Open Journal System Yapenas 21 Maros
Not a member yet
592 research outputs found
Sort by
Pemberdayaan ODGJ Melalui Pelatihan Perawatan Kulit Wajah dan Rias Sehari-hari dalam Upaya Peningkatan Personal Diri
Orang dengan gangguan jiwa merupakan kondisi dimana proses fisiologis atau mental seseorang kurang berfungsi dengan baik sehingga mengganggu fungsi sehari-hari. Dalam upaya membantu mereka melewati gangguan yang dialami salah satunya dengan program rehabilitasi. Salah satu upaya rehabilitasi yang diberikan pada pasien ODGJ untuk meningkatkan kemandirian personal diri adalah dapat merawat kesehatan kulit dan berhias dengan baik. Oleh karena itu diperlukan disiplin ilmu kesehatan dan kecatikan kulit yang dapat memberikan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan perawatan diri khususnya dibidang kecantikan. Berdasarkan survey yang telah dilakukan diketahui bahwa Unit Rehabilitasi RSJD Dr. Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah mengalami kendala dalam melatih perawatan kulit wajah dan rias sehari-hari untuk meningkatkan kemandirian personal diri (ODGJ). Kondisi tersebut ditanggapi Prodi S1 Pendidikan Tata Kecantikan, untuk bekerjasama dan menjadi mitra sebagai pelaksana kegiatan pengabdian. Tujuan dari pengabdian ini memberikan pengetahuan dan keterampilan perawatan wajah serta rias sehari-hari kepada ODGJ untuk meningkatan kemandirian personal diri. Metode yang digunakan terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi program. Hasil yang didapat terjadi peningkatan minat serta pengetahuan untuk melakukan perawatan wajah dan rias sehari-hari, sehingga pasien mampu melakukan Activity Daily Living (ADL) untuk memenuhi kebutuhan perawatan diri dan membantu peningkatan personal diri serta membantu mempercepat pemulihan pasien ODGJ Unit Rehabilitasi Psikososial RSJD Dr. Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah Semarang
Peningkatan Kesadaran Masyarakat tentang Cara Penularan dan Pencegahan HIV/AIDS Melalui Penyuluhan Stop Stigma dan Diskriminasi terhadap ODHA
Penyakit HIV/ AIDS merupakan salah satu penyakit yang kasusnya meningkat setiap tahunnya. Meskipun penyakit ini merupakan penyakit yang sudah sering dibahas, namun masih saja ada masyarakat yang kurang memahami proses penularannya sehingga melakukan stigma dan mendiskriminasi pasien ODHA (Orang dengan HIV/AIDS). Tujuan pengabdian masyarakat (pengabmas) ini adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai cara penularan dan pencegahan penyakit HIV/AIDS agar dapat meminimalisir stigma pada ODHA dan masyarakat dapat menerima ODHA di lingkungannya. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah dengan tiga tahapan yaitu, melakukan pre-test, memberikan penyuluhan terkait stop stigma dan diskriminasi terhadap ODHA, penyampaian testimoni pengalaman ODHA dalam menghadapi stigma, dan mengevaluasi tingkat pemahaman peserta. Hasilnya menunjukkan selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme terhadap topik penyuluhan. Pengetahuan peserta meningkat serta peserta menunjukkan empati yang besar pada ODHA yang mengalami stigma selama bertahun-tahun. Kesimpulan kegiatan pengabmas ini dapat berkontribusi dalam peningkatan kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan diskriminasi terhadap ODHA dan peningkatan pemahaman terkait cara penularan dan pencegahan penyakit HIV/AIDS
Pelatihan Penggunaan Mesin Hot-Press untuk Daur Ulang Sampah Plastik di Bank Sampah Navoe Kelurahan Taipa
ditangani dengan metode yang efektif, sekaligus dapat memberikan dampak peningkatan ekonomi bagi masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk ikut berkontribusi dalam mengurangi dampak negatif dari sampah plastik dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya daur ulang. Kegiatan ini dilaksanakan di Bank Sampah Navoe di Kelurahan Taipa melalui pelatihan penggunaan mesin hot-press dalam proses daur ulang sampah plastik. Kegiatan ini meliputi beberapa tahap, mulai dari penyuluhan, pelatihan, praktek dan pendampingan. Produk hasil daur ulang yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi produk olahan sampah yang dapat bernilai ekonomis, menciptakan sumber pendapatan untuk mendukung operasional bank sampah dan program-program lingkungan lainnya di kelurahan Taipa. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa penggunaan mesin hot-press secara signifikan meningkatkan efisiensi dalam proses daur ulang sampah plastik dan mengurangi volume sampah yang harus dibuang ke tempat pembuangan akhir. Selain itu, inisiatif ini membantu menciptakan kesadaran lingkungan di masyarakat sekitar, mendukung prinsip-prinsip daur ulang, dan memberikan manfaat ekonomi kepada bank sampah dan masyarakat di Kelurahan Taipa. Manfaat dari pengabdian ini menunjukkan dampak positif penggunaan teknologi dalam upaya berkelanjutan untuk mengatasi masalah sampah plastik
Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Upaya Meningkatkan Daya Jual Produk UMKM
Pengembangan UMKM di suatu daerah memiliki potensi besar untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi lokal, tantangan dalam hal pemasaran dan akses terhadap teknologi digital sering kali menghambat UMKM pesisir untuk bersaing secara efektif di pasar yang semakin kompetitif. Mengidentifikasi dan memahami kebutuhan khusus UMKM di daerah pesisir adalah langkah penting dalam merancang strategi pemasaran yang efektif. Setiap UMKM mungkin memiliki kebutuhan yang berbeda tergantung pada jenis produk, pasar target, dan karakteristik lokal. Hal tersebut juga dialami oleh kelompok UMKM Desa Pabean Udik Indramayu, kesulitan dalam pemasaran menjadi permasalahan kurangnya pemahaman manfaat digital menjadi suatu permasalahan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk sosialisasi penggunaan media sosial untuk memasarkan produk UMKM, dengan meningkatkan pengenalan teknologi bagi masyarakat pelaku UMKM di desa tersebut. Metode yang digunakan adalah pelatihan pembuatan fanpage dan pembuatan konten media sosial serta penyuluhan konsep digital marketing kepada 7 kelompok UMKM yang hadir. Hasil dari kegiatan ini adalah para peserta berhasil memahami cara membuat fanpage bisnis di Facebook, merancang strategi pemasaran digital yang lebih efektif di berbagai platform media sosial, serta menciptakan konten pemasaran yang menarik dengan meningkatkan literasi digital. Kesimpulan dari kergiatan ini adalah Pengabdian masyarakat melalui pembuatan platform digital untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah contoh konkret bagaimana teknologi digital dapat memberdayakan UMKM, memberi mereka alat yang diperlukan untuk bersaing di era ekonomi digital yang semakin penting
Asuhan Kebidanan pada Kehamilan 34 Minggu dengan Nyeri Punggung Bawah (NPB): Midwifery Care at 34 Weeks Pregnancy with Lower Back Pain (NPB)
Keluhan yang dirasakan pada ibu hamil usia kehamilan 34 minggu merupakan dampak dari perubahan sistem metabolisme tubuh maupun sistem musculoskeletal sehingga dapat menyebabkan terjadinya NPB pada ibu hamil. Menurut International Assosiation for The Study of Pain (IASP), 2012 NPB adalah kondisi subjektif yang tidak menyenangkan meliputi pengalaman sensorik ataupun emosional, Faktor predisposisi terjadinya low back pain yaitu pertumbuhan uterus yang menyebabkan perubahan postur, penambahan berat badan, pengaruh hormon relaksin terhadap ligamen, riwayat nyeri punggung terdahulu, paritas dan aktivitas. Untuk mengurangi NPB pada ibu hamil intervensi yang dilakukan dengan memberikan kompres hangat pada punggung dengan suhu 370-400C di dalam buli-buli kemudian diletakkan pada punggung bawah ( lumbal 1-5 ) selama ibu tidur atau beristirahat dengan durasi 20 menit selama 3 minggu dan di follow up setiap 5 hari untuk mengevaluasi dari asuhan kebidanan yang diberikan. Asuhan kebidanan yang diberikan dengan pendekatan manajemen asuhan kebidanan 7 langkah varney dan pendokumentasian dalam bentuk SOAP
PlGF Levels and Blood Pressure in Pregnant Women with Hypertension
Hypertension in pregnancy is one of the causes of morbidity and mortality in mothers and babies. PlGF has been shown to be associated with the diagnosis of hypertensive disorders in pregnancy. Pregnant women with hypertension are characterized by reduced circulating PlGF levels, even before clinical signs and symptoms. A decrease in the amount of PlGF is positively correlated with the severity of disease progression This study aimed to analyze the relationship between PlGF levels and blood pressure in pregnant women with hypertension. Observational analytic with cross sectional study design. Sampling was total sampling. The number of subject were 34 peoples. The results showed that there was no significant correlation between PlGF levels and blood pressure in pregnant women with hypertension. PlGF levels have no relationship with blood pressure
Pengaruh Edukasi terhadap Kecemasan Pasien Kanker Kolorektal pada Kemoterapi Pertama Kali: Studi Kasus
Kecemasan sebelum pengobatan adalah masalah umum di antara pasien yang menjalani kemoterapi untuk pertama kalinya. Kurangnya pengetahuan dan informasi mengenai proses pengobatan seringkali menjadi pemicu kecemasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak edukasi dalam mengatasi kecemasan pada pasien kanker kolorektal yang menjalani sesi kemoterapi pertama di Ruang Bunaken RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Intervensi dan edukasi keperawatan pada pasien kemoterapi kanker kolorektal diberikan pada awal pengkajian menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dengan skor 21 (kecemasan sedang). Setelah diberikan edukasi, tingkat kecemasan menurun hingga skor HARS 9 (kecemasan ringan). Edukasi yang diberikan kepada pasien kemoterapi kanker kolorektal dapat secara efektif menurunkan tingkat kecemasan pada sesi pertama kemoterapi. Peran perawat sebagai pendidik sangat penting dalam menyampaikan informasi yang diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan pasien dan kesiapan pengobatan. Kehadiran dan kesiapan perawat dalam mengelola efek samping kemoterapi berkontribusi terhadap keselamatan pasien. Dukungan keluarga, sebagai wadah untuk berbagi perasaan, kekhawatiran, dan harapan, dapat membantu meringankan beban kecemasan
Continuity of Care Fisiologi pada Ibu dan Bayi Baru Lahir: Continuity of Care Physiology in Mothers and Newborn
Continuity of care merupakan hal yang mendasar dalam model praktik kebidanan untuk memberikan asuhan yang holistik, membangun kemitraan yang berkelanjutan untuk memberikan dukungan, dan membina hubungan saling percaya antara bidan dengan klien. Menurut Reproductive, Maternal, Newborn, And Child Health (RMNCH). Continuity of care meliputi pelayanan terpadu bagi ibu dan anak dari pra kehamilan hingga persalinan, periode postnatal dan masa kanak-kanak. Asuhan disediakan oleh keluarga dan masyarakat melalui layanan rawat jalan, klinik, dan fasilitas kesehatan lainnya. Tujuan Penelitian ini untuk melakukan asuhan kebidanan continuity of care fisiologi pada ibu dan bayi. Jenis penelitian ini adalah observational deskriptif dengan metode study kasus. Subjek penelitian adalah yaitu Ny. M dan Bayi M yang dilakukan mulai dari tanggal 27 April sampai dengan 25 Juli tahun 2022. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Asuhan yang di lakukan pada Ny. M yaitu melakukan 3 kali kunjungan di trimester tiga dengan keluhan nyeri punggung. Persalinan berlangsung normal dengan penatalaksanaan persalinan sesuai APN dan prosses IMD berhasil di menit ke 45. Proses Nifas Ny. M berlangsung normal, dilakukan kunjungan 4 kali sesuai program Nasional dan mendapatkan tablet Fe dan vitamin A dosis 200.000 IU. Bayi M di hari pertama sudah mendapatkan Vitamin K, salep mata dan imunisasi HBO, sampai kunjungan ke tiga di hari ke 16 bayi M tetap mendapatkan ASI tanpa pendamping. Ny.M belum menjadi akseptor KB dan masih menggunakan MAL untuk menunda kehamila
Test Levels of Protein, Fiber and Organoleptic Tempeh Cake as an Alternative Snack for Diabetes Mellitus (DM) Patients
The incidence of Diabetes Mellitus (DM) in Indonesia continues to increase. WHO reported a DM prevalence of 7% in Indonesia in 2013, while West Sumatra rose from 1,3% in 2013 to 1,8% in 2018. One of the efforts to address DM is food diversification, such as making cake from tempeh. This research aimed to determined tempeh cake's protein, fiber, and organoleptic quality. This type of research was an experiment using a Completely Randomized Design with 1 control (without tempeh) and 3 treatments (tempeh at 25g, 50g, and 75g), each with 2 replications for the organoleptic test. The best result from the organoleptic test was tested for protein content and fiber content. The research was carried out in July – November 2022 in the IBM laboratory, Department of Nutrition, Health Polytechnic, Ministry of Health, Padang, while protein and fiber analysis was carried out at the Industrial Research and Standardization Center in Padang. Observations included organoleptic quality (color, aroma, texture, taste) using a hedonic test, analyzed with the Kruskal-Wallis test and followed by the Mann-Whitney test if significant. The results showed that tempeh supplementation affected the color, aroma, texture, and taste of the cake. The best cake was with 50g tempeh addition (18,74% protein, 28,18% fiber). Panelists could distinguish the organoleptic characteristics of cakes with tempeh. The research concludes that tempeh addition increases the protein and fiber content of the cake. It is recommended to apply tempeh cake as a snack for DM patients, research its glycemic index, and evaluate its shelf life
Gestational Age and Premature Rupture of Membranes with Neonatal Asphyxia
Neonatal deaths in Southeast Asia are caused by asphyxia and in Indonesia asphyxia is the cause of infant death. The research was conducted with the aim of analyzing the relationship between premature rupture of membranes (PROM) and gestational age with neonatal asphyxia. The research uses a quantitative approach with a case control type of research. The research was carried out at Argamakmur Hospital in December 2022. The research population was mothers who gave birth at Argamakmur Hospital in January - October 2022 with a sample size of 214 subjetc with details in the case group of 107 subject and the control group of 107 subject. Data collection uses a data collection format. The collected data was subjected to univariate and bivariate data analysis. Bivariate analysis uses the Chi-Square test. Based on data analysis, it is known that there is a relationship between premature rupture and neonatal asphyxia and there is a relationship between gestational age and neonatal asphyxia. It is hoped that health workers will provide communication, information and education on factors that cause asphyxia as an early detection effort and provide opportunities for health workers in the Arga Makmur Hospital environment to take part in skills training in managing asphyxi