Online Journal Systems UNPAM (Universitas Pamulang)
Not a member yet
22766 research outputs found
Sort by
Systematic Literature Review: Analysis Of Financial Distress in Manufacturing Companies on The Indonesia Stock Exchange Using The Altman Z-Score Method
This study aims to synthesize scientific evidence through the Systematic Literature Review (SLR) method to map and analyze financial distress predictions in manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) with a focus on the application of the Altman Z-Score Model. Given the strategic role of the manufacturing sector in the national economy, early detection of bankruptcy risk is crucial. This study uses the PRISMA protocol by analyzing 30 accredited journal articles published in the period 2020–2025, with the inclusion criteria of IDX manufacturing companies that apply the Altman Z-Score. The synthesis results show that the level of financial distress in IDX manufacturing companies fluctuates between sub-sectors and is influenced by time dynamics, especially during the pandemic. Most studies indicate that many companies are in the gray area, reflecting moderate financial vulnerability. In general, the Altman Z-Score shows a high level of prediction accuracy (above 70%), although in certain sub-sectors alternative models such as Zmijewski and Springate are considered superior. In addition, components X3 (EBIT/Total Assets) and X2 (Retained Earnings/Total Assets) are consistently the most dominant variables in determining financial distress. The conclusion of this SLR confirms that the Altman Z-Score remains relevant and reliable as a bankruptcy prediction tool for BEI manufacturing companies. These findings contribute theoretically to mapping the latest research developments and provide practical implications for investors, creditors, and management in decision-making and financial risk mitigation
Pendampingan Pelaksanaan Standar Operasional Prosedur (SOP) Budidaya Tanaman Cabai untuk Prediksi Hasil Panen di Desa Bandar Agung, Lampung Timur
Hasil panen cabai merah di Dusun Glimbung Desa Bandaragung Kecamatan Bandar Sribawono Lampung Timur menunjukkan fluktuasi akibat faktor lingkungan yang kurang mendukung, seperti penurunan kesuburan tanah, meningkatnya serangan organisme pengganggu tanaman (OPT), serta penggunaan pestisida yang tidak terkendali. Kondisi ini berdampak pada peningkatan kerentanan tanaman, memicu resistensi hama, dan menurunkan produktivitas. OPT utama yang menyerang cabai merah meliputi Bemisia tabaci, thrips, dan lalat buah, sedangkan penyakit dominan antara lain antraknosa, layu fusarium, dan layu bakteri. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan pendampingan kepada kelompok petani di Dusun Glimbung Desa Bandaragung Kecamatan Bandar Sribawono Lampung Timur untuk menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) budidaya cabai berdasarkan prinsip Good Agriculture Practices (GAP). Penerapan SOP meliputi pengolahan tanah, pemupukan, pengairan, pengendalian OPT, dan persiapan panen. Berdasarkan observasi dan analisis data sampel tanaman cabai diperoleh prediksi hasil panen cabai per hektar mencapai 13,43 ton. Hasil prediksi tersebut mengindikasikan bahwa hasil panen yang akan diperoleh melampaui rata-rata produktivitas nasional yang berkisar antara 8-9 ton/ha
Pengaruh Budaya Work-Life Balance, Kepemimpinan dan Kompetensi Pegawai terhadap Kinerja Karyawan di PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) LAHAT
Dalam era kerja modern, batas antara kehidupan kerja dan pribadi semakin kabur sehingga berpotensi menurunkan kinerja dan kesejahteraan karyawan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh work-life balance, kepemimpinan, dan kompetensi pegawai terhadap kinerja karyawan pada PT PLN (Persero) UP3 Lahat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Seluruh populasi sebanyak 120 pegawai dijadikan sampel melalui metode sensus. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance, kepemimpinan, dan kompetensi pegawai berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan variasi kinerja sebesar 66,3%. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan perusahaan yang mendukung keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi, penerapan kepemimpinan yang efektif, serta program pelatihan dan pengembangan kompetensi yang berkelanjutan. Secara praktis, hasil penelitian dapat menjadi dasar penyusunan strategi peningkatan kinerja berbasis kesejahteraan karyawan, sedangkan secara teoritis berkontribusi memperkaya literatur manajemen sumber daya manusia di sektor pelayanan publik
Challenges And Opportunities Of Digital Supply Chain Management At Jne In Indonesia
The acceleration of global economic digitalization has created a strategic imperative for the logistics sector to transform toward Digital Supply Chain Management (DSCM). This phenomenon underscores the urgency of this research in responding to competitive pressures from digital-native entities and addressing internal structural barriers faced by PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE). This study aims to analyze JNE's digital maturity gap through a comparative study (benchmarking) against the DHL (Dalsey, Hillblom, and Lynn) Group, grounded in the theoretical frameworks of Logistics 4.0 and Change Management. Employing a descriptive qualitative approach, this study evaluates five crucial technological dimensions—Cloud Computing, Internet of Things (IoT), Big Data Analytics, Customer Interface, and Cybersecurity—to map the disparities between actual operational conditions and global practice standards. The analysis reveals that JNE still operates in the Digital Adopter phase, characterized by functional and reactive approaches, standing in contrast to DHL, which has reached the status of Digital Innovator through strategic orchestration capabilities and proactive risk mitigation. Primary barriers are identified in the complexity of "technical debt" resulting from legacy system fragmentation, infrastructure disparities, and human capital competency gaps. The study concludes that to achieve operational resilience and sustainable competitive advantage, JNE must reorient its strategy from mere infrastructure modernization (digitization) toward comprehensive business process integration (digitalization). This transformation is realized through the development of a National Control Tower Cloud Platform to create a Single Source of Truth, the evolution of the interface into an interactive Super App, and the institutionalization of digital talent development to bridge competency gaps within an increasingly complex logistics ecosystem. Keywords: Digital Supply Chain Management (DSCM), Digital Transformation, Logistics 4.0, JNE, Strategic Benchmarking, DHL
Talent Pool Analysis and Screening for Lecturers Based on Data Management for Business Intelligence at University
This study aims to develop a comprehensive understanding of a Talent Pool Analysis and Screening for Lecturers model based on data management and business intelligence (BI) as a strategic approach to improving lecturer recruitment and academic workforce management in universities. The core problems identified include the limited integration of academic and employment data, the predominance of subjective assessments in lecturer selection, and the suboptimal use of predictive analytics to support accurate and forward looking human resource decisions. This research proposes the application of HR analytics, people analytics, and BI as a solution to create a more objective, efficient, and evidence based lecturer screening process. The objects of analysis consist of scholarly literature on HR analytics, BI, and AI/ML for recruitment, as well as institutional documentation related to lecturer management policies. Employing a descriptive qualitative method through literature review and document analysis, the study finds that BI technologies and predictive models significantly enhance candidate identification accuracy, accelerate the selection process, and enable more strategic academic workforce planning. The findings also indicate that the successful implementation of a BI based model requires data readiness, analytical competence, and governance frameworks that ensure ethical algorithmic use. The study concludes that integrating BI into academic talent management not only strengthens recruitment effectiveness but also provides a foundation for developing new theoretical insights, such as an Academic Talent Intelligence framework, to support more adaptive and future oriented lecturer management practices.Keywords: Talent Pool; Lecturer Recruitment; Data Management; Business Intelligence; Higher Education; Human Resource Analytics; Decision Support System
Perlindungan Hukum terhadap Kerahasiaan Data Pribadi di Era Digitalisasi Ditinjau dari UU Nomor 27 Tahun 2022
Setiap orang pasti memiliki data pribadi. Data pribadi merupakan sesuatu yang melekat pada setiap orang dan harus dilindungi karena sejatinya merupakan hak privasi setiap orang. Hak privasi adalah hak konstitusional warga negara yang telah diatur dalam UUD 1945. Hak konstitusional adalah kewajiban dari suatu negara terhadap warga negaranya. Perlindungan data pribadi ditujukan untuk menjamin hak warga negara atas perlindungan diri pribadi dan menumbuhkan kesadaran masyarakat serta menjamin pengakuan dan penghormatan atas pentingnya perlindungan data pribadi. Tetapi dalam prakteknya sangat banyak terjadi pelanggaran hak atas privasi. Pada 17 Oktober 2022, Indonesia resmi mengesahkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 Tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP). Dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih, perlindungan terhadap data pribadi menjadi isu yang sangat vital untuk menjaga hak privasi individu serta keamanan informasi di dunia maya. Fakta sosial yang berkaitan dengan pelanggaran hak kebebasan atas data pribadi, dapat diambil peristiwa yang terkait dengan kerahasiaan pribadi yang dialami oleh para pelanggan penyelenggara jasa telekomunikasi, perbankankan dan lapak on line , sehingga sangat penting dilaksanakan pemahaman kepada masyarakat terkait perlindungan data pribadi dan sanksi hukum bagi yang melakukan pelaggaran. Pengawasan dan penegakan hukum juga harus menjadi perhatian oleh lembaga pemerintahan agar undang-undang ini memiliki asas kepastian dan kemanfaatan
Sengketa Upah Pekerja Migran Indonesia antara Gugatan Perdata dan Pelanggaran Pidana
Salah satu permasalahan utama pekerja migran Indonesia di luar negeri adalah sengketa upah pekerja migran yang diterima tidak sesuai dengan apa yang diperjanjikan. Sengketa yang bertolak dari upah yang diterima pekerja sebagai imbalan atas pekerjaan yang dilakukan baik itu upah per jam, mingguan, atau bulanan. Sengketa dapat juga disebabkan karena tuntutan serikat pekerja untuk kenaikan upah, pembayaran upah selama pekerja sakit, tuntutan atas program pensiun, penggunaan mesin pencatat kehadiran pekerja.
Sengketa upah Pekerja Migran Indonesia (PMI) merupakan masalah serius dimana PMI tidak menerima upah sesuai perjanjian atau tidak dibayarkan sama sekali, yang melanggar hak mereka atas pekerjaan dan penghasilan layak yang dijamin Undang-Undang. Penyebabnya bisa berupa praktik perusahaan yang tidak bertanggung jawab, kurangnya pengawasan dan penegakan hukum yang tegas, serta lemahnya posisi tawar PMI. Penanganannya memerlukan pendampingan dari pihak berwenang seperti Kementerian Ketenagakerjaan, dukungan dari organisasi seperti Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) yang membantu penyelesaian sengketa melalui proses mediasi dan bipartite, serta penegakan hukum untuk pelanggaran yang lebih serius, penegakan hukum dapat mencakup sanksi administratif hingga pidana bagi pelaku. Adapun capaian yang akan dicapai yaitu jurnal nasional terakreditasi dan media massa nasional
Sosialisasi Pemasaran Produk melalui Marketing Digital di SMK Negeri 6 Kota Serang
Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu wujud nyata peran perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar. Salah satu aspek penting dalam pengembangan sumber daya manusia adalah aspek teknologi, karena dengan teknologi berperan besar dalam menentukan kesiapan generasi muda menghadapi tantangan masa depan. Rendahnya pemahaman teknologi digital belajar siswa sering menimbulkan masalah seperti kurangnya akses informasi, kurangnya semangat kreativitas untuk berkembang, serta minimnya kesiapan untuk bersaing di dunia kerja.
Program ini mengusung kegiatan “Sosialisasi Pemasaran Produk Melalui Marketing Digital di SMK Negeri 6 Kota Serang”, yang berlokasi di Jl. Desa Mesjid Priyai No.69 Mesjid Priyai, Kec.Kasemen Kota Serang, Banten 42191. Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pemahaman, dorongan, serta strategi praktis kepada siswa SMK Negeri 6 Kota Serang agar mampu meningkatkan keingintahuan akan pemasaran suatu produk sebagai motivasi belajar, membangun pola pikir positif, serta mengembangkan sikap disiplin yang mendukung keberhasilan akademik maupun nonakademik.
Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar pada pola interaksi sosial, pendidikan, hingga dunia bisnis. Media sosial, khususnya TikTok dan Instagram, kini bukan hanya sarana hiburan, melainkan juga ruang strategis untuk pemasaran digital. Bagi generasi muda termasuk siswa SMK, pemahaman keterampilan pemasaran digital menjadi penting agar mampu memanfaatkan peluang ekonomi digital sekaligus menyiapkan diri menjadi wirausaha kreatif.
Metode pelaksanaan dilakukan melalui kegiatan sosialisasi dengan pendekatan partisipatif, berupa penyampaian materi, diskusi interaktif, dan simulasi sederhana tentang cara menjaga serta meningkatkan motivasi belajar. Materi mencakup konsep dasar motivasi, faktor-faktor yang memengaruhi motivasi, serta langkah-langkah praktis seperti manajemen waktu, penetapan tujuan, dan penguatan growth mindset. Dengan metode ini, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga pengalaman langsung dalam memahami pentingnya pemasaran produk memalui marketing digital pada masa depan mereka.
Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang berupa peningkatan semangat belajar siswa, terbentuknya kesadaran akan pentingnya motivasi sebagai kunci kesuksesan, serta terciptanya generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan di era global ataupun dunia kerja
AI dan Gen Z Marketing: Implementasi Realitas Pemasaran dan Etika Profesional pada SMK Raudhatul Muawanah
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah mengubah paradigma pemasaran secara fundamental, terutama bagi Generasi Z yang merupakan digital native. Namun, masih terdapat kesenjangan dalam literasi digital dan kesadaran etika di kalangan pelajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di SMK Raudhatul Muawanah ini bertujuan memberikan literasi digital, meningkatkan kesadaran kritis terhadap etika AI, serta memperkuat keterampilan praktis siswa dalam strategi pemasaran. Metode pelaksanaan dilakukan melalui enam tahapan sistematis: persiapan, ceramah interaktif, workshop simulasi proyek, diskusi studi kasus etika, pengembangan kreativitas, serta mentoring berkelanjutan.
Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan signifikan, di mana nilai post-test peserta meningkat sebesar 85%. Selain peningkatan keterampilan teknis dalam memproduksi konten, peserta juga memperoleh kompetensi baru dalam menganalisis validitas konten AI serta pemetaan konsep personal marketing. Program ini mencatat tingkat kepuasan sebesar 95% dari pihak sekolah dan siswa karena dinilai sangat relevan dan aplikatif. Secara keseluruhan, PKM ini memberikan dampak transformatif dalam membentuk siswa yang kompeten, kritis, dan berintegritas menghadapi disrupsi AI di dunia kerja. Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal integrasi kurikulum AI yang etis di lingkungan sekola
UPAYA PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 12 TAHUN 2022 TENTANG TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL
Kekerasan seksual merupakan bentuk pelanggaran hak asasi manusia yang berdampak serius terhadap korban, baik secara fisik, psikologis, sosial, maupun akademik. Lingkungan pendidikan yang seharusnya menjadi ruang aman dan nyaman justru masih rentan terhadap terjadinya kekerasan seksual akibat adanya relasi kuasa yang tidak seimbang, lemahnya sistem pencegahan, serta minimnya pemahaman hukum di kalangan warga satuan pendidikan. Untuk merespons permasalahan tersebut, Pemerintah Indonesia telah mengesahkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) sebagai regulasi komprehensif yang tidak hanya menitikberatkan pada pemidanaan pelaku, tetapi juga pada upaya pencegahan serta perlindungan dan pemulihan korban, termasuk di lingkungan pendidikan. Namun, implementasi ketentuan UU TPKS dalam konteks pencegahan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan masih menghadapi berbagai tantangan, baik dari aspek kelembagaan, pemahaman hukum, maupun mekanisme pengawasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum mengenai upaya pencegahan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan berdasarkan UU Nomor 12 Tahun 2022 serta mengkaji implementasinya dalam praktik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Sumber bahan hukum terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai peran UU TPKS dalam pencegahan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan serta menjadi dasar rekomendasi dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan berkeadilan