Repository Universitas Katolik Darma Cendika
Not a member yet
1705 research outputs found
Sort by
Pengaruh Event Sponsorship, Brand Personality Dan Quality Perceived Terhadap Keputusan Pembelian Pada Platinum Music Studio
This research was formed with the aim of providing material to examine the partial and simultaneous influence of event sponsorship (X1), brand personality (X2) and perceived quality (X3) variables on purchasing decisions (Y). The data processing used in this research is using the SPSS 25 application with the validity test method, reliability test, classical assumption test, normality test, multicollinearity test, heteroscedasticity test, multiple linear regression test, coefficient of determination test. Apart from that, simultaneous and partial tests were also carried out to determine the effect on this research. The population used is all consumers who have never or have ever made a purchase at Platinum Music Studio. This research uses quantitative techniques. The sample used was 100 respondents. The population in this research is consumers who have made purchases at other studios and consumers who have made purchases at Platinum Music Studio in quantities that are still unknown. The sampling technique is by using a questionnaire. The data analysis technique is to use validity tests, reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression analysis, coefficient of determination, F test, and t test. The results of data processing in this study show that partially (1) sponsorship events have a significant influence on purchasing decisions, meaning that by increasing sponsorship events in companies, purchasing decisions will increase, (2) brand personality has a significant influence on purchasing decisions because of the strength of the brand. personality in a company will have an increasing effect on purchasing decisions, (3) perceived quality has a significant influence on purchasing decisions, meaning that the better the consumer's assessment of a company, the greater the influence on purchasing decisions, (4) event sponsorship, Brand personality and quality perception simultaneously have a significant influence on purchasing decisions
Pengaruh Potongan Harga, Kualitas Produk, dan Kepuasan Terhadap Loyalitas Pelanggan Pada Private Brand Papaya Fresh Surabaya
Terdapat banyak faktor yang mempengharui seseorang dalam melakukan pembelian, pada penelitian ini bertujuan untuk meneliti loyalitas pelanggan dalam keberlangsungan bisnis ritel di Surabaya. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh potongan harga, kualitas produk, dan kepuasan terhadap loyalitas pelanggan pada private brand Papaya Fresh Surabaya. Populasi adalah masyarakat yang pernah melakukan pembelian private brand Papaya Fresh Surabaya. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 75 responden pelanggan dari Papaya Fresh Surabaya. Adapun teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner penelitian yang disebar secara online melalui media sosial. Pengolahan data menggunakan aplikasi SPSS versi 25.0. Dari hasil pengujian uji t menunjukkan bahwa Potongan Harga (X1) berpengaruh terhadap Loyalitas Pelanggan dengan nilai t hitung sebesar 2.229 > t tabel 1.993 dan nilai signifikan sebesar 0.029 t tabel 1.993 dan nilai signifikan sebesar 0.005 t tabel 1.993 dan nilai signifikan sebesar 0.001 < 0.05, menyatakan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima disimpulkan bahwa variabel Kepuasan berpengaruh signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan Papaya Fresh Surabaya
Pengaruh Brand Image, Kualitas Pelayanan, Harga, dan Promosi terhadap Kepuasan Pelanggan di Auto 2000 Kertajaya Surabaya
Auto 2000 merupakan suatu perusahaan yang bergerak di bidang jasa. Jasa yang ditawarkan oleh Auto 2000 adalah penjualan kendaraan dengan berbagai model, pelayanan servis kendaraan serta penyediaan suku cadang dan aksesoris. Persaingan yang ketat membuat perusahaan perlu melakukan pengukuran produktivitas pada semua aspek yang ada di perusahaan dan dapat diketahui tingkat produktivitas perusahaan dan pebaikan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari Brand Image, Kualitas Pelayanan, Harga dan Promosi terhadap Kepuasan Pelanggan di Auto 2000 Kertajaya Surabaya. Penelitian ini menggunakan Purposive Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah pelanggan yang pernah melakukan pembelian unit mobil baru di Auto 2000 Kertajaya Surabaya yang berjumlah 100 responden. Data dalam penelitian ini diolah menggunakan aplikasi SPSS 26. Hasil analisis data menunjukkan bahwa semua item pernyataan masing-masing variabel dinyatakan valid dalam kuesioner dengan rhitung > rtabel dengan rtabel sebesar 0,1966. Semua variabel dinyatakan reliabel dengan nilai Cronbach alpha > 0,60. Hasil uji Multikolinearitas menunjukkan bahwa tidak terjadi multikolinearitas antar variabel independen pada model regresi dengan nilai Tolerance > 0,10 dan VIF 0,05. (2) Kualitas Pelayanan tidak berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan dengan thitung 0,440 0,05. (3) Harga berpengaruh terhadap Kepuasan Pelanggan dengan thitung 4,012 > 1,66105 dan signifikansi 0,000 1,66105 dan signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga bisa disimpulkan bahwa Brand Image tidak berpengaruh terhadap Kepuasan Pelanggan di Auto 2000 Kertajaya Surabaya, Kualitas Pelayanan tidak berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan pelanggan di Auto 2000 Kertajaya Surabaya, Harga berpengaruh terhadap Kepuasan Pelanggan di Auto 2000 Kertajaya Surabaya, dan Promosi berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan di Auto 2000 Kertajaya Surabaya.
Kata Kunci : Brand Image, Kualitas Pelayanan, Harga, Promosi, Kepuasan Pelangga
Analisis Sistem Antrian pada Layanan “iColor Apple Service Gubeng - Surabaya 2” dengan Menggunakan Piranti Lunak Arena
Perkembangan teknologi informasi telah mendorong kemajuan pesat dalam teknologi smartphone, termasuk produk-produk dari Apple seperti iPhone, iPad, dan MacBook. Tingginya minat masyarakat terhadap produk-produk ini membawa dampak pada peningkatan kebutuhan layanan purna jual, seperti servis dan perbaikan. iColor iColor Apple Service Gubeng - Surabaya 2 menghadapi masalah antrian panjang dan waktu tunggu yang lama akibat tingginya volume pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan melalui pengembangan model simulasi sistem antrian. Metode yang digunakan adalah simulasi dengan perangkat lunak Arena, berdasarkan data pengamatan selama dua minggu dengan jam operasi 10:00-19:00 WIB. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata kedatangan pelanggan adalah 16 per jam dengan waktu pelayanan rata-rata 24,83 menit. Dengan 7 loket layanan, waktu tunggu rata-rata adalah 32 menit dan waktu total dalam sistem 56,58 menit. Berdasarkan analisis waktu tunggu rata-rata dalam proses pelayanan di iColor Apple Service Gubeng - Surabaya 2, terlihat bahwa sistem usulan kedua lebih efektif dibandingkan dengan sistem usulan pertama dan ketiga. Penurunan rata-rata waktu tunggu antrian mencapai angka terbesar sebesar 78.95% menjadi 25 menit, menunjukkan bahwa modifikasi pada sistem usulan kedua secara signifikan mengurangi waktu tunggu dibandingkan sistem saat ini. Hal ini menegaskan bahwa sistem usulan kedua adalah solusi terbaik untuk meningkatkan efisiensi pelayanan di iColor Apple Service Gubeng - Surabaya 2.
Kata Kunci: simulasi sistem, antrian, layanan pelanggan, efisiensi pelayanan, Aren
Penerapan Model Waterfall pada Perancangan Corporate Web
Pada saat ini perkembangan teknologi yang sangat memberikan peluang kepada setiap perusahaan dalam
memiliki daya saing bisnis. Perusahaan dituntut untuk memiliki sistem informasi yang bisa mendukung dan
meningkatkan produktivitas perusahaan. Corporate Web merupakan salah satu sistem informasi yang
digunakan oleh perusahaan untuk mengenalkan perusahaan kepada calon customer dan masyarakat luas.
Perancangan Corporate Web dalam bentuk website saat ini berkembang dengan berbagai tahapan atau metode
yang dilakukan. Model Waterfall dalam penelitian ini akan diterapkan di PT X yang merupakan perusahaan
yang bergerak di bidang pelayanan transaksi dan distribusi barang dengan proses penjualan B2B (Bussiness to
Bussiness). Pada perancangan corporate web ini digunakan pengumpulan data secara kualitatif dengan
mengumpulkan informasi melalui proses wawancara, observasi dan studi literatur. Pada model Waterfall
dilakukan pengerjaan secara sistematis dan berurutan dalam pengembangan perangkat lunak. Model ini
disebutkan juga sebagai model air terjun karena pada setiap tahapnya dikerjakan dari atas kebawah yang
memiliki kelebihan sistem kerja yang jelas. Tahap yang dilakukan dalam model waterfall adalah Identifikasi
Sistem, Analisis Sistem, Pengembangan Sistem, Implementasi, Desain, Pengkodean, dan Uji Coba. Tahapan pengujian merupakan bagian dari tahapan model Waterfall. Metode pengujian yang dipakai adalah metode Black Box, yang merupakan metode dengan fokus melakukan pengamatan hasil input dan output dari perangkat lunak yang akan diuji. Corporate Web yang telah dibuat diharapkan mampu mempermudah PT X dalam menyampaikan informasi mengenai gambaran secara singkat mengenai perusahaan, core value, dan kegiatan
yang telah dilakukan untuk pengembangan perusahaan
Knowledge Sharing Salah Satu Implementasi Semangat Studi
Knowledge sharing atau berbagi pengetahuan adalah proses yang tersistem dalam membagi, mengirim, menyalurkan, dan menyebarkan pengetahuan dari seseorang atau organisasi kepada orang atau organisasi lain yang membutuhkan melalui berbagai metode dan media. Berbagi pengetahuan sangatlah penting karena dapat membangun komunitas atau kelompok dan budaya belajar. Berbagi pengetahuan dapat menjadi suatu aksi mengembangkan semangat studi. Salah satu pelaksanaan berbagi pengetahuan sebagai aksi semangat belajar dilaksanakan di Yayasan Santo Dominikus Indonsia yang berkedudukan di Yogyakarta dengan Universitas Katolik Darma Cendika (UKDC) sebagi mitra. Berbagi pengetahuan digunakan sebagai salah satu aksi mengimplementasikan semangat studi yang merupakan nilai utama di Yayasan Santo Dominikus. Semua peserta yang mengikuti acara berbagi pengetahuan melalui beberapa langkah. Pertama, para peserta diajak brainstroming terkait dengan pemahaman studi atau belajar. Kedua, para peserta diajak memetakan manfaat belajar melalui berbagi pengetahuan. Ketiga, para peserta diajak mengambil keputusan berbagi pengetahuan apa yang terutama yang mesti dilakukan. Keempat, para peserta diminta mengusulkan teknik berbagi pengetahuan yang sebaiknya digunakan. Proses berbagi pengetahuan kepada para pengurua Yayasan Santo Dominikus ini melalui tahap-tahap, yaitu 1) Tahap persiapan, 2) Menghadiri kegiatan berbagi pengetahuan, 3) Merefleksikan pelaksanaan berbagi pengetahuan 4) Menyusun perencanaan yang akan dilaksanakan untuk perbaikan diri dan/atau organisasi setelah mengikuti kegiatan berbagi pengetahuan. Target acara berbagi pengetahuan ini adalah peserta dapat menemukan cara dan melakukan secara kolektif untuk keberlanjutan organisasi
PEMENUHAN BESARAN AREA LAHAN RUANG TERBUKA HIJAU KOTA SURABAYA PADA BANGUNAN KREMATORIUM DAN MAKAM VERTIKAL Studi Kasus Tempat Pemakaman Umum Babat Jerawat Kota Surabaya
The large number of buildings and housing that have been built by opening up land
on a large scale has resulted in the reduction and elimination of green open areas
in the city of Surabaya. The need for social needs related to the large population
living in the city of Surabaya demands public facilities such as burial grounds which
must also be met when green open areas are starting to decrease. Many burial
grounds in the city of Surabaya are already full, requiring land clearing again to
fulfill them as burial grounds. The concept of vertical buildings is expected to be a
solution to the problem of limited land. The use of the vertical tomb concept
requires that in the form of medium/high rise buildings, a balance must be made
with the fulfillment of environmental green open spaces. The functional innovation
method is used to obtain renewal by comparing the area of green open spaces in
the Babat Jerawat TPU area to the design mass of the vertical tomb building. The
existence of crematorium buildings and vertical tombs still maintains the
availability of green open spaces on the Babat Jerawat TPU land by 98.06% or
315,354 of the total area of 321,946m2 and only decreases by 1.94%. Meanwhile,
on the designed site, the remaining green open space availability is 9,460m2 or
around 58.93% of the site area of 16,052m2, in other words, the land used is only
41.07% for the total mass of the building that stands on the ground
MEMBANGUN KOTA SEHAT UPAYAPEMERINTAH KOTA SURABAYA DALAM MENCAPAI TARGET OPEN DEFECATION FREE(ODF)
UUD 1945 mengamanatkan kepada pemerintah untuk menjamin hak setiap warga negara atas lingkungan yang baik dan sehat, termasuk pemenuhan akses terhadap air bersih dan sanitasi layak sebagaimana diatur dalam berbagai regulasi nasional dan daerah. Namun, implementasi kebijakan terkait masih menghadapi tantangan hukum dan struktural, terutama dalam mencapai target Sustainable Development Goals (SDGs) ke-6 dan realisasi Open Defecation Free (ODF) 100% di Surabaya. Faktor ekonomi dan pendidikan yang rendah turut menjadi hambatan dalam pemenuhan kewajiban negara atas hak dasar masyarakat terhadap sanitasi. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris untuk mengkaji efektivitas kebijakan Pemerintah Kota Surabaya dalam mencapai dan mempertahankan status ODF 100%, serta mengidentifikasi permasalahan hukum dalam penerapan kebijakan tersebut. Implementasi peraturan daerah, khususnya Perwali, memiliki peran strategis dalam memastikan kepastian hukum dan keberlanjutan program sanitasi layak di wilayah perkotaan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam menciptakan regulasi yang lebih efektif dan memastikan kepatuhan hukum dalam pelaksanaannya, sehingga target nasional dapat dicapai secara optimal dan berkelanjutan
Inovasi Perancangan Alat Irat Bambu Sebagai Bentuk Dukungan Pelestarian Produk Anyaman di Trenggalek
Bambu merupakan salah satu hasil alam yang melimpah di Kabupaten Trenggalek, sehingga masih banyak
ditemukan pengrajin yang bergerak di bidang home industry untuk menghasilkan anyaman tikar, besek, dan lain
sebagainya. Seiring dengan berkembangnya zaman, produk anyaman sudah semakin jarang ditemukan, hal inilah
yang membuat harga produk anyaman semakin menjanjikan. Setelah melakukan wawancara kepada para
pengrajin, dapat disampaikan bahwa para pengrajin mengeluh mudah lelah pada proses irat bambu, proses ini
dilakukan untuk mendapatkan lembaran-lembaran tipis dari bambu untuk kemudian di anyam, dengan teknik
manual yang dilakukan terkadang lembaran bambu tidak memiliki ukuran ketebalan yang sama, hal ini juga yang
akhirnya menurunkan semangat pengrajin untuk melakukan produksi, akibatnya pengiriman produk ke konsumen
sering mengalami keterlambatan. Pelaksanaan program dalam kegiatan ini menggunakan metode learning by
doing dengan merancang alat irat bambu yang sesuai dengan postur tubuh para pengrajin. Penerapan metode
learning by doing dalam konteks ini tidak hanya memberikan solusi praktis, tetapi juga meningkatkan
keterampilan, semangat, dan motivasi para pengrajin anyaman bambu. Selanjutnya tim juga akan membuatkan
jadwal produksi yang sesuai untuk mengurangi keterlambatan pengiriman produk. Berdasarkan hasil wawancara
pengrajin merasa sangat terbantu dengan adanya alat irat bambu yang ternyata dapat memangkas waktu lebih cepat
yakni sekitar 11 menit jika dibandingkan dengan cara manual
Pengelolaan Limbah dan Pencemaran
Buku ini membahas tentang hubungan antara aktivitas ekonomi dan keberlanjutan lingkungan, dengan fokus pada pengelolaan sumber daya alam dan ekosistem secara bijaksana. Dalam buku ini, berbagai konsep, prinsip, dan pendekatan ekonomi lingkungan dijelaskan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana kebijakan ekonomi dapat berkontribusi pada pelestarian lingkungan sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan. Buku ini dirancang
untuk menjadi referensi yang bermanfaat bagi mahasiswa, peneliti, dan praktisi dalam menghadapi tantangan global terkait pengelolaan lingkungan secara efektif dan berkelanjutan