E-Journal Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta (UTA'45)
Not a member yet
    2285 research outputs found

    PENCEGAHAN KEBAKARAN AKIBAT KEBOCORAN GAS TABUNG ELPIJI DAN ARUS PENDEK

    Get PDF
    Kebakaran yang disebabkan oleh meledaknya tabung gas LPG dan arus pendek kini sering terjadi. Media massa banyak melansir informasi tentang adanya ledakan tabung gas LPG dan kebakaran akibat adanya arus yang mengakibatkan kebakaran sehingga menimbulkan kerugian harta benda bahkan adanya korban jiwa. Untuk dapat mengurangi bahaya akibat kebocoran gas dan arus pendek bagi masyarakat perlu diadakan sosialisasi cara menghadapi dan menanggulanginya.  Dalam program pengabdian kepada masyarakat di RW 010 Kel. Kalibaru, Kec. Cilincing yang diadakan oleh LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta bekerjasama dengan anggota Suku Dinas Jakarta Utara untuk memberikan pemahaman bagaimana cara menghadapi bahaya kebocoran gas tabung elpiji dan arus pendek, dan ini merupakan program yang memberikan cara agar tidak panik apabila menghadapi api dalam suatu kebakaran dan upaya apa saja yang dapat dilakukan untuk pertolongan pertama yang di praktekkan oleh anggota dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Utara. Sehingga melalui program ini Masyarakat dapat lebih peduli untuk terus mengetahui upaya pencegahan bahaya kebakaran

    PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KALIBARU CILINCING JAKARTA UTARA MELALUI INOVASI PRODUK DAN STRATEGI MENGELOLA KEUANGAN RUMAH TANGGA SECARA DIGITAL

    Get PDF
     AbstrakSalah satu program Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah Program Pengabdian Kepada Masyarakat, dimana dosen dan mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta mengadakan pengabdian masyarakat di Kelurahan Kalibaru RW 10, Kecamatan Cilicing Jakarta Utara. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk pemberdayaan masyarakat melalui inovasi produk dan strategi mengelola keuangan rumah tangga secara digital agar tepat sasaran. Dengan pengabdian masyakarat ini diharapkan bisa mengelola keuangan rumah tangga dan  meningkatkan pendapatan rumah tangganya. Dalam  kegiatan ini di ikuti kurang lebih 35 peserta. Luaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah kemampuan secara mandiri ibu ibu rumah tangga dalam inovasi produk dan  mengelola keuangan sederhana secara digital melalui  aplikasi Catatan Keuangan dari   Sepran Ashari. Edukasi mencakup pemberian materi inovasi produk dan pengelolaan keuangan sederhana rumah tangga yang  efektif dan efisien, edukasi permainan dan tanya jawab pengetahuan dasar bagi ibu-ibu. Hasil edukasi adalah antusiasnya ibu-ibu dalam menjawab beberapa pertanyaan sederhana dan contoh-contoh soal serta mengingatkan kembali pengaturan pengeluaran rumah tangga, selain hal tersebut yang didapatkan dari dosen juga menambahkan wawasan baru yang akan digunakan dalam pembelajaran selanjutnya mengenai pengelolaan keuangan rumah tangga dan inovasiKata kunci : Pemberdayaan Masyarakat, Inovasi Produk, Mengelola Keuangan,  Rumah Tangga, Digital AbstractOne of the Tri Dharma Higher Education programs is the Community Service Program, where lecturers and students at the University of 17 August 1945 Jakarta held community service in Kalibaru RW 10 Village, Cilicing District, North Jakarta. The aim of this community service activity is to empower the community through product innovation and strategies for managing household finances digitally so that they are right on target. With this community service, it is hoped that they can manage household finances and increase household income. This activity was attended by approximately 35 participants. The output of this community service activity is the independent ability of housewives to innovate products and manage simple finances digitally through the Financial Notes application from Sepran Ashari. Education includes providing material on product innovation and simple effective and efficient household financial management, educational games and basic knowledge questions and answers for mothers. The result of the education is the enthusiasm of the mothers in answering several simple questions and examples of questions as well as reminding them about household expenditure arrangements. Apart from this, what they get from the lecturers also adds new insights that will be used in further learning regarding household financial management and innovation.Keywords: Community Empowerment, Product Innovation, Managing Finances, Household, Digita

    PERUBAHAN IKLIM SEBAGAI GOVERNMENTALITY: REZIM PRAKTIK UNTUK ADAPTASI DI PEKALONGAN

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji rezim praktik pemerintahan Kota Pekalongan dalam kebijakan adaptasi perubahan iklim. Melalui konsep governmentality Foucault, rezim praktik akan diidentifikasi berdasarkan rasionalitas politik, teknologi, identitas, dan lembaga yang beroperasi dalam konteks lokal.  Kajian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menganalisis kebijakan adaptasi perubahan ikllim, data dikumpulkan melalui Teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rezim Kota Pekalongan secara diskursif merekonstuksi pertanggungjawaban upaya adaptasi perubahan iklim kepada individu/ masyarakat terdampak untuk mengatasi risiko perubahan iklim. Melalui implementasi program kampung iklim dan pendampingan adaptasi masyarakat pesisir oleh NGO/ lembaga swasta, rezim Kota Pekalongan mengintervensi dengan mentransfer pengetahuan yang dibentuk oleh rasionalitas dan teknologi secara depolitsisasi dan teknokrasi. Hal ini juga berdampak pada pelimpahan tanggungjawab baru terhadap komunitas lokal dengan nilai solidaritas dan keahlian lokal yang dimanfaatkan. Oleh karena itu, rezim Kota Pekalongan alih-alih mengatur kebijakan adaptasi perubahan iklim secara komprehensif, kekuasaan dijalankan untuk memerintah dari kejauhan

    VARIASI WAKTU PADA STAINLESS STEEL 201 TERHADAP KEKUATAN TARIK DENGAN MENGGUNAKAN MESIN SPOT WELDING

    Get PDF
    [email protected]*Corresponding author – Email : [email protected] ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengaruh dari variasi waktu terhadap kekuatan sambungan las spot welding potable, mengetahui nilai dari kekuatan hasil sambung las plat Baja Stainlees Steel 201 dengan melakukan pengujian Tarik (tensile test). Dari hasil pengujian yang sudah dilakukan pada masing-masing sampel material uji dengan menggunakan tiga variasi kuat arus pengelasan dan tiga variasi waktu penahanan pengelasan, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: Pada pengelasan spot welding variasi waktu las memiliki pengaruh terhadap kekuatan sambungan las spot welding potable. Semakin lama waktu pengelasan semakin kuat pula sambungan. Berdasarkan data pengujian tarik menunjukkan bahwa maksimum load terendah didapatkan pada sampel A1 dengansebesar 742,82 N dan maksimum load tertinggi didapatkan pada sampel A5 dengan sebesar 2047,23 N.Pada sampel A2 ke A3 terjadi lonjakan maksimum load dengan selisih maksimum load adalah 484,91 N. Terjadi karena arus yang dikeluarkan pada sampel A3 lebih besar dibandingkan A2. Kata kunci: spot welding, pengujian tarik, variasi arusAbstractThis study aims to determine the effect of time variation on the strength of spot welding potable joints, to determine the value of the strength of 201 Stainless Steel plate welding joints by conducting a tensile test.From the results of the tests that have been carried out on each sample of the test material using three variations of welding current strength and three variations of welding holding time, it can be concluded as follows: In spot welding, variations in welding time have an influence on the strength of potable spot welding joints. The longer the welding time the stronger the connection. Based on the tensile test data, it shows that the lowest maximum load was obtained in sample A1 with 742.82 N and the highest maximum load was obtained in sample A5 with 2047.23 N. In samples A2 to A3 there was a maximum load spike with a maximum load difference of 484. 91 N. Occurs because the current released in sample A3 is greater than A2.Keywords: spot welding, tensile testing, current variation

    Analisis Cacat Kake pada Produk Cylinder Blok hasil Die Casting di PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia

    No full text
    Berdasarkan pengolahan data dan analisisyang telah dilakukan di PT. Toyota MotorManufacturing Indonesia, dapat diambilkesimpulan sebagai berikut:1. Jenis-jenis defect yang terjadi padaproses die casting pada PT. TMMINadalah diantaranya sebagai berikut, kajiri,ibutsu, yumawari, yujiwa, crack, pinpatah, kake dan lain-lain.2. Penulis menyimpulkan bahwadefect yang terjadi pada produkdisebabkan salah satunya adalah karenaadanya aluminium yang masih menempelpada area cavity yang berada di area die,hal ini dapat menyebabkan terjadinyadefect kake. Cara mengatasi cacat kake adalahdengan melakukan pembersihan secararutin pada area cavity dan die sesuaidengan SOP yang berlaku. Cara mencegah cacat kake adalahdengan melakukan preventive action padamesin Die Casting, supaya mesin tersebutdalam kondisi maksimal dan tidakmenimbulkan cacat kake ataupun cacatproduk lainnya

    Pengaruh Kompleksitas Tugas dan Kompetensi Audit Terhadap Kualitas Audit dengan Integritas Auditor sebagai Variabel Moderating

    Get PDF
    This article proves the influence of the Influence of Task Complexity and Audit Competence on Audit Quality moderated by Auditor Integrity. The results tested, the effect of Task Complexity and Audit Competence on Audit Quality with Auditor Integrity as Moderating Variable. The research population is all Auditors of Public Accounting Firms in Jakarta City with a total of 100 auditors as research samples. The quality of audits is still widely questioned by the public because there are still various public assessments in assessing public accounting firms, this assessment can be measured from the competence of the auditors who are the spearhead in the audit process. In addition to issues related to auditor competence, the same thing with integrity and ethics of auditors is one of the factors to determine the audit quality of public accounting firms. This study aims to assess the effect of auditor competence, integrity and auditor ethics on audit quality. The analysis uses Structural Equation Modelling to test this research model. Next, examine the effect of the Effect of Task Complexity and Audit Competency Education on Audit Quality moderated by Auditor Integrity

    Perаn Female Peаcekeepers Indonesia dаlаm Misi Perdamaian United Nаtions Interim Force In Lebаnon (UNIFIL) Tаhun 2015-2017

    Get PDF
    Abstract Every country certainly interacts with other countries. This interaction can take the form of cooperation (peace) or conflict. Conflicts that occur are more complex because of threats that not only come from inter-state actors but intra-state and conflicts that occur in the border regions of the country. The UN through the Peacekeeping Mission has carried out various peace operations in conflicting countries and has involved the participation of women peacekeepers based on the resolution of the UN Security Council number 1325 of 2000. One of the countries contributing to peace operations through its peacekeeping force is Indonesia. Indonesia is noted to have contributed to the peace operation through a force called the Garuda Contingent. This force was formed with the aim of being a peacekeeping force in a conflict country. Until now, Indonesia is still committed to maintaining peace by increasing active participation in peace operations, especially in conflict countries. Indonesia does not only send soldiers who are male but also women. For Indonesia, sending female peacekeepers is part of the national defense strategy. This was based on the existence of UNSC Resolution 1325 of 2000 which emphasized the important role of women in security for conflict prevention or resolution, peace building, peace keeping, rehabilitation and reconstruction. But it is unfortunate that the number of troops between women and men is still very far apart. From this it can be seen that women are considered to lack the right to be in the public sphere, especially in the field of state and defense. This view has become a patriarchal culture inherent in Indonesian society so that women are still considered marginal. Yet to support gender mainstreaming in peacekeeping missions, each contributing country should continue to strive to increase the participation of female peacekeepers in positions that reach the community.Gender Equality and Peace Keeping Operations concepts used to discuss in this paper  Keywords: Female Peacekeepers, Gender Equality, UNIFIL.   Abstrak  Interaksi antar negara dalam hubungan internasional bisa berwujud dalam suatu Kerjasama, konflik maupun bersifat kompetisi. Kerjasama yang dilakukan antar negara juga dapat berupa upaya dalam menciptakan upaya perdamaian seperti PBB melalui Misi Pemeliharaan Perdamaian telah melakukan berbagai operasi perdamaian di negara-negara berkonflik dan telah melibatkan partisipasi pasukan perempuan (female peacekeepers) yang didasari oleh resolusi DK PBB nomor 1325 tahun 2000 yang juga merupakan strategi pertahanan negara. Salah satu negara yang berkontribusi dalam operasi perdamaian melalui pasukan perdamaiannya adalah Indonesia melalui pasukan yang Bernama Kontingen Garuda yang bertujuan sebagai pasukan perdamaian di negara konflik. Pengiriman pasukan tersebut tidak terbatas pada pengiriman tentara berjenis kelamin laki-laki tetapi juga perempuan (female peacekeepers) yang berperan dalam keamanan untuk pencegahan ataupun resolusi konflik, bina damai, penjagaan perdamaian, rehabilitasi dan rekonstruksi. Namun sayangnya bahwa jumlah pasukan antara perempuan dengan laki-laki masih sangat jauh selisihnya, hanya berjumlah 2 orang female peacekeepers Indonesia dari 850 orang jumlah pasukan karena perempuan dianggap kurang memiliki hak untuk berada di ruang publik terutama dalam bidang negara dan pertahanan. Ditambah lagi female peacekeepers Indonesia ini masih dibatasi perannya dengan adanya persyaratan bahwa tentara wanita harus memiliki tugas yang bersifat non-tempur. Hal ini dikarenakan pertempuran bukanlah sebuah kodrat dari perempuan. Sampai saat ini, jumlah perbandingan female peacekeepers Indonesia dengan laki-lakinya yakni hanya menduduki 4% untuk wanita dan 96% untuk laki-laki.Pandangan ini merupakan budaya patriarki yang melekat pada masyarakat Indonesia sehingga perempuan masih dianggap marjinal. Penulis akan menggunakan kerangka konsep Gender Equality dan Peace Keeping Operation untuk membahas masalah tersebut dalam paper ini.Kata Kunci: Penjaga Perdamaian Wanita, Kesetaraan Gender, UNIFIL

    RANCANG BANGUN MESIN PAGAR KAWAT RAM HARMONIKA BERPENGGERAK MOTOR LISTRIK (0,75HP, 1PK, 1440RPM

    Get PDF
    Pada penelitian kali ini, penulis merancang mesin pada kawat ram dengan tujuan dari penulis untuk penelitian ini adalah merancang mesin pada kawat ram yang belum pernah dilakukan di universitas 17 Agustus 1945 Jakarta. tujuan berikutnya untuk membuat pagar kawat ram dengan menggunakan motor listrik(0,75hp,1pk,1440rpm). Pada penelitian ini ada beberapa bagian batasan masalah yang akan dicari, batasan masalah pertama merancang mesin kawat ram yang akan di rancang oleh penulis, Batasan masalah yang kedua adalah mengetahui kekuatan dinamo untuk memutar mata pisau saat pembendingan. Pada tahap penulis mencari dan mempelajari berbagai sumber yang menjelaskan tahap-tahap perancangan mesin kawat ram(harmonika), sehingga penulis mengetahui tahap dan bahan-bahan dalam merancang bangun mesin pagar kawat ram(harmonika) berpenggerak motor listrik (0,75hp,1pk,1440rpm), melakukan proses bending didapatkan hasil berupa gaya 2,628kgf untuk dapat membending kawat hingga menjadi zig-zag. Kata Kunci : Motor AC, Mesin Pagar Kawat, V-bel

    RE-DESAIN SISTEM PENDINGINAN BIJI KOPI PADA BLOWER COOLANT TRAY MESIN ROASTING KOPI PRATTER PT. PATMANUNGGAL REKA ABADI

    Get PDF
    AbstrakKualitas kopi ditentukan oleh penangananselama panen dan pasca panen. Biji kopi dihasilkan melalui proses pengupasan, pencucian, pengeringan, dan roasting. Pada proses roasting, pemilihan bloweruntuk pendingin merupakan aspek penting. Masalah yang terjadi pada sistem pendinginan mesin roasting kopi pratter kapasitas 1,5 kg adalah pemilihan blower kurang optimal dikarenakan waktu pendinginan lama. Penelititan tentang blower pada sistem coolant tray bertujuan mengatasi permasalahan tersebut, sehingga cita rasa kopi tidak berubah setelah proses roasting. Mesin roasting memiliki bagian utama yang berfungsi untuk menurunkan suhu panas pada kopi yaitu blower coolant tray. Fokus penelitian terletak pada pembuatan blower yang sesuai dengan perhitungan rumus heat transfer dengan parameter berupa penurunan suhu dari 170° C menjadi 35° C dengan mempertimbangkan hasil kecepatan pendinginan pada blower serta faktor yang dapat meningkatkan daya hisap volume udara. Hasil perhitungan menghasilkan blower dengan dimensi 301 x 358 x 246 mm, panjang ducting pipa 400 mm, dan penggerak motor 2 HP dengan putaran 3000 rpm. Hasil simulasi software solidwork menggunakan fitur CFD (Computational Fluid Dynamics) didapatkan tingkat kecepatan hisap sebesar 2,359 m/s dan daya hisap volume sebesar 0,000115m3/s.Kata Kunci: Blower, heat transfer, CFD, roasting.AbstractCoffee quality is determined by handling during harvest and post-harvest.Coffee beans are produced through the process of peeling, washing, drying and roasting.In the roasting process, the selection of blowers for cooling is an important aspect.The problem that occurs in the cooling system for a pratter coffee roasting machine with a capacity of 1.5 kg is that the selection of the blower is not optimal due to the long cooling time.Research on blowers on coolant tray systems aims to overcome these problems, so that the taste of coffee does not change after the roasting process.The roasting machine has the main part that functions to reduce the heat temperature of the coffee, namely the blower coolant tray.The focus of the research lies in making a blower according to the calculation of the heat transfer formula with parameters in the form of a temperature drop from 170° C to 35° C by considering the results of the cooling speed of the blower and factors that can increase the suction power of the air volume.The calculation results produce a blower with dimensions of 301 x 358 x 246 mm, a ducting pipe length of 400 mm, and a 2 HP motor drive with 3000 rpm rotation.Solidwork software simulation results using the CFD (Computational Fluid Dynamics) feature obtained a suction speed level of 2.359 m/s and a volume suction power of 0.000115 m3/s.Keywords: Blowers, heat transfer, CFD, roasting

    KIAT APOTEKER DALAM KONSELING PENYAKIT DEGENERATIF YANG EFEKTIF DAN EFISIEN

    Get PDF
    Penyakit degeneratif merupakan kondisi kesehatan dimana organ atau jaringan terkait keadaan yang terus menurun seiring waktu Penyakit ini terjadi karena adanya perubahan perubahan pada sel-sel tubuh yang akhirnya mempengaruhi fungsi organ secara menyeluruh. Swamedikasi perlu dimonitor oleh apoteker khususnya pada pasien lansia karena adanya penurunan fungsi organ dan akumulasi penyakit-penyakit degeneratif sehingga perlu informasi obat atau konseling agar mendapat pelayanan langsung sesuai keahlian dan keilmuan apoteker. Konseling yang dilakukan apoteker adalah bagian dari pelayanan kefarmasian, bertujuan untuk meningkatkan hasil terapi dengan mengoptimalkan penggunaan obat-obatan yang tepat. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi dan tambahan wawasan kepada masyarakat dalam konseling penyakit degeneratif yang efektif dan efisien. Metode yang digunakan yaitu kegiatan webinar ini dilakukan secara daring melalui aplikasi zoom dan ditargetkan untuk mahasiswa program studi farmasi dan apoteker Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta serta dalam kegiatan webinar ini panitia menyiapkan beberapa contoh video konseling penyakit degenerative seperti hipertensi, diabetes melitus dan jantung koroner serta melakukan pre-test dan post-test. Dari 55 peserta yang hadir, hanya 45 peserta yang mengisi pertanyaan pretest dan 38 peserta mengisi pertanyaan pada posttest. Persentase rata – rata total skor prestest peserta sebesar 72,83% dan rata – rata skor posttest sebesar 70,43%. Jika dilihat dari grafik persentase rata – rata skor pretest dan post test, dapat dilihat bahwa terjadi penurunan sedikit skor posttest. Hal ini mungkin dikarenakan tidak semua peserta mengisi posttest serta kurangnya fokus pada saat kegiatan berlangsung

    2,125

    full texts

    2,285

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta (UTA'45)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇