Open Journal System Yapenas 21 Maros
Not a member yet
592 research outputs found
Sort by
Status Gizi dan Aktivitas Fisik dengan Gangguan Lambung pada Mahasiswa
Gastric disorders are diseases that interfere with activities and if not treated properly can be fatal. One of the gastricdisorders is dyspepsia syndrome, a medical condition characterized by pain or discomfort in the upper abdomen or solarplexus. Adolescents are a group at risk for dyspepsia syndromethis causes reduced time for physical activity, and does notpay attention to nutritional status.The purpose of this study for identify the relationship between nutritional status and level of physical activity with gastric disorders in collage students.This research use a study design with (cross sectional) study design.Determination of the sample using the Proportional Stratified Random Sampling technique with the numberof respondents 85 subject collecting data using the Rome III questionnaire and the PAR (Physical Activity Ratio).The result of the study, it was found that there was a significant relationship between nutritional status and gastric disorders with a p-value of 0,0167 (P<0,05) with PR (Prevalens Ratio)=5,797.While the level of physical activity was not related with gastric disorders with a value of p = 0.2 (p> 0.05).Gangguan lambung merupakan penyakit yang sangat mengganggu aktivitas dan bila tidak ditangani dengan baik dapatberakibat fatal.Salah satu diantara gangguan lambung adalah sindrom dispepsia yaitu suatu kondisi medis yang ditandaidengan nyeri atau rasa tidak nyaman pada perut bagian atas atau ulu hati.Remaja merupakan kelompok yang berisikountuk terkena sindrom dispepsia termasuk mahasiswa.Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan status gizi dan tingkat aktivitas fisik dengan gangguan lambung pada mahasiswa.Penelitian ini desain studi (crosssectional)menggunakan teknik Propotional Stratified Random Sampling dengan jumlah 85 subjek, pengumpulan datadengan kuisioner Rome III dan tabel PAR (Physical Activity Ratio).Dari hasil penelitian didapatkan ada hubunganbermakna antara status gizi dengan gangguan lambung dengan nilai p-value sebesar 0,0167 yang artinya (p<0,05) dengannilai PR (Prevalens Ratio)=5,797.Sedangkan tingkat aktivitas fisik tidak berhubungan dengan gangguan lambungdengan nilai p= 0,2 (p>0,05)
Edukasi Ilmu Pengetahuan Alam dan Bahasa Inggris bagi Sekolah Dasar dengan Ekonomi Lemah pada Masa Pandemi
Pendidikan merupakan bekal utama bagi seseorang untuk bersaing di dunia kerja. Sektor ini menjadi salah satu hal yang terkena dampak negatif dari pandemi Covid-19 yang masuk ke Indonesia sejak awal tahun 2020 lalu, terlebih untuk pendidikan dasar. Pendidikan dasar untuk masyarakat kecil dan menengah telah menjadi perhatian beberapa lapisan masyarakat selama beberapa tahun terakhir, tak terkecuali untuk Yayasan Indonesia Sejahtera Barokah. Program pengabdian masyarakat yang berkolaborasi dengan Yayasan Indonesia Sejahtera Barokah ini bertujuan untuk memberikan edukasi secara dalam jaringan (daring) mengenai Ilmu Pengetahuan Alam dan Bahasa Inggris kepada siswa-siswi sekolah dasar yang proses belajarnya terganggu karena pandemi dan minimnya fasilitas. Metode yang digunakan adalah mengamati, mengenal, mengkolaborasikan, berproses, dan evaluasi. Hasil dari program ini adalah adanya interaksi dengan masyarakat yang membutuhkan dan bertambahnya wawasan siswa-siswi sekolah dasar, khususnya pada bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Bahasa Inggris
Pelatihan UMKM Online Untuk Ketahanan Ekonomi di Masa Pandemi Covid 19
Pada tanggal 2 Maret Tahun 2020, pemerintah mengumumkan ada dua kasus pasien positif Covid-19 di Indonesia, sebagai awal pandemi covid di Indonesia. Berbagai tindakan telah diambil oleh pemerintah untuk mengendalikan penyebaran Covid 19. Salah satunya adalah pembatasan sosial berskala besar bagi masyarakat. Berdasarkan data dari media bahwa laju pertumbuhan ekonomi Indonesia terjun bebas di tahun 2020. Pemerintah menyebutkan penyebabnya adalah adanya pembatasan sosial berskala besar. Diperlukan peran serta pemerintah, akademisi dan masyarakat untuk bersama sama membangkitkan ekonomi. Salah satu kegiatan ekonomi yang dilakukan adalah pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. Untuk menggerakan usaha usaha UMKM ini diperlukan pemicu, wawasan dan motivasi dalam pengembangannnya. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan seminar dan pelatihan bagi mahasiswa, masyarakat umum dan para UMKM tentang wawasan dan implementasi dari bisnis online. Pelatihan dilakukan secara online dan tatap muka dengan para mahasiswa dan pelaku UMKM dapat diterima dengan baik dan penuh antusias dari peserta, meski dilakukan dalam waktu yang terbatas. 
Edukasi Penerapan Gizi Seimbang dan Aman untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh
Peningkaan kasus COVID-19 di Indonesia terutama untuk wilayah Jabodetabek menjadi perhatian khusus untuk dilakukannya upaya pencegahan penularan COVID-19. Salah satunya adalah meningkatkan imunitas tubuh dengan konsumsi gizi seimbang dan aman. Seiring berkembangnya pandemi COVID-19, masyarakat semakin sulit untuk menjaga kualitas makanan terutama pada sektor rumah tangga, karena kurangnya pengetahuan masyarakat terkait bahan pangan berkualitas, keamanan pangan dan juga keterbatasan ekonomi. Oleh karena itu kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi cara penerapan gizi seimbang dan aman untuk keluarga. Rangkaian kegiatan abdimas ini berlangsung sejak bulan Juni 2021 dimulai dengan tahap persiapan yang meliputi kegiatan koordinasi dengan mitra hingga kegiatan utama. Kegiatan utama abdimas yaitu pemberian edukasi penerapan gizi seimbang dan aman secara tatap muka di Kantor Kecamatan Tanah Sareal pada tanggal 01 Oktober 2021. Peserta kegiatan ini adalah perwakilan PKK setiap kelurahan di Tanah Sareal sebanyak 26 orang. Kegiatan berlangsung dengan baik dan diharapkan dapat menambah pemahaman peserta terkait pedoman gizi seimbang dan keamanan pangan
Analysis Determination of Estimated Fetal Weight on Pregnant Mothers
Low birth weight (LBW) are most likely a cause of increasing the number of infant mortality rate. The incidence of LBW related to many factors such as maternal health, fetal, and environmental factors. Early detection to see fetal growth during pregnancy is to estimated fetal weight. The purpose of this research was to find out the correlation of maternal age, maternal education, maternal occupation, history of parity and nutritional status with estimated fetal weight. The type of research used was analytical observational study with cross sectional approach and collected using questionnaire with total samples of 72 pregnant women. The result of this research showed that there was correlation of maternal age (p=0,04), maternal education (p=0,012), history of parity (p=0,003), nutritional status (p=0,012) with estimated fetal weight. There was no correlation of maternal occupation (p=0,327) with estimated fetal weight. The concludes of this research was pregnant women with non-risky age, higher education, parity 2-3 times and good nutritional status tended to have the weight of the fetus conceived according to gestational age, while maternal occupation would not necessarily affected the estimated fetal weight.Berat bayi lahir rendah (BBLR) menjadi penyebab meningkatnya Angka Kematian Bayi (AKB). Kejadian BBLR berhubungan dengan banyak faktor seperti faktor kesehatan ibu, faktor janin serta faktor lingkungan. Salah satu cara deteksi dini untuk melihat perkembangan janin adalah dengan melakukan pemeriksaan taksiran berat janin. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan antara usia ibu, pendidikan ibu, pekerjaan ibu, riwayat paritas dan status gizi dengan taksiran berat janin. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik menggunakan pendekatan cross-sectional, pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan jumlah sampel sebanyak 72 ibu hamil. Hasil analisis menunjukkan ada hubungan usia ibu (p=0,04), ada hubungan pendidikan ibu (p=0,012), ada hubungan paritas (p=0,003), ada hubungan status gizi ibu (p=0,012) dengan taksiran berat janin, tidak ada hubungan status pekerjaan ibu (p=0,327) dengan taksiran berat janin. Hal ini menyatakan bahwa ibu hamil dengan usia yang tidak berisiko, pendidikan tinggi, paritas 2-3 kali dan status gizi yang baik cenderung berat janin yang dikandung akan sesuai dengan usia kehamilan, sedangkan status pekerjaan belum tentu mempengaruhi taksiran berat janin
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dengan Kejadian Penyakit Kulit
PHBS is a conscious health behavior to help yourself and your family in the health sectorand can participate in public health activities. The purpose of this study was to determine the relationship between clean and healthy living behavior with the incidence of skindiseases in the Sheikh Hasan Yamani Islamic Boarding School, Parappe Village, Camplagian District.This type of research is observational research, where the researcher conducts observations, interviews, and questionnaires as well as measures the variables studied, namely healthy behavior and skin diseases. This studi used cross sectional method. the HasanYamanistudents connected 585 students. The sample in this study was 88 students of Syekh Hasan Yamni Islamic Boarding School used random sampling, based on the results of the above data testing showed a significant value of p-value = 0,004 <? = 0,05. The results obtained are generally men who suffer from skin diseases because they do not maintain a cleanand healthy lifestyle when they are in the Hasan Yamani Islamic boarding school
Perbedaan Efektivitas Daun Salam dengan Mentimun pada Lansia Hipertensi
During the last 10 years, it is estimated that there has been a significant increase in hypertension patients, which has contributed to the death of approximately 8 million people annually worldwide. The purpose of this study was to analyze the differences in the effectiveness of Indonesian bay leaves solution and cucumbers in elderly with hypertension at Puskesmas Moncobalang, Gowa Regency in 2019. The research method was quantitative with Quasi Experimental design and Non-Equivalent Control Group Design. The results of the Wilcoxon statistical test on Indonesian bay leaves solution with a value of Pvalue 0,005 <0,05, this means that Ho has been rejected and Ha has been accepted. The average pretest score of 3,80 is smaller than the average posttest score of 1,80. Thus, there is the effectiveness of boiled Indonesian bay leaves solution in elderly with hypertension. Likewise, the Wilcoxon statistical test results on cucumbers showed a value of Pvalue 0,004 <0,05, this means that Ho has been rejected and Ha has been accepted. The means of blood pressure pretest is 3,80 which is smaller than the posttest average value of 2,50. This research inferred that the juiced cucumber is effective in treating elderly with hypertension. In conclusion, there is no difference in effectiveness between boiled Indonesian bay leaves solution and juiced cucumber in treating elderly with hypertension at Moncobalang Health Center, Gowa Regency.Selama kurun waktu 10 tahun terakhir, diperkirakan telah terjadi kenaikan penderita hipertensi yang signifikan hingga menyumbang angka kematian kurang lebih dari 8 juta setiap tahunnya diseluruh dunia. Tujuan penelitian ini menganalisis perbedaan efektivitas daun salam dengan mentimun pada lansia hipertensi di Puskesmas Moncobalang Kabupaten Gowa Tahun 2019. Metode penelitiannya adalah kuantitatif yang desainnya Quasi Eksperimen serta Non-Equivalent Control Group Design. Hasil uji statistik Wilcoxon pada daun salam dengan nilai Pvalue 0,005 < 0,05 hal ini berarti Ho telah ditolak dan Ha telah diterima. Nilai rata-rata pretest sebesar 3,80 lebih kecil dari nilai rata-rata posttest sebesar 1,80. Sehingga ada efektivitas dari daun salam yang direbus pada lansia hipertensi. Demikian juga hasil uji statistik Wilcoxon pada mentimun yang menunjukkan nilai Pvalue 0,004 < 0,05 hal ini berarti Ho telah ditolak dan Ha telah diterima. Hasil rata-rata (mean) tekanan darah nilai rata-rata pretest sebesar 3,80 lebih kecil dari nilai rata-rata posttest sebesar 2,50. Sehingga ada efektivitas mentimun yang dijus pada lansia hipertensi. Kesimpulannya tidak ada perbedaan efektivitas antara daun salam yang direbus dengan mentimun yang dijus pada lansia hipertensi di Puskesmas Moncobalang Kabupaten Gowa
Intervensi Spiritual Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Kanker Serviks
This study aimed to analyze the influence of spiritual intervention on the level of client anxiety of cervical cancer in the department. Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. This type of research is a quasi-experimental approach to the design used was a pretest-posttest control group design. Interventions that give the spiritual intervention with a sample of 40 of 20 people and a control group of 20 people groups. The results showed that there are different levels of patient anxiety before and after spiritual intervention, that of the treatment group pre test and post test 2,10 treatment group to 1,75 with the level of decline was 0,35 (35%). 0,000 with significant value less than 0.05 means that there are differences in anxiety patients on pre-test and post-test groups. This change occurred because of the influence of spiritual interventions provided to patients with cervical cancer thus reducing patient anxiety scores. Suggested at the hospital, doctors, nurses, medical teams, other paramedics need to pay attention to the spiritual aspects of patients as an adjunct therapy in the treatment of physical illnesses and mental particularly terminally ill.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intervensi spritualterhadap tingkat kecemasan klien kanker serviks di RSUP. Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan quasi eksperimen dengan rancangan yang digunakan adalah pretest-posttest with control group design. Intervensi yang diberikan yaitu intervensi spiritual dengan jumlah sampel 40 yang terdiri dari 20 orang kelompok kontrol dan 20 orang kelompok perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat kecemasan pasien sebelum dan sesudah dilakukan intervensi spiritual, yaitu dari kelompok perlakuan pre test 2,10 dan pada post test kelompok perlakuan menjadi 1,75 dengan tingkat penurunannya itu 0,35. Dengan nilai signifikansi 0,000 kurang dari 0,05 yang bermakna bahwa terdapat perbedaan kecemasan pasien pada pre test danpost test kelompok perlakuan. Perubahan ini terjadi karena pengaruh intervensi spiritual yang diberikan kepada pasien kanker serviks sehingga menurunkan skor kecemasan pasien. Disarankan pada pihak rumahsakit, dokter, perawat, tim medis, paramedis lainnya perlu memperhatikan aspek spiritual pasien sebagai terapi penunjang dalam pengobatan penyakit-penyakit fisik dan mental khususnya pada stadium terminal
Pengaruh Abdominal Stretching Exercise terhadap Penurunan Dismenore pada Remaja Putri
Angka kejadian dismenore di dunia sebesar 90% dan 15% berada pada klasifikasi nyeri berat. Dan dismenore yang terjadi di Indonesia berjumlah 64,25% yang terklasifikasi menjadi 54,89% wanita dengan nyeri primer dan sekunder 9,36%. Dismenoreprimer diderita oleh remaja sebesar 75% dengan tingkat nyeri yang berbeda-beda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh abdominal stretching exercise terhadap penurunan dismenore pada remaja putri di SMA Negeri 1 Kabupaten Sorong. Metode penelitian adalah pre-eksperimental dengan design one group pre test – post test melibatkan 42 remaja putri yang mengalami dismenore. Penggambilan sampel menggunakan teknik Accidental Sampling dengan penggumpulan data menggunakan SOP abdominal stretching exercise dan numeric rating scale untuk mengetahui skala dismenore. Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon didapatkan nilai penurunanskala dismenore untuk pre-test intervensi dan post-test intervensi adalah 42 dengan mean rank 21,50 dan sum of ranks 903,00 yang berarti bahwa semua responden mengalami penurunan tingkat nyeri haid dari sebelum ke setelah tindakan. Selain itu didapatkan nilai ? 0,05 yang berartiabdominal stretching exercise efektif untuk menurunkan dismenore.Kesimpulan bahwa adanya pengaruh abdominal stretching exercise terhadap penurunan dismenore. Saran diharapkan remaja putri untuk menerapkan abdominal stretching exercise saat nyeri haiddan mengajarkan tentang teknik ini kepada teman sebaya yang juga mengalami dismenore
Peer Group Support Terhadap Self- Efficacy Pasien DM Tipe II
Diabetes Mellitus (DM) can cause serious damage to the heart, blood vessels, eyes, kidneys, nerves and even death. The prevalence of DM continues to increase. The risk of complications in DM patients can be reduced through good self-management, this is influenced by self-efficacy (SE). SE is the patient's belief in his ability to perform self- management behavior. The results showed that SE in DM patients was still lacking. The role of nurses is important in increasing SE in DM patients. The strategy that can be used is health education through a support group approach. The purpose of this study was to determine the effect of peer group support on the self-efficacy of Type II DM patients. This research is a quasi-experimental research with one group pre-test and post-test design. The population that meets the inclusion and exclusion criteria will be used as a sample for this study. Sampling in this study using purposive sampling technique. The data that has been collected will be processed and analyzed using the t-test if it is normally distributed, whereas if the data is not normally distributed, the test used is the Wilcoxon sign-rank test. The results of the Wilcoxon signed ranks test obtained a p-value of 0.000 (? = 0.05), so it can be concluded that peer group support has an effect on SE in DM patients.Diabetes Mellitus (DM) dapat menyebabkan kerusakan serius pada jantung, pembuluh darah, mata, ginjal, saraf bahkan kematian. Prevalensi DM terus meningkat. Risiko komplikasi pada penderita DM dapat dikurangi melalui manajemen diri yang baik, ini dipengaruhi oleh self- efficacy (SE). SE merupakan keyakinan pasien terhadap kemampuannya melakukan perilaku manajemen diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SE pada penderita DM masih kurang. Peran perawat penting dalam meningkatkan SE pada pasien DM. Strategi yang bisa digunakan adalah dengan pendidikan kesehatan melalui pendekatan support group. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh peer group support terhadap self- efficacy pasien DM Tipe II. Penelitian ini adalah peneltian quasy eksperimen dengan rancangan one grup pre-test and post- test design. Populasi yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi akan dijadikan sampel penelitian ini. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Data yang telah dikumpulkan akan diolah dan dianalisis menggunakan uji t-test jika terdistribusi normal, sedangkan jika data tidak terdistribusi normal maka uji yang digunakan adalah Wilcoxonsign-rank test. Hasil uji Wilcoxon signed ranks didapatkan p-value sebesar 0.000 (?=0,05) maka dapatdisimpulkan bahwa peer group support berpengaruh terhadap SE pasien DM