Open Journal System Yapenas 21 Maros
Not a member yet
    592 research outputs found

    Pengaruh Latihan Senam Kaki Diabetes Terhadap Sensitivitas Kaki pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II

    No full text
    Diabetes mellitus is a disease caused by a relative or absolute lack of insulin. The complications experienced by people with diabetes mellitus are changes in the peripheral nervous system, namely peripheral neuropathy or impaired sensitivity of the legs. The purpose of this study was to determine the effect of giving foot gymnastics on foot syncsitivity in type II diabetes mellitus sufferers in the work area of ??the central Yosomulyo Metro Health Center 2019. The research design used a pre-experimental one group pretest-posttest design, the population in this study was 198 people. The sample used was 21 people with the sampling technique using purposive sampling. The analysis in this study used the t-test. The results of statistical tests showed that the average foot sensitivity score of type 2 diabetes patients before treatment was 2,48-1,123 and after 3,38-1,244 with the average difference between the scores before and after treatment was 0,905, 50,539; p-value 0,000 (p <50,05) means that there is an effect of giving foot exercises on the sensitivity of the feet in people with diabetes mellitus type 2. For diabetes mellitus sufferers, they must be able to do regular foot exercises so that blood circulation in the legs is smooth and does not experience peripheral neuropathy so that can avoid canker sores

    Penerapan Pemantapan Mutu Internal terhadap Kualitas Sediaan Pewarnaan Ziehl Nielsen untuk Deteksi Mycobacterium TB

    No full text
    The Ziehl Neelsen method is used as a microscopic examination of Acid Fast Bacteria (BTA) and is a commonly used examination in diagnosing tuberculosis caused by Mycobacterium tuberculosis (M.TB) infection. The quality of the microscopic examination of AFB determines the quality of the tuberculosis control program, so to obtain the quality of the results of microscopic examination of AFB, it is necessary to be supported by quality reagents. The purpose of this study was to determine the relationship of internal quality stabilization to the quality of the preparation and the quality of the reagents. This research is quantitative research using a cross-sectional design. The sample in this study was 45 samples of AFB preparations with a total sampling technique. Data were analyzed by using the Spearman rank correlation test. The results of observations of internal quality stabilization, preparation quality, and reagent quality proportionally have been carried out well. The results of this study indicate that there is a significant relationship between internal quality assurance and dosage quality (0.000 <0.05) and internal quality improvement with reagent quality (0.000 <0.05).Pemeriksaan mikroskopis Bakteri Tahan Asam (BTA) metode Ziehl Neelsen menjadi pemeriksaan yang paling umum digunakan dalam mendiagnosis tuberkulosis yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis (M.TB). Kualitas pemeriksaan mikroskopis BTA menentukan kualitas program penanggulangan tuberkulosis. Untuk mendapatkan mutu hasil pemeriksaan mikroskopis BTA, perlu didukung oleh reagen yang berkualitas. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pemantapan mutu internal terhadap kualitas sediaan dan kualitas reagen. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 45 sampel sediaan BTA dengan teknik total sampling. Data dianalisis dengan menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil observasi pemantapan mutu internal, kualitas sediaan dan kualitas reagen secara proporsional sudah dilakukan dengan baik. Hasil penelitian ini menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara pemantapan mutu internal dengan kualitas sediaan (0,000 <0,05) dan pemantapan mutu internal dengan kualitas reagen (0,000 <0,05)

    Pendidikan Kesehatan tentang Perawatan Luka Kaki pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2

    No full text
    DM Tipe 2 ialah suatu kondisi hiperglikemia karena resistensi insulin di jaringan perifer. Kenaikan jumlah penderita DM semakin meningkat dikarenakan komplikasi yang menimbulkan permasalahan yang besar yaitu permasalahan pada kaki. Sebelum terjadi luka pada kaki, penderita diabetes perlu memperhatikan kondisi kakinya dan melakukan pencegahan yaitu perawatan kaki.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemenuhan pendidikan kesehatan pada pasien penderita DM tipe 2 dalam mencegah terjadi luka pada kaki dengan melakukan perawatan kaki. Metode penelitian ini adalah  penelitian deskriptif dengan pendidikan kesehatan tentang perawatan luka kaki pasien diabetes mellitus tipe 2 menggunakan pendekatan proses  keperawatan yang dilakukan peneliti meliputi tahapan pengkajian, diagnosa keperawatan, intevensi, implementasi, dan evaluasi. Penelitian ini dilakukan pada 2 orang pasien dengan diagnosa yang sama dengan masalah penyakit DM tipe 2. Hasil penelitian diperoleh penyuluhan kesehatan yang diberikan tentang perawatan luka dapat meningkatkan perubahan perilaku hidup sehat tentang perawatan luka kaki. Setelah diberikan pendidikan kesehatan selama 6 hari, kedua pasien memahami cara melakukan perawatan kaki. Untuk peneliti lain, hendaknya membahas lebih mendalam lagi tentang edukasi Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2

    Literasi Digital dengan AR Book terhadap Pengetahuan Remaja

    No full text
    Masa remaja merupakan salah satu masa perkembangan manusia. Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak hingga dewasa yang meliputi perubahan biologis, psikologis dan sosial. Pola hidup dan pola makan yang benar sangat mempengaruhi pertumbuhan serta perkembangan remaja, salah satunya yaitu pola hidup sehat serta makan dengan beraneka ragam sesuai dengan pedoman gizi seimbang. Namun pada kenyataannya banyak remaja yang tidak menerapkan pedoman gizi seimbang di kehidupan sehari-hari, bahkan tidak mengetahui apa itu pedoman gizi seimbang. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan edukasi secara online pada siswa SMPN 220 Jakarta mengenai pentingnya makan beraneka ragam sesuai dengan pedoman gizi seimbang. Kegiatan dilakukan melalui WhatsApp group yang diikuti oleh 89 siswa. Edukasi secara online ini penting untuk dilakukan karena dapat meningkatkan pengetahuan siswa mengenai makan beraneka ragam. Hasil pre-test 73,46 dan post-test 85 menunjukkan ada peningkatan pengetahuan siswa sebesar 11,54 poin setelah mengikuti edukasi. Sehingga edukasi secara online ini perlu untuk sering dilakukan pada siswa remaja

    Penyuluhan terhadap Pentingnya Sarapan Pagi bagi Anak-Anak

    No full text
    Makan pagi atau sarapan berperan sangat penting untuk pemenuhan gizi dipagi hari, lebih khusus pada peserta didik mempunyai aktivitas yang sangat padat secara akademis. Sarapan pagi merupakan pasokan energi untuk otak yang paling baik agar dapat berkonsentrasi di sekolah. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anak pentingnya sarapan dan dampaknya terhadap kesehatan. Metode pelaksanaan dalam pengabdian ini adalah melakukan penyuluhan kepada orang tua dan anak tentang pentingnya sarapan pagi. Prosedur kerja dalam pengabdian ini adalah menyusun rencana kegiatan, melakukan diskusi dengan perangkat desa, melakukan sosialisasi kepada orang tua dan siswa dan diakhiri dengan pembgian sarapan pagi. Adapun hasil yang diperoleh adalah meningkatnya kesadaran orang tua dan anak tentang pentingny sarapan pagi bagi kesehatan

    The Scale-Up Produk Ikan Asin “Yulia Bahari” Berbasis E-Commerce

    No full text
    Yulia Bahari merupakan salah satu usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang memproduksi ikan asin dengan izin dari kepala desa Rebo. Produksi ikan asin di Desa Rebo, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ditentukan oleh ketersediaan bahan baku berupa ikan dan garam. Hal tersebut juga tergantung pada cuaca dan kondisi pasar. Berdasarkan hasil observasi, pendistribusian ikan asin di pasar menghadapi beberapa kendala akibat pandemi corona. Untuk itu, program pemberdayaan bertujuan untuk membantu eksistensi dan peningkatan produksi ikan asin Yulia Bahari. Program pemberdayaan yang dilanjutkan dengan monitoring dan evaluasi telah dilakukan pada Juli 2021. Sosialisasi izin usaha memberikan wawasan kepada pemilik tentang PIRT dan SKP. Hal ini juga memotivasi pemilik untuk memiliki izin yang dapat meningkatkan kualitas produk ikan asin. Selain itu, bantuan penggunaan e-commerce diharapkan dapat mengatasi kendala penjualan di masa pandemi dan memperluas segmen pasar

    Pemberdayaan Taman Pendidikan Quran (TPQ) Melalui Pembuatan Kurikulum Berdasarkan Metode Multi-Sensori

    No full text
    TPQ sebagai lembaga pembelajaran Al-Quran harus memiliki metode pembelajaran yang terstandar melalui kurikulum sehingga evaluasi pembelajaran dapat dilakukan secara optimal. Masalah saat ini yang dihadapi TPQ Safaril ‘Ulum yaitu belum memiliki kurikulum yang terstandar sehingga proses belajar hanya difokuskan pada aktivitas rutin tanpa metode pembelajaran yang dapat dinilai efektivitasnya. Tujuan kegiatan untuk memberikan pendampingan dalam pembuatan kurikulum berdasarkan metode multi-sensori yang telah terbukti mampu berpengaruh terhadap kemampuan menghafal siswa. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari  focus group discussion, observasi dan demostrasi hasil atau sosialisasi. Proses kegiatan dibagi menjadi tiga tahapan yaitu tahap persiapan untuk memetaan kondisi awal TPQ, tahap kedua sebagai proses FGD dalam pembuatan kurikulum dan tahap ketiga yaitu sosialisasi kurikulum. Dengan kurikulum berlandaskan metode multi-sensori, tenaga pendidik memiliki panduan sekaligus mampu menerapkan metode pembelajaran yang baru bagi peserta didik. Selain itu, kegiatan ini dapat menghasilkan siswa didik yang tidak hanya cepat dalam proses menghafal Al-Quran, namun menempatkan standar yang sama bagi seluruh siswa didik dengan kurikulum yang terstandar

    Asupan Zat Gizi Makro, Aktivitas Fisik dan Tingkat Stress dengan Kejadian Hipertensi pada Dewasa (18-60 Tahun)

    No full text
    Based on the results of Health Research in 2013, the prevalence of hypertension in Indonesia at the adults of >18 years were 25,8%. West java is the fifth largest province with the highest prevalence of hypertension of 29,4%. Based on data from Departement of Health of Depok City (2016), hypertension is a disease that many people in Depok City experience. This research aimed to Analyze the correlation between macro nutrition intake, physical activity and levels of stress with event of hypertension in the Depok City. The research with cross sectional study design in 80 people by using purposive sampling. Macro nutrition intake was obtained from interview of food recall 1x24 hours, physical activity was obtained using International Physical Activity Questionnare (IPAQ), and stress level was obtained using Perceived Stress Scale (PSS). The correlation test of this study used spearman ordinal. The result showed that there was no significant relationship between carbohydrate intake. There were significant correlations between protein intake, fat intake, physical activity and stress level with event of hypertension. The older a person is, the higher the risk of suffering from hypertension.Berdasarkan data Riskesdas (2013) prevalensi hipertensi di Indonesia pada umur ?18 tahun sebesar 25,8%. Jawa Barat termasuk provinsi lima terbesar yang memiliki prevalensi hipertensi tertinggi sebesar 29,4%. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Depok (2016) hipertensi merupakan penyakit yang banyak dialami oleh masyarakat Kota Depok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara asupan zat gizi makro, aktivitas fisik dan tingkat stress dengan kejadian hipertensi di Wilayah Kota Depok. Desain penelitian cross sectional study. Sampel penelitian 80 orang dengan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Asupan zat gizi makro diperoleh dari wawancara food recall 1x24 jam, aktivitas fisik dari pengisian International Physical Activity Questionnare (IPAQ) dan tingkat sress dari pengisian kuesioner Perceived Stress Scale (PSS). Uji korelasi menggunakan spearman ordinal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan karbohidrat dengan kejadian hipertensi. Terdapat hubungan yang signifikan antara asupan protein dan lemak, aktivitas fisik, tingkat stress dengan kejadian hipertensi. Semakin tua umur seseorang, maka semakin berisiko untuk menderita hipertensi

    Pengaruh Endorphin Massage terhadap Produksi ASI pada Ibu Post Partum di Puskesmas Somba Opu Kabupaten Gowa

    No full text
    Endorphins could create a feeling of comfort and comfort that reduces the anxiety that mothers feel. Back massage is done to stimulate the oxytocin reflex through sensory somatic stimulation of the afferent system. The purpose of this study was to look for the effect of endorphin massage on breast milk production in post partum mothers at the Somba Opu health center in Gowa regency in 2018. This type of research was a quantitative quasy experiment approach. The study was conducted in April until May 2018 in Somba Opu Health Center, Gowa Regency in 2018. The population in this study were all post partum mothers in Somba Opu Health Center in March to April 2018 with a sample of 34 people taking purposive sampling using the test Mann Whitney. The results showed that the number of subjekts based on the ASI production posttreatment group after the endorphine message method showed that the number of subjekts with ASI production was as smooth as many. There is an effect of endorphine message with breast milk production in post partum mothers obtained Z value of -3.178 with p value 0.001 <? 0.05. Post partum mothers have a smooth milk production after endorphin massage is more than those without endorphin massage and there is an effect of endorphine message on breast milk production.Endorphin menciptakan perasaan nyaman dan enak sehingga mengurangi kecemasan yang ibu rasakan. Pijat punggung dilakukan untuk merangsang reflex oksitosin melalui stimulasi sensori somatik dari sistem aferen. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh endorphin massage terhadap produksi ASI pada ibu post partum di Puskesmas Somba Opu Kabupaten Gowa Tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah pendekatan quasy eksperiment yang bersifat kuantitatif. Penelitian dilaksanakan pada bulan April-Mei tahun 2018 di Puskesmas Somba Opu Kabupaten Gowa tahun 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu post partum di Puskesmas Somba Opu pada bulan Maret sampai dengan April 2018 diperoleh sampel sebanyak 34 orang melalui teknik purposive sampling dengan menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang memiliki produksi ASI lancar setelah dilakukan endorphin massage sebanyak 20 subjek (58,8%) dan produksi ASI yang kurang lancar sebanyak 14 subjek (41,2%). Terdapat pengaruh endorphin massage dengan produksi ASI pada ibu post partum didapatkan nilai Z sebesar -3.178 dengan nilai p 0.001 <? 0.05. Ibu post partum memiliki produksi ASI lancar setelah dilakukan endorphin massage lebih banyak dibandingkan dengan yang tidak dilakukan endorphin massage serta terdapat pengaruh endorphine message terhadap produksi ASI

    Pendidikan, Pendapatan dan Pengasuhan Keluarga dengan Status Gizi Balita

    No full text
    Anak balita merupakan golongan yang paling rawan terhadap masalah gizi. Kekurangan zat gizi dapat menyebabkan kegagalan pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan, menurunkan produktivitas kerja dan menurunkan daya tahan tubuh yang berakibat pada peningkatan morbiditas dan mortalitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan, pendapatan, pola asuh terhadap status gizi anak usia 6 sampai 59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Bantimurung Kabupaten Maros. Jenis penelian yang digunakn dalam penelitian ini adalah Observasional dengan pendekatan cross sectional study. Sampel penelitian ini adalah anak balita dengan tekhnil pengambilan Simple Random Sampling dengan jumlah 171 sampel yang diambil dari 8 desa yaitu Kalabbirang, Leang-leang, Minasa Baji, Mangelureng, Alatengae, Mattoanging, Tukamasea, dan Baruga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan keluarga, pendidikan ibu, dan pola pengasuhan diri dan kesehatan tidak ada hubungan dengan status gizi balita di Wilayah Kerja Puskesmas Bantimurung Kabupaten Maros. Hal ini berarti bahwa pendapatan keluarga, pendidikan ibu, dan pola pengasuhan diri dan kesehatan bukan faktor utama dalam melihat status gizi balita tetapi banyak faktor lain yang berpengaruh seperti pola konsumsi, penyakit infeksi, faktor sosial dan ekonomi. Oleh karena itu dibutuhkan penelitian lebih lanjut faktor utama yang berpengaruh terhadap status gizi balita

    0

    full texts

    592

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Journal System Yapenas 21 Maros
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇