Repository Universitas Katolik Darma Cendika
Not a member yet
1705 research outputs found
Sort by
Pembentukan Karakter Servant Leadership Penerima BeasiswaYayasan Santo Martinus De Porres
Siswa yang mendapat beasiswa telah memiliki niat untuk melanjutkan Pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Keinginan yang besar yang di fasilitasi oleh Yayasan Martin de Porres untuk dapat membantu siswa meraih setiap mimpi mereka. Namun terdapat kendala yang tidak dapat dipungkiri bahwa siswa tidak mudah beradaptasi dengan pola Pendidikan dan karakter yang dibutuhkan agar menjadi siswa yang berprestasi. Metode yang dilakukan adalah pengumpulan data, observasi, membuat program, melaksanakan program serta melakukan evaluasi dari program yang telah dilaksanakan.Setelah program dijalankan selama 6 bulan ternyata belum didapatkan hasil yang signifikan untuk memperoleh karakter servant leadership. Para penerima beasiswa Yayasan Martin de Porres masih berkutat pada pencapaian self leadership yaitu pada disiplin. Sedangan kemajuan yang didapat adalah pengalaman berorganisasi dan penyelesaian masalah dalam kelompok, Untuk menekankan kedisiplinan perlu diberikan metode reward and punishment sehingga dapat menekan ketidakteraturan. Untuk rekomendasi kedepan, diperlukan adanya konsistensi para pendamping kegiatan sehingga dapat memberikan masukan atau solusi yang kurang lebih sama. Pendampingan minimal dilakukan 3 semester berturut-turut untuk mendapatkan hasil yang diinginkan oleh Yayasan Martin de Porres
Pengaruh Pengetahuan Akuntansi, Pendidikan, Ketidakpastian Lingkungan Terhadap Penggunaan Infromasi Akuntansi Pada UMKM di Kecamatan Dukuh Pakis Surabaya
MSMEs are a very important business sector in a country's economy. The use of appropriate accounting information can help MSMEs in making better decisions. Accounting knowledge can help MSMEs to understand financial statements, and
understand the impact of business decisions on financial performance. If MSMEs do not have knowledge of accounting, they may have difficulty using accounting information to make business decisions. Data collection using primary data by processing questionnaires of 30 respondents. Data testing using IBM SPSS 29. This researcher found that accounting knowledge did not have a significant effect on the variable use of accounting information (Y) in MSMEs, education (X2) had a significant effect on the variable use of accounting information (Y) in MSMEs, environmental uncertainty (X3) did not have a significant effect on the variable use of accounting information (Y) in MSMEs was rejected
Pelatihan Pembuatan Konten Website Prodi Bagi Staf TU Universitas Katolik Darma Cendika
Universitas Katolik Darma Cendika (UKDC) merupakan sebuah institusi perguruan tinggi
swasta di Kota Surabaya. Sebagai salah satu perguruan tinggi di Surabaya, strategi
promosi pemasaran yang dilakukan adalah dengan media online dan offline. Media online
yang digunakan antara lain seperti sosial media, Youtube, radio dan website. Website prodi
selain menjadi media promosi kampus, juga menjadi sarana sharing informasi, kegiatan
dan prestasi mahasiswa. Website prodi dikelola oleh Staf TU atau Staf Administrasi prodi
sendiri. Website prodi yang menggunakan platform memiliki fitur – fitur yang cukup
membuat staf Tata Usaha (TU) prodi kesulitan dalam melakukan update konten. Oleh
sebab itu, pengusul mengusulkan melakukan pengabdian kepada masyarakat (PkM):
Pelatihan Pembuatan Konten Website Prodi Bagi Staf TU UKDC
ANALISIS KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP SALAH SATU CUSHION TERLARIS DI SURABAYA DENGAN METODE KANO
Penampilan tidak hanya terkait pakaian atau gaya rambut, tetapi juga riasan wajah. Untuk mendukung penampilan wajah diperlukan kosmetik. Kosmetik dapat berupa makeup, contohnya seperti foundation, cushion, blush on, dan sebagainya. Salah satu makeup yang saat banyak digunakan wanita Indonesia adalah cushion. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menganalisis kepuasan konsumen adalah metode KANO. Dengan menggunakan metode KANO, perusahaan dapat memprioritaskan pengembangan produk berdasarkan jenis atribut yang paling penting bagi pelanggan. Aturan kuesioner KANO terdiri dari functional question dan dysfunctional question. Tujuan penelitian untuk menganalisis cushion secara kualitas berdasarkan kepuasan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cushion X masuk dalam kategori Must Be dan Indefferent. Atribut yang masuk pada kategori Must Be adalah atribut X1, X2, X3, X7, dan X8. Atribut tersebut harus dipertahankan agar pengguna merasa puas dan menggunakan chusion X kembali. Atribut yang masuk kategori Indefferent adalah atribut X4, X5, X6, X9, dan X10. Sedangkan kategori yang tidak bisa diabaikan masuk pada kategori Indefferent dengan nilai worse tertinggi yaitu X6 dan X7. Tindakan yang perlu dilakukan oleh perusahaan adalah mempertahakankan kategori Must Be dan mengiformasikan kembali kategori yang masuk pada Indefferent terhadap produk kompetitor
Akulturasi Arsitektur Kolonial terhadap Perbedaan Iklim di SDN Ditotruman Lumajang dan Rumah Dinas Bakorwil Madiun
Fenomena akulturasi antara budaya Belanda dan Indonesia, banyak terjadi pada objek cagar budaya kolonial. Kondisi itu sebagai penggambaran sebuah bangunan Belanda saat masa penjajahan. Perbedaan iklim menjadi yang mendasar antara Belanda dan Indonesia, bangunan kolonial di Indonesia hadir sebagai bentuk adaptasi terhadap iklim di Indonesia. Adaptasi terhadap bangunan kolonial berupa bentuk bukaan, bentuk atap, dan ketinggian plafon. Akulturasi terlihat pada pola spasial, bentuk kolom. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dan pengumpulan data adalah studi literatur yang berkaitan dengan arsitektur kolonial. Objek di lapangan memiliki ciri arsitektur kolonial pada elemen eksterior dan interior. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis elemen arsitektural pada arsitektur kolonial di Indonesia. Hasil penelitian dapat menambah wawasan tentang bentuk adaptasi terhadap iklim pada arsitektur kolonial
Enhancing Innovation Behavior of Digital Start-up Employees: The Role of Knowledge Sharing and Creativity
The purpose of this study is to investigate the link between knowledge sharing, creativity, and innovation behavior among workers of digital start-ups in Jakarta. A questionnaire was used to collect data from 167 employees, which was then analyzed using Structural Equation Modeling. (SEM). According to the findings, knowledge sharing has a direct and considerable positive influence on the creativity and innovation behavior of digital start-up employees in Jakarta. Furthermore, it was found that creativity have a significant and positive mediating impact on the relationship between knowledge sharing and innovation behavior. Encouraging the practice of knowledge sharing among employees can therefore increase employee creativity and have a positive impact on innovative behavior. This study contributes to the existing literature by providing empirical evidence for the relationship between knowledge sharing, creativity, and innovation behavior in digital start-ups. The results suggest that digital start-up firms should prioritize knowledge sharing among employees to foster creativity and ultimately improve innovation behavior. This research highlights the importance of knowledge sharing practices in in building a culture of innovation in digital startups. In summary, a culture of knowledge sharing is essential to enhance the creativity and innovation behavior of employees of digital startups. The findings of this study provide insights into the complex relationship between knowledge sharing, creativity, and innovation behavior, highlighting the importance of knowledge sharing practices in digital start-up
Assessing the Product–Service Systems Supply Chain Capabilities: Construct and Instrument Development
Product–service systems (PSS) has become a major subject of concern for many industries because of their benefits and the possibilities to reduce negative environmental impacts and address environmental sustainability concerns. Despite the benefits of PSS, little empirical research has been conducted to investigate the PSS supply chain (SC) capabilities constructs. This study offers original contributions to the valid and reliable construct and instrument development to measure the PSS SC capabilities. A systematic approach was employed to develop and validate an instrument for evaluating the PSS SC capabilities. This comprises specifying domains of constructs, generating a sample of items, conducting interrater agreement analysis, testing non-response bias, and assessing the instrument using exploratory factor analysis (EFA) and confirmatory factor analysis (CFA). The validity of the proposed model was tested using structural equation modeling based on a large-scale online survey from 447 participants working for motorcycle service partners. The result shows seven distinctive PSS SC capabilities constructs, namely knowledge assessment, partner development, co-evolving, reflexive control, re-conceptualization, innovative service delivery, and sustainable product–service capability. The development of the instrument contributes a validated tool for companies to measure their PSS SC capabilities
PENGARUH LIKUIDITAS, LEVERAGE DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP KEBIJAKAN DEVIDEN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2018-2021
Kebijakan dividen merupakan bagian dari keputusan pembelanjaan, khususnya pembelanjaan internal. Pembagian dividen diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham, melalui rapat tersebut telah ditetapkan berapa besarnya
dividen perlembar saham, jenis saham yang akan dibagikan, waktu diumumkannya pembagian dividen dan tanggal pembayaran dividen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh likuiditas, leverage dan ukuran perusahaan terhadap kebijakan deviden. Objek penelitian ini menggunakan perusahaan manufaktur karena sektor ini mempunyai peran penting dalam perekonomian Indonesia. Uji pada penelitian
ini menggunakan statistik deskriptif, analisis linear regresi berganda, uji kelayakan model, uji koefisien determinasi dan uji hipotesis. Pengelolaan datanya
menggunakan bantuan SPSS. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa likuiditas dan ukuran perusahaan tidak memiliki pengaruh terhadap kebijkan deviden, sebaliknya
leverage memiliki pengaruh terhadap kebijakan deviden
Pengaruh Debt To Equity Ratio, Price Earning Ratio Dan Tingkat Suku Bunga Terhadap Price Book Value Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019- 2021
Penelitian ini melihat bagaimana Debt to Equity Ratio, price Earning Ratio, dan Tingkat Suku Bunga mempengaruhi Price Book Value, akan dilakukan dengan melihat beberapa perusahaan berbeda yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode tahun 2019-2021. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dan data yang digunakan
adalah data sekunder yang dapat diakses dari webste Bursa Efek Indonesia. Peneliti memilih 216 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk dipelajari selama tiga tahun. Teknik pengambilan data menggunakan metode purposive sampling dan terpilih 96 perusahaan dan menganalisis 288 aspek yang berbeda dari setiap perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji-F variabel debt to equity ratio, price earning ratio dan tingkat suku bunga berpengaruh terhadap price book value dengan nilai sebesar 0.000 atau lebih kecil dari 0,05. Hasil uji-t, untuk variabel debt to equity ratio terhadap price book value, berpengaruh positif dan tidak signifikan sebesar 0.341 > 0.05 dengan nilai koefisiennya sebesar 0.144. untuk price earning ratio dan tingkat suku bunga memiliki pengaruh signifikan terhadap price book value dengan nilai signifikan 0.000 serta nilai koefisiensinya sebesar 0.016 dan 68.084. sedangkan hasil dari koefisien determinan (Adjusted R Square) memberikan hasil untuk debt to equity ratio, price earning ratio dan tingkat suku bunga berpengaruh sebesar 0.169 terhadap price book value, sehingga menunjukkan bahwa sebar 16,9% di pengaruhi oleh debt to equity ratio,price earning ratio, dan tingkat suku bunga, untuk sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti pada penelitian ini
Pertanggungjawaban Pidana Bagi Pelaku Tindak Pidana Dengan Gangguan Kejiwaan Menurut Ketentuan Hukum Positif
Mental disorder merupakan kondisi kesehatan yang mempengaruhi pemikiran, perasaan, perilaku dan suasana hati. Pertanggungjawaban pidana bagi orang dengan gangguan mental diatur dalam Pasal 44 KUH Pidana, namun ketentuan ini tidak
menjelaskan batasan-batasan yang tidak dapat dijelaskan dari keadaan seseorang, sehingga dalam hal ini harus diketahui hubungan gangguan kejiwaan dengan aktivitas yang dapat dimintai pertanggungjawaban pidana. Penulisan ini menggunakan metode penulisan normatif yang didasarkan pada pendekatan undang-undang dan pendekatan kasus. Berdasarkan hasil penelitian pengaturan hukum terhadap orang dengan
gangguan mental yang telah diatur dalam Pasal 44 ayat (1) dan (2) KUH Pidana. Hukuman pidana tidak dapat dijatuhkan kepada pelaku kejahatan dengan gangguan mental, dikarenakan masih adanya kekaburan dalam Pasal 44 KUH Pidana. Hukum di
Indonesia telah mengatur dan menetapkan bahwa sebagaimana seseorang dapat dikatakan dewasa serta dapat bertanggung jawab terhadap tindakan hukum yang dia lakukan, sehingga hakim dapat menjatuhkan hukuman sesuai yang telah diatur oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku