Jurnal Geografi
Not a member yet
    191 research outputs found

    ANALISIS AKTIVITAS BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI DI KELAS X IIS 1 SMA NEGERI 4 PADANG

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan data tentang aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran geografi dikelas X IIS 1 SMA Negeri 4 Padang.Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 4 Padang, pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive samplingyaitu kelas yang memiliki rata-rata nilai terendah. sehingga yang menjadi sampel yaitu kelas X IIS 1 dengan jumlahsiswa 32 orang. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi dandianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif.Penelitian ini menemukan : (1) Tingkat aktivitas siswa dalam mengamati pembelajaran berada pada tingkat sedang. (2) Tingkat aktivitas siswa dalam menulis/mencatat pembelajaran berada pada tingkat sedang. (3) Tingkat aktivitas siswa dalam mengumpulkan informasi pembelajaran berada pada tingkat sedang. (4) Tingkat aktivitas siswa dalam berfikir/memecahkan masalah berada pada tingkat sedang. (5) Tingkat aktivitas siswa dalam berdialog pada saat pembelajaran berada pada tingkat sedang. (6) Tingkat aktivitas siswa dalam berkolaborasi pada saat pembelajaran berada pada tingkat sedangPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan data tentang aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran geografi dikelas X IIS 1 SMA Negeri 4 Padang.Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 4 Padang, pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive samplingyaitu kelas yang memiliki rata-rata nilai terendah. sehingga yang menjadi sampel yaitu kelas X IIS 1 dengan jumlahsiswa 32 orang. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi dandianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif.Penelitian ini menemukan : (1) Tingkat aktivitas siswa dalam mengamati pembelajaran berada pada tingkat sedang. (2) Tingkat aktivitas siswa dalam menulis/mencatat pembelajaran berada pada tingkat sedang. (3) Tingkat aktivitas siswa dalam mengumpulkan informasi pembelajaran berada pada tingkat sedang. (4) Tingkat aktivitas siswa dalam berfikir/memecahkan masalah berada pada tingkat sedang. (5) Tingkat aktivitas siswa dalam berdialog pada saat pembelajaran berada pada tingkat sedang. (6) Tingkat aktivitas siswa dalam berkolaborasi pada saat pembelajaran berada pada tingkat sedan

    PERUBAHAN IKLIM DAN DAMPAKNYA TERHADAP PRODUKTIVITAS TANAMAN PADI DI KABUPATEN TANAH DATAR

    Full text link
    Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi terjadinya perubahan iklim di wilayah Tanah Datar dan bagaimana dampaknya terhadap produktivitas tanaman padi. Penelitian dilakukan dengan metode diskriptif kuantitatif dengan cara menganalisis data iklim dan faktor-faktor yang diduga menyebabkannya. Data yangdigunakan adalah data klimatologi hasil observasi dan reanalisis dengan menggunakan beberapa tools pengolahan data seperti CDO dan GrADS dan tools analisis data seperti RclimDex dan Mekensens, serta data produksi padi. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa berdasarkan bebrapa indikator iklim ekstrim dari ETCCDMI, di wilayah Tanah Datar telah terdeteksi terjadinya iklim ekstrim yang mengarah pada terjadinya perubahan iklim. Perubahan kondisi iklim tersebut terlihat berdampak juga kepada penurunan produksi tanaman padi pertahunnya, produksi tanaman padi juga  sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor yang berpengaruh secara lansung antara lain: irigasi, bibit varietas baru, pupuk, dan pestisida, ketersediaan kredit, dan pemasaran

    DAMPAK LIMBAH RUMAH TANGGA TERHADAP EKOSISTEM LAUT BAGI MASYARAKAT DI PASIE NANTIGO KOTO TANGAH PADANG

    Full text link
    Observasi awal lingkungan yang ada di daerah ini terlihat sampah yang bertebaran dan adanya bau yang tidak sedap, sebagian lagi ada yang membuang langsung limbahnya ke laut.Sehingga mengganggu ekosistem laut atau perairan.  Penelitian ini sangat didukung oleh Bapak lurahmasyarakat setempat. Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan bahaya limbah rumah tangga yang melebihi baku mutu yang ditetapkan oleh pemerintah terhadap ekosistem laut, serta akan berdampak juga terhadap  pendapatan nelayan yang berkurang. Metode yang dilakukan adalah wawancara dengan masyarakat Pasie Nan Tigo. Hasil penelitian karena perairan yang tercemar sehingga ikan akan menjauh. Berkurangnya pendapatan nelayan nantinya akan mempengaruhi kesejahteraan masyarakat nelayan itu sendiri

    PENERAPAN PENILAIAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI BERBASIS KURIKULUM 2013 DI SMA NEGERI KOTA PADANG

    No full text
    Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui: penerapan penilaian hasil belajar geografi berbasis kurikulum 2013 di SMAN Kota Padang  tentang (1) Penerapan Penilaian teknik penilaian pengetahuan; (2) Penerapan Penilaian teknik penilaian sikap; dan (3) Penerapan Penilaian teknik penilaian keterampilan. Jenis penelitian deskriptif kuantilatif. Jumlah informan sebanyak 6 orang guru geografi . Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi terhadap informan. Hasil penelitian penerapan penilaian hasil belajar geografi bebrbasis kurikulum 2013 SMA Negeri Kota Padang (1) pada aspek penilaian pengetahuan bentuk penilaian yang diterapkan adalah tes tertulis dan penugasan berupa soal pilihan ganda dan uraian, namun masih belum efektif pada penilaian penugasan; (2) Pada aspek sikap, bentuk penilaian yang diterapkan adalah pengamatan (observasi), penilaian diri dan penilaian teman sejawat, yaitu berupa tabel pengmatan observasi dan penilaian diri serta teman sejawat. secara keseluruhan belum efektif karena rubrik yang terlalu banyak  dan waktu dalam pelaksanaan  penilaian; (3) pada aspek keterampilan bentuk penilaian yang diterapkan adalah tes praktek, tes projek dan portofilio, yaitu berupa tabel pengamatan dan penugasan. Penerapan penilaian pada aspek keterampilan, masih belum efektif karena faktor biaya dan waktu dalam pelaksanaannyaTujuan Penelitian adalah untuk mengetahui: penerapan penilaian hasil belajar geografi berbasis kurikulum 2013 di SMAN Kota Padang  tentang (1) Penerapan Penilaian teknik penilaian pengetahuan; (2) Penerapan Penilaian teknik penilaian sikap; dan (3) Penerapan Penilaian teknik penilaian keterampilan. Jenis penelitian deskriptif kuantilatif. Jumlah informan sebanyak 6 orang guru geografi . Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi terhadap informan. Hasil penelitian penerapan penilaian hasil belajar geografi bebrbasis kurikulum 2013 SMA Negeri Kota Padang (1) pada aspek penilaian pengetahuan bentuk penilaian yang diterapkan adalah tes tertulis dan penugasan berupa soal pilihan ganda dan uraian, namun masih belum efektif pada penilaian penugasan; (2) Pada aspek sikap, bentuk penilaian yang diterapkan adalah pengamatan (observasi), penilaian diri dan penilaian teman sejawat, yaitu berupa tabel pengmatan observasi dan penilaian diri serta teman sejawat. secara keseluruhan belum efektif karena rubrik yang terlalu banyak  dan waktu dalam pelaksanaan  penilaian; (3) pada aspek keterampilan bentuk penilaian yang diterapkan adalah tes praktek, tes projek dan portofilio, yaitu berupa tabel pengamatan dan penugasan. Penerapan penilaian pada aspek keterampilan, masih belum efektif karena faktor biaya dan waktu dalam pelaksanaanny

    PENGEMBANGAN PARIWISATA MARITIM BERBASIS MASYARAKAT (Community Based Management) DI KAWASAN MANDEH SUMATERA BARAT

    Full text link
    Abstrak Seiring dengan dicanangkan lima pilar utama dalam agenda pembangunan Indonesia sebagai poros maritim, Kawasan Mandeh yang merupakan wilayah pesisir dengan luas 18.000 ha dan terdapat 11 pulau-pulau kecil yang digadang-gadang menjadi “icon” destinasi pariwisata maritim Indonesia bagian barat karena memiliki potensi sumber daya dan jasa lingkungan yang tinggi sudah selayaknya dikembangkan. Selama ini pengembangan pariwisata yang umumnya bersifat sentralistik (top down) telah gagal dalam menjamin keberlanjutan sumberdaya pesisir dan pulau-pulau kecil berikut aksesibilitas masyarakat di sekitar sumberdaya tersebut. Kondisi tersebut memicu dan memacu pentingnya untuk memposisikan masyarakat sebagai entitas utama dan penentu dalam pengelolaan sumberdaya pesisir dan pulau-pulau kecil. Desakan untuk lebih memberikan ruang bagi masyarakat untuk menentukan pola pengelolaan dalam pengembangan pariwisata yang berada dalam lingkup kawasannya serta beragamnya adat serta budaya di kawasan pesisir, menjadikan pengelolaan berbasis masyarakat (community based management) yang bersifat bottom up sebagai keharusan dalam pengembangan Kawasan Mandeh sebagai pariwisata maritim

    PEMANFAATAN TEKNOLOGI PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI UNTUK PENILAIAN BAHAYA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN

    Full text link
    Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) bahaya kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat dengan pemanfaatan teknologi penginderaan jauh dan sistem informasi geografis. Metode yang digunakan didalam penelitian ini adalah, interpretasi data berbasis raster yaitu citra satelit penginderaan jauh dan dilakukan skoring dengan metode bahaya kebakaran oleh (Ozeklan, 2009) dengan pemanfaatan rumus aritmatika data raster berbasis piksel dengan tool raster calculator dalam perangkat SIG untuk perhitungan algoritma bahaya kebakaran. Data yang digunakan citra satelit Landsat OLI8 resolusi 30 m perekaman tahun 2016, citra radar SRTM resolusi 30 m, data jaringan jalan. Hasil penelitian ini ditemukan yaitu, bahaya kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat terdiri atas tiga kelas bahaya, yaitu bahaya sedang, bahaya rendah dan bahaya sangat rendah. Dengan luasan area bahaya sedang 241,02 Ha, bahaya rendah 1984,77 Ha dan bahaya sangat rendah 1412,02 Ha, maka dari itu dilokasi penelitian tingkat bahaya kebakaran hutan dan lahan yang mendominasi adalah bahaya sangat rendah dari penilaian sesuai indikator penelitian. Hasil ini menujukkan bahwa secara fisik alamiah lokasi penelitian tidak memiliki bahaya sangat tinggi, hanya berbahaya sedang, rendah dan sangat rendah.Indikator yang sangat berperan pada lokasi penelitian adalah indikator jaringan jalan.Karena pada hasil penelitian bahaya kebakaran memvisualisasikan kondisi bahaya sedang yang mengikuti kondisi jaringan jalan dan skor jaringan jalan memiliki skor tertinggi

    IDENTIFIKASI POTENSI FISIK PESISIR PANTAI WISATA BAHARI KELURAHAN TELUK KABUNG SELATAN KECAMATAN BUNGUS TELUK KABUNG KOTA PADANG

    Full text link
    oai:ojs2.geografi.ppj.unp.ac.id:article/21This study aims to (1) Knowing the physical potential supporters South Teluk Kabung Village nautical tourism attractions. (2) Identify the availability of accessibility South Teluk Kabung Village. (3) Identify the availability of means of support South Teluk Kabung Village nautical tourism. (4) Identify the  development  of  marine  tourism attraction in South Teluk Kabung Village. This research is quantitative descriptive, using the techniques of data collection by observation and documentation, as well as using data from institutions Loka Resources Research and Coastal Vulnerability "LPSDKP". The population in this study is the coastal area South Teluk Kabung Village, sampling technique in this research is purposive sampling by taking nine locations scattered South Teluk Kabung Village sample, the sample in this study is a landform marine and alluvial landform. This study found that: (1) Physical potential South Teluk Kabung Village coast consists of wide beach is 9-18 meters measured from the low water mark to the high water mark, the shape of the beach is a sandy beach, reef conditions found in living keadan, dominant land cover is a shrub and palm trees, beach slope of 0.8% -1.45% by criteria flat beach, ocean depths of 5-40 meters, flow velocity 8:12 to 9:33 m / sec, (2) accessibility lower classification with a score of 16, (3) a means moderate classification travel with a score of 5, (4) Things to suite developed marine tourism in coastal areas South Teluk Kabung Village is camping, recreation, snorkeling and diving

    IDENTIFIKASI FISIK BUMI UNTUK MEMETAKAN SUMBER – SUMBER BELAJAR BERBASIS LINGKUNGAN DI KABUPATEN TANAH DATAR

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data tentang Identifikasi Fisik Bumi untuk Memetakan  Sumber – Sumber  Belajar Berbasis Lingkungan di Kabupaten Tanah Datar. Jenis Penelitian adalah deskriptif dengan metode kualitatif. Penelitian  dilakukan di lingkungan dan SMAN/MAN di daerah Kabupaten Tanah Datar. Sampel dalam penelitian adalah fisik muka bumi yang ada di Kabupaten Tanah Datar. Sampel diambil secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan observasi. Teknik analisis data dengan menggunakan Google Earth dan ArcGIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Di Kabupaten Tanah Datar terdapat beragam jenis dan persebaran fisik muka bumi yang dapat dijadikan sumber belajar yang berbasis lingkungan diantaranya (1) Sungai (Batang Anai, Batang Selo, Batang Sinamar, Batang Ombilin, dan Batang Sumpur). (2) Danau (Danau Singkarak). (3) Gunung (Marapi, Singgalang, dan Sago). (4) Gua (Ngalau Pangean). (5) Telaga (Telaga Koto Baru, Kayu Tanduak, Aia Taganang). (6) Air Terjun (Lembah Anai). 2. Berdasarakan pemetaan, kondisi fisik di Kabupaten Tanah Datar layak di jadikan sumber belajar, karena kriteria pemilihan sumber belajar dan aspek lainnya mendukung untuk menjadikan sumber belajar mata pelajaran geografi SMA/MA kelas X SK (Menganalisis unsur-unsur Geosfer) KD 3.1 (menganalisis dinamika & kecenderungan perubahan litosfer dan pedosfer serta dampaknya terhadap kehidupan di muka bumi) dan 3.3 (Menganalisis hidrosfer dan dampaknya terhadap kehidupan di muka bumi)Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data tentang Identifikasi Fisik Bumi untuk Memetakan  Sumber – Sumber  Belajar Berbasis Lingkungan di Kabupaten Tanah Datar. Jenis Penelitian adalah deskriptif dengan metode kualitatif. Penelitian  dilakukan di lingkungan dan SMAN/MAN di daerah Kabupaten Tanah Datar. Sampel dalam penelitian adalah fisik muka bumi yang ada di Kabupaten Tanah Datar. Sampel diambil secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan observasi. Teknik analisis data dengan menggunakan Google Earth dan ArcGIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Di Kabupaten Tanah Datar terdapat beragam jenis dan persebaran fisik muka bumi yang dapat dijadikan sumber belajar yang berbasis lingkungan diantaranya (1) Sungai (Batang Anai, Batang Selo, Batang Sinamar, Batang Ombilin, dan Batang Sumpur). (2) Danau (Danau Singkarak). (3) Gunung (Marapi, Singgalang, dan Sago). (4) Gua (Ngalau Pangean). (5) Telaga (Telaga Koto Baru, Kayu Tanduak, Aia Taganang). (6) Air Terjun (Lembah Anai). 2. Berdasarakan pemetaan, kondisi fisik di Kabupaten Tanah Datar layak di jadikan sumber belajar, karena kriteria pemilihan sumber belajar dan aspek lainnya mendukung untuk menjadikan sumber belajar mata pelajaran geografi SMA/MA kelas X SK (Menganalisis unsur-unsur Geosfer) KD 3.1 (menganalisis dinamika & kecenderungan perubahan litosfer dan pedosfer serta dampaknya terhadap kehidupan di muka bumi) dan 3.3 (Menganalisis hidrosfer dan dampaknya terhadap kehidupan di muka bumi

    PREDIKSI PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KAWASAN DANAU MANINJAU

    Full text link
    Abstrak Penggunaan lahan juga bergerak secara vertikal dalam rangka menaikkan mutunya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perubahan penggunaan lahan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kawasan Danau Maninjau. Hasil studi ini mengungkapkan bahwa perubahan penggunaan lahan dari hutan menjadi kebun campuran, kebun campuran menjadi ladang, ladang menjadi permukiman, demikian juga halnya dengan sawah yang berubah menjadi permukiman. Perubahan penggunaan lahan tersebut diikuti dengan peningkatan nilai ekonomi kawasan. Hasil estimasi ekonomi total dari pemanfaatan tersebut berdasarkan perubahan penggunaan lahan diperoleh nilai ekonomi pertanian sebesar 163 milyar rupiah dan terus meningkat menjadi 306 milyar rupiah pada tahun 2030. Untuk nilai ekonomi pemukiman yang dihitung berdasarkan NJOP diperoleh nilai sebesar 2,3 milyar rupiah pada tahun 2014 dan terus meningkat menjadi 7,3 milyar rupiah pada tahun 2030. Yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian KDM adalah sektor KJA yaitu sebesar 40 milyar rupiah pada tahun 2002 dan meningkat pesat menjadi 243 milyar rupiah pada tahun 2030

    ANALISIS KECENDRUNGAN SPASIAL (SPATIAL TENDENCY ANALYSIS) KOTA PADANG MELALUI PENDEKATAN KENAMPAKAN FISIKAL MORFOLOGI (SEBAGAI BASIS DATA DALAM PENGAMBILAN KEBIJAKAN KERUANGAN)

    Full text link
    Abstrak Pengembangan wilayah adalah berbagai upaya mengubah kondisi yang ada menjadi lebih baik dengan maksud mengatasi masalah-masalah diantaranya terkait pengalokasian sumberdaya, persebaran penduduk, penyediaan fasilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecendrungan spasial (spatial tendency analysis) Kota Padang akibat proses perkembangan wilayah kota, melalui perembetan kenampakan fisikal morfologi meliputi : permukiman, persawahan, pertegalan dan hutan serta kecepatan perubahan kenampakan fisikal morfologi tersebut. Analisis kecendrungan spasial memiliki peran yang sangat penting dalam perencanaan pengembangan wilayah sebab memberikan informasi tentang kecendrungan perkembangan wilayah dalam kurun waktu tertentu, khususnya penambahan atau pengurangan penggunaan lahan tertentu. Peran penting lainnya adalah sebagai basis data dalam pengambilan kebijakan dan keputusan dalam rangka upaya mitigasi bencana untuk daerah rawan bencana berdasarkan pendekatan keruangan dan pertimbangan pengembangan wilayah terkait daya dukung lahan.  Metode yang digunakan untuk menjawab tujuan adalah menggunakan data – data sekunder berupa citra satelit dan data perubahan penggunaan lahan menurut jenisnya. Analisis data citra dengan teknik overlay untuk melihat kecendrungan melalui kenampakan visual dan analisis prediksi kecepatan penambahan maupun pengurangan dari kecendrungan spasial yang terjadi.     &nbsp

    167

    full texts

    191

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Geografi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇