Open Journal System Yapenas 21 Maros
Not a member yet
592 research outputs found
Sort by
Pendekatan Spiritual dengan Murottal Al-Quran pada Pasien Stroke Hemoragik Akibat Keracunan Karbon Monoksida: Laporan Kasus
Keracunan Karbon Monoksida merupakan kondisi serius yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan, termasuk stroke. Selain intervensi medis yang intensif, aspek spiritualitas penting dalam proses pemulihan pasien stroke. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana dampak stimulasi murottal Al-Qur’an terhadap peningkatan kesadaran pasien stroke hemoragik. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan laporan kasus (case report) yang merupakan bagian kecil dari asuhan keperawatan pasien, dilakukan dari tanggal 14 sampai 18 September 2023. Subjek dalam karya tulis ini adalah pasien yang didiagnosa medis stroke hemoragik dengan penurunan kesadaran. Respon pasien dalam laporan kasus ini diukur menggunakan skala Glasgow Coma Scale (GCS) dan Richmond Agitation Sedation Scale (RASS). Hasil penelitian adalah terdapat peningkatan kesadaran GCS 7 (E2V2M3) menjadi GCS 11 (E4V2M5) dan penurunan skor agitasi pasien dari +3 menjadi +1 dalam 4 hari. Hal ini menunjukan bahwa murottal Al-Quran dapat dijadikan terapi nonfarmakologis yang membantu meningkatkan pemulihan pasien stroke. Integrasi pendekatan spiritual dalam perawatan pasien yang mengalami stroke menjadi penting untuk mencapai perawatan yang holistik serta berpusat pada pasien dan keluarga
Senam Hamil terhadap Tingkat Nyeri Punggung Bawah dan Tingkat Kecemasan pada Ibu Hamil Trimester III
Senam hamil merupakan terapi latihan gerak yang dirancang untuk menjaga stamina dan kebugaran ibu hamil, serta mempersiapkannya secara fisik dan mental untuk menghadapi kehamilan dan persalinan. Penelitian yang dilakukan di Puskesmas Sekeloa mengekplorasi efektivitas senam hamil dalam mengurangi nyeri punggung bawah dan tingkat kecemasan pada iku hamil trimester III menggunakan desain quasi eksperimen dengan kontrol grup tidak setara. Penelitian ini melibatkan 60 ibu hamil trimester ketiga dan menggunakan skala NRS dan HARS untuk mengukur nyeri dan kecemasan. Analisis statistik termasuk uji t dependen dan independen, serta regresi logistik berganda dilakukan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senam hamil memiliki dampak signifikan dalam mengurangi nyeri punggung bawah dan tingkat kecemasan. Meskipun tidak ada faktor perancu yang diidentifikasi untuk nyeri punggung bawah, faktor pendidikan dan pekerjaan ditemukan sebagai predikat untuk tingkat kecemasan. Berdasarkan temuan ini, penelitian merekomendasikan wanita hamil untuk berpartisipasi secara teratur dalam senam kehamilan untuk mengatasi nyeri punggung bawah dan kecemasan selama kehamilan. Penelitian ini juga menyoroti manfaat potensial dari senam kehamilan sebagai intervensi non-farmakologis untuk meningkatkan kesejahteraan ibu hamil, terutama dalam mengelola ketidaknyamanan umum yang terkait dengan trimester ketiga kehamilan
Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan Kinerja Perawat
Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan isu penting yang berkaitan erat dengan kinerja perawat di rumah sakit. Perawat merupakan salah satu staf utama yang memiliki kewajiban memberikan asuhan keperawatan, sehingga perawat juga memiliki resiko tinggi untuk mengalami cedera atau penyakit akibat kerja. Penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, yaitu untuk mengetahui hubungan antara varibel bebas dan variabel terikat. Dari 65 subjek, didapatkan hasil untuk keselamatan dan kesehatan kerja dengan mayoritas jawaban 47 subjek (72,3%) kategori cukup, dan kinerja perawat didapatkan hasil dengan mayoritas jawaban 39 subjek (60%) dengan kategori cukup. Hasil p-value sebesar 0,000<0,05 dengan nilai korelasi (r) yaitu 0,607 ditunjukkan oleh temuan uji statistik Spearman Rho dari studi kolerasi antar variabel, yang menunjukkan terdapat hubungan yang kuat. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan bagi rumah sakit dapat menjadi evaluasi untuk mengambil langkah-langkah kedepannya, rumah sakit dapat memberikan tambahan dukungan dan fasilitas perawat untuk meningkatkan kinerjanya dalam bentuk pelatihan maupun pendidikan, perawat juga diharapkan dapat meningkatkan kinerjanya dan melaksanakan protokol dalam melaksanakan keselamatan dan kesehatan kerja di rumah sakit
The Nutrition Monopoly Media Education on Knowledge, Attitudes and Fruit Vegetable Consumption in Overweight Adolescents
The incidence of overweight among teenagers aged 16–18 years in Indonesia increased from 1,4% in 2010 to 7,3% in 2015, with 5,7% overweight and 1,6% obese. This highlighted the growing concern of nutritional difficulties within this age group. Examining the effects of monopoly nutrition media and films on adolescent knowledge, attitudes, and fruit and vegetable intake at SMAN 1 Bojonggede was the primary goal of this project. A quasi-experimental approach with a pretest-posttest control group was used in the investigation. Thirty undergraduates participated in the study, with participants selected using stratified random selection methods. And then splitted into two groups: one to get nutrition monopoly media as an intervention and another to have video shown as a control. We took a pretest and a posttest to gauge participants’ knowledge and attitudes over the course of two weeks. The SQ-FFQ was used to collect baseline data on participants’ intake one week before the intervention and again one week after it. In one set of analyses, the Wilcoxon Test and Paired Sample T-Test were used, whereas in another set, the Mann Whitney test and Independent Sample T-Test were employed. A statistical analysis reveals that the intervention group’s knowledge is significantly different from the control group’s (p-value=0,003) and that the intervention group’s attitude is significantly different from the control group’s (p-value=0,000). Consumption of calories, carbohydrates, and fiber doesn't change significantly (p-valur >0,05)
Pijat Oketani terhadap Kelancaran Produksi ASI Postpartum
Salah satu kegagalan pemberian ASI eksklusif dari faktor ibu adalah produksi ASI yang tidak lancar. Perawatan payudara yang dapat meningkatkan produksi ASI adalah dengan melakukan pijat laktasi seperti pijat oketani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat oketani terhadap kelancaran produksi air susu ibu postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Gedung Negara Kabupaten Lampung Utara. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, menggunakan Pre Eksperimental dengan pendekatan One Group pretest-posttest design. Jumlah sampel sebanyak 30 ibu postpartum dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner produksi ASI. Pijat oketani selama 10-15 menit setiap pagi dan sore. Penelitian ini di analisis menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh pijat oketani terhadap kelancaran air susu ibu postpartum di wilayah kerja Puskesmas Gedung Negara Kabupaten Lampung Utara Tahun 2024 (p-value=0,000). Dapat disimpulkan bahwa pijat oketani dapat memperbaiki kelancaran produksi ASI. Maka, ibu diharapkan dapat menerapkan pijat oketani secara rutin sehingga produksi ASI semakin lancar
Deteksi Dini dan Cegah Stunting Melalui Pembentukan Kelas Catin (Calon Pengantin)
Salah satu faktor pendukung permasalahan terkait tingginya angka kematian ibu dan bayi adalah kehamilan di usia remaja. Masalah ini sangat dipengaruhi oleh faktor perilaku seksual yang menyebabkan terjadinya kehamilan di usia dini. Stunting, wasting dan underweight merupakan tiga faktor status gizi anak yang diakui secara luas. Masih minimnya pengetahuan masyarakat tentang pencegahan stunting dan pelayanan pranikah masih dirasa kurang efektif karena program skrining pranikah masih sebatas pemeriksaan fisik dan pemberian suntikan tetanus toxoid. Belum ada nya kelas catin karena terkendala waktu dan tenaga yang dibutuhkan untuk membentuk program kelas catin dan promotor utnuk meningkatkan kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam pencegahan stunting. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah membantu mitra dalam mengoptimalkan deteksi dini dan skrining stunting melalui kelas catin (calon pengantin) di wilayah Puskemas Karangdadap, meningkatkan kemandirian kader kesehatan dalam tanggap stunting melalui kelas catin. Metode pendekatan yang akan digunakan dalam penyelesaian masalah mitra adalah metode pemberdayaan masyarakat. Hasil pengabdian berupa terbentuknya kader tanggap stunting dan terbentuknya kelas catin yang berjalan secara berkesinambungan dan mampu menskrining calon pasangan pengantin yang memiliki permasalahan kesehatan yang berpotensi hamil dan melahirkan dengan anak stunting. Hasil pengabdian lainnya berupa adanya peningkatan rerata pengetahuan sebelum dengan sesudah pemberian edukasi Diperlukan komitmen bersama antara puskesmas, KUA, kader tanggap stunting serta pemerintahan desa agar kegiatan kelas catin ini dapat berjalan secara teratur dan tersistem dan diperlukan kerjasama yang lebih luas lagi dengan dinas perencanaan pemberdayaan perempuan dan KB
Pemberdayaan Petani Kopi Ngembat Lestari melalui Teknologi Pasca Panen dan Strategi Pemasaran Digital
Desa Ngembat, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, memiliki potensi yang besar dalam budidaya kopi liberika. Namun, proses produksi dan pemasarannya masih dilakukan secara tradisional sehingga menyebabkan kualitas kopi yang kurang optimal dan pemasaran yang terbatas. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas kopi melalui penerapan teknologi pasca panen dan memperluas jangkauan pasar dengan pemasaran berbasis digital marketing. Kegiatan diawali dengan sosialisasi dan pelatihan kepada Kelompok Tani Tahura Sumber Unggul, meliputi penggunaan alat pengering kopi Solar Driyer Dome dan mesin penggoreng semi otomatis. Selain itu, dilakukan pelatihan pemasaran digital yang meliputi branding produk dan pembuatan konten pemasaran. Pendampingan manajemen usaha juga dilakukan, termasuk penyusunan laporan keuangan dan pengurusan izin usaha dan sertifikasi halal. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kualitas kopi, dimana kopi yang dihasilkan memiliki rasa dan tekstur yang lebih baik serta produksi yang lebih efisien. Penerapan pemasaran digital juga berhasil memperluas jangkauan pasar kopi hingga ke luar daerah, yang berdampak pada peningkatan penjualan dan pendapatan petani. Manajemen bisnis yang lebih baik, termasuk pencatatan keuangan dan legalitas usaha, memberikan kontribusi yang signifikan terhadap keberlanjutan bisnis. Dengan adanya teknologi dan strategi pemasaran yang baru ini, diharapkan petani kopi di Desa Ngembat dapat menjadi lebih mandiri
Pelatihan Pemanfaatan Ubi Jalar Ungu sebagai Snack Sehat Padat Energi bagi Balita untuk Pengendalian Stunting
Prevalensi stunting di Kabupaten Bogor (24,9%) masih lebih tinggi daripada prevalensi nasional. Kurangnya asupan energi pada balita yang disebabkan karena seringnya konsumsi jajanan yang tidak sehat dapat mengarah ke stunting. Ubi jalar merupakan pangan lokal sumber energi yang baik untuk digunakan sebagai bahan dasar snack sehat bagi balita. Kegiatan pengabdian yang berupa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas ibu hamil dan ibu balita untuk mengolah snack sehat padat energi berbasis ubi jalar ungu. Program ini dilakukan di Kecamatan Jasinga Kabupaten Bogor dengan sasaran berupa ibu balita. Kegiatan yang dilakukan berupa pemaparan materi, demonstrasi dan praktik pengolahan snack sehat padat energi berbasis ubi jalar ungu, serta lomba kreasi snack sehat berbasis ubi jalar ungu. Dari kegiatan ini diperoleh hasil bahwa sebagian besar peserta cukup terampil dalam mengolah snack sehat berbasis ubi. Hasil lomba menunjukkan beraneka kreasi menu snack sehat padat energi berbasis ubi jalar ungu yang dibuat oleh peserta
Exclusive Breastfeeding with the Incidence of Stunting
Stunting is one of the disorders in the growth of children affected by poor nutrition and the occurrence of recurrent infections, especially during the critical first two years of life. According to the WHO, a child is classified as stunting when his or her height relative to age exceeds the deviation standard based on the child's growth standard. The aim of this study is to identify a correlation between exclusive breastfeeding and the possibility of stunting in 12 to 60-month-old children in the Mangasa Puskesmas Working Region of Makassar City. This type of research is quantitative analytics using case control designs with a retrospective approach. The subjects in this study were 70 newspapers, consisting of 35 stunting as a treatment group (intervention) and 35 non-stopping as a control group. Univariate and bivariate analysis using chi-square tests. The results of the analyses showed that the newborn who received only milk (exclusive) but with a stunting category of 15 newborns (42,9%), while the newcomer who did not give milk exclusively and suffered stunting as much as 20 newcomers (57,1%). The result of the bivariate analysis shows that there is a correlation (relation) between giving milk only (exclusive) and the stunting condition (p-value=0,030). Research shows the need to provide education to improve mothers’ knowledge, especially in preparation for the first 1,000 days of life
Deep Breathing Exercise on the Anxiety Level of Tuberculosis Patients in Dau District
Tuberculosis poses a serious problem that requires regular and long-term treatment.. This can cause psychological problems such as anxiety, stress, and even depression in sufferers. Therefore, this study aimed to determine the effect of deep breathing exercise on the anxiety level of tuberculosis patients in Dau District. The type of research method used was Quasi Experimental using the One Group Pre and Post Test method which was carried out at the Dau District Health Center in March-April 2023 with a total subject of 25 TB patients. The instrument used was the HARS questionnaire. Results of statistical tests contained in the table there was p-value= 0,000. So that, Deep Breathing Exercise provides a significant influence on the golden level of patients with Pulmonary TB. Based on the results of the research conducted, it can be concluded that deep breathing exercise can be one of the complementary therapy options to overcome anxiety problems in patients with pulmonary TB undergoing treatment