Repository Universitas Katolik Darma Cendika
Not a member yet
1705 research outputs found
Sort by
Analisis Perbedaan Penyusutan Fiskal Atas Aktiva Tetap Dari Hasil Perhitungan Akuntan Publik Dengan Perhitungan Wajib Pajak Pada KPP Surabaya Sawahan
Wajib Pajak dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya dapat dilakukan oleh Wajib Pajak sendiri atau bisa juga meminta bantuan kepada pihak lain yang dinilai mampu untuk mengurusi masalah perpajakan. Untuk ini Wajib Pajak dapat menggunakan Jasa Konsultan Pajak atau menggunakan Jasa Akuntan Publik untuk menangani masalah perpajakannya. Perhitungan pajak yang dilakukan oleh Akuntan Publik tersebut antara lain perhitungan besarnya pajak penghasilan yang terutang dan yang harus dibayar oleh Wajib Pajak dalam suatu tahun, termasuk dalam masalah penghitungan besarnya penyusutan fiskal Wajib Pajak. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah ada penyimpangan antara besarnya perhitungan penyusutan fiskal hasil perhitungan Akuntan Publik dengan besarnya perhitungan penyusutan fiskal yang dilakukan oleh Wajib Pajak yang tidak menggunakan jasa Akuntan Publik. Selain itu juga untuk mengetahui apakah sebagian besar Wajib Pajak di wilayah KPP Surabaya Sawahan telah dapat menghitung penyusutan fiskalnya dengan benar dan sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku. Adapun yang menjadi Obyek penelitian ini adalah Membandingkan penyusutan fiskal aktiva tetap dari hasil perhitungan Akuntan Publik dengan perhitungan Wajib Pajak pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Surabaya Sawahan. Untuk mendukung obyek pentelitian, penulis mengambil sampel secara acak sebanyak 20 WP yang penyusutan fiskalnya merupakan hasil perhitungan Akuntan Publik dan 20 WP yang penyusutan fiskalnya merupakan perhitungan Wajib Paiak sendiri. Atas sampel-sampel tersebut telah dilakukan Pemeriksaan Sederhana Lapangan (PSL) oleh pihak fiskus KPP Surabaya Sawahan. Analisis data dilakukan dengan analisis uji hipotesis dengan uji beda dua rata-rata dan untuk memperkuat kesimpulan yang diperoleh dengan pengujian hipotesis perbedaan dua rata-rata maka diIakukan dengan pengujian MANN-WHITNEY. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa rata-rata penyimpangan penyusutan fiskal hasil perhitungan Akuntan Publik adalah sebesar 4,9391% sedangkan rata-rata penyimpangan penyusutan fiskal hasil perhitungan Wajib Pajak yang tidak menggunakan jasa Akuntan Publik adalah sebesar 147,4066% yang mana dalam hal ini perhitungan penyusutan fiskal hasil perhitungan Akuntan Publik lebih mendekati kebenaran dibandingkan penyusutan fiskal hasil perhitungan Wajib Pajak sendiri yang tidak menggunakan jasa Akuntan Publi
Pengaruh Bentuk-Bentuk Sales Promotion Dalam Usaha meningkatkan Omzet Penjualan pada PT. Industri Sandang Nusantara di Surabaya
Perekonomian global terasa nampak jelas dipermukaan dewasa ini, yaitu dengan banyak macam-macam promosi penjualan untuk meningkatkan omzet penjualan. Dengan demikian seberapa suksesnya sebuah usaha penjualan akan tergantung pada tingkat promosi penjualan yang dilakukan. Dari latar belakang ini, maka rumusan masalah yang diajukan adalah l) apaliah bmtuk-benftk sales promotion (pemberian hadiah langsung potongan harga dan demontrasi di toko penjualan (X)) berpengaruh tertadap peningtaan omzet Penjualan {11P, 2} manakah bentuk-bentuk sales promotion (pemberian hadiah lanpung, potongfln harga" dan demontrasi di toko penjualan (X)) secara pansial mempun5rai pcngaruh terhadap peningkatan omzet Penjualan (Y)
Implementasi Penjadwalan Mata Kuliah Menggunakan Algoritma Welch Powell
Penjadwalan mata kuliah merupakan tantangan yang kompleks dalam pengelolaan Program Studi Informatika di Universitas Katolik Darma Cendika. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini menerapkan algoritma Welch Powell yang didasarkan pada pewarnaan graf untuk menyusun jadwal mata kuliah secara efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan jadwal yang efektif dan efisien, menghindari konflik antara mata kuliah, dan optimal dalam penggunaan sumber daya. Pada penelitian ini matakuliah direpresentasikan sebagai simpul dan ketersediaan dosen pengampu direpresentasikan sebagai siei yang menghubungkan mata kuliah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan algoritma Welch Powell pada penjadwalan mata kuliah di Program Studi Informatika UKDC berhasil menghasilkan jadwal yang efektif dan efisien. Jadwal tersebut menghindari adanya konflik antara mata kuliah, sehingga memungkinkan mahasiswa untuk mengambil mata kuliah yang diinginkan tanpa adanya tumpang tindih. Selain itu, penggunaan algoritma Welch Powell juga membantu dalam pengelolaan optimal sumber daya yang ada
Evaluasi Indikator Kinerja Menggunakan Balanced Scorecard (BSC) dan Analytic Network Process (ANP) pada Penyedia Jasa Logistik
Effective performance measurement is a crucial element in
ensuring the successful implementation of organizational
strategies. This study integrates the Balanced Scorecard
(BSC) framework with the Analytic Network Process (ANP) to
comprehensively evaluate the performance of logistics service
providers. This method is designed to address the limitations
of traditional BSC by considering the interrelationships and
interdependencies among performance indicators. The
analysis process involves determining priority weights using
pairwise comparisons, conducted through ANP software. The
results reveal that the "Dedicated Employees" indicator has
the most significant impact on organizational performance,
followed by "Sales Growth" and "Operational Cost
Efficiency." Meanwhile, indicators such as "Transportation
Capability" and "Product/Service Quality" rank the lowest in
priority. These findings emphasize the importance of
strengthening human resources and financial efficiency to
enhance the competitiveness of logistics service providers.
This study contributes to the development of a holistic
approach to strategic performance measurement while
offering a practical framework for managers to design datadriven organizational strategies. Moreover, the integration of
BSC and ANP has proven effective in capturing the complex
dynamics among strategic elements, providing deeper insights
for decision-making
Spatial Law and Production of Space in the Context of Cemetery in Surabaya
This article criticizes spatial law about the availability of cemeteries in Surabaya, Indonesia. The analysis in this article uses the concept of social space production by Henri Lefebvre. This article reviews how the paradigm of spatial law in Indonesia impacts on spatial regulation and the availability of cemetery in Surabaya and criticizes it from the perspective of the social space production. The development of regulations in Indonesia shows the slow response of the government in anticipating limited space for the availability of cemeteries. Spatial law reduces the meaning of cemeteries as lived spaces in the Indonesian context by categorizing them as green open spaces. The cemetery as a green open space, if it refers to Indonesian spatial regulation, wants to be developed not in a spiritual and economic sense but ecologically. Though the cemetery in the Indonesian context and the perspective of social space production is a lived space that cannot be reduced as green open space by technocracy. Life experiences that produce space also need to be examined when interpreting cemeteries and placing them in space planning