E-Journal Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta (UTA'45)
Not a member yet
2285 research outputs found
Sort by
Tata Kelola Smart City Dalam Perspektif Collaboratif Governance
Kajian ini membahas tentang tata kelola smart city dalam perspektif collaborative governance dengan tujuan untuk menganalisis peran kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat dalam mencapai pembangunan kota pintar yang berkelanjutan dan inklusif. Pertama, artikel ini menjelaskan karakteristik smart city yang meliputi penggunaan teknologi digital, infrastruktur terhubung, dan pengumpulan dan analisis data yang cerdas. Kajian ini juga menjelaskan hubungan antara collaborative governance dan smart city. Collaborative governance memungkinkan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, masyarakat sipil, dan masyarakat umum dalam proses pengambilan keputusan, perencanaan, dan implementasi inisiatif smart city. Keuntungan dan manfaat collaborative governance dalam konteks smart city, termasuk inovasi teknologi, pelayanan publik yang lebih baik, dan peningkatan partisipasi masyarakat, juga dianalisis. Kesimpulan dari artikel ini menekankan pentingnya collaborative governance dalam mencapai tujuan pembangunan kota pintar yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang lebih baik. Artikel ini memberikan wawasan yang mendalam tentang tata kelola kota pintar dalam perspektif collaborative governance, memberikan dasar yang kuat untuk pengembangan strategi dan kebijakan yang lebih efektif dalam membangun kota pintar yang berkelanjutan dan inklusif
PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PENGOBATAN INFEKSI PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIS (PPOK)
Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan salah satu kelompok penyakit tidak menular yang menjadi masalah di bidang kesehatan baik di Indonesia maupun di dunia. PPOK adalah penyakit inflamasi kronik pada saluran napas dan paru yang ditandai oleh adanya hambatan aliran udara yang bersifat persisten dan progresif sebagai respon terhadap partikel atau gas berbahaya. Karakteristik hambatan aliran udara PPOK biasanya disebabkan oleh obstruksi saluran nafas kecil (bronkiolitis) dan kerusakan saluran parenkim (emfisema) yang bervariasi antara setiap individu. Pada umumnya penyakit ini dapat dicegah dan diobati
EVALUASI PENGGUNAAN OBAT MALARIA PADA PASIEN RAWAT INAP DI RSUD HASANUDDIN DAMRAH MANNA – BENGKULU SELATAN PERIODE TAHUN 2020
Malaria merupakan penyakit menular, yang menyerang segala usia, termasuk anak-anak, remaja, dan orang tua. Tujuan dapat memberikan gambaran dan informasi mengenai evaluasi penggunaan obat malaria pada pasien rawat inap di RSUD Hasanuddin Damrah Manna, dan digunakan sebagai landasan teoritis untuk penelitian. Metode penelitian betujuan untuk mengetahui pola pengobatan Malaria, menggunakan survey analitik retospektif untuk menganalisis karakteristis Malaria yang diderita pasien di RS dengan studi retrospektif yaitu menelusuri berkas Rekam Medik pasien malaria, Hasilnya menunjukkan Berdasarkan nama obat, terapi tambahan, dosis obat, frekuensi, dan lama penggunaan. Prevalensi pasien malaria Vivaks paling tinggi terjadi pada kelompok usia 36 – 45 tahun, sebanyak 10 orang (33,3%), jenis kelamin paling tinggi terjadi pada perempuan sebanyak 20 orang (66,7%), berat badan paling tinggi terjadi pada pasien BB > 60 kg sebanyak 19 orang (63,3%). Evaluasi kerasionalan penggunaan obat untuk jenis obat malaria, terapi tambahan, frekuensi pemberian obat 56,67%, dosis dan lama penggunaan obat telah 100% rasional. Berdasarkan uji Mann Whitney diketahui bahwa terdapat perbedaan penggunaan jenis obat malaria dan frekuensi penggunaan obat antara pasien telah memenuhi rasionalitas pengobatan yang belum memenuhi rasionalitas penggunaan obat ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05 menunjukkan hal tersebut
SOSIALIASI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DI SMAN 92 Jakarta
Teknologi merupakan bidang ilmu pengetahuan yang mempelajari keterampilan dalam pembuatan alat, pengolahan, dan ekstraksi benda untuk memecahkan masalah serta memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kemajuan teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan, terutama dalam pendidikan, dengan lahirnya konsep e-learning. E-learning telah membuka pintu bagi pendidikan yang lebih efektif dan efisien, memungkinkan peserta didik untuk aktif berpartisipasi dan mengembangkan kreativitas mereka. Dalam konteks pendidikan di Indonesia, e-learning telah memberikan manfaat besar bagi peserta didik, pendidik, dan pengelola pendidikan. Selain meningkatkan fleksibilitas program dan membuat bahan pembelajaran lebih menarik, e-learning juga berperan dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran secara keseluruhan. Teknologi informasi tidak hanya menjadi alat untuk meningkatkan efisiensi belajar, tetapi juga mengubah cara kolaborasi antara peserta didik dan pendidik terjadi, serta mendorong masyarakat untuk memiliki literasi komputer yang lebih baik. Namun demikian, perubahan ini juga menghadapi tantangan, seperti aksesibilitas infrastruktur digital yang belum merata di seluruh wilayah Indonesia dan kebutuhan akan pelatihan yang lebih luas terkait teknologi. Meskipun begitu, penerapan teknologi informasi dalam pendidikan telah membawa dampak positif yang signifikan. Ini termasuk memperluas akses pendidikan ke daerah-daerah terpencil serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan responsif. Dengan adanya pengabdian masyarakat ini akan memberikan pemahaman yang lebih baik kepada pelajar SMAN 92 Jakarta khususnya siswa / i kelas 12 Mipa 3 mengenai konsep dasar teknologi informasi, perkembangan terkini dalam hal tersebut serta penerapan di kehidupan sehari hari
EVALUASI KELAYAKAN INVESTASI PROYEK PERUMAHAN (STUDI KASUS : PEMBANGUNAN PERUMAHAN KAHISA RESIDENCE KEC. CIBITUNG)
Proyek perumahan subsidi Kahisa Residence tahap 1 dan 2, dengan total luas proyek mencapai 4,8 hektar untuk berbagai tipe rumah, mengalami kebuntuan (mangkrak). Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan penelitian dengan tujuan mengevaluasi kelayakan investasi dari aspek finansial. Penelitian ini menganalisis data terkait proyek Kahisa Residence, termasuk RAB untuk berbagai tipe rumah (tipe 30/60: Rp 135,802,400, tipe 36/72: Rp 224,043,400, ruko tipe 80: Rp 493,348,378). Penelitian juga mengevaluasi total anggaran biaya modal investasi selama 5 tahun (80% dana pribadi, 20% dana bank) sebesar Rp. 113,880,305,475, termasuk biaya pembangunan (Rp. 106,231,628,241.78) dan bunga pinjaman bank. Hasil evaluasi finansial menunjukkan investasi proyek Kahisa Residence layak dengan indikator positif. NPV sebesar Rp 965,045,579.90 menunjukkan nilai tambah yang prospektif. BCR 1.0112 menunjukkan manfaat melebihi biaya. IRR 28% melebihi pengembalian internal pengembang 15%, menegaskan keuntungan investasi. Break Even Point untuk tipe 30/60: 86-unit (Rp. 15,855,499,220), tipe 36/72: 139-unit (Rp. 14,247,673,223), tipe 80: 14-unit (Rp. 11,383,800,025), menunjukkan titik impas. Nilai Profitability Index (PI) 1.124 menunjukkan kelayakan finansial. Analisis sensitivitas menunjukkan keberlanjutan proyek dengan batas Rp. 39,481,097,082, Benefit hingga Rp. 114,247,383,246, dan sensitivitas Operational Cost pada Rp. 109,168,313,796. Secara keseluruhan, proyek Kahisa Residence tahap 1 dan 2 adalah investasi layak dengan potensi kesuksesan, meskipun faktor pasar dan hukum bisa mempengaruhi kelangsungan proyek
PERENCANAAN PEMANENAN AIR HUJAN SEBAGAI ALTERNATIF PENYEDIAAN AIR BERSIH (Studi Kasus : Gedung Sunter Agung Commercial)
Penyediaan air bersih merupakan hal penting dalam memenuhi kebutuhan air bagi penduduk perkotaan. Namun, dengan pertumbuhan perkotaan yang pesat, pasokan air bersih menjadi semakin terbatas. Oleh karena itu, pemanfaatan sumber air alternatif seperti pemanenan air hujan menjadi solusi yang menarik untuk mengatasi masalah ini. Penelitian ini berfokus pada perencanaan pemanenan air hujan sebagai alternatif penyediaan air bersih untuk Gedung Sunter Agung Commercial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan efektivitas sistem pemanenan air hujan, serta menganalisis manfaatnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih gedung secara berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah survei lapangan untuk menilai kondisi fisik dan potensi gedung untuk pemanenan air hujan. Selain itu, data cuaca dan pola curah hujan juga diambil dalam analisis ini. Selanjutnya, perhitungan kapasitas tangki penyimpanan air hujan akan dilakukan berdasarkan luas atap gedung dan pola curah hujan setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gedung Sunter Agung Commercial memiliki potensi yang cukup besar untuk memanen air hujan. Dengan menerapkan sistem pemanenan air hujan yang tepat, gedung ini dapat mengumpulkan dan menyimpan air hujan dalam jumlah yang signifikan selama musim hujan. Selanjutnya, air yang terkumpul dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan seperti sanitasi, irigasi, dan sistem pemadam kebakaran di gedung
POTENSI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAUN RAMBUSA (Passiflora foetida L.) SEBAGAI PENGOBATAN TRADISIONAL
Daun rambusa (Passiflora foetida L.) merupakan tanaman liar yang tersebar di berbagai daerah di Kalimantan Barat yang telah diteliti secara in vitro untuk mengidentifikasi aktivitas antibakteri dari kandungan ekstraknya. Oleh karena itu, perlu dilakukan telaah jurnal lebih lanjut mengenai aktivitas antimikroba dari ekstrak Passiflora foetida L. dari kandungan bioaktif pada ekstrak tanaman tersebut dan diharapkan dapat menjadi potensi baru dalam terapi infeksi bakteri bagi masyarakat umum yang sulit untuk menerima pengobatan konvensional. Pencarian artikel yang dilakukan dalam telaah naratif ini menggunakan mesin pencarian berupa Google Scholar, Garuda (Garba Rujukan Digital) dan PubMed. Pencarian dilakukan dengan memasukan kata kunci berdasarkan pola Medical Subject Headings (MeSH), yakni “Passiflora foetida L.” and (“Antimicrobial” or “Antibacterial”). Penelitian-penelitian menunjukkan bahwa kekuatan dari ekstrak daun Passiflora foetida L. dengan konsentrasi yang beragam memiliki potensi yang beragam juga terhadap spesies bakteri tertentu, mulai dari intermediate hingga resisten. Penelitian yang telah dilakukan menguji kekuatan aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermidis, Klebsiella pneumoniae, Pseudomonas aeruginosa, Eschericia coli. Penelitian lain juga menunjukkan aktivitas dominan yang bekerja dalam penghambatan pertumbuhan bakteri antara lain alkaloid dan flavonoid. Daun rambusa memiliki potensi aktivitas antibakteri terhadap berbagai jenis bakteri dengan kandungan fitokimia yang berperan dalam proses penghambatan pertumbuhan bakteri ialah flavonoid dan alkaloi
FORMULASI SEDIAAN FILM STRIP EKSTRAK ETANOL 96% DAUN SALAM (Syzygium polyanthum (Wight) Walp) DENGAN VARIASI KONSENTRASI EKSTRAK
Daun salam merupakan salah satu tumbuhan obat yang tumbuh subur di Indonesia. Pemanfaatan daun salam dalam produk obat tradisional masih sederhana dan belum banyak variasi. Banyaknya produk yang beredar biasanya berbentuk serbuk, teh, dan sediaan padat seperti kapsul. Meski demikian, tumbuhan ini berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai obat tradisional dalam bentuk film strip. Film strip adalah obat tradisional dengan bentuk lembaran tipis yang mudah hancur saat terkena air liur sehingga mudah digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pemanfaatan ekstrak etanol daun salam sebagai obat tradisional dalam bentuk film strip. Ekstraksi daun salam dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Pembuatan film strip dilakukan dengan solvent casting method. Hasil penelitian didapati bahwa ekstrak etanol daun salam dapat diformulasikan menjadi film strip yang memiliki aroma khas daun salam, warna bening kecokelatan pada F1, agak cokelat untuk F2 dan F3, cokelat muda untuk F4, serta cokelat tua untuk F5 dengan rasa sangat manis di seluruh formula. Seluruh formula memenuhi syarat uji keseragaman bobot dengan rata-rata penyimpangan 0,644%, ketebalan film dengan rata-rata 0,3170 mm, waktu larut rata-rata 179,12 detik, dan stabil selama masa penyimpanan. Kelima formula film strip ekstrak etanol daun salam tidak memenuhi persyaratan pH, dengan pH rata-rata film sebesar 3,96
Sosialiasi Pengadaan Bahan dan Alat Kerja Furniture Untuk Meningkatkan Kelancaran Usaha Perusahaan
The purpose of this research is to find out whether the Procurement of Materials and Work Equipment that is implemented by IdeSign Interior Design & Build at Pegadungan Kalideres, West Jakarta is optimal and can increase insight into the importance of the process of Procurement of Work Materials and Equipment at IdeSign Interior Design and Furniture Company. This research was conducted through direct observation to the location, namely Pegadungan Kalideres, West Jakarta. Data collection was carried out by field observations and interviews with the Supervisor and CEO of IdeSign Interior Design & Build.Limited knowledge related to differences in the quality of Materials and Working Tools from various brands or brands used is a problem faced in managing a furniture business, it is necessary to identify the quality specifications of a brand or brand, besides that differences in price and availability of goods affect the process of providing materials to evaluate various types of decision-making and raw materials remain available when needed
Aspek Biopolitik Kebijakan Indonesia Dalam Menangani Pandemi Covid-19
Based on the World Health Organization report, Coronavirus disease 2019 (COVID-19) is a respiratory tract infection that has become an epidemic in approximately 213 countries around the world, including Indonesia. Before the first confirmed case of COVID-19 in Indonesia that the response given by the government was still not acting, it was seen how unaware the Indonesian government was in responding to the pandemic. Then, the situation in Indonesia is getting worse with a very significant increase in the number of cases occurring. Finally, the government also focused on handling this disease outbreak. In this case, the government provides recommendations and public policies for the community to prevent the spread of COVID-19. Through this study, the author aims to analyze the biopolitical aspects of handling COVID-19 by the Government of Indonesia. Therefore, the biopolitical aspect that focuses on Indonesia's policies in dealing with COVID-19 will be used as an analytical framework in this study. In addition, global health governance is also used as a reference to support the author's statement. To explain the actions of the Government of Indonesia, this study will use qualitative research with a focus on literacy observations related to this issue