E-Journal Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta (UTA'45)
Not a member yet
2285 research outputs found
Sort by
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN, UKURAN USAHA, PEMAHAMAN AKUNTANSI TERHADAP PENCATATAN PEMBUKUAN SEDERHANA
UMKM berperan besar dalam kendali perekonomian Indonesia namun UMKM sering mengalami permasalahan permodalan terkait pembukuan keuangan dikarenakan minimnya pendidikan, ukuran usaha, dan pemahaman akuntansi pelaku usaha. Penelitian ini menggali bukti empiris mengenai pengaruh tingkat pendidikan, ukuran usaha serta pemahaman akuntansi terhadap pencatatan pembukuan sederhana yang dilakukan pada UMKM di Kecamatan Mulyorejo sebagai sampel penelitian dengan menggunakan metode kuantitatif. Pengolahan data menggunakan SmartPLS dengan total 48 responden dikumpulkan melalui kuesioner. Uji data penelitian ini menghitung outer model, inner model, dan uji hipotesisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan dan ukuran usaha ternyata tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap pencatatan pembukuan sederhana, sementara pemahaman akuntansi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pencatatan pembukuan sederhana. Pencatatan pembukuan sederhana yang dilakukan UMKM bergantung pada niat dan keinginan pelaku dalam memahami akuntansi, sehingga tingkat pendidikan dan ukuran usaha tidak berpengaruh signifikan. Pemahaman akuntansi berpengaruh pada pencatatan pembukuan dikarenakan semakin ahli pelaku dalam bidang akuntansi maka pelaku akan mengimplementasikan kompetensi yang dimiliki.Kata kunci: pendidikan; usaha; akuntansi; pembukuan; UMK
BIM DIMENSI 6 (KEBERLANJUTAN) DALAM PENGADAAN PROYEK KONSTRUKSI
Penerapan metode Building Information Modeling (BIM) dalam proyek konstruksi, khususnya di Indonesia, masih tergolong minim dalam mengintegrasikan perencanaan dan pelaksanaan suatu aktivitas proyek konstruksi. Bahkan, jika konsep BIM diterapkan, sebagian besar hanya bersifat formalitas dalam pemenuhan kelengkapan dokumen, tanpa diikuti dengan implementasi nyata dalam menciptakan environment kolaboratif antar disiplin kerja. Dalam penelitian ini, akan dianalisis permasalahan terkait bagaimana proses penerapan BIM dalam Dimensi Ke-6 pada siklus rantai pasok (Supply Chain Cycle) dalam pengadaan barang dan jasa.Penulisan ini merujuk pada manajemen basis pengetahuan dengan fokus pada manajemen waktu, yang mengacu pada berbagai referensi seperti PMBOK, jurnal ilmiah, BIM KEMENPUPR, serta hasil penelitian relevan lainnya melalui tinjauan pustaka. Metode penelitian yang digunakan adalah Fault Tree Analysis (FTA) guna menjawab permasalahan yang telah dikemukakan.Hasil penelitian ini mencakup kesimpulan utama yang akan dijabarkan dalam tiga poin utama. Dalam teknik analisis yang mengidentifikasi kegagalan sistem, kegagalan didefinisikan sebagai keterlambatan dalam proses kerja. Pendekatan Top-Down Analysis digunakan sebagai kerangka kerja awal untuk mengidentifikasi dan mengelompokkan keterlambatan kerja ke dalam Top Events, yang selanjutnya divisualisasikan dalam diagram FTA, dimulai dari Top Events hingga ke Basic Events yang paling mendasar
Multi-Track Diplomasi Indonesia Dalam Upaya Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023
Penelitian ini membahas strategi multi-track diplomacy yang diterapkan oleh Indonesia dalam upaya menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA U-17 2023. Dengan melibatkan berbagai aktor, termasuk pemerintah, sektor bisnis, dan media, Indonesia berhasil memenangkan proses bidding dan menyelenggarakan turnamen ini. Diplomasi olahraga yang dilakukan membuktikan bahwa sepak bola bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga alat soft power yang mampu meningkatkan citra internasional suatu negara. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi diplomasi yang efektif memungkinkan Indonesia membangun kembali kepercayaan FIFA dan dunia internasional setelah berbagai tantangan, termasuk Tragedi Kanjuruhan dan pembatalan Piala Dunia U-20 2023. Keberhasilan ini menegaskan pentingnya sinergi antaraktor dalam diplomasi olahraga serta kesiapan Indonesia dalam menyelenggarakan ajang sepak bola internasional di masa depan
Analysis of the Elimination of Strict Liability in the Omnibus Law on Massive Deforestation in Indonesia and its Effect on Global Warming and Climate Change
The Job Creation Law or omnibus law passed in 2020 has caused controversy among the public and legal experts. One aspect that has attracted attention is the elimination of corporations as parties that can be held criminally liable. Previously, corporations could be convicted if they were involved in environmental crimes. However, with the adoption of Omnibus Law, corporate criminal liability has been abolished, except in cases of environmental crimes that result in human death. The elimination of Strict Liability in the Omnibus Law against perpetrators of Massive Deforestation in Indonesia can have a major effect on global warming and climate change. This article analyzes the impact of the elimination of corporate liability in criminal acts and the importance of considering the balance between economic interests and social justice. The purpose of this research is to find out how the impact of the elimination of the principle of strict liability in the criminal act of forest destruction passed in 2020 on Global Warming and Climate Change. This research uses a normative juridical approach, with a literature study that includes various sources such as scientific writings or articles in the form of books, online media, dissertations or other literature. The elimination of the principle of strict liability in the omnibus law has affected massive deforestation in Indonesia closely related to environmental protection and maintenance. Without strict liability, proving fault or negligence in deforestation cases becomes more. the elimination of strict liability for corporate criminal liability in cases of massive deforestation in Indonesia can have significant implications for global warming and climate change. It may reduce deterrence, make it harder to hold corporations accountable, and hinder efforts to protect the environment
DESAIN DAN PEMBUATAN MESIN PEMARUT KELAPA SKALA BESAR KAPASITAS 30 KG/JAM
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan mengevaluasi mesin untuk memarut kelapa elektrik menggunakan arus bolak-balik (AC). Pisau parut dengan diameter 60 mm dan kecepatan 700 rpm dipasang pada mesin ini. Tegangan geser (σ) sebesar 52 kg/mm dikaitkan dengan baja karbon S35C yang digunakan sebagai bahan poros. Diperlukan waktu 39 detik untuk memarut kelapa dengan massa rata-rata 0,40 kg dan ketebalan 14 mm, menurut data pengujian. Kapasitas seperti ini menunjukkan bahwa mesin parutan kelapa yang dikembangkan dapat menangani beban kerja operasi skala industri dengan mudah. Penelitian ini juga mencakup sejumlah saran tentang bagaimana mesin parutan kelapa dapat ditingkatkan agar lebih tahan lama dan bekerja lebih baik. Ketahanan aus pada bilah dapat ditingkatkan dengan meningkatkan materialnya menjadi material yang lebih keras, seperti baja tahan karat
EDUKASI KESEHATAN MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN MALARIA SERTA DEMAM BERDARAH DI SEKOLAH MENENGAH
Indonesia merupakan negara dengan angka kejadian Malaria dan Demam Berdarah Dengue (DBD) tertinggi di Asia Tenggara. Tingginya kepadatan penduduk dan mobilitas masyarakat memperluas penyebaran penyakit ini. Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya siswa sekolah, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat oleh mahasiswa Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta di SMP Santo Lukas II Jakarta. Metode yang digunakan adalah penyuluhan edukatif yang diawali dengan pre-test, dilanjutkan dengan pemaparan materi, dan diakhiri dengan post-test serta sesi tanya jawab. Hasil pre-test menunjukkan rata-rata pemahaman siswa sebesar 65,24%, sedangkan hasil post-test meningkat menjadi 75,71%. Peningkatan ini menunjukkan adanya efektivitas kegiatan dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang pencegahan dan penanggulangan Malaria dan DBD. Kegiatan ini menunjukan pentingnya edukasi dini di lingkungan sekolah sebagai salah satu langkah preventif dalam pengendalian penyakit endemis seperti Malaria dan DBD
Sosialisasi dan Pendampingan Sertifikasi Halal Bagi Pelaku UMKM di Kabupaten Tanggamus Sebagai Upaya Penguatan Legalitas Produk
The low level of understanding and ability of UMKM actors regarding the halal certification process is an obstacle in fulfilling product legality obligations, especially in the food sector. This community service aims to increase the capacity of UMKM actors in the food sector in Tanggamus Regency in the halal certification process through a self-declare scheme. The activity was conducted in a hybrid format across four stages: preparation, socialization of SIHALAL regulations and technical aspects, assistance with document submission, and monitoring and evaluation of applications. The service providers accompanied 10 UMKM actors from account creation on SIHALAL, factual verification, to submission to the Halal Fatwa Committee. As a result, all participants successfully obtained official halal certificates from the BPJPH. This community service initiative also promoted improved digital literacy and compliance with halal regulations. The activity recommended strengthening collaboration between academics, SME operators, and stakeholders to accelerate halal certification and develop a competitive business ecosystem rooted in sharia values
PERLINDUNGAN DINI PERILAKU BULLYING/PERUNDUNGAN ANTAR ANAK DI SEKOLAH
Violence against children in Indonesia has increased significantly. Data on the number of sexual violence cases from the Ministry of PPA shows that the number of victims of violence against children is increasing continuously from 2020 - 2023. This takes the form of physical, sexual violence, emotional abuse or neglect of children. The impact of violence on children is very detrimental to children's development, both physically and psychologically. One of the triggers for increasing violence against children is easy access to information through digital media. In the era of digitalization, children get information easily, by using cellphone communication facilities. This service was carried out for students at SDN Ciketing Udik 3 Bantar Gebang, Bekasi City to strengthen their understanding of forms of bullying violence, especially among children at school. The method is by means of presentation, discussion/consultation, and pre-test & post-test. The result of this activity was an increase in the aspects of knowledge, understanding and application of bullying among students at SDN Ciketing Udik 3. Bantar Gebang, Bekasi City. However, aspects of understanding and implementing bullying still need to be improved to prevent them from becoming victims of bullying. Keywords: protection, violence between children, bullying at schoo
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMANFAATAN BANK SAMPAH INDUK (BSI) KUMALA DI KELURAHAN SUNGAI BAMBUKECAMATAN TANJUNG PRIOK JAKARTA UTARA
This research is designed to explore the Policy Implementation concerning the Utilization of BSI Kumala in Sungai Bambu Village, Tanjung Priok District, North Jakarta. This study applies a qualitative methodology with a descriptive approach, where data was collected through structured interviews, observation, and documentation. Furthermore, the data analysis technique included the stages of Data Collection, Data Reduction, Data Display, and Conclusion Drawing/Verification, while the validity of the findings was tested using source triangulation directly in the field. This study adopts the theoretical framework proposed by George C. Edward III (in Subarno, 2021), namely the theory of public policy implementation, to determine the implementation of the policy on the utilization of BSI Kumala in Sungai Bambu Village and to evaluate whether the regulation has been implemented effectively. The results of this research indicate that out of the three indicators applied, communication, disposition, and organizational structure have been functioning as intended, although they have not yet reached their maximum potential. Meanwhile, one other indicator, the number of available personnel, is not yet adequate, and there is a need for additional workforce from the BSI Kumala management in Sungai Bambu Village, Tanjung Priok District, North Jakart
Eropanisasi dalam Pembuatan Kebijakan Imigran di Uni Eropa
Studi ini membahas tentang proses Eropanisasi dalam pembuatan kebijakan imigrasi di Uni Eropa (UE) serta kaitannya dengan kepentingan politik nasional dan bangkitnya populisme di negara-negara anggotanya. Studi ini menyoroti ketegangan antara nilai-nilai normatif Uni Eropa, khususnya perlindungan hak asasi manusia, dengan penolakan praktik dari beberapa negara anggota terhadap kebijakan kuota pengungsi dan pemberian suaka. Studi ini menggunakan literatur dan studi kasus, terutama negara-negara Grup Visegrad dan Slovakia, untuk menganalisis bagaimana sentimen anti-imigran dipolitisasi demi meraih dukungan domestik. Kebijakan seperti Common European Asylum System (CEAS), Quota Scheme, hingga New Pact on Migration and Asylum dikaji untuk menunjukkan keterbatasan tata kelola supranasional ketika berhadapan dengan agenda politik domestik. Temuan dalam studi ini menunjukkan bahwa meskipun Eropanisasi bertujuan menciptakan tanggung jawab bersama antarnegara anggota, kekhawatiran terhadap keamanan nasional, tekanan ekonomi, dan ketegangan budaya justru menghambat implementasi kebijakan serta memicu sentimen Euroskeptisisme di berbagai belahan Eropa