN INQUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR MENULIS TEKS PIDATO DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR
Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk menemukan dan menganalisis secara empiris pengaruh metode pembelajaran terhadap hasil belajar menulis teks pidato ditinjau dari motivasi belajar siswa. Rancangan penelitian yang digunakan melalui teknik ANOVA 2 arah dengan tiga variabel yang terdiri dari dua variabel bebas dan satu variabel terikat. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan teknik ANOVA 2 arah. Sebelum data dianalisis, terlebih dahulu dilakukan analisis statistik deskriptif dan uji persyaratan data (uji normalitas dan uji homogenitas). Dari data diperoleh hasil belajar menulis teks pidato siswa yang belajar dengan metode belajar inquiri lebih tinggi dari siswa yang diajar dengan metode belajar konvensional. Hal ini diperoleh hasil harga Fhitung = 111,328 yang berarti lebih besar dari harga Ftabel = 4,11 pada tingkat signifikansi 5%. Dari hipotesis interaksi, tidak terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dan motivasi belajar terhadap hasil belajar menulis teks pidato siswa. Hal ini diperoleh dari Fhitung (I) = 0,79 lebih kecil dibandingkan dengan Ftabel = 4,11 dengan signifikansi 0,05. Sementara itu, hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan metode inquiri lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang diajar dengan metode konvensional pada siswa yang memiliki motivasi tinggi. Hal ini diperoleh dari thitung = 8,18 dan untuk taraf signifikansi 0,05 diperoleh ttabel = t(0,05;10+10-2) = 2,101. Karena thitung > ttabel maka H0 ditolak dan H1 diterima, yaitu hasil belajar menulis teks pidato siswa yang belajar dengan menggunakan metode inquiri lebih tinggi secara signifikan daripada hasil belajar menulis teks pidato siswa dengan metode konvensional pada siswa yang bermotivasi tinggi. Hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan metode inquiri lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang diajar dengan menggunakan metode konvensional pada siswa bermotivasi rendah. Hal ini dibuktikan dengan diperolehnya thitung = 6,54 dan untuk taraf signiifikansi 0,05 diperoleh ttabel = t(0,05;10+10-2) = 2,101. Karena thitung > ttabel maka H0 ditolak dan H1 diterima, yaitu hasil belajar menulis teks pidato siswa yang belajar dengan menggunakan metode inquiri lebih tinggi secara signifikan daripada hasil belajar menulis teks pidato siswa dengan metode konvensional pada siswa yang bermotivasi rendah