E-Journal Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta (UTA'45)
Not a member yet
2285 research outputs found
Sort by
FORMULATION OF FILM SOAP CONTAINING 96% ETHANOL EXTRACT OF ARECA NUT (Areca catechu L.) AND ANTIMICROBIAL ACTIVITY TEST AGAINST Candida albicans
Vaginal infections causing leukorrhea (fluor albus) are a major reproductive health issue affecting many women, with the prevalence of Candida albicans fungal infections reaching 25–50%. Areca nut (Areca catechu L.) seeds are known to possess antimicrobial properties. This study aimed to develop a film soap formulation using 96% ethanol extract of areca nut seeds and to evaluate its antimicrobial effectiveness. The research was conducted experimentally in the laboratory, including sample collection and identification, preparation of 96% ethanol extract of areca nut seeds, and testing of antimicrobial activity against Candida albicans using the disk diffusion method. The results showed that the 96% ethanol extract of areca nut seeds contained several phytochemical compounds, including alkaloids, flavonoids, saponins, tannins, phenols, triterpenoids/steroids, and glycosides. Evaluation of the film soap included organoleptic tests, homogeneity, thickness measurement (0.13–0.4 mm), pH determination (4.67–5.00), and foaming ability (1.3–1.8 cm), all of which met the required standards. However, water content (36.45–43.40%) and weight uniformity (0.26–0.39 g) did not meet the requirements, indicating the need for further optimization. The antimicrobial activity test of the film soap showed average inhibition zone diameters at extract concentrations of 0%, 2.5%, 3%, and 3.5% were 10.4 mm, 15.3 mm, 17.4 mm, and 20.8 mm, respectively. These values indicated moderate to strong antimicrobial activity. The optimal concentration of antimicrobial film soap from areca nut extract was found at 3.5% (F3), as demonstrated by the inhibition zone diameter of 20.8 mm. This study concludes that the 96% ethanol extract of areca nut seeds can be formulated into film soap with antimicrobial activity comparable to that of the positive control
PENERAPAN DOLIBARR ERP UNTUK PENGELOLAAN MENU MAKANAN, MINUMAN, DAN PEMASOK PADA WARNA WARNI RESTO (Studi Kasus Warna Warni Resto Jl. Kebon Bawang 6 No. 26 RT.004 RW.06)
AbstractPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan Dolibarr Enterprise Resource Planning (ERP) dalam pengelolaan menu makanan, minuman, serta pemasok pada Warna Warni Resto sebagai salah satu UMKM di sektor kuliner. Sebelum sistem diterapkan, proses pengelolaan menu dan pemasok masih dilakukan secara manual dan terpisah, sehingga sering menimbulkan permasalahan berupa ketidaksesuaian data antara menu dan persediaan bahan baku, keterlambatan dalam pengambilan keputusan, serta potensi kesalahan pencatatan operasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Penerapan Dolibarr ERP difokuskan pada modul Products & Services untuk pengelolaan data menu serta modul Third Parties untuk pengelolaan data pemasok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Dolibarr ERP mampu meningkatkan keteraturan dan keterpaduan data menu dan pemasok, mempermudah pemantauan informasi operasional, serta membantu pemilik usaha dalam mengambil keputusan secara lebih tepat dan berbasis data. Oleh karena itu, Dolibarr ERP dapat menjadi alternatif solusi sistem informasi yang efektif bagi UMKM restoran dalam meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas pengelolaan usaha.Kata Kunci: Dolibarr ERP, UMKM, Menu Makanan dan Minuman, Pemasok, Sistem InformasiAbstractThis study aims to examine the implementation of Dolibarr Enterprise Resource Planning (ERP) in managing food and beverage menus as well as suppliers at Warna Warni Resto, an MSME in the culinary sector. Prior to the system implementation, menu and supplier management was carried out manually and separately, which often caused problems such as data inconsistencies between menus and raw material inventory, delays in decision-making, and potential errors in operational records. This study employs a qualitative method with a case study approach, with data collected through observation, semi-structured interviews, and documentation. The implementation of Dolibarr ERP focuses on the Products & Services module for menu data management and the Third Parties module for supplier data management. The results indicate that the use of Dolibarr ERP improves data organization and integration of menu and supplier information, facilitates operational monitoring, and assists business owners in making more accurate and data-driven decisions. Therefore, Dolibarr ERP can serve as an effective information system solution for restaurant MSMEs to enhance operational efficiency and business management quality.Keyword: Dolibarr ERP, MSMEs, Food and Beverage Menu, Suppliers, Information Syste
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FINANCIAL DISTRES PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUBSEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
ABSTRAK Penelitian ini menganalisis pengaruh likuiditas (Current Ratio/CR), profitabilitas (Return on Assets/ROA), dan leverage (Degree Financial Leverage/DFL) terhadap financial distress pada 28 perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2023. Periode studi ini signifikan karena mencakup masa pandemi COVID-19 dan pemulihan ekonomi pasca-pandemi, yang memberikan wawasan unik tentang ketahanan finansial perusahaan. Menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi berganda yang diolah melalui Eviews 13, hasil penelitian menunjukkan bahwa DFL berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial distress. Sebaliknya, CR dan ROA menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan terhadap financial distress. Secara simultan, ketiga variabel (CR, DFL, dan ROA) terbukti berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya manajemen likuiditas, profitabilitas, dan leverage yang efektif untuk menjaga kesehatan finansial perusahaan, serta memberikan implikasi bagi investor dalam pengambilan keputusan. Kata Kunci: Financial Distress, Likuiditas, Leverage, dan Profitabilitas ABSTRACT This study analyzes the effect of liquidity (Current Ratio/CR), profitability (Return on Assets/ROA), and leverage (Degree Financial Leverage/DFL) on financial distress in 28 food and beverage sub-sector manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2020-2023. This study period is significant because it covers the COVID-19 pandemic and post-pandemic economic recovery, which provides unique insights into the financial resilience of companies. Using a quantitative method with multiple regression analysis processed through Eviews 13, the results of the study show that DFL has a positive and significant effect on financial distress. Conversely, CR and ROA show a negative and significant effect on financial distress. Simultaneously, all three variables (CR, DFL, and ROA) are proven to have a significant effect on financial distress. These findings underscore the importance of effective liquidity, profitability, and leverage management to maintain a company's financial health, as well as providing implications for investors in decision making.Keywords: Financial Distress, Liquidity, Leverage, and Profitability
Strategi Adaptasi Perusahaan Lokal dalam Menghadapi Persaingan Bisnis Global
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi adaptasi perusahaan lokal dalam menghadapi persaingan bisnis global yang semakin ketat akibat globalisasi dan perkembangan teknologi. Perusahaan lokal menghadapi tekanan dari masuknya perusahaan multinasional, perubahan preferensi konsumen, serta dinamika pasar yang cepat, sehingga dituntut untuk menyesuaikan strategi bisnisnya agar tetap berdaya saing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pemilik atau manajer perusahaan lokal, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan triangulasi untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan lokal menerapkan strategi adaptasi berupa pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran, inovasi produk dan layanan, serta penggunaan identitas lokal sebagai diferensiasi dalam menghadapi persaingan global. Strategi adaptasi tersebut dipengaruhi oleh faktor eksternal dan internal, serta berperan penting dalam menjaga keberlanjutan dan daya saing perusahaan lokal.
Studi Perancangan dan Simulasi Kinerja Pembangkit Listrik Tenaga Surya Off-Grid di Atap Bangunan Rumah
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) adalah solusi energi terbarukan yang efisien untuk menjawab kebutuhan listrik yang terus meningkat, sejalan dengan target pemerintah untuk mencapai 23% porsi energi terbarukan dalam bauran energi nasional pada tahun 2025.Untuk merancang sistem PLTS, perangkat lunak seperti PVsyst dapat digunakan. Piranti lunak ini memungkinkan perancangan sistem, pemilihan komponen (seperti modul surya dan inverter), serta simulasi dan prediksi hasil energi listrik. Proses perancangan di PVsyst mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk geometri lokasi, spesifikasi peralatan, data meteorologi, dan radiasi matahari untuk mengoptimalkan kapasitas panel surya dan mengurangi penggunaan lahan.Sebagai contoh, sebuah studi simulasi menggunakan PVsyst untuk PLTS atap (rooftop) berkapasitas 165 Wp menunjukkan bahwa sistem ini memerlukan lahan seluas 10 . Sistem tersebut dirancang menggunakan 5 modul PV berkapasitas 165 Wp yang terhubung secara off-grid. Berdasarkan simulasi, sistem ini diprediksi mampu menghasilkan energi listrik sebesar 1227 kWh per tahun
REVIEW ARTICLE: VALIDATION OF GAS CHROMATOGRAPHY-MASS SPECTROMETRY (GC-MS) METHODS IN THE ANALYSIS OF VOLATILE COMPOUNDS IN NATURAL MATERIALS
Natural ingredients from plants are a major source of volatile compounds with biological activities such as antimicrobial, antioxidant, anti-inflammatory, and antifungal, particularly in essential oils. Testing of these compounds relies on reliable techniques such as gas chromatography-mass spectrometry (GC-MS), which separates and identifies components through retention time and mass spectra, with validation ensuring linearity, precision, accuracy, limit of detection (LOD), and limit of quantification (LOQ). This review article assesses the use and validation of GC-MS methods for the analysis of volatile compounds from natural ingredients, based on national and international literature over the past five years. The review approach included a structured search of databases such as PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, and SINTA journals, with a focus on validation parameters and GC-MS instrument settings. The findings show that GC-MS stably detects key compounds such as monoterpenes and sesquiterpenes with 97-99% accuracy, and validates them according to AOAC standards (R² > 0.99; RSD < 8%; recovery 80-100%), where different extraction techniques affect their biological content and effectiveness. GC-MS validation is important to encourage innovation of environmentally friendly natural products in the pharmaceutical, food, and cosmetic sectors as a substitute for synthetic preservatives
RANCANG BANGUN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) 200WP DENGAN BEBAN LAMPU DAN SUBMERSIBLE PUMP
Kebutuhan energi listrik pada sektor pertanian yang terus meningkat berdampak pada tingginya biaya operasional, terutama untuk penerangan dan pengoperasian pompa air. Salah satu solusi yang berkelanjutan adalah penerapan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) off-grid. Penelitian ini mengevaluasi kinerja sistem PLTS off-grid berkapasitas 200 Wp yang diterapkan di Depok menggunakan modul surya polycrystalline untuk memenuhi beban listrik dasar pertanian. Metodologi penelitian meliputi perancangan dan instalasi sistem, pengukuran intensitas radiasi matahari, tegangan, arus, dan daya, serta perbandingan hasil pengukuran dengan data estimasi Global Solar Atlas. Hasil pengujian menunjukkan daya rata-rata aktual sebesar 334,77 W pada interval waktu 11.00–16.00 WIB, lebih rendah 36,11% dibandingkan estimasi sebesar 524 W. Selisih kinerja dipengaruhi oleh kondisi cuaca, sudut kemiringan modul, dan kebersihan panel. Analisis beban menunjukkan potensi risiko kelebihan daya saat pengoperasian pompa air 125 W bersamaan dengan penambahan beban lampu yang melebihi kapasitas desain
Improving the Health Independence of Muaragembong Community through the Utilization of Family Medicinal Plants (TOGA)
AbstractThe utilization of Family Medicinal Plants (TOGA) has become a focus in efforts to improve public health through natural and independent means. This community service activity was conducted in Muaragembong, aiming to increase the community's knowledge about the benefits of TOGA and how to use it in daily life. The identified issue was the lack of understanding and skills within the community to utilize the medicinal plants available around them. The method employed in this service activity was a participatory-based extension, followed by hands-on training on how to plant, maintain, and process TOGA into beneficial herbal products. The results obtained showed a significant increase in participants' knowledge, from 33,21% in the pre-test to 64,64% in the post-test. The majority of participants now have a better understanding of the health benefits of various TOGA plants, such as turmeric, ginger, and moringa. This activity also had a positive impact on economic empowerment, with many participants planning to plant TOGA in their yards and share the knowledge with others. The importance of this result is to introduce the community to an alternative natural treatment that can support independent health, while also creating opportunities for economic empowerment through the cultivation of medicinal plants.Keywords: Family Medicinal Plants; Community empowerment; Natural health; Sustainable economy; TOG
Migrasi Ilegal dari Libya Melalui Jalur Mediterania Tengah: Tantangan dan Respon Kebijakan Uni Eropa
Migrasi ilegal dari Libya melalui Jalur Mediterania Tengah merupakan salah satu tantangan paling kompleks dalam tata kelola migrasi global dan kebijakan luar negeri Uni Eropa. Fenomena ini dipicu oleh kombinasi faktor struktural di negara asal migran, kegagalan negara Libya sebagai wilayah transit pasca-2011, serta keterbatasan jalur migrasi legal menuju Eropa. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor pendorong migrasi ilegal dari Libya serta mengevaluasi dampak dan efektivitas respons kebijakan Uni Eropa dalam menangani arus migrasi tersebut tanpa mengabaikan prinsip keamanan dan hak asasi manusia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, memanfaatkan data sekunder dari jurnal ilmiah, laporan organisasi internasional, dokumen kebijakan Uni Eropa, dan laporan lembaga hak asasi manusia. Analisis dilakukan dengan mengintegrasikan teori push–pull migration, securitization theory, human security, dan global governance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Uni Eropa cenderung didominasi oleh pendekatan keamanan melalui sekuritisasi migrasi dan eksternalisasi pengendalian perbatasan, terutama melalui kerja sama dengan Libya dan penguatan peran Frontex. Namun, pendekatan ini terbukti belum efektif dalam mengurangi arus migrasi secara signifikan dan justru memperbesar risiko pelanggaran hak asasi manusia terhadap migran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketegangan antara kepentingan keamanan dan kewajiban normatif global melemahkan keberlanjutan kebijakan migrasi Uni Eropa. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih integratif berbasis human security dan global governance, termasuk pembukaan jalur migrasi legal, reformasi sistem suaka, serta stabilisasi politik di Libya, guna mewujudkan pengelolaan migrasi yang adil, aman, dan berkelanjutan
Inovasi Peningkatan Pendapatan Ekonomi Melalui Pemanfaatan Ikan Rucah dalam Pembuatan Kecap Ikan Melalui Proses Fermentasi oleh Kelompok Istri Nelayan RW 14,Cilincing Jakarta Utara
Tehnologi pengolahan ikan melalui fermentasi kecap ikan menjadi bagian dari diversifikasi produk perikanan sangat menjanjikan untuk menambah pendapatan masyarakat nelayan. Jakarta Utara di wilayah Cilincing Kecamatan Kalibaru merupakan daerah penghasil perikanan terbesar di DKI Jakarta.. Tujuan pemberdayaan masyarakat 1) untuk solusi pemberdayaan wirausaha lingkungan nelayan berupaya solusi pemberdayaan ekonomi, 2) tambahan pendapatan ekonomi masyarakat nelayan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan khusus RW 14 kalibaru. Metode PKM : 1) Sosialisasi dan 2) Pelatihanpembuatan fermentasi Kecap ikan dengan bahan baku ikan rucah proses penggaraman. Hasil sosialisasi untuk pengetahuan inovasi pengolahan ikan dan fermentasi kecap ikan pada kelompok ibu istri nelayan warga RW.14 kalibaru.. Hasil pelatihan pembuatan fermentasi kecap ikan ± 10 hari sd 1 bulan dengan alat tabung SS 201 memuat ± 10 sd 15 Kg ikan rucah di tutup rapat, suhu ruang mampu sebagai pemberdayaan diversifikasi usaha produk pengolahan ikan menambah penghasilan ekonomi keluarga dan industi rumah tangga kelompok istri nelayan