Jurnal Geografi
Not a member yet
    191 research outputs found

    PENINGKATAN PARTISIPASI DAN KEAKTIFAN SISWA BERDISKUSI PADA MATA PELAJARAN IPS DIKELAS VIII SMP NEGERI 13 PADANG MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING

    Get PDF
    Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peningkatan partisipasi dan keaktifan siswa berdiskusi pada pembelajaran IPS melalui model pembelajaran Problem Based Learning siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Padang Tahun Pelajaran 2014/2015.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Penelitian ini berupaya menggambarkan peningkatan partisipasi dan keaktifan siswa berdiskusi pada pembelajaran IPS melalui model pembelajaran Problem Based Learning siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Padang. Dari penelitian diperoleh hasil: 1) Terjadi peningkatan partisipasi dan keaktifan siswa berdiskusipada semua aspek dibandingkan dengan hasil observasi awal sebelum pembelajaran dilakukan. 2) Peningatan tertinggi aktifitas belajar siswa pada siklus I dari keempat kali pembelajaran terjadi pada aspek menanggapi dan paling rendah aktifitas berpendapat. 3) Peningkatan aktifitas belajar siswa di siklus II paling tinggi terjadi pada aktifitas menanggapi sedangkan aktifitas terendah ada pada aktifitas bertanya. 4) Aktifitas belajar siswa yang melampau target keberhasilan untuk semua aspek terjadi pada kegiatan belajar ketiga di siklus kedua

    PEMBERIAN REWARD DAN PUNISHMENT UNTUK MENINGKATKAN DISIPLIN BELAJAR SISWA DI SMP 15 PADANG

    Get PDF
    Abstrak Pembelajaran yang berkualitas ditandai dengan meningkatnya pengetahuan, sikap dan keterampilan siswa dalam pembelajaran. Indikasi utama terlaksananya pembelajaran yang berkualitas adalah terbentuknya disiplin belajar siswa yang optimal. Optimalnya disiplin dalam pembelajaran dapat terlaksana apabila reward dan punishment berjalan seimbang. Indikator terbentuknya disiplin mencakup 1) Kemampuan, 2) Tauladan, 3) reward/punishment, 4) adil, 5) pengawasan, 6) ketegasan, 7) hubungan sosial yang baik

    PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN GEOGRAFI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI

    Get PDF
    ABSTRAK Proses belajar mengajar, aktivitas dan motivasi merupakan salah satu faktor besar pengaruhnya terhadap hasil belajar. Siswa yang motivasinya dan aktivitas yang tinggi akan memperoleh hasil belajar yang baik. Pentingnya aktivitas dan motivasi belajar siswa terbentuk  supaya terjadi perubahan belajar ke arah yang lebih positif. Berdasarkan hal tersebut menjadi landasan bagi penulis untuk mengadakan penelitian dengan judul ”Upaya Peningkatan  Aktivitas  dan Hasil Belajar  Siswa pada Pelajaran  Geografi  dengan Menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri   Kelas X  IIS 3  di SMA Negeri 1 Paiaman.”Dari  hasil pembahasan yang sudah diuraikan dalam bab IV bahwa penggunaan model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan hasil belajar geografi siswa kelas X - IIS-3  di SMA Negeri 1 Pariaman dengan data sebagai berikut: Pada siklus I nilai  rata-rata hasil belajar geografi  adalah 60, dengan ketuntasan belajar 52 %. pada siklus ke II nilai rata-rata  hasil belajar geografi  adalah 88 dengan ketuntasan belajar 88%  berarti mengalami kenaikan sekitar 28  poin dan ketuntasan naik 36%

    STUDI KARAKTERISTIK FISIK KAWASAN KONSERVASI PENYU KOTA PARIAMAN

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisik kawasan   konservasi penyu pada habitat alami penyu di Pulau Kasiak dan pada habitat buatan di Pusat Penangkaran Penyu. Penelitian berlangsung pada bulan Januari-April 2014. Hasil Penelitian yaitu: (1) Pulau Kasiak memiliki topografi yang landai disukai penyu untuk naik dan bertelur. Material sedimen yang bertekstur kasar baik untuk penetasan telur. Temperatur pasir sarang yang bernilai rata-rata 28,2ºC sudah mendekati suhu yang sesuai untuk menghasilkan jenis kelamin tukik yang seimbang. Kondisi perairan Pulau Kasiak tergolong baik sebagai habitat penyu. (2) Pusat Penangkaran Penyu memiliki karakteristik yang hampir mendekati habitat alami penyu. Temperatur pasir pada media inkubasi tidak semuanya sesuai dengan temperatur di habitat alami penyu dan temperatur yang baik untuk penetasan penyu. Media yang baik untuk inkubasi telur adalah drum plastik dan stereofoam dengan temperatur rata-rata 28,8°C dan 29,2°C. Kondisi air yang digunakan untuk perawatan tukik dan penyu dewasa berbeda dengan Perairan di Pulau Kasiak karena memiliki salinitas yang lebih rendah

    MENYIKAPI PERUBAHAN IKLIM DENGAN MENERAPKAN MODEL PERTANIAN TEKNO-EKOLOGIS DI KABUPATEN TANAH DATAR

    Get PDF
    Abstrak Perubahan iklim global merupakan suatu keniscayaan yang telah terjadi akibat dari meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer sebagai dampak dari meningkatnya jumlah penduduk yang terus melakukan aktivitasnya dalam memenuhi kebutuhan pangan untuk mempertahankan hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi terjadinya perubahan iklim di wilayah Tanah Datar dan bagaimana menyikapi perubahan iklim tersebut. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif dengan cara menganalisis data-data iklim dan faktor-faktor yang diduga menyebabkannya. Data yang digunakan adalah data klimatologi hasil observasi dan reanalisis dengan menggunakan beberapa tools pengolahan data seperti CDO dan GrADS dan tools analisis data seperti RclimDex dan Mekensens. Sedangkan untuk menampilkan hasil penelitian digunakan ArcGIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan beberapa indikator iklim ekstrim dari ETCCDMI, di wilayah Tanah Datar telah terdeteksi  terjadinya iklim ekstrim yang mengarah pada terjadinya perubahan iklim. Pada wilayah yang terdeteksi terjadinya iklim ekstrim juga terjadi penurunan produktivitas komoditas tanaman pangan. Pertanian tekno-ekologis berupaya memadukan kekuatan pertanian ekologis dengan pertanian berteknologi maju, sehingga akan terbentuk model pertanian yang lebih produktif, efisien dan berkualitas dengan resiko yang lebih kecil sekaligus ramah lingkungan untuk menyikapi perubahan iklim yang terdeteksi terjadi di wilayah di Kabupaten Tanah Datar

    KONTRIBUSI EKONOMI ISTRI BERPERAN GANDA DI KECAMATAN AMPEK ANGKEK KABUPATEN AGAM

    Get PDF
    ABSTRACT Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kontribusi ekonomi istri berperan ganda di Kecamatan Ampek Angkek Kabupaten Agam ditinjau dari jenis pekerjaan, pendapatan, umur, tingkat pendidikan, curahan waktu kerja serta besaran kontribusi pendapatan istri berperan ganda di Kecamatan Ampek Angkek Kabupaten Agam. Penelitian ini menemukan: (1) pekerjaan istri di nagari yang jauh dari pusat pelayanan sebagian besar adalah pedagang dengan kontribusi yang lebih kecil terhadap pendapatan keluarga, sedangkan di  nagari yang dekat dengan pusat pelayanan sebagian besar di sektor  industri konveksi dengan kontribusi yang lebih besar, (2) umur istri berperan ganda di kedua daerah penelitian terkonsentrasi pada golongan umur produktif yakni antara 20-54 tahun, dengan kontribusi pendapatan cukup besar terhadap pendapatan rumah tangga, (3) tingkat pendidikan  istri berperan ganda di nagari yang jauh dari pusat pelayanan sebagian besar adalah tamat dan tidak tamat SLTP dengan kontribusi yang lebih kecil, sedangkan di nagari yang dekat dengan pusat pelayanan sebagian besar tamat dan tidak tamat SLTA dengan kontribusi lebih besar, (4) curahan waktu kerja di sektor domestik maupun di sektor publik dikedua nagari pada umumnya sekitar 4-6 jam/hari, dengan kontribusi cukup besar terhadap pendapatan rumah tangga, (5) kontribusi pendapatan istri berperan ganda terhadap pendapatan rumah tangga di nagari yang dekat dengan pusat pelayanan lebih besar (37,07%) dari nagari yang jauh dari pusat pelayanan (36,92%)

    PERSEPSI PESERTA DIDIK TERHADAP LAYANAN KONSELING PERORANGAN PADA PEMBELAJARAN IPS GEOGRAFI DI SMP NEGERI 15 PADANG

    Get PDF
    Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan persepsi peserta didik terhadap tujuan, proses, azas, pendekatan/teknik dan kepribadian konselor dalam pelaksanaan layanan konseling pada pembelajaran IPS geografi. Penelitian ini tergolong pada studi deskriptif. Populasi mencakup semua peserta didik yang telah mendapatkan layanan selama semester II tahun pelajaran 2007/2008 sebanyak 35 orang. Data dikumpulkan dengan angket terbimbing. Data diolah menggunakan statistik deskriptif dengan formula persentase. Hasil penelitian meliputi : 1) persepsi peserta didik terhadap tujuan layanan konseling perorangan tergolong cukup, 2) persepsi peserta didik terhadap layanan konseling perorangan berada pada kategori baik, 3) persepsi peserta didik terhadap pelaksanaan azas BK paling menonjol yakni konselor memegang norma-norma selama konseling dan kurang baik pada azas kesukarelaan, 4) persepsi peserta didik terhadap pendekatan/teknik layanan konseling perorangan pada umumnya tergolong cukup paling menonjol pada memberi contoh tentang jalan keluar permasalahan yang dihadapi konseling, 5) persepsi peserta didik terhadap kepribadian konselor secara umum tergolong baik, kecuali kurang tentang wawasan konselor

    UPAYA PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION

    Get PDF
    ABSTRAK Tujuan penelitian ini meningkatkan aktifitas siswa dalam pembelajaran geografi dikelas XII – IPS 2  SMA Negeri2 Pariaman.Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri2 Pariaman pada kelas XII -IPS 2 , pelaksanaannya sebanyak dua siklus. Siklus pertama terdiri dari tiga kali pertemuan, siklus ke dua juga dilaksanakan sebanyak tiga kali pertemuan. Permasalahan yang akan dibahas pada saat mempergunakan Model Pembelajaran Group Investigation (GI) ini ditentukan oleh guru sebagai peneliti, Siswa dibagi beberapa kelompok yang terdiri dari 3 atau 4 orang perkelompok, dan diberikan materi/masalah yang akan dibahas. Setelah pembahasan dalam kelompok selesai, maka salah satu kelompok  mempresentasekan kedepan hasil diskusinya. Setelah selesai anggota kelompok lain diberi kesempatan untuk menanggapi/memberikan pertanyaan pada kelompok yang membahas. Demikian seterusnya sampai selesai Setelah dilaksanakan siklus I dengan mempergunakan Model Pembelajaran GI maka hasil yang diperoleh baru tahap permulaan, yaitu siswa yang aktif baru mencapai 30 %. Pada akhir siklus II baru tampak kenaikan yang signifikan, aktifitas belajar siswa pada mata pelajaran geografi dan hasil belajarnya .Hal ini dapat dilihat pada pembelajaran berlangsung dan hasil tes awal dan tes akhir yang nilai rata- ratanya meningkat.Dengan demikian penggunaan model pembelajaran GI sangat menunjang dan bagus dalam peningkatan aktifitas belajar siswa pada pembelajaran geografi di Kelas XII -  IPS 2 SMANegeri 2 Pariaman

    DAYA TAMPUNG SHELTER EVAKUASI TSUNAMI DI UNIVERSITAS NEGERI PADANG AIR TAWAR BARAT

    Get PDF
    Abstrak   Artikel ini ditulis untuk (1)  mengetahui daya tampung shelter yang ada di Universitas Negeri Padang, (2) Mengetahui jarak jangkauan pelayanan shelter yang ada di Universitas Negeri Padang. Teknik dan alat pengumpulan data menggunakan teknik survey lapangan dan dokumentasi. Untuk pemodelan jangkauan pelayanan menggunakan aplikasi Network Analysis dalam Sistem Informasi Geografi (GIS) yang dapat menghitung jarak terdekat antar dua titik dan menghubungkan titik awal dan titik akhir sehingga didapatkan hasil area jangkauan berupa poligon. Penelitian ini menemukan bahwa a) Daya tampung shelter yang ada di Universitas Negeri Padang mampu menampung semua civitas akademika dan orang-orang yang bekerja di lingkungan UNP. b) jarak jangkauan Pelayanan shelter evakuasi tsunami dapat mencapai area permukiman penduduk sekitar Universitas Negeri Padan

    PEMAHAMAN GURU GEOGRAFI SMA TENTANG PENELITIAN TINDAKAN KELAS DI KOTA PARIAMAN TAHUN

    Get PDF
    Abstrak Kesulitan untuk melakukan penelitian dan penulisan karya ilmiah yang dipublikasikan merupakan permasalahan yang dihadapi oleh guru geografi SMA di Kota Pariaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemahaman guru geografi SMA di Kota Pariaman tentang Penelitian Tindakan Kelas. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Jenis rumusan hipotesis pada penelitian ini adalah hipotesis deskriptif dengan jenis data interval maka alat uji statistik yang digunakan adalah t-test untuk satu variable dengan satu arah pihak kanan. Hasil penelitian berdasarkan perhitungan dengan menggunakan t-test diperolah  = -6,120 dan  = 1,782 , pada taraf alfa = 0,05, dengan demikian dapat dilihat bahwa  lebih kecil dari , artinya  pemahaman guru geografi SMA tentang Penelitian Tindakan Kelas di Kota Pariaman tahun 2014 paling tinggi atau sama dengan 75% dari nilai rata-rata ideal atau   60, dengan kesimpulan Ho diterima dan Ha ditolak. Ini membuktikan bahwa pemahaman guru geografi SMA di Kota Pariaman tentang Penelitian Tindakan Kelas masih rendah. Melihat kenyataan ini, diperlukan suatu upaya peningkatan pemahaman guru Geografi SMA tentang PTK berupa digalangnya kerjasama dengan Jurusan Pendidikan Geografi UNP, untuk menjadi fasilitator sebagai tenaga ahli yang bisa membimbing guru dalam menghasilkan sebuah karya tulis berupa PTK sampai mempublikasikannya

    167

    full texts

    191

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Geografi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇