Open Journal System Yapenas 21 Maros
Not a member yet
    592 research outputs found

    Upaya Peningkatan Tanggap Bencana Mahasiswa Keperawatan Stikes Nani Hasnuddin Melalui Simulasi Kebencanaan

    No full text
    Indonesia merupakan negara yang rawan bencana, baik bencana alam seperti gempa bumi, banjir, dan tsunami, maupun bencana non-alam seperti wabah penyakit, Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan dan tanggap bencana mahasiswa keperawatan melalui simulasi kebencanaan di lingkungan Stikes Nani Hasnuddin. Kegiatan ini melibatkan 60 mahasiswa yang dibagi dalam kelompok untuk mengikuti serangkaian simulasi yang dirancang untuk memperkuat pemahaman teoritis dan praktis tentang tanggap bencana. Metode yang digunakan yaitu pelatihan berbasis simulasi mencakup pre-test untuk mengukur pengetahuan awal, pelaksanaan simulasi, dan post-test untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan mahasiswa, dengan persentase pengetahuan dasar tentang tanggap bencana meningkat dari 64% menjadi 92% setelah simulasi. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa tetapi juga membangun rasa percaya diri serta kemampuan kerja sama tim dalam situasi darurat. Melalui pengalaman langsung dalam simulasi, mahasiswa diharapkan dapat lebih siap menghadapi tantangan bencana di masyarakat. Pengabdian ini memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan kompetensi mahasiswa keperawatan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana

    Peningkatan Kapasitas Kader dalam Pencegahan Stunting Melalui Program Bageur di Posyandu Nusa Indah, Desa Parungpanjang

    No full text
    Pemerintah Indonesia menetapkan target penurunan stunting menjadi 14% pada 2024, namun data menunjukkan prevalensi stunting pada tahun 2022 masih 21,6%. Kondisi yang sama juga terlihat di tingkat daerah dimana prevalensi stunting di Kabupaten Bogor mencapai 19,08% pada tahun 2019. Hasil analisis situasi di salah satu puskesmas di Kabupaten Bogor yaitu Puskesmas Parungpanjang menunjukkan bahwa kondisi ini disebabkan oleh belum optimalnya implementasi program pencegahan stunting, terutama di Posyandu Nusa Indah. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat melalui pemberdayaan kader. Oleh karena itu diperlukan adanya kegiatan peningkatan kapasitas kader sebagai ujung tombak pencegahan stunting di masyarakat seperti program BAGEUR. Program ini disusun berdasarkan kondisi di Posyandu Nusa Indah dan dikembangkan menggunakan pendekatan multidisiplin. Kegiatan ini dibagi kedalam 2 kegiatan utama yaitu Bageur Kader-Na (pelatihan komunikator pencegahan stunting) dan Bageur PMT-Na (pelatihan pembuatan PMT balita tinggi protein). Kegiatan pertama yaitu pelatihan fasilitator cegah stunting, hasilnya diperoleh perubahan signifikan pengetahuan sebelum dan setelah diberikan pelatihan (p-value<0,001), dengan rata-rata pengetahuan sebelum 78,75 dan setelah pelatihan mengalami peningkatan menjadi 90,59. Kegiatan kedua yaitu pelatihan pembuatan makanan tambahan. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan pelatihan untuk pembuatan beberapa menu PMT yang disesuaikan dengan kelompok usia. Pelaksanaan kegiatan diatas diharapkan dapat mencapai target utama kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu “Bageur status gizi balita-na” yang tergambarkan melalui peningkatan asupan protein balita melalui pemberian PMT untuk jangka pendek dan untuk jangka panjang perbaikan profil status gizi balita di wilayah kerja Posyandu Nusa Indah

    Resistance Exercise terhadap Sensitivitas Kaki dan Nilai (ABI) pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2

    No full text
    Diabetes melitus menjadi perhatian di seluruh dunia karena angka kejadiannya yang terus meningkat dan dapat menimbulkan berbagai komplikasi misalnya mikrovaskuler dan makrovaskuler. Tujuan penelitian ini adalah diketahui pengaruh resistance exercise terhadap sensitivitas kaki dan nilai ankle brachial index (ABI) pada kelompok dewasa penderita diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Kedaton. Jenis penelitian adalah kuantitatif, desain Quasy Eksperiment, pendekatan Pretest Post Test Without Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah penderita diabetes melitus tipe 2 yang tidak memiliki ulkus diabetic. Jumlah sampel penelitian sebanyak 31 dengan teknik sampling purposive sampling. Uji analisis yang digunakan adalah uji t berpasangan dengan tingkat kemaknaan 95% (p-value <0,05). Hasil statistic uji t didapatkan p-value <0.001 (p-value <0.05) maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh resistance exercise terhadap sensitivitas kaki dan nilai ankle brachial index (ABI) pada kelompok dewasa penderita diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Kedaton, Bandar Lampung tahun 2024. Resistance exercise dapat dijadikan sebagai alternatif bagi penderita diabetes untuk meningkatkan nilai sensitivitas kaki dan nilai ankle brachial index (ABI)

    Pendidikan Gizi melalui Diskusi, Bermain, dan Praktek Penilaian Status Gizi (Siber Gizi) pada Siswa di Wilayah Pasca Bencana

    No full text
    Remaja merupakan kelompok penting dalam manifestasi penyakit tidak menular pada usia dewasa serta kelompok yang berkontribusi penting pada perbaikan gizi antar generasi. Rendahnya pengetahuan terkait “Isi Piringku” dan “Gizi Seimbang” dapat berdampak pada kemampuan memilih makanan yang harus dikonsumsi untuk meningkatkan kualitas pola makan remaja. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan gizi remaja menggunakan metode diskusi, bermain, dan praktek. Kegiatan pengabdian melibatkan 32 remaja kelas XI SMA Negeri 2 Palu serta 4 fasilitator. Pengetahuan remaja meningkat secara signifikan (p<0,05) setelah mengikuti kegiatan pengabdian. Mayoritas remaja mencapai kategori "baik" pada pengetahuan gizinya. Penting untuk menyelenggarakan pendidikan gizi yang dengan menggunakan metode diskusi, permainan, dan praktek sehingga pada remaja sehingga dapat meningkatkan pemahaman gizi

    Penerapan Skrining PRISAT (Productivity Risk Self-Assessment Tool) dalam Pendidikan Gizi di MTs Al Washliyah 19 Percut

    No full text
    Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyebab kematian global utama, sehingga memerlukan strategi pencegahan yang efektif melalui deteksi dini dan edukasi gizi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan gizi di kalangan guru dan siswa di MTs Al Washliyah 19 Percut sekaligus memberikan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam deteksi dini risiko PTM menggunakan Productivity Risk Self-Assessment Tool (PRISAT). Selama lima bulan, program ini menerapkan edukasi gizi berbasis sekolah yang berkelanjutan melalui sesi interaktif, evaluasi pretest-posttest, dan penyediaan alat penilaian status gizi dan kesehatan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan guru dan siswa tentang gizi seimbang (p<0,05). Pelatihan PRISAT yang berfokus pada guru berhasil membekali guru dengan keterampilan untuk melakukan penilaian risiko dini serta pemantauan status gizi dan kesehatan secara mandiri. PRISAT terbukti menjadi alat yang efektif dan dapat digunakan untuk mengidentifikasi risiko PTM dan mempromosikan perilaku makan yang lebih sehat. Program ini menawarkan model yang dapat direplikasi untuk mengintegrasikan pendidikan gizi terstruktur dengan pelatihan praktis, dengan menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan untuk mempertahankan dampak jangka panjangnya

    Terapi Birth Ball dengan Kemajuan Persalinan dan Pengurangan Nyeri : Birth Ball Therapy with Labor Progress Progression and Pain Reduction

    No full text
    Persalinan dan kelahiran adalah proses fisiologis normal yang terjadi pada kehamilan cukup bulan (37-42 minggu).  Birth Ball atau bola lahir adalah metode di mana ibu duduk di atas bola selama persalinan yang dapat membantu mengurangi rasa nyeri. Metode ini mendukung tenaga ibu dan membantu posisi janin dalam kondisi optimal sehingga memudahkan proses kelahiran. Untuk menelaah hubungan terapi birth ball dengan kemajuan persalinan dan pengurangan nyeri melalui tinjauan literatur. Tinjauan ini memakai beberapa sumber meliputi studi pencarian sistematis database terkomputerisasi (Elicit, Google Shcolar, Science, Pubmed, dan Taylor & Francis) yang diambil dalam waktu 9 tahun terakhir dari tahun 2016-2024. Artikel yang diperoleh dalam melakukan pencarian yaitu 60 artikel, 49 artikel nasional dan 11 artikel internasional yang di ekstraksi sebanyak 15 artikel.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi birth ball memiliki pengaruh positif terhadap kemajuan persalinan dan pengurangan nyeri. Penggunaan birth ball dapat mempercepat dilatasi serviks dan mengurangi intensitas nyeri selama fase aktif persalinan sekitar 60% subjek mengalami kemajuan persalinan yang signifikan dengan 96% ibu melaporkan penurunan nyeri. Penelitian ini menegaskan hubungan birth ball sebagai metode non-farmakologis yang bermanfaat bagi ibu bersalin

    The factors that affect LBW in developing countries

    No full text
    LBW is still one of the health problems in various countries, especially developing countries because it contributes the highest number in the case of Infant Mortality Rate (IMR), there are million babies born with LBW at delivery each year or around 15,5% in the world and 96,5% of them occur in developing countries, many factors can cause LBW. This study aims to identify and synthesize the influence LBW, as well as conclude the gaps in existing theories. This study uses a systematic literature review method. The population and sample in this study were all literature contained in the database that met the criteria, the literature sources came from 3 electronic databases, namely Google Scholar, PubMed and ProQuest using the keywords Low Birth Weight (LBW) or Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). The results showed that nutritional status (Pvalue = 0,004), food variety and quality (RR 0,53), weight gain (Pvalue = 0,003), total cholesterol (Pvalue = 0,027), maternal characteristic (education with Pvalue = 0,006, occupation with Pvalue = 0,001, age with Pvalue = 0,001 and parity with Pvalue = 0,025), socioeconomic (Pvalue = 0,004), pregnancy complications (oligohydramnios with OR 2,10 and preeclampsia with OR 4,752), enviromental factors (smoke exposure with OR 2,219 and air pollution with OR 1,405), and comorbidities (anemia Pvalue = 0,011  and malaria infection OR 2,06) significantly affect the incidence of LBW

    Macronutrient intake and nutritional status related to length of stay in Tugu Ibu Hospital

    No full text
    The incidence of malnutrition in the hospital is largely undetectable and considered important to measure the length of stay. Nutrient intake and assessment of nutritional status from the outset of patients treated for factors that affect the morbidity and mortality rate, length of hospitalization, and maintenance costs. energy intake and carbohydrate intake with length of stay (p 0,030 OR 2,3; p 0,046 OR 2,76) and there was a significant relationship between nutritional status and length of stay (p 0,024). There was a relationship of energy intake, carbohydrate intake and nutritional status with the length of stay.

    Cardioprotective of Ethanol Extract of Black Turmeric (Curcuma Caesia Roxb) on Doxorubicin Induced Rats

    No full text
    Discovery of black turmeric's anti-radical, anti-inflammatory properties and ability to inhibit the growth of tumor cells. This study aimed to evaluate the cardioprotective effects and identity the effect of black turmeric (Curcuma caesia Roxb) ethanol extract in preventing cardiac damage in mice induced by doxorubicin. The experimental design employed is a pre-post test control group design. The study used male Wistar rats weighing between 150-200 grams, divided into 6 groups, with each group consisting of 4 rats. The first group, serving as the normal group, was only provided with food and water. The second group received Na-CMC as a negative control, while the third group was given Vitamin E as a positive control. The fourth, fifth, and sixth groups were administered suspensions of black turmeric extract at doses of 100, 300, and 500 mg/kg BW, respectively. The rats were induced with doxorubicin at a dose of 5 mg/kg BW once a week for 3weeks. On the final day of treatment, the rats were fasted for 18 hours, anesthetized, and blood samples were taken for analysis. The rats were also secured on a surgical board. Following induction, CKMB and LDH levels were measured again, and histopathological observations were conducted. The results showed CKMB levels indicated significant differences between groups with p<0,05 (0,025), while LDH levels did not show significant differences with p-value>0,05 (0,225). Histopathological examination of the heart revealed improvements in function and structure in the group IV

    Efektivitas Terapi Spiritual terhadap Depresi Lansia : Studi Literature

    No full text
    Spiritualitas merupakan elemen penting yang membantu individu mencapai keseimbangan yang diperlukan untuk menjaga kesehatan. Lansia tidak hanya mengalami perubahan fisik, namun juga perubahan mental salah satunya adalah depresi, depresi pada lansia merupakan penyakit mental yang terjadi pada lansia berupa kesedihan berlebihan, kecemasan, sulit tidur, dan kurangnya harapan dalam hidup. Memburuknya kondisi kesehatan pada lansia dapat menyebabkan lansia tidak dapat beraktivitas seperti semula salah satunya adalah kegiatan spiritual. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terapi spiritual efektif terhadap depresi lansia. Desain penelitan adalah literature review kemudian didapatkan 10 jurnal dalam rentang tahun 10 tahun terakhir. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan kesimpulan terapi spiritual efektif dalam menurunkan tingkat depresi lansia

    0

    full texts

    592

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Journal System Yapenas 21 Maros
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇