Online Journal Systems UNPAM (Universitas Pamulang)
Not a member yet
    22766 research outputs found

    Customer Relationship Management in the Digital Era Challenges and Opportunities in The Construction Sector

    No full text
    This research examines the challenges and opportunities of implementing digital customer relationship management in the construction industry through a qualitative library research approach. The construction sector faces structural barriers in digital adoption, including data fragmentation, multi-stakeholder complexity, and organizational resistance to change. Analysis of contemporary literature reveals that digital CRM integration with technologies such as artificial intelligence, big data analytics, and Internet of Things creates significant transformation in customer interaction management. Research findings indicate that effective implementation requires comprehensive strategies encompassing appropriate technology selection, employee capability development, and systematic customer data collection. Digital approaches demonstrate superiority in service speed and access convenience, while traditional methods maintain advantages in building emotional connections. This study contributes theoretically to digital CRM literature in construction contexts and practically provides strategic recommendations for industry practitioners to enhance competitive advantage through balanced digital-relational integration approaches. Furthermore, the findings highlight the importance of aligning digital CRM initiatives with organizational culture and long-term business objectives to ensure sustainable adoption. Successful implementation also depends on continuous evaluation of customer needs, integration of cross-functional teams, and establishment of clear performance metrics. As the construction industry becomes increasingly competitive, firms that leverage digital tools to personalize communication, predict customer expectations, and optimize project workflows are more likely to achieve higher satisfaction and long-term loyalty.Keywords: artificial intelligence; construction industry; customer relationship management; digital transformation; organizational performance; technology adoptio

    Perlindungan Hukum terhadap Konsumen dalam Transaksi E-Commerce Ditinjau dari UU Perlindungan Konsumen (Studi Kasus Toko Online AURAstore Jakarta)

    No full text
    Perkembangan teknologi informasi telah mendorong meningkatnya transaksi perdagangan melalui sistem elektronik (e-commerce). Model transaksi ini memberikan kemudahan bagi konsumen dalam memperoleh barang/jasa tanpa batas ruang dan waktu. Namun, perkembangan tersebut juga menimbulkan berbagai permasalahan hukum, seperti penyalahgunaan data pribadi, barang tidak sesuai deskripsi, keterlambatan pengiriman, hingga penipuan online.Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen serta Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) telah memberikan dasar hukum bagi perlindungan konsumen. Namun dalam praktiknya, perlindungan tersebut belum berjalan optimal karena lemahnya pengawasan, kurangnya pemahaman konsumen terhadap haknya, dan kendala penegakan hukum. Adapun permasalahan dalam penelitian ini yaitu bagaimana perlindungan hukum terhadap konsumen dalam transaksi e-commerce pada Toko Online AURAstore  Jakarta dan Apa  kendala yang dihadapi dalam penerapan perlindungan hukum konsumen di sektor e-commerce pada Toko online AURAstore. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dan yuridis empiris dengan spesifikasi penelitian deskriptif, pengumpulan data dilakukan melalui studi lapangan dengan observasi dan wawancara maupun studi kepustakaan, dalam analisis data dilakukan secara kualitatif melalui penelaahan logika berpikir secara deduktif dengan metode pendekatan kualitatif studi ke lapangan ke toko AURAstore. Hasil penelitian menunjukan bahwa  Perlindungan hukum terhadap konsumen belum maksimal diberikan terbukti konsumen belum mendapatkan hak-hak sebagaimana yang telah diatur dalam Pasal 4 Undang- Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen. Karena barang hilang dari jasa pengangkut dari distributor. Dari penelitian ini diharapkan akan mempublish dijurnal terakreditasi

    Pengembangan Model Ekonomi Sirkular dalam Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Kelurahan Pager Agung

    No full text
    Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengembangkan model ekonomi sirkular berbasis komunitas sebagai strategi pengurangan sampah sekaligus peningkatan nilai ekonomi lokal. Pendekatan ekonomi sirkular menekankan konsep reduce, reuse, recycle, serta recover yang dikontekstualisasikan melalui kegiatan partisipatif masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi tahapan: (1) pemetaan kondisi eksisting dan pola pengelolaan sampah rumah tangga; (2) pelatihan dan pendampingan komunitas dalam pengelolaan sampah bernilai ekonomi (seperti bank sampah, kompos, dan daur ulang kreatif); (3) pembentukan jejaring ekonomi sirkular di tingkat RT/RW; dan (4) penyusunan model replikasi yang dapat diadopsi oleh kelurahan lain. Pendekatan partisipatif digunakan agar masyarakat berperan aktif sebagai aktor utama dalam seluruh proses pengelolaan sampah. Luaran yang diharapkan dari kegiatan ini meliputi: terbentuknya sistem pengelolaan sampah rumah tangga yang berkelanjutan, meningkatnya kapasitas dan kesadaran masyarakat, serta terbangunnya model ekonomi sirkular berbasis komunitas yang aplikatif. Dengan demikian, PKM ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pengurangan timbulan sampah dan penguatan ekonomi lokal berbasis prinsip keberlanjutan

    Optimalisasi Penggunaan Sosial Media dalam Rangka Branding dan Promosi Usaha Siswa di MA Al Ulya Al Mubarok Serang

    No full text
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan media sosial sebagai sarana branding dan promosi usaha siswa di MA Al Ulya Al Mubarok Serang. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya pengetahuan dan keterampilan siswa dalam menggunakan media sosial secara strategis untuk pengembangan usaha. Meskipun sebagian siswa telah memiliki inisiatif kewirausahaan di bidang kuliner, fesyen, dan produk kreatif, aktivitas promosi yang dilakukan masih bersifat konvensional dan belum menerapkan prinsip pemasaran digital yang efektif dan berkelanjutan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pendekatan pelatihan, pendampingan, dan implementasi langsung secara partisipatif. Materi yang diberikan meliputi pemahaman konsep dasar branding dan digital marketing, teknik pengelolaan media sosial (Instagram, TikTok, dan WhatsApp Business), pembuatan konten kreatif berbasis foto dan video dengan perangkat sederhana, serta strategi komunikasi digital dan pengelolaan interaksi dengan konsumen. Metode pelaksanaan mencakup workshop, praktik langsung, serta evaluasi kinerja akun media sosial usaha siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi digital siswa dalam bidang branding dan promosi sebesar minimal 80% dari total peserta pelatihan, serta terbentuknya akun media sosial usaha yang aktif dan dikelola secara mandiri oleh siswa. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas kewirausahaan siswa madrasah dalam menghadapi tantangan era digital sekaligus memperkuat citra sekolah sebagai lembaga pendidikan yang adaptif dan inovatif terhadap perkembangan teknologi informasi

    Peningkatan Literasi Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual pada Siswa SMA PGRI 2 Depok

    No full text
    Permasalahan di wilayah mitra yang sekarang ini dihadapi diantaranya terkait pemahaman tentang perlindungan hak kekayaan intelektual yang memainkan peran yang sangat penting di sektor pendidikan. Hak Kekayaan Intelektual (HKI) memberikan perlindungan hukum atas karya-karya di berbagai bidang, seperti seni, ilmu pengetahuan, teknologi, hingga inovasi berbasis kreativitas. Dalam konteks pendidikan, perlindungan ini tidak hanya bertujuan untuk mencegah penyalahgunaan atau plagiarisme, tetapi juga untuk mendorong terciptanya lingkungan akademik yang inovatif, produktif, dan berdaya saing. Melalui HKI, lembaga pendidikan dapat meningkatkan reputasi mereka sekaligus membuka peluang untuk pengembangan riset dan kerja sama komersial yang berkelanjutan. HKI mencakup berbagai aspek, mulai dari hak cipta, paten, merek, desain industri, indikasi geografis, hingga rahasia dagang. Setiap jenis perlindungan memiliki syarat dan lingkup yang berbeda, sehingga pemahaman mendalam menjadi kunci. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini dibagi menjadi tiga tahap. Tahap pertama adalah tahap pra kegiatan. Tahap kedua adalah tahap pelaksanaan. Sedangkan tahap terakhir adalah tahap evaluasi kegiatan. Selanjutnya, akan diuraikan metode pelaksanaan yang digunakan dalam masing-masing tahap: a. Pra Kegiatan Tahap ini merupakan tahap awal sebelum pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Secara umum, tahap ini sudah dimulai sejak penentuan tema kegiatan dan lokasi pengabdian. Dalam pengabdian ini, tema yang diambil berkaitan dengan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual. Pada uraian ini menyimpulkan 2 (dua) hal, yaitu; meningkatkan literasi hukum siswa, sekaligus sebagai langkah preventif dalam mencegah pelanggaran hak kekayaan intelektual di kalangan pelajar. Diharapkan hasil dari kegiatan ini menghasilkan luaran jurnal yang bisa lebih bermanfaat bagi khalayak ramai dan kegiatan yang bisa berkelanjutan

    Peningkatan Kesadaran Hukum Perdata bagi Warga Penerima PKH: Perlindungan Hak dan Kewajiban

    No full text
    Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen Magister Hukum pada tanggal 8–9 November 2025 di Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Wilayah ini memiliki jumlah penerima Program Keluarga Harapan (PKH) yang cukup tinggi, yaitu lebih dari 3.500 keluarga penerima manfaat (KPM), dengan kondisi sosial-ekonomi yang masih didominasi kelompok menengah ke bawah. Berdasarkan hasil pengamatan awal, ditemukan bahwa sebagian besar masyarakat penerima PKH memiliki pemahaman yang terbatas terhadap hak dan kewajiban hukum perdata, khususnya terkait perjanjian, waris, pengelolaan aset keluarga, serta tanggung jawab hukum dalam aktivitas ekonomi sehari-hari. Tujuan kegiatan PKM ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan literasi hukum perdata bagi warga penerima PKH agar mampu melindungi hak-haknya dan menjalankan kewajiban hukum secara proporsional. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan hukum interaktif, diskusi kelompok, dan penyampaian studi kasus sederhana yang relevan dengan kehidupan masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap aspek hukum perdata serta tumbuhnya sikap hukum yang lebih sadar dan bertanggung jawab. Kegiatan ini diharapkan berkontribusi dalam membentuk masyarakat penerima PKH yang lebih mandiri, berkeadilan, dan mampu mengambil keputusan sosial-ekonomi secara tepat

    Penerapan Total Physical Response (TPR) dalam Pembelajaran Tata Bahasa Inggris Kelas 3 SDN 1 Pamulang Timur

    No full text
    Penguasaan tata bahasa (grammar) merupakan pondasi penting dalam komunikasi bahasa Inggris, namun sering kali menjadi tantangan bagi siswa sekolah dasar. Observasi di SDN 01 Pamulang Timur menunjukkan bahwa siswa kelas 3 mengalami kesulitan dalam menguasai struktur dasar, terutama dalam memahami instruksi verbal, memahami konteks tenses sederhana (present progressive tense), atau mengekspresikan hobi. Hal ini disebabkan metode pembelajaran yang masih cenderung konvensional, berpusat pada buku teks, dan kurang melibatkan aktivitas fisik yang sesuai dengan tahap perkembangan kognitif anak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman grammar dan kepercayaan diri siswa melalui penerapan metode Total Physical Response (TPR) yang dipadukan dengan nyanyian dan gerakan motorik. Pelaksanaan PKM meliputi observasi, perancangan materi berbasis kehidupan sehari-hari, dan implementasi pembelajaran interaktif berbasis gerakan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode TPR mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, menurunkan tingkat kecemasan (affective filter) siswa, dan mempermudah pemahaman struktur kalimat verbal dan nominal secara konkret. Melalui aktivitas fisik dan nyanyian, siswa lebih mudah mengingat pola tata bahasa tanpa merasa terbebani oleh aturan linguistik yang abstrak. Kegiatan ini berhasil meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran melalui gerakan dan permainan sebesar 86,96% serta memberikan referensi metode pengajaran kreatif bagi guru di sekolah tersebut

    Penguatan Kapasitas Komunikasi Ibu Rumah Tangga melalui Pelatihan Public Speaking Dasar di Lingkungan RW Cipinang Timur

    No full text
    Ibu rumah tangga memiliki peran strategis sebagai komunikator utama dalam keluarga sekaligus sebagai bagian penting dalam kehidupan sosial masyarakat, sehingga kemampuan komunikasi lisan yang efektif menjadi kebutuhan yang relevan, khususnya dalam kegiatan PKK, rapat RW, dan forum warga, namun hasil observasi awal di lingkungan RW Cipinang Timur menunjukkan bahwa sebagian ibu rumah tangga masih mengalami kendala dalam public speaking, seperti rendahnya kepercayaan diri, penyampaian pesan yang belum runtut, artikulasi dan intonasi yang kurang jelas, serta penggunaan bahasa tubuh yang belum optimal, sehingga berdampak pada rendahnya partisipasi aktif dalam forum komunikasi masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menguatkan kapasitas komunikasi ibu rumah tangga melalui pelatihan public speaking dasar yang dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan pembelajaran orang dewasa. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan materi, simulasi, dan praktik berbicara di depan umum, serta evaluasi melalui observasi langsung dan refleksi peserta. Indikator evaluasi disusun berdasarkan konsep public speaking yang dikemukakan oleh Lucas, yang menekankan aspek kepercayaan diri pembicara, struktur penyampaian pesan, kualitas vokal (artikulasi dan intonasi), serta penggunaan bahasa tubuh. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan public speaking peserta, dengan rata-rata skor meningkat dari kategori cukup pada pra kegiatan menjadi kategori baik hingga sangat baik pada pasca kegiatan, terutama pada aspek kepercayaan diri dan bahasa tubuh. Dengan demikian, pelatihan public speaking dasar ini menjadi langkah awal yang efektif dalam meningkatkan kapasitas komunikasi lisan ibu rumah tangga serta memperkuat partisipasi sosial mereka di lingkungan RW Cipinang Timur

    Komitmen Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Menegakkan Tata Tertib: Studi Kualitatif Perspektif Manajemen dan Hukum Pendidikan

    No full text
    Komitmen kepemimpinan kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menegakkan tata tertib sebagai fondasi terciptanya lingkungan pendidikan yang kondusif, tertib, dan berkarakter. Tata tertib sekolah tidak hanya berfungsi sebagai perangkat administratif, tetapi juga sebagai instrumen pembinaan moral, disiplin, dan kesadaran hukum peserta didik. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik kepemimpinan kepala sekolah dalam menegakkan tata tertib, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta menganalisis makna dan strategi kepemimpinan kepala sekolah ditinjau dari perspektif manajemen dan hukum pendidikan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di SMK Sasmita Jaya 2 Pamulang, Kota Tangerang Selatan, dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode penyuluhan, observasi, dan wawancara dengan kepala sekolah serta pihak terkait. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa komitmen kepemimpinan kepala sekolah berperan sentral dalam penegakan tata tertib sekolah. Komitmen tersebut tercermin melalui keteladanan, konsistensi, serta keterlibatan aktif kepala sekolah dalam proses pembinaan disiplin. Dari perspektif manajemen pendidikan, kepala sekolah mampu menjalankan fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan tata tertib secara terstruktur dan kolaboratif dengan guru, tenaga kependidikan, siswa, dan orang tua. Pendekatan kepemimpinan partisipatif dan komunikatif terbukti meningkatkan tingkat kepatuhan siswa terhadap tata tertib karena menumbuhkan kesadaran disiplin yang bersifat edukatif dan humanis. Pengabdian ini menyimpulkan bahwa komitmen kepemimpinan kepala sekolah dalam menegakkan tata tertib tidak hanya berdimensi administratif, tetapi juga moral, manajerial, dan yuridis. Integrasi ketiga perspektif tersebut menjadikan tata tertib sebagai sarana pembinaan karakter dan penguatan budaya sekolah yang berkeadilan

    SISTEM INFORMASI PENJADWALAN DAN MANAJEMEN KEGIATAN SEKOLAH PAUD AL-HUSNA DENGAN FITUR INTEGRASI GOOGLE CALENDAR MENGGUNAKAN METODE AGILE

    No full text
    ABSTRAK             SISTEM INFORMASI PENJADWALAN DAN MENAJEMEN KEGIATAN SEKOLAH PAUD AL-HUSNA DENGAN FITUR INTEGRASI GOOGLE CALENDAR MENGGUNAKAN METODE AGILE. PAUD Al Husna masih menghadapi kendala dalam pengelolaan penjadwalan dan manajemen kegiatan sekolah yang dilakukan secara manual, sehingga sering menimbulkan potensi kesalahan dalam pemberitahuan, keterlambatan informasi, serta risiko hilang atau rusaknya surat pemberitahuan. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan sistem informasi berbasis digital yang mampu mengelola jadwal dan kegiatan secara lebih efisien dan terintegrasi dengan platform yang mudah diakses. Penelitian ini bertujuan merancang serta membangun sistem informasi penjadwalan dan manajemen kegiatan sekolah berbasis web dengan integrasi Google Calendar. Metode pengembangan yang digunakan adalah Agile Development karena bersifat iteratif dan fleksibel dalam menyesuaikan kebutuhan pengguna. Tahapan penelitian meliputi analisis kebutuhan, perancangan menggunakan UML, implementasi dengan HTML, CSS, JavaScript, integrasi API Google Calendar, serta pengujian menggunakan black box testing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu meningkatkan efisiensi administrasi sekolah, mempermudah koordinasi, serta memperkuat komunikasi antara guru, orang tua, dan pihak sekolah. Kata kunci: Sistem Informasi, Penjadwalan, Manajemen Kegiatan, Google Calendar, Agile Development ABSTRACT             INFORMATION SYSTEM FOR SCHEDULING AND MANAGEMENT OF ACTIVITIES AT AL-HUSNA PRESCHOOL WITH GOOGLE CALENDAR INTEGRATION USING THE AGILE METHOD. PAUD Al Husna still faces challenges in managing school scheduling and activities, which are carried out manually and often lead to errors in notifications, delays in information delivery, as well as the risk of lost or damaged letters. To overcome these issues, a digital information system is needed to manage schedules and activities more efficiently and integrate them with an easily accessible platform. This study aims to design and develop a web-based scheduling and activity management information system integrated with Google Calendar. The development method applied is Agile Development because it is iterative and flexible in adapting to user needs. The research stages include requirements analysis, system design using UML, implementation with HTML, CSS, JavaScript, integration of the Google Calendar API, and testing using the black box method. The results show that the system improves school administrative efficiency, facilitates coordination, and strengthens communication between teachers, parents, and the school. Keywords: Information System, Scheduling, Activity Management, Google Calendar, Agile Development &nbsp

    18,690

    full texts

    22,766

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Online Journal Systems UNPAM (Universitas Pamulang)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇