Online Journal Systems UNPAM (Universitas Pamulang)
Not a member yet
22766 research outputs found
Sort by
Operational Efficiency Of Branz Mega Kuningan Apartment Based On A Property Management Information System (PMIS)
Apartment residences currently face increasing demand for efficiency, transparency, and responsiveness in their operations. Traditional approaches, which are often manual or fragmented, frequently lead to delays in maintenance response, billing errors, poor record-keeping, and low resident satisfaction. This research proposes the design and implementation of a Property Management Information System (PMIS) tailored to apartment operational needs. The system integrates modules for resident profile management, facility and maintenance scheduling, billing and payment processing, complaint and request tracking, and an analytical reporting dashboard. This study aims to evaluate the operational efficiency of BRANZ Mega Kuningan Apartment following the implementation of the Property Management Information System (PMIS). The main focus of the research is to analyze the PMIS's impact on facility maintenance management, security, resident complaint management, and resource allocation. The method employed in this study is descriptive qualitative with data collection techniques through literature review, documentation, and SWOT analysis. The literature review was conducted to understand the theories and concepts related to PMIS and operational efficiency. Documentation was used to collect secondary data on the operational processes and PMIS implementation in the apartment. The SWOT analysis was performed to identify the strengths, weaknesses, opportunities, and threats in operational management post-PMIS implementation. The research findings indicate that the PMIS implementation has improved operational efficiency, with increases in maintenance response speed, reduction in facility downtime, and improved resident satisfaction. However, challenges exist regarding system integration and the need for advanced staff training. This study suggests the necessity of periodic evaluation and user capacity building to optimize the benefits of the PMIS.Keywords: Property Management Information System; Apartment Operations; Facility Maintenance; Billing & Payment System and others
Towards Sustainable Organizations Through Purpose-driven and Customer-centric Strategies
This study explores how organizations can achieve sustainability through customer-centric and corporate purpose strategies. Using a systematic literature review and qualitative analysis of 101 selected documents from an initial 559, the study identifies key links between customer-centricity, corporate purpose, and sustainability outcomes. Findings show these strategies influence customer preferences, corporate culture, values, and organizational performance. The study emphasizes integrating sustainable practices into corporate strategies and aligning organizational values with customer expectations. Strengthening relationships with customers, employees, and stakeholders is essential to enhance long-term sustainability and achieve organizational resilience. Keywords: Corporate purpose, Customer-centricity, Literature review, Sustainable organizations, Corporate social responsibilit
Business Model And Platform Development Strategy Of The Shopee Application And Shopee Video In The Beauty Product Sector (A Case Study of Glad2glow)
The beauty product industry has become increasingly popular across various age groups in the digital era. The shift in consumer behavior compels companies to adapt to interactive e-commerce based business models. This study employs a qualitative descriptive approach using the business model canvas (bmc) framework to identify the nine key components of the glad2glow business model on the shopee platform. The purpose of this research is to analyze the business model and sales platform development strategy on the shopee application supported by the shopee video feature, particularly within the local beauty product sector represented by glad2glow. The findings indicate that glad2glow adopts a business to consumer (b2c) model by utilizing shopee video and shopee live as its primary channels for promotion and sales. The main value proposition offered includes natural based skincare products at affordable prices, along with direct interaction between the brand and consumers through video content and live-streaming sessions. Effective development strategies involve enhancing the quality of educational video content, collaborating with beauty influencers, and optimizing customer loyalty programs through exclusive promotions and discounts. In conclusion, digital innovation through the shopee video and shopee live features enhances customer engagement and strengthens the positioning of local brands within the e-commerce market. The study recommends that companies prioritize the management of creative, user-experience-based content and leverage sales data analytics to formulate more targeted marketing strategies. Keywords: Shopee Video; Business Model Canvas (BMC); E-commerce Strategy; Digital Innovation; Beauty Industry; Glad2Glow; Customer Engagement; Live Streaming Marketin
Kekerasan Seksual Verbal (Catcalling) Ditinjau dari Hukum Pidana
Catcalling merupakan istilah kepada bentuk pelecehan, seperti siulan atau komentar dengan tujuan untuk mendapatkan perhatian dari para korbannya, yang diberikan dengan atribut-atribut seksual di ruang tertutup bahkan ruang public. Catcalling merupakan sebuah istilah pada suatu perbuatan pelecehan seksual secara verbal. Dalam istilah bahasa Indonesia, catcalling memiliki makna ‘panggilan kucing’. Perbuatan catcalling yang pada awalnya dengan melakukan hal-hal kecil yang seringkali dianggap sebagai perbuatan yang wajar saja. Sebagian masyarakat masih banyak yang menganggap bahwa catcalling hanyalah sebuah candaan biasa atau sebuah pujian yang diberikan. Asingnya istilah catcalling dalam masyarakat yang membuat para korban catcalling kebingungan akan meminta perlindungan. Untuk itu, perlu adanya pemahaman mengenai upaya perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana kekerasan seksual verbal. Dalam rangka memberikan pemahaman hukum kepada masyarakat, beberapa orang dosen Fakultas Hukum Universitas Pamulangyang tergabung dalam tim Pengabdian Kepada Masyarakat melakukan penyuluhan hukum di SMK Grafika Yayasan Lektur. SMK Grafika Yayasan Lektur dipilih sebagai tempat pelaksanaan PKM karena siswa dan siswi rentan menjadi pelaku dan korban kekerasan seksual verbal catcalling. Saat ini pelaku catcalling dapat di pidanakan. Dengan disahkannya Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual yang disebut sebagai UU TPKS pada 12 April 2022 lalu, dinilai mampu melindungi hak-hak korban pelecehan seksual
Legalitas Badan Usaha sebagai Sarana Perlindungan Hukum bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKN) memiliki yang strategis dalam mendukung pertumbuhan perekonomian Nasional khususnya dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun dalam praktik kegiatan usaha masih banyak pelaku Usaha UMKN yang menjalankan Usaha tanpa memiliki Legalitas Badan Usaha yang jelas dan pasti. Kondisi demikian dapat mengakibatkan UMKN rentan terhadap berbagai permasalahan hukum Misalnya timbul sengketa usaha, keterbatasan memperoleh akses permodalan serta kurangnya mendapat perlindungan hukum dari otoritas Negara. Penulisan ini bertujuan untuk mengkaji Pentingnya Legalitas Badan Usaha sebagai Sarana Perlindungan Hukum bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. Dengan Metode Penelitian yang digunakan adalah Yuridis Normatif dengan pendekatan Peraturan perundang-undangan yang berlaku yang dianalisis secara Konseptual. Hasil Kajian yang diperoleh menunjukkan Bahwa Legalitas Badan Usaha dapat memberikan Kepastian dan Meningkatkan Kepercayaan pihak Mitra serta Lembaga-lembaga Keungan baik Bank maupun Non Bank, mempermudah akses dalam memperoleh pembinaan dan perlindungan hukum dari Pemerintah. Oleh karenanya. diperlukan kesadaran dari Para Pelaku Usaha, intervensi peran serta Pemerintah baik Pemerintah Pusat maupun Daerah, dalam hal memberikan edukasi dan sosialisasi dalam mempermudah pengurusan perizinan agar Para Pelaku Usaha UMKN sadar dan terdorong untuk melegalkan Usahanya. Hal ini umumnya bagi masyarakat secara keseluruhan, khususnya para pedagang kuliner yaitu pedagang kaki lima /PKL di Desa Purbayan Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo Provinsi Jawa Tengah, tidak pernah mengetahui, terutama dalam memperoleh akses informasi yang baik, benar dan pasti tentang fungsi dan tujuan keberadaan Legalitas UMKN, dalam kegiatan usaha UMKN. Untuk itu, Tim Pengadian Masyarakat Dosen Fakultas Hukum Universitas Pamulang (UNPAM) Kota Tangetang Selatan Provinsi Banten melakukan kegiatan penyuluhan hukum ini dengan tujuan untuk mengedukasi, membangun pemahaman tentang pentingnya memiliki legalitas usaha UMKN bagi para Pelaku Usaha di bidang UMKN, sehingga pada akhirnya Legalitas Badan Usaha ini dapat menjadi instrument yang sangat penting untuk menciptakan iklim usaha yang aman, transparan, berkelanjutan serta berkeadilan bagi para Pelaku Usaha UMKN
Kasus Taqy Malik vs Sirhan dan Sania Bisyir: Pergeseran dari Kasus Perdata ke Kasus Pidana
Penelitian Kasus Taqy Malik vs Sirhan dan Sania Bisyir, Pergeseran dari Kasus Perdata ke Kasus Pidana ini sengaja memilih kasus yang viral pada Oktober 2025 karena sosok Taqy Malik sebagai salah satu pihak yang berkonflik. Taqy Malik dikenal sebagai penghafal (hafidz) Al-Qur’an, penceramah muda, sekaligus pebisnis dan influencer, sedangkan Sirhan dan Sania Bisyir bukanlah public figure. Awalnya Taqy Malik dengan Sirhan dan Sania Bisyir melakukan perjanjian jual beli sebidang tanah seluas 1.200 meter persegi dengan itikad baik yaitu untuk pembangunan masjid, sebagaimana diketahui bahwa perjanjian jual beli merupakan ranah Perdata, namun berujung pada konflik dan kasus ini mengalami pergeseran dari kasus Perdata ke kasus Pidana. Penelitian berfokus pada dua rumusan masalah : (1) perbuatan melawan hukum apa sajakah yang terjadi pada kasus Taqy Malik vs Sirhan dan Sania Bisyir? dan (2) bagaimana proses pergeseran dari kasus Perdata ke kasus Pidana yang terjadi pada kasus ini?. Metodologi penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan studi kasus dan pendekatan peraturan perundang-undangan (statute approach). Hasil dari penelitian Kasus Taqy Malik vs Sirhan dan Sania Bisyir, Pergeseran dari Kasus Perdata ke Kasus Pidana ini adalah : (1) perbuatan melawan hukum yang terjadi, dilakukan oleh Taqy Malik, berupa wanprestasi, dugaan penipuan dan penggelapan, serta pencemaran nama baik ; (2) proses pergeseran dari kasus Perdata ke kasus Pidana terjadi setelah Taqy Malik memposting di Instagram-nya ajakan donasi pelunasan tanah yang disengketakan agar tanah tersebut tidak dikembalikan kepada pemiliknya, yaitu Sirhan dan Sania Bisyir, serta masjid yang berdiri di atasnya tidak jadi dirobohkan oleh pemilik tanah, postingan tersebut dirasakan sebagai sebuah tindakan pencemaran nama baik (negative framing) oleh Sirhan dan Sania Bisyir terhadap diri keduanya, juga dugaan penipuan dan penggelapan atas donasi dari jama’ah yang dikumpulkan oleh Taqy Malik
Pelatihan Berpikir Kritis dan Problem Solving sebagai Strategi Pengembangan Soft Skill Siswa-Siswi SMKN 7 Kota Serang
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah sebagai strategi pengembangan soft skill siswa-siswi SMKN 7 Kota Serang. Penguatan kemampuan tersebut menjadi penting mengingat lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dituntut tidak hanya memiliki keterampilan teknis sesuai bidang keahlian, tetapi juga kemampuan berpikir analitis, komunikasi, dan kerja sama yang baik dalam menghadapi dinamika dunia kerja dan tantangan era digital. Kegiatan ini dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa Universitas Pamulang dengan menerapkan pendekatan experiential learning yang menekankan pembelajaran berbasis pengalaman. Pendekatan ini mencakup pengenalan konsep berpikir kritis dan pemecahan masalah, simulasi kelompok melalui studi kasus, serta refleksi terhadap hasil pembelajaran yang telah dilakukan. Melalui tahapan tersebut, siswa didorong untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran, mengemukakan pendapat secara logis, serta bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan permasalahan nyata yang relevan dengan lingkungan sekolah dan kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan analitis, kepercayaan diri, tanggung jawab sosial, serta kemampuan bekerja sama antar siswa. Peningkatan ini menunjukkan bahwa pelatihan yang dirancang secara interaktif dan kontekstual mampu memberikan dampak positif terhadap pengembangan soft skill siswa. Dengan demikian, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berkontribusi dalam mempersiapkan lulusan SMK agar lebih adaptif, kritis, dan siap menghadapi tantangan era digital, sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah kejurua
Peran SDM dalam Pemanfaatan Teknologi Digitalisasi pada Bisnis UMKM untuk Siswa SMAN 4 Kota Serang
Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pengembangan UMKM bagi siswa SMA Negeri 4 Kota Serang. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa terkait peran SDM dalam mengelola perangkat digital guna mendukung aktivitas bisnis. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, diskusi interaktif, dan demonstrasi platform digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan motivasi, kepercayaan diri, dan wawasan siswa terkait literasi digital serta pembentukan jiwa kewirausahaan
Bahaya Narkoba dengan Sanksi Hukumannya
Narkoba singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan bahan adiktif lainnya sebagaimana Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika merupakan zat atau obatan yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintesis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dandapat menimbulkan ketergantungan, narkotika berasal dari bahasa Yunani (narke) berarti terbius sehingga tidak merasakan apa-apa, dalam Farmakologis dikenal kata drug yaitu sejenis zat bila dipergunakan membawa efek dan pengaruh-pengaruh tertentu pada pemakai mempengaruhi kesadaran memberikan ketenangan, merangsang dan menimbulkan halusinasi, sifatnya dapat membahayakan penggunanya bila digunakan secara bertentangan atau melawan hukum. Narkotika berasal dari bahasa Inggris (Nartotics) berarti menidurkan atau membiuskan. Penyalahgunaan narkoba diluar keperluan medis, tanpa ada pengawasan dokter dan merupakan perbuatan melanggar hukum. Penyalahgunaan narkoba diartikan penggunaan narkoba yang tidak sesuai keperluan medis dan melanggar hukum sehingga menimbulkan gangguan fisik, mental Narkotika, Psikotropika dan Zat adiktif adalah istilah kedokteran untuk sekelompok zat yang jika masuk kedalam tubuh manusia dapat menyebabkan ketergantungan (adiktif) dan mempengaruhi sistem kerja otak (psikoaktif), penyalah gunaan penggunaan Narkotika menjadi perbuatan melawan hukum bersanksi hukuman pelanggaran Pidana diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pasal 1 angka 1 dari Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dapat diketahui narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis, yang dapat membuat kesadaran turun, meredakan rasa nyeri atau bahkan menghilangkan, dan menyebabkan ketergantungan, yang dibedakan ke dalam golongan - golongan sebagaimana terlampir dalam undang undang tersebut
Senam Anti-Stroke Pada Komunitas Tuna Wisma Untuk Meningkatkan Imunitas di Pertubuhan Kebajikan Ar-Riqab Kuala Lumpur Malaysia
Mitra dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah komunitas tuna wisma di Pertubuhan Kebajikan Ar-Riqab, Kuala Lumpur, Malaysia. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya kualitas hidup akibat keterbatasan akses layanan kesehatan, gaya hidup sedentari, serta risiko tinggi penyakit degeneratif seperti stroke. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan imunitas dan kualitas hidup tuna wisma melalui senam anti-stroke yang bersifat preventif dan mudah dilakukan. Metode yang digunakan berupa penelitian eksperimental dengan desain pre-post test menggunakan total sampling terhadap 45 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner WHOQOL untuk menilai kualitas hidup, serta pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu senam anti-stroke, edukasi pencegahan stroke, dan refleksi kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kualitas hidup responden, khususnya dalam aspek fisik, psikologis, sosial, dan lingkungan, serta penurunan tekanan darah setelah mengikuti intervensi. Kegiatan ini membuktikan bahwa senam anti-stroke dapat menjadi alternatif upaya preventif non-farmakologis yang efektif, murah, dan aplikatif bagi kelompok rentan