E-Journal Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta (UTA'45)
Not a member yet
2285 research outputs found
Sort by
Permainan Daring sebagai Medium Penyebaran Hate Speech: Dampaknya terhadap Anak dan Strategi Penanggulangannya dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
This study aims to analyze the phenomenon of hate speech dissemination in online games, its impact on children's communication behavior, and mitigation strategies from a communication science perspective. The research was motivated by the growing prevalence of hate speech in digital environments accessed by children. The study employs Computer-Mediated Communication (CMC) theory, the concept of hate speech, and communication strategy frameworks. A qualitative approach was used through literature review methods. The subject of the study is the hate speech phenomenon in online games, while the object is its effect on children's communication behavior. Secondary data were collected from academic journals, research reports, and media coverage. Content and thematic analysis techniques were applied within the critical tradition of communication studies. The findings indicate that hate speech in online games is driven by factors such as anonymity, permissive gaming community culture, and weak content moderation. The impacts include adoption of aggressive language, emotional desensitization, and development of discriminatory attitudes among children. Recommended mitigation strategies highlight the need for reflective communication, digital literacy education, and collaboration between parents, teachers, and platform developers
Pengaruh Budaya Hukum Terhadap Praktik Pinjaman Online Ilegal di Indonesia
Penelitian ini menganalisis pengaruh budaya hukum terhadap maraknya praktik pinjaman online ilegal di Indonesia, yang menjadi fenomena kompleks akibat kemajuan teknologi, lemahnya literasi hukum, dan konsumtivisme masyarakat. Latar belakang masalah menunjukkan bahwa budaya hukum di Indonesia seringkali ditandai dengan kesadaran hukum yang rendah, lemahnya penegakan hukum, serta ketidakseimbangan antara norma hukum tertulis dan penerapannya. Dalam konteks pinjaman online, banyak masyarakat yang kurang memahami hak dan kewajiban mereka, sehingga rentan terhadap risiko dari penyedia layanan ilegal. Penelitian menggunakan metode normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), menganalisis peraturan hukum, kebijakan, dan produk hukum lainnya yang relevan. Sumber data sekunder meliputi peraturan perundang-undangan, jurnal, buku, dan laporan yang terkait. Penelitian ini mengkaji fenomena dari sudut pandang teori subsistem hukum Lawrence M. Friedman, yang menekankan pentingnya substansi, struktur, dan budaya hukum dalam keberhasilan penegakan hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya hukum yang kuat diperlukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang hak dan kewajiban mereka serta menekan praktik pinjaman online ilegal. Budaya hukum Indonesia yang cenderung toleran terhadap pelanggaran kecil, dipengaruhi oleh rendahnya literasi keuangan, tekanan konsumtif, dan lemahnya pengawasan, menjadi tantangan utama. Penelitian ini merekomendasikan kolaborasi antara pemerintah, OJK, dan masyarakat untuk memperkuat budaya hukum, meningkatkan literasi hukum dan keuangan, serta menciptakan ekosistem layanan keuangan yang aman dan sesuai aturan
Kedudukan Hukum PPJB (Perjanjian Pengikatan Jual Beli) Atas Tanah Dan Bangunan Dengan Kuasa Jual (Studi Kasus: Putusan Nomor 72/Pdt.G/2023/PN.Bks)
Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) dan Akta Kuasa Menjual adalah instrumen hukum yang dapat digunakan di dalam transaksi jual beli properti di seluruh Indonesia. PPJB umumnya digunakan untuk membuat perikatan kesepakatan awal di antara dua pihak yaitu penjual dan pembeli sebelum melangkah ke arah adanya akta jual beli (AJB), sementara akta kuasa menjual bisa memberikan kuasa kepada pihak yang lain untuk melakukan penjualan properti atas nama pemilik properti tersebut. Walaupun di antara kedua instrumen ini dapat mengikat secara hukum, tetapi di dalam penggunaannya tidak menutup kemungkinan menimbulkan permasalahan, contohnya adanya penyalahgunaan kuasa serta adanya ketidakpastian hak untuk para pihak yang sudah melakukan transaksi. Adanya penelitian ini bermaksud untuk memberikan analisis secara kedudukan hukum PPJB dan akta kuasa menjual di dalam sistem hukum perdata di Indonesia berdasarkan SEMA No.4 Tahun 2016, khususnya terkait jual beli properti. Di dalam penelitian ini juga dibahas permasalahan yang sering muncul di dalam praktik, seperti wanprestasi, juga penyalahgunaan kuasa serta klausul-klausul yang bisa merugikan salah satu pihak. Dengan digunakannya metode pendekatan normatif dalam studi kasus ini, penelitian ini bermaksud untuk memberikan rekomendasi hukum yang lebih jelas juga adil agar melindungi kepentingan para pihak yang akan terlibat dalam PPJB dan akta kuasa menjual tersebut
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Akar Senggani (Melastoma malabathricum L.) Terhadap Bakteri Streptococcus mutans
Kerusakan gigi merupakan masalah kesehatan gigi utama yang disebabkan oleh aktivitas bakteri, terutama Streptococcus mutans. Bakteri ini dapat merusak jaringan gigi melalui produksi enzim dan pembentukan plak. Pengobatan alternatif untuk menghambat pertumbuhan bakteri ini adalah penggunaan bahan alami, seperti ekstrak etanol akar senggani (Melastoma malabathricum L.), yang diketahui memiliki sifat antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan aktivitas antibakteri ekstrak etanol akar seggani terhadap Streptococcus mutans. Metode yang digunakan adalah metode difusi cakram pada media NA pada konsentrasi ekstrak 10%, 20%, dan 30%. Amoksisilin digunakan sebagai kontrol positif, dan DMSO sebagai kontrol negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak 30% menunjukkan aktivitas penghambatan tertinggi dengan diameter zona penghambatan rata-rata 16,59 mm (kategori kuat), diikuti oleh 20% (12,08 mm) dan 10% (10,08 mm). Kontrol positif menunjukkan zona penghambatan 12,5 mm, sedangkan kontrol negatif tidak menunjukkan penghambatan.Kata kunci: Antibakteri; Melastoma malabathricum; Streptococcus mutans; Senggan
Validasi Metode dan Penetapan Kadar Olopatadine HCl Pada Obat Tetes Mata Menggunakan Spektrofotometer UV
Olopatadin HCl merupakan antihistamin generasi kedua dengan mekanisme kerja ganda, yaitu antagonis selektif reseptor histamin H₁ dan stabilisasi membran sel mast, yang efektif untuk terapi alergi seperti konjungtivitis dan rinitis alergi. Penelitian ini bertujuan memvalidasi metode spektrofotometri UV–Vis untuk penetapan kadar olopatadin HCl dalam sediaan obat tetes mata yang beredar di Indonesia. Metode dikembangkan dengan larutan standar pada rentang konsentrasi 20–80 ppm, penentuan panjang gelombang maksimum, serta pengujian parameter validasi meliputi linearitas, akurasi, presisi, dan sensitivitas. Hasil menunjukkan panjang gelombang optimum pada 299 nm dengan persamaan regresi y = 25262x + 91851 (r = 0,99). Nilai perolehan kembali sebesar 105,63% dan koefisien variasi 0,52% memenuhi kriteria AOAC, sedangkan batas deteksi (LOD) dan batas kuantifikasi (LOQ) masing-masing sebesar 0,05 ppm dan 0,16 ppm. Kadar olopatadin HCl dalam sampel diperoleh sebesar 0,095 ± 0,001%. Metode ini terbukti sederhana, ekonomis, dan andal, sehingga layak diterapkan untuk pengendalian mutu rutin di laboratorium penelitian maupun industri farmasi
EDUKASI LIPID PADA SISWA SEKOLAH DASAR: PENINGKATAN PEMAHAMAN MELALUI PENGABDIAN MASYARAKAT
Lipid atau lemak adalah zat gizi makro yang memiliki peran penting dalam tubuh manusia, tidak hanya sebagai sumber energi yang tinggi tetapi juga dalam melarutkan vitamin dan menyediakan asam lemak esensial. Namun, pemahaman anak-anak, khususnya siswa sekolah dasar, mengenai fungsi lipid masih terbatas dan seringkali menggeneralisasi semua lemak sebagai berbahaya tanpa membedakan antara lemak sehat dan jahat. Penelitian ini dilakukan di SDN Sunter Jaya 03, Jakarta Utara, dengan sasaran 60 siswa kelas 4 berusia 9–10 tahun, bertujuan meningkatkan pengetahuan mereka tentang lipid melalui penyuluhan edukatif yang melibatkan presentasi multimedia, diskusi interaktif, dan kuis partisipatif. Hasil uji pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pada kategori nilai tinggi (90–100) dari 53,45% menjadi 75,86%, sementara kategori menengah menurun dari 37,93% menjadi 12,07%. Partisipasi aktif selama sesi edukasi melebihi 75%, menunjukkan metode interaktif sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang lipid. Temuan ini mendukung pentingnya edukasi dini dalam membentuk pola makan seimbang serta mencegah obesitas pada anak
PENDIDIKAN POLITIK: MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK GEN Z
Generasi Z adalah kelompok pemilih penting dalam pemilu Indonesia, dengan jumlah mencapai 22,85% dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024. Mereka cenderung kritis, rasional, dan paham tentang teknologi, sehingga menjadi bagian strategis dalam menjaga demokrasi. Namun, karena pemahaman tentang politik masih rendah dan rentan terhadap berita palsu, diperlukan pendidikan politik yang lebih baik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan oleh Program Studi Ilmu Pemerintahan bersama SMA Negeri 18 Jakarta, dengan tujuan meningkatkan pemahaman politik di kalangan siswa. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi kelompok, serta simulasi pemilu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami hak-hak politik, tahapan pemilu, serta berpartisipasi aktif dalam simulasi dengan disiplin dan sesuai prosedur. Simulasi ini tidak hanya memberi pengetahuan, tetapi juga melatih keterampilan praktis dalam berdemokrasi, seperti menjaga kerahasiaan suara, menolak praktik politik berbasis transaksi, serta menilai informasi politik secara kritis. Dengan demikian, pendidikan politik yang berbasis simulasi terbukti efektif dalam melatih pemilih muda yang rasional, aktif, dan bertanggung jawab
Strategi Pengembangan Karir Dosen melalui Unit Pengelola Karier Dosen pada Perguruan Tinggi Swasta
Dalam rangka mengkaji efektivitas unit kepegawaian di Perguruan Tinggi Swasta (PTS), salah satu perannya adalah unit pengelola karier dosen yang memiliki peran vital dalam mengelola rekrutmen dosen, pelaporan kinerja dan mekanisme peningkatan karier dosen, mulai dari pengajuan mata kuliah, akuntabilitas kegiatan tridharma, hingga mekanisme pelaporan kinerja dosen yang dapat disimpan secara digital melalui aplikasi SISTER Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta hal-hal administratif lainnya yang memudahkan dosen dalam pelaporan kinerja tridharma dosen. Menggunakan metode studi kasus kualitatif, studi dokumen
ANALISIS PENERAPAN COLLABORATIVE GOVERNANCE PADA PENURUNAN TENGKES/STUNTING: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW
Dalam rangka percepatan penurunan tengkes/stunting, Indonesia diharapkan melakukan collaborative governance dengan pemangku kepentingan yang telah diatur dalam Perpres Nomor 72 Tahun 2021. Pertanyaan penelitian ini adalah bagaimana perkembangan riset collaborative governance dalam program penurunan stunting, bagaimana dinamika, proses dan model collaborative governance dan bagaimana pelaksanaan aksi konvergensi. Metode penelitian yang digunakan adalah systematic literature review. Dari penelusuran literatur yang dilakukan didapatkan 19 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Artikel tersebut dipublikasikan antara tahun 2020-2024 dan scope penelitian dari tingkat desa hingga tingkat kabupaten serta penulis artikel antara 1-5 orang. Dinamika dan proses collaborative governance ada yang sudah berjalan dengan baik namun ada yang belum efektif, demikian juga pelibatan pentahelixada yang sudah baik namun ada yang belum optimal. Pelaksanaan aksi konvergensi di sebagian daerah sudah melibatkan aktor pentahelix, namun di sebagian daerah lainnya masih perlu dikelola. Diperlukan kepemimpinan yang fasilitatif dan peningkatan kapasitas daerah untuk mendorong dinamika, proses collaborative governance dan pelibatan pentahelix untuk mendukung percepatan penurunan stunting
Sosialisasi Pemanfaatan Internet of Things (IoT) dalam Kehidupan Sehari-hari untuk Masyarakat Kelurahan Kalibaru Kecamatan Cilincing Jakarta Utara
Penerapan teknologi Internet of Things (IoT) di kehidupan sehari-hari memiliki potensi besar untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan, khususnya dalam pengelolaan energi dan sistem keamanan rumah. Namun, kesadaran dan pemahaman masyarakat, khususnya di wilayah urban dengan akses terbatas terhadap teknologi, masih sangat rendah. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, tentang pemanfaatan IoT dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini melibatkan penyuluhan interaktif dan pemutaran video edukasi yang menampilkan berbagai aplikasi IoT di rumah tangga, seperti pengelolaan energi, sistem pencahayaan pintar, dan keamanan berbasis IoT. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 33,7%, yang tercermin dari hasil pre-test dan post-test. Selain itu, sekitar 68% peserta menyatakan minat untuk mengadopsi teknologi IoT dalam rumah tangga mereka. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa metode yang digunakan efektif dalam menyampaikan informasi dan membangkitkan minat masyarakat terhadap teknologi IoT. Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong adopsi teknologi IoT yang lebih luas di kalangan masyarakat, meningkatkan kualitas hidup, dan mendukung keberlanjutan lingkungan